Jihan Fahira memergoki suaminya selingkuh dengan sahabatnya. saat dia kembali dari rumah sakit. Saat itu suami dan sahabatnya sedang melakukan hubungan yang tidak pantas di dalam sebuah villa.
Saat itu Jihan tewas di tangan suami dan sahabatnya sendiri. Namun keajaiban muncul dalam hidupnya. Dia di beri kesempatan kedua. Jihan kembali hidup ke enam tahun yang lalu.
Kesempatan kedua untuk membalas dendam dan mengubah kembali takdir tragis yang akan terjadi di masa depan.
Mampukah Jihan membalas dendam dan mengubah takdir tragis yang akan menimpanya ?
Follow Ig: Hans_Sejin13.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
Malam nya. Jihan duduk di depan komputer nya di rumah. Dia mencoba kembali mengingat peristiwa yang akan terjadi atau yang sudah terjadi di kehidupan sebelumnya.
"Aku tahu sekarang apa yang aku lupakan... Setelah selesai mengembangkan proposal milik ku... Pak Toni kemudian melakukan penggelapan uang besar-besaran di perusahaan...!" gumam Jihan, mencoba mengingat-ingat kejadian yang akan datang dengan lebih teliti.
"Sebelum ketahuan, dia melimpahkan semua kesalahan nya kepada Bu Reni...! Namun di tahun 2026 dia akhirnya di bebaskan dan pak Toni akhirnya mendapatkan balasan atas kejahatan nya...!" tambah Jihan.
Sekarang Jihan tahu apa yang harus dia lakukan. Pertama-tama dia harus mencegah kejadian itu terulang kembali. Sekaligus membalas dendam dan menyelamatkan nasib Bu Reni.
"Sekarang aku akan mencoba mengubah semuanya... Tidak hanya takdir ku namun takdir orang-orang yang ada di sekitar ku...!" ujar Jihan dengan penuh tekad.
•
•
•
Saat Minggu kemudian. Setelah semua persiapan peluncuran produk yang di buat oleh Jihan. Seluruh karyawan perusahaan mencoba untuk membuat komponen-komponen yang memungkinkan untuk segera meluncur paket MBG (Makanan Berbasis Gizi).
Seluruh karyawan divisi 1 berkumpul untuk melakukan pengembangan dan memperluas wawasan penjualan.
"Hehehe! Sekarang aku sangat senang! Sebentar lagi aku akan naik jabatan! Sekarang aku akan merebut posisi mu Jihan" gumam Regina dalam hati, matanya melirik Jihan yang duduk di belakang Bu Reni, tepat di depan nya.
Saat itu pak Toni datang ke ruangan dengan wajah yang tersenyum sumringah penuh dengan kebahagiaan dan kesombongan.
"Diam semuanya! Sekarang produk baru akan segera di luncurkan! Tepuk tangan yang meriah untuk Saya dan juga Regina! Dan juga Bu Reni...!" ujar pak Toni, dirinya menjadi semakin jumawa.
Prook! Prook!
Suara tepuk tangan yang meriah dari seluruh karyawan di dalam perusahaan sambil tersenyum.
Namun wajahnya Jihan berbeda dengan mereka yang tersenyum gembira. Jihan hanya mengkerut kan bibirnya berpura-pura seolah-olah tersenyum.
"Sekarang kalian berdua terus lah tersenyum, sebentar lagi aku akan membuat mu masuk ke dalam sel penjara!" ujar Jihan dalam hati, tangannya hanya menepuk tipis.
Bu Reni juga merasa tidak nyaman dengan suasana di dalam. Karena yang seharusnya Jihan lah yang layak untuk mendapatkan semuanya karena itu adalah miliknya.
"Bu Jihan pasti sangat kesal sekarang... Karena seharusnya dia yang ada di posisi ku sekarang...! Wajahnya juga tampak kesal... Aku tahu rasanya, karena aku pernah mengalami nya" Gumam Bu Reni dalam hati, sambil melihat wajah Jihan yang sedang tidak baik-baik saja.
Setelah perkumpulan selesai dan waktu makan siang tiba. Regina dengan wajah yang tersenyum manis penuh dengan kemenangan menghampiri Jihan.
"Jihan... Kita makan siang bersama yuk! Sudah lama kita tidak makan bersama... Nanti kamu sekalian ajak kak Hendrick...!" ujar Regina, sambil terus tersenyum sumringah.
Regina menggenggam tangan Jihan, sambil memeluk bahu Jihan.
"Regina...! Tolong lepas...!"ujar Jihan, dengan suara yang terdengar tidak ramah seakan menunjukkan sikap nya yang sebenarnya.
Regina yang mendengar perkataan Jihan yang terdengar tidak seperti biasanya kemudian bertanya.
"Jihan... Apa kamu marah sama aku...?" tanya Regina, yang terdengar sangat polos tanpa rasa bersalah.
"Tidak kok! Aku hanya...!" Jawa Jihan, gugup.
Dia bingung harus berkata apa kepada Regina. Karena dia tahu Regina tidak akan tinggal diam jika mengetahui ia tidak suka lagi dengan nya.
Tepat saat Jihan kebingungan Bu Reni memanggil diri nya.
"Bu...! Bu Jihan...!" panggil Bu Reni dari belakang.
Bu Reni kemudian melambaikan tangan nya, memberi isyarat kepada Jihan untuk menghampiri diri nya.
