NovelToon NovelToon
Manisnya Madu

Manisnya Madu

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Poligami / Fantasi / Patahhati / Tamat
Popularitas:778.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sadar T'mora

"Tidak akan, aku menyukai kamu sejak pandangan pertama." yakin Johan.

'Karena aku mirip ibu? Tuan, apakah kamu tidak tau bahwa aku ini adalah putrimu.'

Akhirnya aku bertemu orang yang sering disebut-sebut namanya di setiap pertengkaran ayah dan ibu, hah!

Karunia , 19 tahun.

*

Dewi pelangi, 28 tahun.


Selesai makan mereka duduk santai di ruang tengah menonton televisi. Dewi bersandar di dada Johan, dagu Johan di pucuk kepala istrinya.
"Mas, bagaimana kalau kita cari seorang perempuan yang mau dihamili." suara Dewi tiba-tiba mendongak pada Johan.

"Maksudnya apa sayang?" tanya Johan merasa aneh dengan perkataan istrinya, Dewi.


*


Kedua perempuan diatas adalah isteri Johan Alamsyah 37 tahun, Pria matang itu berniat poligami agar terhindar dari masksiat.

Apakah niatnya akan tercapai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Di dalam mobil, di jok belakang yang tertutup sekat, Johan menarik tubuh Karunia mendekat padanya.

"Apa sakit?" tangan Johan terulur mengusap pipi Niah yang merah bekas tamparan Dewi.

Karunia menggeleng, merasa nyaman pipinya diusap Johan.

"Ini merah, kamu bilang tidak sakit. Apa kamu sudah biasa ditampar jadi sudah kebal." Johan nada sinis.

Karunia kembali menggeleng. "Mau nangis, nangis aja. Jangan ditahan, bukankah aku ini ayahmu." ujar Johan.

Mata Karunia membulat besar. "Apa Tuan mengakui nya?" tanya nya.

"Hm, bagiamana lagi sampel test membuktikan nya." jawab Johan.

"Tapi tadi Tuan bilang...Itu cd bisa saja salah." lanjut Karunia dalam hati.

"Kenapa kamu berpikiran aku ayahmu, sampai sampai melakukan test DNA." tanya Johan.

"Mendiang ayah dan ibu selalu bertengkar menyebut nama Tuan. Karena aku golongan darah AB sementara ayah A ibu O. Jadi ayah bilang aku bukan darah dagingnya, memangnya Tuan golongan darah apa?" tanya Karunia.

Gleg, Johan menelan ludah.

Jangan jangan benar lagi Niah putriku, aku juga kan AB. Tapi aku gak ingat pernah melakukan hubungan dengan ibu Niah, wanita pertama yang aku gauli kalau tidak salah teman kuliah waktu di London. Ah, bagaimana bisa...

Dalam hati Johan seketika gelisah, "Tuan." panggil Karunia.

"Sebentar Niah." Johan membuka sekat.

"Devan, aku ingin bicara dengan mu. Pinggirkan mobil!" titah Johan.

Devan bingung, namun begitu dia berhenti di sisi jalan yang lebar lalu mengikuti Johan keluar dari mobil sementara Karunia menunggu di dalam.

"Arghhh!" johan menendang ban mobilnya kesal.

"Ada apa Johan?" tanya Devan.

"Aku tidak tau, apa mungkin aku ini ayah biologis Niah yang sesungguhnya." desah Johan.

"Kenapa kamu berpikir Begitu?"

"Golongan darah Niah, sama denganku AB."

"Apa golongan darah ibunya?" tanya Devan.

"O." jawab Johan.

"Tapi setahu ku, Orang tua golongan darah AB dan O, anak nya kalau bukan A ya B. Bukan AB." jelas Devan.

"Begitu?"

"Hm." Devan mengangguk.

"Untuk menghasilkan anak golongan darah AB, pasangan kamu setidaknya A atau B." jelas Devan lagi.

"Huh!" Johan menghembus nafas lega tapi belum sepenuhnya.

"Kenapa? Kamu gak berani test ulang DNA dengan darah, karena takut dengan kenyataan kalau ternyata Niah benar benar anak kamu?" sinis Devan.

"Hm." angguk Johan.

Cis, dengus Devan.

"Ayahnya A, ibunya O, bagaiman Niah bisa dapat AB?"

Tanya Johan, Devan mengangkat bahu. "Kemungkinan ada pria lain selain ayahnya dan kamu." jelas Devan.

Astaga, Johan menepuk jidat.

"Bagaimana kalau Dewi menyadari tentang golongan darah, ah! Aku yang memalsukan hasil test, takutnya Dewi menyalahkan Karunia." keluh Johan.

"Sudah pasti itu, apa kamu tidak lihat tadi Niah ditampar!" ketus Devan.

Hm, Johan menghela nafas berat. "Aku harus ngajak Niah kerja sama."

"Maksud kamu?" tanya Devan.

"Aku akan bertanya langsung padanya." ujar Johan masuk kembali ke mobil duduk di samping Niah. Devan masuk di bangku kemudi.

"Niah." panggil Johan.

"Iya, Tuan."

"Kamu yakin golongan darah ibu kamu O?" tanya Johan.

"Kenapa?" tanya Niah.

"Kalau merujuk pada hasil test, seharusnya ibu kamu yang A, ayah kamu O. Karana aku golongan darah AB, kita sama sama AB, apa kamu mengerti?" tanya johan.

Niah menggeleng.

