NovelToon NovelToon
Istri Pengantin Untuk CEO Lumpu

Istri Pengantin Untuk CEO Lumpu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Karena kakaknya kabur tepat hari pernikahan demi bersanding dengan musuh bisnis tunangannya, Aruna terpaksa mengambil alih posisi yang bukan miliknya. Ia menikah dengan Argan, seorang pengusaha muda yang tampan, kaya raya, namun lumpuh dan duduk di kursi roda akibat kecelakaan. Dianggap sebagai pengganti sekaligus pelampiasan, Aruna tetap bertahan dengan kesabaran dan ketulusan. Ia tak hanya menuntun langkah kaki Argan yang perlahan pulih, namun juga menyembuhkan luka hatinya yang sempat membeku akibat pengkhianatan. Di antara kebohongan yang memulainya, tumbuh kasih sayang yang perlahan menyatukan dua jiwa yang saling melengkapi — hingga akhirnya mereka menyadari, pernikahan yang dipaksakan itu justru adalah takdir terindah yang pernah Tuhan berikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Di Balik Topeng Kebenaran

Suasana hening itu masih menyelimuti aula bagai selimut tebal yang mencekik. Argan masih terpaku menatap Aruna, matanya menyisir setiap inci wajah gadis itu—mencari kepalsuan atau sekadar kebingungan yang biasa ditunjukkan adiknya. Namun yang ia temukan hanyalah keteguhan yang dipaksakan, seolah gadis itu sedang memikul beban yang jauh lebih berat dari usianya.

“Kau?” suara Argan terdengar berat dan rendah, hanya terdengar oleh mereka berdua. “Di mana Aisyah?”

Aruna menelan ludah, jari-jarinya meremas ujung gaun yang kebesaran itu. “Kakak... Kakak tidak bisa datang, Tuan. Saya di sini untuk menggantikannya.”

Tawa sinis kecil lolos dari bibir Argan, namun tak ada senyum di matanya. “Menggantikan? Pernikahan ini bukan soal sepatu yang bisa ditukar saat tak pas, Aruna. Kau tahu apa yang kau katakan?”

“Saya tahu,” jawab Aruna cepat, suaranya bergetar namun tak mundur. “Saya tahu ini perjanjian antar keluarga. Saya tahu jika pernikahan ini batal malam ini, nama baik keluarga kami hancur, dan nama baik Anda pun tak kalah buruk. Biarlah saya yang menggantikannya.”

Sebelum Argan sempat membalas, ayah mereka bergegas menghampiri, wajahnya merah padam antara malu dan putus asa. “Argan... mohon terimalah. Aisyah... dia pergi tanpa pesan. Aruna rela melakukannya demi menyelamatkan kehormatan kedua keluarga.”

Argan memejamkan mata sejenak, merasakan kepahitan yang makin menumpuk. Ia tak punya pilihan. Membatalkan upacara saat ini berarti mengumumkan pada seluruh dunia bahwa ia ditelantarkan calon istrinya—bahwa ia tak cukup berharga untuk dipertahankan. Dan ia tak sanggup menanggung rasa malu itu.

Dengan gerakan lambat, ia membuka mata, menatap Aruna tajam. “Baiklah. Kau mau menggantikannya? Kalau begitu kau harus menjalani semuanya. Jangan harap aku akan memperlakukanmu lembut hanya karena kau adiknya.”

“Saya siap,” jawab Aruna pelan, meski hatinya berteriak takut.

Upacara pun dilanjutkan dengan kaku. Tak ada janji cinta yang tulus, tak ada senyum bahagia. Hanya ucapan janji suci yang terucap bagai beban berat, disaksikan orang-orang yang masih tampak bingung dan berbisik-bisik. Saat pria tua penghulu mengucapkan kalimat sah, Aruna merasakan genggaman tangan Argan yang dingin dan kaku—tak ada kehangatan, hanya tekanan yang menandakan sebuah ikatan yang dipaksakan.

Setelah semua tamu perlahan pulang dan kemeriahan berubah menjadi sunyi senyap, mereka berdua kini berada di kamar pengantin yang luas dan mewah namun terasa dingin seperti istana es. Argan membiarkan dirinya didorong kursi rodanya ke tengah ruangan, lalu menatap Aruna yang berdiri tak jauh dari pintu.

“Sekarang katakan padaku yang sebenarnya,” ucap Argan tiba-tiba, suaranya menekan. “Apa yang sebenarnya terjadi pada Aisyah? Dan kenapa kau begitu rela menyerahkan hidupmu hanya untuk menggantikannya?”

Aruna menunduk, air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh membasahi pipi. “Kakak pergi... Ia tak sanggup menerima Anda yang seperti ini. Ia bilang ia tak bisa hidup bersama pria yang tak bisa berjalan, yang tak bisa menemaninya berpesta atau berkeliling dunia. Ia meminta saya untuk menutupi kekacauannya sampai ia aman pergi jauh.”

Argan tertawa pahit, kali ini lebih keras. “Jadi kau dikorbankan untuk keserakahannya? Kau rela menjadi istri bayangan pria cacat hanya karena kakakmu pengecut?”

“Saya melakukannya karena saya tak ingin keluarga kami hancur,” isak Aruna pelan, namun ia tetap mengangkat wajahnya menatap Argan. “Dan saya tidak menganggap Anda cacat, Tuan Argan. Anda mungkin tak bisa berjalan sekarang... tapi saya yakin hati dan pikiran Anda jauh lebih utuh daripada orang yang berlari menjauh saat masa sulit datang.”

Kata-kata itu seolah menampar Argan. Ia terdiam lama, menatap gadis di hadapannya dengan pandangan yang berubah—dari kebencian dan kekecewaan, menjadi rasa ingin tahu yang bercampur heran. Di balik topeng pernikahan palsu ini, ternyata ada rahasia yang lebih dalam, dan perasaan yang mungkin perlahan tumbuh di tempat yang tak pernah ia duga.

 

Lanjut ke Bab 3 sekarang?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!