Jihan menoleh ke belakang dan melihat Bu Reni memanggil dirinya.
"Regina! Kamu makan berdua saja ya dengan Hendrick! Bu Reni memanggil ku...!" ujar Jihan.
Jihan langsung berbalik dan menghampiri Bu Reni. Regina yang lama kelamaan semakin dekat dan lebih akrab dengan Bu Reni di bandingkan dengan diri nya.
"Jihan... Kenapa sekarang kamu seperti menghindari ku... Jihan aku tidak akan membiarkan kamu memiliki teman satu pun selain diri ku!" gumam Regina dalam hati saat melihat Jihan yang menghampiri Bu Reni.
Saat itu Jihan yang menghampiri Bu Reni melihat wajah nya yang tampak murung namun dia tidak tahu apa sebabnya.
"Ada apa Bu...? Ada yang bisa saya bantu...?" tanya Jihan.
"Em... Sebenarnya saya merasa sangat tidak enak dengan mu Bu Jihan...!" jawab Bu Reni, suaranya terdengar sedikit gugup saat itu.
"Seharusnya Bu Jihan lah yang layak menerima semua nya bukan saya!" tambah Bu Reni lagi, semakin merasa bersalah.
"Tidak apa-apa Bu! Saya sudah ikhlas kok! Sekarang Bu Reni fokus saja mengembangkan nya..." jawab Jihan, dengan tenang dan lembut.
"Tapi Bu Jihan! Tetap saja -" ujar Bu Reni namun langsung di potong Jihan.
"Sudah Bu! Aku sangat percaya dengan Bu Reni... Sekarang lebih baik kita makan siang bersama!" ujar Jihan, kemudian mengajak Bu Reni untuk makan bersama.
...•••☘☘☘•••...
Saat itu Regina mencari Hendrick untuk mengajak nya makan siang bersama.
"Di mana kak Hendrick...? Aku tadi melihat nya di sini...?" ujar Regina.
Regina mencari Hendrick sampai masuk ke dalam gudang perusahaan.
"Aku masuk saja lah..!"
Regina mencari dan memanggil nama Hendrick.
"Kak! Kak Hendrick...!"
"Kamu dimana kak? Apa ada di sini...?"
Regina terus memangil nama Hendrick di dalam gudang perusahaan.
Saat itu terdengar suara gemuruh langkah kaki!
Tak!
Tak...!
Tak......!
"Mungkin itu kak Hendrick...?" pikir Regina.
Benar saja, saat itu Hendrick sedang mencari barang di gudang penyimpanan. Tampak Hendrick yang kewalahan membawa semua barang-barang yang dia bawa.
Hendrick yang mendengar panggilan dari Regina kemudian membalas panggilan nya.
"Regina! Ada apa...? Sekarang aku lagi sibuk...!" seru Hendrick.
Hendrick kemudian turun dari lantai atas menggunakan tangga. Regina melihat Hendrick yang kesusahan saat itu mencoba membantu nya.
"Kak Hendrick! Apa aku bisa membantu kakak?" tanya Regina.
Tentu saja Hendrick akan menerima nya. Seseorang yang sangat manja seperti dirinya pasti akan menerima bantuan dari siapapun walaupun sebenarnya dia bisa melakukan nya sendiri.
"Boleh-boleh Regina... Kamu naik sebentar lalu bawakan ini..." ujar Hendrick, melepaskan satu barang yang ada di tangan nya.
Regina kemudian langsung naik ke lantai dan mengambil barang tersebut.
"Ayok kak! kita turun...!" ujar Regina.
Saat sebentar lagi akan sampai di bawah, kaki Regina terpleset dari lantai tangga.
Set! Brak!
__!
_____!
"A.... Kak Hendrick to...lo..ng...!" teriak Regina yang saat itu terjatuh dari tangga.
Hendrick yang sudah ada di bawah melihat Regina yang akan terjadi, dengan sigap dia menopang tubuh kecil Regina dan...?
Gubrak!
___!
______!
Keduanya terjatuh di atas tumpukan kain flanel. Saat itu ada sesuatu yang membuat keduanya tercengang?.
Saat terjatuh bibir merah berdua tidak sengaja bertabrakan terlihat seperti sedang berciuman.
Detak jantung Hendrick tiba-tiba saja menjadi lebih kencang dan wajahnya menjadi sangat merah seperti tomat masak.
❅
❅
❅
𝐵ℯ𝓇𝓈𝒶𝓂𝒷𝓊𝓃ℊ...ღ
_____________________________________
...Hallo semuanya!...
Maaf ya jika update nya sekarang agak lama, tidak seperti biasanya! Saat ini Author sedang sibuk di real life!
Hanya itu pesan dari Author! Dukung terus Karya author dengan cara mengirimkan hadiah seperti 🌹☕ dan lain sebagainya.!
Jangan lupa untuk meninggalkan jejak 👣+👍
Oh ia Author juga mau promosi Novel baru yang berjudul...!
..."Aku Hanya Istri Simpanan"...
...Jangan lupa untuk mampir ya!...
...Thanks Semuanya!...
...🤗🤗🤗🤗🤗...
jihan semangat yaaaa...
jika kalian suka dengan cerita nya kalian bisa memberikan hadiah, vote dan juga jangan lupa kasih ulasan dan Rating ⭐⭐⭐⭐⭐
⭐⭐⭐⭐⭐
🤗Terima Kasih 🤗