NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30: Labirin Kebohongan dan Sang Pemain Utama

​"Tega sekali Maura memutarbalikkan fakta dengan wajah semanis itu di layar kaca, seolah dia bukan dalang di balik semua ini!" Declan membanting ponselnya ke atas meja nakas dengan tangan yang bergetar hebat.

​Di layar televisi kamar rawat, Maura terlihat menangis sesenggukan di depan puluhan kamera wartawan, memegang sapu tangan putih dengan tangan yang gemetar. “Aku hanya ingin menolong Sienna... dia terpeleset begitu saja, dan aku sangat menyesal karena terlambat menarik tangannya...” ucap Maura dengan suara yang dibuat-buat agar terdengar hancur di depan kamera.

​Sienna, yang duduk bersandar dengan perban di dahinya, menatap layar dengan mata menyipit. "Licik. Benar-benar licik. Dia pikir penonton bodoh? Dia bahkan berani bersumpah demi nama baiknya sendiri."

​"Sayangnya, sebagian publik memang suka drama yang paling menyedihkan," sahut sebuah suara berat dari ambang pintu.

​Vincent duBois, pria dengan aura kegelapan yang kental, lalu di susul masuknya Kamelia Rose—wanita anggun yang wajahnya sangat mirip dengan Sienna. Kamelia tampak sangat khawatir, matanya langsung tertuju pada perban di dahi anaknya dengan tatapan yang penuh duka.

​"Sienna! Sayang, kamu tidak apa-apa?" Kamelia berlari kecil, memeluk putrinya erat, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Sienna. "Mama dengar kabar dari Jogja dan langsung terbang ke sini. Kamu tahu betapa hancurnya perasaan Mama saat mendengar anak satu-satunya mengalami kecelakaan?"

​Vincent berdiri sedikit di belakang, menatap Kamelia dengan tatapan yang sulit diartikan—ada kerinduan mendalam yang tersembunyi di balik tatapan dinginnya. Saat mata mereka bertemu, keheningan canggung menyelimuti ruangan.

​Declan yang melihat itu merasakan dejavu yang pahit. Dia teringat sebuah flashback yang pernah dia dengar dari bisikan masa lalu keluarganya. Kamelia Rose adalah sahabat dari Maria, ibu Declan.

Dulu, Kamelia adalah satu-satunya wanita yang dicintai Damiano Bryer, ayah Declan. Namun, Damiano yang saat itu tahu bahwa Vincent duBois adalah seorang Mafia, dan mulai mendekati Kamelia memicu kemarahan Vincent duBois. Demi melindungi Kamelia dari dunia mafia, Vincent terpaksa menceraikannya, meski hatinya tak pernah berpindah. Dan ironisnya, Maria, ibu Declan, justru berselingkuh dengan Allan Jasper, ayah Edrick, hanya karena cemburu melihat Damiano yang masih tergila-gila pada Kamelia.

​"Vincent..." bisik Kamelia pelan setelah melepaskan pelukannya, wajahnya memerah karena canggung.

​"Aku hanya memastikan putri kita aman, Kamelia. Tidak ada yang boleh menyentuhnya lagi," jawab Vincent datar, meski tangannya di balik saku jas mengepal kuat.

​"Cukup adegan reuni keluarga ini," sela Declan tajam, memutus ketegangan yang menyiksa itu. "Kita punya masalah besar di depan mata. Maura sudah mencuri start, dan Edrick pasti akan menggunakan ini untuk mendesak Sienna agar mundur dari acara. Mereka sedang membangun narasi kalau Sienna tidak stabil secara mental."

​Belum sempat mereka berdebat, pintu kamar terbuka kasar. Maria—ibu Declan—masuk dengan gaun mahal penuh perhiasan, diikuti oleh Allan Jasper yang berjalan dengan langkah angkuh.

​"Declan! Apa yang kamu lakukan?" teriak Maria, suaranya melengking tinggi. "Berita tentang Sienna ini merusak nama baik keluarga Bryer! Dan kamu, Allan, bilang pada anakmu untuk berhenti menyalahkan Maura! Dia itu aset besar bagi perusahaan Jasper!"

