LIMA TAHUN IA DI INJAK-INJAK. SATU MALAM IA MEREBUT SEGALANYA.
Rizky Santoso adalah aib. sampah. suami tak berguna yang ditakdirkan untuk hidup di dapur, di bawah kaki istrinya yang kaya raya,
Adelia. selama 5 tahun, hinaan adalah sarapannya dan pengkhianatan adalah makan malamnya.
Ketika Adelia mencampakkannya demi seorang selingkuhan, ia pikir hidup Rizky telah berakhir.
DIA SALAH BESAR.
Di malam tergelapnya, takdir datang menjemput. Dua sosok misterius berjas hitam membawakan sebuah kebenaran yang mengguncang kota: pria yang ia buang adalah PUTRA MAHKOTA dari kerajaan bisnis yang paling berkuasa.
kini, Rizky kembali. Bukan lagi sebagai suami yang tunduk, tapi sebagai raja yang dingin dan tak tersentuh. ia akan duduk di singgasana kekuasaannya dan menyaksikan mereka yang pernah menghinanya...
bertekuk lutut.
Penyesalan Adelia tidak akan ada artinya. Karena dalam permainan takdir ini, sang pewaris telah kembali untuk mengambil apa yang jadi miliknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JAYDEN AHMAD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30: INTERFERENSI GHOST
Perintah Rizky menggema di ruang komando sementara, memecah keheningan yang mencekam. "Laksanakan."
Bramantyo, dengan gerakan tenang dan presisi seorang konduktor orkestra, menekan tombol di konsol utama. Di layar-layar besar, titik-titik hijau yang mewakili drone SkyConnect mulai berkedip, berubah menjadi merah, menandakan aktivasi gelombang interferensi elektromagnetik. Sebuah desiran halus terdengar di udara, bukan suara fisik, melainkan sensasi energi yang dilepaskan. Rizky menahan napas, matanya terpaku pada peta jaringan GlobalNet.
Detik-detik berlalu terasa seperti jam. Kemudian, satu per satu, simpul-simpul jaringan GlobalNet yang menjadi target mulai menunjukkan anomali. Garis-garis data yang tadinya mengalir lancar kini berkedip, terputus-putus, atau bahkan menghilang sepenuhnya. Di beberapa titik, ikon-ikon peringatan mulai muncul, menandakan gangguan konektivitas yang signifikan.
Interferensi berhasil di simpul Alpha-7, lapor seorang teknisi dengan suara bergetar, antara lega dan takjub. "Beta-9 juga terpengaruh, sahut yang lain. "Charlie-2 menunjukkan penurunan bandwidth drastis.
Senyum tipis tersungging di bibir Haryo, namun Rizky tetap diam, mengamati Bramantyo. Pria itu berdiri tegak, tatapannya fokus pada layar, tanpa ekspresi berlebihan. Seolah-olah ini hanyalah simulasi rutin, bukan operasi berisiko tinggi yang bisa menghancurkan atau menyelamatkan perusahaan mereka.
Efisiensinya menakutkan, dan Rizky tidak bisa tidak bertanya-tanya, seberapa dalam pengetahuan Bramantyo tentang sistem GlobalNet? Dan mengapa ia begitu bersedia menggunakan pengetahuan itu untuk membantu mereka.
Di markas GlobalNet, ribuan kilometer jauhnya, kekacauan mulai terjadi. Alarm berbunyi di pusat operasi jaringan. Para insinyur panik, mencoba melacak sumber gangguan yang tiba-tiba dan meluas.
"Apa yang terjadi, Kenapa simpul-simpul di Asia Tenggara mati. teriak seorang manajer.
Kami tidak tahu, Pak! Terlihat seperti gangguan elektromagnetik acak, tapi terlalu banyak yang terjadi sekaligus, jawab seorang teknisi, jarinya menari-nari di keyboard.
Periksa laporan cuaca! Badai matahari? Atau ada yang menguji senjata EMP.
Thompson, CEO GlobalNet, menerima laporan darurat di tengah rapat penting. Wajahnya mengeras. "Gangguan acak, Omong kosong. Ini bukan kebetulan. Cari tahu siapa pelakunya, dan hancurkan mereka.
Kembali ke ruang komando Hadiningrat Group, euforia mulai menyelimuti tim. Gangguan yang mereka ciptakan jauh lebih efektif dari yang diperkirakan. GlobalNet jelas kebingungan, mengalihkan sumber daya besar untuk menstabilkan jaringan mereka. Harga saham Hadiningrat Group, yang tadinya terus merosot, menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, bahkan sedikit kenaikan. Mereka telah membeli waktu.
