Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Di usianya yang baru menginjak 25 tahun Keenan sudah sangat menguasai tugas dan tanggung jawabnya. Sejak berada dibawah kepemimpinan selama dua bulan perusahaannya sudah meraup laba yang fantastis.
Keuntungan perusahaannya melonjak drastis dan harga saham perusahaannya dipasar modal naik sangat signifikan.
Ia terkenal sangat bertangan dingin dalam dunia bisnis. Walaupun ia masih sangat muda tetapi namanya sudah termasuk di dalam jajaran para CEO sukses dan mampu bersaing dengan CEO senior dari perusahaan besar lainnya.
Sebenarnya perusahaannya sudah sangat sukses dengan berbagai lini bisnis di segala bidang, tetapi Keenan mempunyai cita-cita yang mulia. Ia ingin membantu memajukan usaha-usaha kecil dan usaha rumahan agar tetap bertahan di tengah gempuran monopoli perusahaan raksasa.
Untuk mewujudkan impiannya itu ia sampai rela menggelontorkan dana yang besar untuk investasi membangun perusahaan furnitur dengan kualitas ekspor ini. Dengan adanya perusahaan ini ia menggandeng para pengusaha kecil dengan memberikan bantuan modal kepada mereka.
Tidak hanya sampai situ saja Keenan sampai rela mencari investor dan pembeli dari luar negeri agar produk-produk furniturnya dapat dipasarkan di benua Eropa.
Walaupun ia lahir dan dibesarkan di luar negeri tetapi ia tidak lupa dengan tanah kelahiran leluhurnya. Sebagai penerus dari salah satu konglomerat terkaya di Asia, Kakek dan kedua orangtua Keenan tetap mengenalkan adat timur dan sopan santun kepada anak dan cucu kesayangannya itu.
Selain kaya raya , keluarga Keenan juga sangat memperhatikan pendidikan, kedua orang tuanya juga menempuh pendidikan dari sekolah dasar sampai gelar doktoral diluar negeri.
\=\=\=\=\=\=\=
Pov
Alisha Eliv, ibunda Keenan merupakan wanita yang sangat cantik dan cerdas bergelar doktor pendidikan dari Oxford, ia adalah blasteran Inggris-Turki, saat sama-sama menempuh pendidikan dibangku kuliah ia bertemu dan jatuh cinta dengan Aldrich. Selain sebagai menantu konglomerat ia juga merupakan CEO yayasan pendidikan yang sangat terkenal di Jakarta. Karena kecintaannya pada dunia pendidikan ia mendirikan yayasan sekolah elit yang berskala internasional.
*
Aldrich William , ayahanda Keenan merupakan putra satu-satunya dari William Abraham, Ayah Keenan juga mempunyai tiga saudara perempuan dan semuanya berdomisili di Luar negeri. Sebagian perusahaan kakeknya yang berada diluar negeri dikelola oleh saudara perempuan dari ayahnya dan para sepupu Keenan yang tinggal di luar negeri.
Sedangkan perusahaan induk yang ada di Jakarta diwariskan Kakeknya kepada Aldrich ayah Keenan yang sekarang sudah diwariskan kepada Keenan sebagai CEO nya.
Karena bisnisnya berkembang sangat pesat maka sudah tentu Keenan mendirikan beberapa anak perusahaan yang tersebar diseluruh Indonesia. Anak perusahaan tersebut sebagian dikelola oleh sepupu Keenan anak dari tante-tantenya.
\=\=\=\=\=\=
Jam sudah menunjukan pukul 14.00 wib , Dara dan kedua sahabatnya sudah selesai makan, kemudian meninggalkan cafe dengan perut yang sudah kenyang. Selanjutnya mereka berencana mau pergi ke mall tidak jauh dari tempat mereka makan.
"Dara...temenin gue ke mall dong, gue mau shopping make up, soalnya udah pada habis" ujar Kyra sambil memohon kepada Dara.
"Iya..sama skincare gue juga udah pada habis"ujar Tody sambil mengedipkan matanya dengan genit.
"Iye..iyee gue temenin, apa sich yang gak buat loe pada" ujar Dara sambil memanyunkan bibirnya.
"Tapi ada syaratnya.!!"ujar Dara sambil melirik kedua sahabatnya secara bergantian.
"Emangnya syaratnya apaan?!?" ujar Kyra dan Tody berbarengan.
"Shoppingnya bayar sendiri!!! Ujar Dara sambil menuju mobilnya diparkiran.
"Klo itu jangan kuatir... Ntar kita bayar sendiri, tapi kalo uangnya kurang kita pinjem duit loe yach.." ujar Kyra dengan nyengir kuda memperlihatkan giginya yang rapi.
" Kagak mau..ogah gue!!!teriak Dara sambil tertawa.
Ia segera duduk di belakang kemudi mobil sportnya, kemudian diiringi dengan Kyra dan Tody duduk di bangku belakang.
Bersambung...
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