NovelToon NovelToon
TOXIC REALESENSIF - Lingkungan Yang Buruk

TOXIC REALESENSIF - Lingkungan Yang Buruk

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Dendam Kesumat / Bapak rumah tangga
Popularitas:967
Nilai: 5
Nama Author: Coretan Hitam.Id

Semua akan hadir jika kita sedang memiliki harta benda, Rumah yang mewah , harta dimana mana, semua akan di anggap KELUARGA jika kita punya segalanya, Tapi coba lihat jika kita sedang tidak punya apa apa, jangankan di anggap keluarga di tanya kabar pun tidak akan pernah, Uang yang berbicara, uang yang membuat lingkungan keluarga menjadi Cemara dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Coretan Hitam.Id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang, apa lupa Nyimpan ?

Di siang hari dengan cuaca yang cukup panas menyinari Bumi ini, Membuat tenggorokan yang kering karena berpuasa menjadi sangat Seret sekali, Hanya bisa menelan ludah untuk menahan dan bertahan sampai Magrib datang.

" Hauss banget, Astagfirullah " Keluh Lesi di depan kipas angin di depan wajahnya , Membuat Rambutnya yang tidak di ikat bertebrangan ke belakang.

" Lesi jangan begitu, nanti yang ada tambah haus kamu " Tegur Bu Arumi yang sedang menyapu lantai.

" Panas banget soalnya bu, Tidur pun gak bisa lah, Gerah " Keluh nya Lagi saraya mengusap Tenggorokan nya, berharap rasa haus nya hilang.

Tiba tiba Ratna serta anak anaknya bergerombol Datang tanpa permisi memasuki rumah.

" Bu, Lesi, Aku ikut mandi ya, Sama anak anak ku juga ya " Tutur Ratna yang sudah membawa baju ganti yang ia bawa dari rumahnya.

Belum juga Lesi dan Bu Arumi menyetujui nya , Ratna, Yessa dan juga Devon malah menyerobot Masuk.

" Lah, emang di rumah mu gak ada kamar mandi Riz ?" Tanya Lesi heran, Riza yang tengah duduk di ambang pintu menunggu Giliran menatap Lesi yang terheran heran dengan keluarganya.

" Ada, Tapi air nya yang gak ada " Ungkapnya lalu Duduk bersila di bawah.

" Gak ada kemana ? " Tanya bu Arumi yang ikutan Nimbrung.

" Token nya abis jadi gak nyala, Ke paksa ikut mandi kesini " Jelasnya dengan Mimik wajah yang malas dan sok Cool nya itu.

Lesi menghela napas dan memutar bola matanya jengah.

" Ya beli , Dua puluh ribu juga cukup buat satu minggu " Ujar Lesi.

Riza Membuang muka ke samping seperti malas mendengar ucapan dari Lesi.

" belinya pake apa ?, Ayah aja gak masuk kerja hari ini " Ungkap Riza dengan sedikit membentak.

Lesi hanya bisa melotot dan merasa muak sekali melihat muka Riza yang seperti orang yang sok Cool itu.

Bu Arumi memandang Lesi yang sedang melihat ke arahnya juga, Bu Arumi hanya mengangkat bahunya .

Ratna dan Anak anak nya pun sudah keluar kamar mandi, Dan terlihat sudah berganti baju, Baju yang ia pakai sebelum mandi, ia masukan ke dalam pelastik besar yang ia bawa.

" Riza ayo mandi, Nih handuk nya, Kamu gak bawa baju ganti ?, nanti saja ya di rumah gantinya " Ucap Ratna sambil menyodornya Handuk nya.

Riza menerimanya dan langsung melangkah pergi menuju kamar mandi di belakang dekat dapur, Tanpa sepatah kata pun.

" Makasih ya Bu Arumi " Seru Ratna , Bu Arumi hanya mengangguk dan tersenyum tipis.

Lesi memandang Punggung Ratna sampai menghilang dari pandangan nya, lalu ia Menghampiri Bu Arumi yang sedang Mengelap Meja.

" Bu, Bu, Aku binggung deh, Masa buat Beli Token aja susah sih ?, gak Sempetin ?, giliran Beli baju aja di pentingin " Lesi mulai Julid sambil memandang ke arah luar, takut jika Ratna kembali dan mendengarnya.

" Ibu juga heran Les, Mungkin dikira bisa ngisi sendiri kali " Tutur Bu Arumi yang masih sibuk Dengan menata bunga bunga Kertasnya.

***

Lesi sedang bersantai sambil bulak balik membuka aplikasi padahal tidak ada pesan dan berita yang datang kepadanya, tapi seolah ia sibuk sekali.

Sampai pada saat itu ia tidak sengaja melihat status Andri di aplikasi Facebooknya.