"Kerja bagus, Bramantyo, kata Rizky, akhirnya memecah keheningan. Kau telah membuktikan analisismu.
Bramantyo menoleh, senyum tipis kembali tersungging. "Saya hanya melakukan apa yang harus dilakukan, Rizky. GlobalNet adalah musuh yang harus dihancurkan. Dan saya tahu cara melakukannya. Ada nada dingin dalam suaranya, sebuah janji yang lebih mirip ancaman. Rizky merasakan bulu kuduknya meremang. Senyum itu, kilatan di mata itu, bukan senyum kemenangan, melainkan senyum kepuasan yang lebih gelap.
Namun, kemenangan ini tidak datang tanpa konsekuensi.
Beberapa jam setelah operasi, laporan mulai masuk dari Rahma, adik Rizky, yang berada di lapangan, mengelola program-program sosial Nusantara Connect di komunitas lokal.
"Rizky, ada masalah, suara Rahma terdengar cemas di telepon. Beberapa komunitas yang sangat bergantung pada koneksi GlobalNet untuk pendidikan dan kesehatan, kini terputus. Mereka panik. GlobalNet menyebarkan narasi bahwa ini adalah kegagalan Nusantara Connect, bahwa teknologi kita tidak stabil dan berbahaya.
Dada Rizky mencelos. Ia tahu risiko ini, tetapi ia tidak menyangka dampaknya akan secepat dan sebrutal ini. Interferensi yang mereka ciptakan memang tidak merusak infrastruktur, tetapi memutus akses vital bagi banyak orang. GlobalNet dengan cepat memutarbalikkan fakta, menjadikan Hadiningrat Group sebagai penjahat.
Bagaimana reaksi masyarakat, tanya Rizky, suaranya tercekat. "Beberapa mulai meragukan kita, Rizky. Demonstrasi kecil mulai muncul, menuntut agar GlobalNet mengembalikan koneksi mereka. Mereka tidak tahu bahwa kita yang melakukannya, tapi mereka menyalahkan kita karena kita adalah alternatif yang mereka lihat. Rahma menghela napas. "Ini merusak kepercayaan yang sudah kita bangun susah payah.
Rizky mengepalkan tangan. Ini adalah harga dari keputusan berisiko. Ia telah menyelamatkan perusahaan dari kehancuran finansial, tetapi mungkin telah mengorbankan kepercayaan publik, fondasi utama Nusantara Connect.
Kita harus segera melakukan sesuatu, kata Rizky. "Haryo, siapkan tim PR. Kita harus menjelaskan situasi ini tanpa mengungkapkan operasi kita. Rahma, coba tenangkan masyarakat, jelaskan bahwa kita sedang menyelidiki gangguan ini dan akan membantu mereka mendapatkan kembali koneksi.
Sementara itu, di markas GlobalNet, Thompson akhirnya menerima laporan yang lebih akurat. Interferensi elektromagnetik terkoordinasi, Menggunakan drone. Hadiningrat Group! Mereka berani bermain api, Thompson menggebrak meja. Ini bukan lagi perang bisnis, ini adalah deklarasi perang terbuka. Aktifkan 'Protokol Hydra'. Hancurkan mereka dari segala arah.
"Protokol Hydra" adalah respons GlobalNet yang paling brutal, sebuah serangan multi-dimensi yang dirancang untuk melumpuhkan musuh secara total. Tidak hanya pasar saham dan media, tetapi juga serangan siber yang lebih canggih, tekanan politik internasional, dan bahkan operasi intelijen untuk mencari kelemahan pribadi para pemimpin Hadiningrat Group.
Di tengah kekacauan ini, Adelia, mantan istri Rizky dan sekutu tak terduga, menghubungi Rizky. "Rizky, aku merasakan sesuatu yang tidak beres. Gangguan yang kalian ciptakan itu terlalu bersih. Ghost tidak akan membiarkan ini begitu saja. Dia pasti sudah tahu ini bukan gangguan acak.
Adelia, dengan pengalamannya di dunia siber gelap dan pengetahuannya tentang "Ghost," pemimpin divisi siber rahasia GlobalNet, memiliki intuisi yang tajam. "Ghost adalah ahli dalam membalikkan keadaan. Dia akan menggunakan gangguan ini sebagai umpan, atau sebagai celah untuk serangan yang lebih besar.