"Niah sayang, orang Tua yang golongan darah sama dengan anaknya AB, salah satu harus A atau B, bukan O. Jadi karena aku ayah biologis kamu AB, jadi ibu kamu harusnya A, agar sesuai dengan test DNA."

Jelas Johan, Niah Semakin bingung.

"Gini saja, siapa pun yang nanya golongan darah ibu, kamu harus jawab A. Kita akan buat test DNA ulang, dengan golongan darah agar Dewi tidak menuntut kamu memalsukan hasil test dengan rambut yang gak jelas itu." lanjut Johan.

"Tapi Tuan, ..."

"Niah, kalau kamu bukan anak ayah kamu yang sudah meninggal itu jadi kamu anak siapa? Test menunjukkan kamu putriku, bagaimana kamu menjelaskan pada orang kalau ibu kamu O sedangkan aku AB dan kamu AB?" tanya Johan.

Apa mungkin aku yang salah dengar, batin Niah.

"Kalau kamu mau jadi anakku, ibu kamu golongan darah nya harus A. Ngerti Niah, putri ayah sayang." Johan mengusap kepala Niah, Karunia mengangguk.

"Pintar! Ayo ke rumah sakit Devan, test ulang DNA." titah Johan.

Cis, Devan mendengus.

**

Dewi di rumah menunggu dengan gelisah.

"Apa memang benar Niah anak Johan." gumam nya.

"Mbok... mbok!" panggil Dewi.

"Iya, Nya." jawab mbok Senah menghampiri Dewi.

"Mbok kan sudah lama ikut keluarga Johan. Tolong, bisa jelaskan mengenai kejadian barusan. Kenapa Karunia mengira Johan adalah ayahnya?" tanya Dewi.

"Saya juga tidak tau Nya, dulu memang ibu Karunia bekerja di kediaman orang tua, Tuan." jawab mbok Senah tertunduk, tidak bisa menutupi lagi.

"Astaga!"

Dewi menutup mulutnya tanda terkejut.

"Kalau Nyonya mau tau wajah ibunya Niah, persis gak buang dengan wajah Niah sekarang." jelas mbok Senah.

"Apa ada kemungkinan Niah itu anak Johan?"

"Saya kurang tau, Nya. Dulu Nyonya Ambar marah pada ibu Niah lalu memecat nya. Waktu saya tanya ibunya Niah kenapa dia dipecat, katanya tidak dipecat namun mengundurkan diri mau menikah dan memang benar dia menikah dengan satpam yang bekerja di rumah Tuan juga, gak lama hanya 7 bulan Karunia lahir." jelas mbok Senah.

"Jadi maksudnya yang dua bulan, Mas Johan yang depe, gitu!"

"Maaf Nya." ucap mbok Senah kembali tertunduk.

Seketika air mata Dewi jatuh tak terbendung. "Selamat tinggal mas, Johan." gumam dalam hati Dewi.

******♥️ jumpa lagi.

Jangan lupa like ya guys, vote juga hadiahnya, terima kasih, 👍

1
Yati Syahira
laki doyan slengki lain jgn dipercaya akan ulangi dgn yg lain
Yati Syahira
dewj muna juga
Yati Syahira
smpi bucin begitu sama nia jon
Yati Syahira
sdh iklasin wi jihan buat niaj pergi dan cerai
Yati Syahira
laki laknat bikin dewi hamil yrus pergi dan cerai
Yati Syahira
kapan dewi cerai ,nikah sama demian punya anak
Yati Syahira
klu johan bener anak biologis johan terkutuk
Yati Syahira
johan srakah doyan juga semoga nia tdk bisa diketemukan ,dewi cerai berjodoh dgn yg lain
Yati Syahira
kho shopie tdk bunting juga apa johan mandul
Emy Sudarwati
hi
rita ratnawati
ni ceritanya Sofi ko hilang ya
kemana sofinya Thor
Jupilin Kaitang
disini semua menyala kan niah namun ini semua tidak akan terjadi kalau bukan dewi punyi cedangan.
Jupilin Kaitang
sudah dibagi yang segar si jon apa lagi naik buluh lah,lebih baik bagi tau nona besar selasai semuanya
Jupilin Kaitang
semua bermula dari penikahan kernah anak,dewi sendiri yang mengatur maka itu iklas kan saja dewi yang silap itu si nia yang sama dengan cinta lama si jon maka itu dia tegila2
Jupilin Kaitang
dasar lelaki miang tidak cukup 2 mau lagi apa lelaki memang gitu yah.nafsu diturut2
Jupilin Kaitang
sendiri juga sakit dewi atas apa yang kamu lakukan ,kenapa juga kamu sangup buat suami nika
Jupilin Kaitang
bukan tujuan si nia minta nika hanya ingin kepastian siapa ayahnya kenapa juga salakan nia itu juga kehandak si dewi,lelaki mnah juga yang tidak gila bila dibagi nika sama dengan wanita masalalunya si jon
Jupilin Kaitang
rancangan mu sendiri dewi nyuru suami nika ,kan sendiri makan hati lelaki mnah yang tahan kalau sudah didapan ini sah isteri lagi.sebelum buat ko tidak ingat sakitnya kan
Jupilin Kaitang
kehandak kamu sendiri dewi ,kamu rancang semuanya gara2 anak kenapa sekarang merasa sakit ,apa lagi kalau kau tau suamimu itu sudah lama selinku sama sopia
Jupilin Kaitang
buat ranjangan gila2 sendiri sakit hati bukan kah bodoh namanya,ne lagi suami si dewi gatal sangat gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!