​Allan Jasper tersenyum sinis, menatap sekeliling ruangan dengan pandangan meremehkan. "Nama baik? Declan, kamu baru saja naik daun. Jangan hancurkan kariermu karena anak dari mafia ini. Mundurlah dari proyek ini, kalau tidak karir Sienna akan mati di dunia hiburan ini"

​"Kalian memeras anak sendiri?" Declan tertawa miris, menatap ibunya dengan kebencian yang mendidih. "Kalian tahu persis siapa yang mendorong Sienna, dan kalian tetap berdiri di pihak mereka karena uang?"

​"Kami berdiri di pihak yang menang, Declan," jawab Maria enteng, sambil mengibaskan tangannya.

​Tiba-tiba, sebuah suara tongkat kayu mengetuk lantai dengan ritme yang lambat dan berat. Kakek Suprapto, kakek Declan, melangkah masuk ke ruangan dengan pandangan yang membuat Maria dan Allan Jasper mendadak terdiam.

​"Kalian masih saja seperti anjing yang lapar akan uang?" suara kakek menggema, sangat tenang namun penuh intimidasi hingga membuat udara di ruangan itu terasa menyesakkan. "Damiano, anakmu ini punya lebih banyak kehormatan daripada kalian berdua digabungkan."

​Damiano Bryer, ayah Declan, melangkah dari balik bayangan kakek, menatap tajam ke arah Allan Jasper dengan tatapan pembunuh yang terasah bertahun-tahun. "Sudah cukup bermain-mainnya, Allan. Kamu sudah merusak hidup keluargaku sekali dengan merayu istriku dan menghancurkan masa depan Declan. Jangan pernah menyentuh hak milik putraku."

​Allan Jasper mundur selangkah, wajahnya sedikit pucat. "Damiano... ini bukan urusanmu."

​"Apapun yang menyangkut putriku dan Declan adalah urusanku," suara Vincent duBois kini mendominasi, berat dan mengancam. Dia melangkah maju, memangkas jarak dengan Allan. "Maura sudah selesai. Rekaman pengakuannya ada di tangan kami. Dan besok pagi, seluruh dunia akan tahu siapa sebenarnya penjahat di balik kecelakaan ini."

​"Rekaman?" Maria tersentak.

​"Ya," Declan tersenyum puas. "Kami punya kartu as yang akan menghancurkan karier Maura dan reputasi perusahaan Jasper sekaligus."

​"Sienna," Declan beralih menatap Sienna yang kini menatapnya dengan penuh keberanian. "Siap untuk membalas semuanya?"

​Sienna mengangguk mantap, menatap orang-orang yang mencoba menginjak-injak harga diri mereka dengan senyum yang baru. "Aku sudah menunggu saat ini, Declan."

​Kamelia memegang tangan putrinya erat, sementara Vincent berdiri sebagai pelindung yang tak tergoyahkan. Keadaan telah berbalik. Malam itu, di dalam kamar rumah sakit yang sempit, sebuah perang besar telah dipersiapkan, dan musuh-musuh mereka tidak akan tahu apa yang menghantam mereka sampai semuanya terlambat.

​"Pergilah dari sini," kata Damiano pada Maria dan Allan. "Sebelum aku kehilangan kesabaran dan memutuskan untuk menghancurkan sisa-sisa perusahaan kalian malam ini juga."

​Maria dan Allan pergi dengan wajah penuh amarah dan ketakutan, meninggalkan ruangan yang kini terasa lebih ringan.

​"Kita menang?" tanya Sienna pelan.

​"Ini baru permulaan, Rose," jawab Declan, kembali menggenggam tangan Sienna. "Besok, panggung besar itu milik kita."