"Apa maksudmu, tanya Rizky. "Dia akan mencari tahu bagaimana kalian melakukannya, dan kemudian dia akan menggunakan metode kalian sendiri untuk menyerang balik. Atau, dia akan menggunakan kekacauan ini untuk menanamkan sesuatu yang lebih berbahaya ke dalam sistem kalian, jelas Adelia. "Haryo harus memperketat keamanan siber Nusantara Connect. Terutama di bagian yang paling rentan.
Peringatan Adelia membuat Rizky semakin gelisah. Ia telah mempercayai Bramantyo untuk operasi ini, tetapi apakah Bramantyo telah memperhitungkan kemungkinan serangan balik siber dari Ghost? Atau, lebih buruk lagi, apakah Bramantyo sengaja menciptakan celah ini.
Rizky segera memanggil Haryo. "Perketat semua sistem keamanan siber Nusantara Connect. Terutama di bagian yang mengontrol drone SkyConnect. Adelia mencurigai Ghost akan menggunakan ini sebagai celah.
Haryo mengangguk serius. "Saya akan segera mengurusnya. Tapi, Rizky, kita harus bicara tentang Bramantyo. Dia terlalu tahu banyak. Dan senyumnya itu membuat saya tidak nyaman.
"Aku tahu, Haryo, Rizky menghela napas. "Tapi untuk saat ini, kita membutuhkannya. Dia adalah satu-satunya yang bisa menuntun kita menembus labirin GlobalNet.
Namun, keraguan Rizky semakin membesar. Ia memutuskan untuk menguji Bramantyo.
Keesokan harinya, Rizky memanggil Bramantyo ke kantornya. "Bramantyo, operasi interferensi kita berhasil membeli waktu. Tapi GlobalNet tidak akan tinggal diam. Aku ingin kau memimpin tim untuk mengantisipasi serangan balik siber mereka. Terutama dari Ghost.
Bramantyo tersenyum tipis. "Tentu saja, Rizky. Saya sudah menduga ini. Ghost adalah lawan yang cerdik. Dia tidak akan menyerang secara langsung. Dia akan mencari celah, titik lemah yang tidak kita duga.
Apa titik lemah kita, tanya Rizky, menatap tajam. Bramantyo berjalan ke papan tulis, mengambil spidol, dan mulai menggambar diagram jaringan yang rumit. Titik lemah kita bukan pada firewall atau enkripsi. Titik lemah kita adalah kepercayaan. Kepercayaan pada sistem, kepercayaan pada orang-orang. Ghost akan menargetkan itu.
Ia menunjuk ke sebuah bagian diagram. Misalnya, sistem otentikasi multi-faktor kita. Terlihat kuat, tapi jika salah satu faktor dikompromikan, seluruh sistem bisa runtuh. Atau, yang lebih berbahaya, jika ada orang di dalam yang bisa dimanipulasi.
Rizky merasakan jantungnya berdebar. Apakah Bramantyo sedang mengisyaratkan sesuatu, Atau apakah ia hanya menunjukkan keahliannya.
Bagaimana cara Ghost memanipulasi orang. tanya Rizky, mencoba menjaga suaranya tetap tenang. "Ghost adalah ahli dalam psikologi. Dia akan mencari kelemahan emosional, ambisi tersembunyi, atau ketakutan. Dia akan menawarkan sesuatu yang tidak bisa ditolak, atau mengancam sesuatu yang sangat berharga, jawab Bramantyo, tatapannya kosong, seolah melihat ke masa lalu. Dia akan membuatmu mempertanyakan siapa yang bisa kau percaya, bahkan dirimu sendiri.
Rizky menatap Bramantyo, mencoba membaca ekspresi di wajahnya. Apakah ini pengalaman pribadi, Apakah Bramantyo pernah menjadi korban manipulasi Ghost. Atau apakah ia pernah menjadi bagian dari permainan Ghost.
Kau terdengar seperti mengenal Ghost dengan sangat baik, kata Rizky, nadanya penuh pertanyaan. Bramantyo tersenyum lagi, senyum yang tidak mencapai matanya. "Saya pernah berhadapan dengannya di masa lalu, Rizky. Dia adalah alasan mengapa saya sangat membenci GlobalNet. Dia menghancurkan segalanya yang saya miliki.
Ada kepedihan yang samar di balik kata-kata itu, sebuah luka lama yang belum sembuh. Rizky menyadari bahwa Bramantyo mungkin bukan hanya sekadar ambisius, tetapi juga memiliki dendam pribadi yang mendalam terhadap GlobalNet dan Ghost. Dendam yang mungkin lebih besar dari dendam Rizky sendiri terhadap Adelia dan Bramantyo di masa lalu.
"Baik," kata Rizky, memutuskan untuk mengambil risiko. "Aku akan memberimu akses penuh ke tim keamanan siber kita. Kau akan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menutup semua celah yang mungkin dieksploitasi Ghost. Tapi ingat, Bramantyo, jika ada pengkhianatan, aku tidak akan ragu untuk menghancurkanmu.
Bramantyo mengangguk, tatapannya kembali datar. "Saya mengerti, Rizky. Kepercayaan adalah mata uang yang paling berharga. Dan saya akan membuktikan bahwa saya layak mendapatkannya.
Rizky tidak yakin apakah ia bisa mempercayai Bramantyo sepenuhnya, tetapi ia tidak punya pilihan lain. Pertempuran melawan GlobalNet telah memasuki fase yang lebih gelap dan lebih pribadi. Dengan Bramantyo di sisinya, ia merasa seperti berjalan di atas tali tipis di antara jurang, dengan bayangan keraguan dan pengkhianatan yang terus membayangi setiap langkahnya.
Di luar jendela kantor Rizky, kota tampak tenang, tetapi di bawah permukaannya, perang telah berkecamuk. Perang yang tidak hanya melibatkan teknologi dan finansial, tetapi juga kepercayaan, dendam, dan bayangan masa lalu yang terus menghantui. Rizky tahu, ia harus siap menghadapi konsekuensi dari setiap keputusan berisiko yang telah ia ambil, dan ia harus siap menghadapi dirinya sendiri. Pertarungan ini baru saja dimulai, dan taruhannya adalah segalanya.
koq mggil ny cuma suryoo aj kak ,,
gx da embel2 ayah lgi ,, /Smug//Smug//Smug//Smug/
aneh si risky lama2 ,, 😒😒😒😒
maka semakin kencang pula angin yg menerpa ,,
begitu juga risky ,,
semakin ia menunjukan taring kepimpinan ny yg gemilang ,,
maka semakin banyak juga musuh yg siap untuk memotong taring tsb ,,
semangat trus risky ,,
mungkin gx mudah tp liat nnti hasil dr perjuangan mu ,,
membalas dg cantik ,,
strategi yg epik ,,
Dan visi yg kuat ,,
bnar kata rizky kebenaran tdk akn pernah kalah ,,
hanya kemenangan yg tertunda ,,
akhir ny bisa mampir lgi ksniii ,,
stelah keliling Dunia novel toon 🤭🤭🤭🤭
hai kak ,, 😁😁😁
akan mudah berpaling menjadi pengkhianat ,,
tu laa yg di lakukan bramantyo ,,
di tengah keputusasaan dn kegelisahan akan keadaan ,,
jiwa rakusny meronta2 ingin di bebaskan ,, hanya krn mendengar tawaran kekayaan , kekuasaan Dan kebebasan ,, 😒😒😒😒😒
udh bralih jd paparazzi yx braam🤭🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
harus ny anda bersyukur pendamping anda rizky ,,
sypa pun dy ,,
apa pun jabatan ny ,,
tinggi atau rendah ,, ia ttap laki2 dn kepala rumah tangga yg harus km hormati meski km tu seorang presiden sekali pun ,,
skrang menyesal kn andaa ,,
membuang berlian demi sebuah kerikil🤭🤭🤭🤭
ni tampilan cerita ny tiap bab beda2 yx ,,
kdg rapat2 tulisan ny ,,
kdg renggang2 ,,
sengaja kah???
biar bervariasi ,,
mungkin ni Dunia baru buat km ,,
tp dengan tekat yg kuat km pasti biasa melaluiny ,,
😁😁😁😁
tuunjukan pd org2 yg meremeh kn mu yg memandang mu dg ragu ,,
yg melihat mu dg pandangan skeptis ,,
kalo km mampu Dan layak buat menjadi raja yg baruuu ,,,
rrrrwaaaaarrr 🤭🤭🤭🤭🤭😁😁😁😁
/Smile//Smile//Smile/
aq mampir niih d cerita kk ,,
waaaah baru ketemu niih kak author ny laki2 ,,
semangat truus kak menulis ny ,,