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baca marathon akhirnya End juga... 👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Oowhh bukan Satria Toh pelaku utamanya.. padahal sudah nuduh Dia tad tapi ternyata Asisten dan Agensi lain.i.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Feeling Aku sih pelakunya si Satria, apa lagi tadi terlambat masuk pas yang lain sudah ngumpul dan semua petunjuk mengarah ke dia karna sejak awal dia ga suka denganDeclan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor kenapa panggilan Declan sama Siena masih pake Lo Gue... padahal kan udah nikah, di kirain bakal di ganti Aku Kamu lebih mending enak di denger halus.🙏

Atau sekalian saja pake sebutan Sayang, Honey biar lebih romantis.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Siena protes mulu perasaan, sekali² bales lah Dec biar Dia ga ngerasa di cintai dan di posesifin terus sama kamu makanya ga tau rasanya Cemburu.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Coba bales aja Dec kamu deketin perempuan lain dengan ngobrol boasa di depan Siena, tar lihat gimana reaksinya bakal tetep cuek apa cemburu... biar Dia ngerasain juga kalau cemburu rasanya gimana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
terus apa kabar dengan kedua musuh Siena Declan... niihh, ga kedengeran si Edrick dan si Maura kemana plus gimana kehidupannya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm... Good para Orang Tua gercep.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah Bapaknya Siena Ketua mafia tapi kenapa bisa kecolongan hanya karna seorang Maura yang ga punya kekuatan apa²... emang yang ngasih info Siena jatuh ke jurang cuma liatin aja tah tapi ga gercep instingnya sebagai pengawas bayangan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya sih, Harab Maklum karna pengawal bayangan juga manusia ada lengahnya.🤭🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah gitu kek jujur awal mula masalah kalian jadi sedikit lebih ringan kan jadinya dengan hubungan kalian... teruuusss sekarang ga harus Akting yerlalu di buat² lagi karna bisa dengan natural aja pasti lebih bisa buat ngalahin tuh si Edrick dengan Maura.
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mudah²an komflik di dalam ceritanya ga berat² alnya Aku suka males kalau ujung² musuh yang lebih bahagia dan bikin esmosii.🤣✌️🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Awas saja tar kena Aku seruduk lho Thor kalau kepalaku sudah berasap.🤣🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu takut Siena terluka lagi harusnya kasih tau biar bisa nyari jalan keluar dan hadepin bareng² atau siaga Declan beda lagi kalau dia ga tau malah masalahnya lebih ruwet... Dan Siena kalau kamu mau masuk dalam kehidupan Declan dan ngerasa perlu atau bersedia buat jadi pendengarnya harus usahakan cara bicaramu pada tempatnya dulu bukan dengan marah² dan ketus karna yanga ada Declan ga bakal buka suara sedang kamu saja ga bisa ambil kepercayaannya dengan sikapmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iiiihhh autor sampe soal pribadi di ajuin juga, depan umum lagi banyak yang liat.🫣

Perlu sapu ga Thor buat bantu bersihinnya biar ga Ngeres kemana².😁✌️
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hah... Siena padahal.kamu sendiri yang duluan sok²an jual mahal semua di sangkut pautin dengan Akting dan giliran di balas ketus sama Declan malah ngerasa jadi korban karna terluka sama jawabannya... hadeuuhh makanya kalau jangan sok jual, gaya mahal seolah ga butuh bantuan dia dan nuduh buruk mending diem saja.

Komunikasikan juga sama Declan tentang kesalahan mu dulu kalau memang kamu salah jangan gengsi di gedein.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sanfok dengan kata HANCUNG itu suara bersih atau apa Thor.🤔

karna biasanya yang Aku sering denger dan lumrah bunyinya HATCIIHHH.🤭✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Oowwhh .. untung Aku ga sampe salfok sama dengan HANGC*T... Thor ya Ampuunn.🤣🤣🤣✌️🫣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkwkk Kenapa ga di komunikasikan biar jelas kesalah pahaman dulu mungkin bisa terbuka dan ga bikin kalian menjauh lagi dengan batasan.🤭🤭

Tapi ngomong² siapa nih Edrick.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan marah² mulu Dec tar darah tinggi kan repot... harusnya di sayang² kek.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah kalau cinta ngapain di tutupin pake benci segala... mending di ungkapin aja Declan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya jadi pengen di getok biar Tunjukin aja langsung tanpa harus sembunyiin lagi.😁😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baru Mampir bab awal sudah berantem... moga² mah ga bikin darting, Maaf Thor bercanda.😁✌️
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Ayusha
herman, perasaan gada romantis2 nya /Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!