[ TOKEN ABIS MANDI PUN NUMPANG KE TETANGGA, ADA GAK YANG MAU BANTU IN ?]

unggahan nya membuat Lesi menyinyitkan dahinya.

" Gila, ngemis dia ih, gak tau malu emang ya satu keluarga, pengen nya di bantu orang, Tapi dia gak tau balas budi, bahkan terimakasih " Ucap Lesi dengan nada yang sedikit menekan.

" Kok bisa ya orang kayak gitu hidup di dunia ?, kayaknya tuh orang cocoknya jadi iblis dari pada manusia, salah nyiptain nih kek nya " Lanjutnya dengan terus memandang status Andri.

Lesi hanya bisa menggeleng geleng penuh ke heranan.

" Orang kek begitu, kalo di akur'in malah menjadi, merasa dia itu di sayang di perhatiin sama semua orang, merasa semua orang peduli sama dia , sampai mau bantu dia sampe tetekebengek kali ya" Ujar nya.

Lesi mencoba menarik panas yang dalam, dan mencoba mereda kan kekesalan terhadap Keluarga Ratna.

" Sabar Les , Sabar, Lagi puasa, Sabar " Serunya seraya mengusap dada nya.

" Mendingan sekarang aku war takjil aja lah di depan gang sana, suka gak kebagian soalnya " Putusnya, lalu ia beranjak untuk bersiap siap.

" kemarin aku punya uang tiga puluh ribu ya, Aku beliin ibu dan bapak Ayam goreng bu Sewi aja kali ya " Serunya di Depan Cermin, lalu pergi ke luar kamar, dan mengambil dompet yang sejak tadi di atas meja.

Lesi orangnya sangat lah teleti, ia akan mengecek barang yang akan ia bawa memastikan agar tidak bulak balik karena ada yang tertinggal, malu juga kalo misalkan mau bayar uangnya ketinggalan,

Lesi melihat ke dompetnya dan betapa kaget nya ia saat melihat isi nya hanya ada selembar uang berwarna ungu saja.

" Loh kok cuma ada sepuluh ribu aja sih, Perasaan aku punya uang tiga puluh deh, yang dua puluh nya kemana ?" Lesi panik dan mencari ke bawah dan kolong meja, berharap jika terjatuh dan masih bisa menemukan nya.

" Aduhh kemana yaa, Bu , Ibu, liat uang aku gak ?" Teriaknya membuat bu Arumi yang sedang duduk santai di luar menghampirinya.

Lesi gelisah dan terus mundar mandir di sekitaran sopa ruang tamu.

" Aku gak kemana mana lagi kan bu tadi, aku duduk di sini terus kan bu, terus dompet ini di atas meja terus kan bu ?" Tanyanya tanpa mengizinkan Bu Arumi berbicara sedetik pun.

" bu, uang aku hilang dua puluh ribu, aku yakin aku gak pake uang itu, ini baru aku mau pake buat beli Takjil bu, kemana ya bu " Air matanya sudah mulai menggenang di kantung matanya.

" tenang Les , Kamu ingat ingat lagi coba " Bu Arumi mencoba menenangkan Lesi yang terus bulak balik mengintip ke kolong sopa dan Meja.

Bagi Lesi uang segitu adalah uang yang cukup besar baginya, karena uang itu memberian Panji sewaktu ia pulang kemarin, sengaja Lesi simpan untuk sewaktu waktu ia ingin jajan keluar, Lesi emang anak yang jarang jajan, mengingat ekonomi keluarga nya , yang bersyukur masih bisa makan juga, Dan Yang penting kenyang.

"Gimana ini bu, aku mau beli bukaan bu , hiks " Lesi akhirnya menangis juga, Tapi tidak begitu deras air matanya hanya beberapa kali menetes saja.

wajah Lesi memerah, Lengan nya gemetar, Lesi jika Panik memang seperti itu, susah untuk mengendalikan nya.

" Ini ibu ada uang tiga puluh ribu, kamu beli takjil ya, Allah udah gantiin uang mu lewat ibu, sana beli ya " Bu Arumi mencoba menangkan Lesi, dan memberikan uang Pecahan Tiga puluh ribu rupiah.

" Tapi kan ini uang ibu, nanti ibu butuh gimana bu ?" Tanya Lesi yang sudah mulai tenang.

" Gak Apa apa, nanti mudahan Bapak bawa uang lagi ya , Udah sana beli " timbal Bu Arumi, Lesi pun mengangguk dan mengelap Wajahnya yang sudah basah oleh air mata.

" Belikan Bapak Pepes jamur dan ayam ya" Ucap Bu Arumi Saat Lesi bersiap siap untuk pergi beli Takjil.

" iya bu, tadinya juga aku mau belikn ibu dan bapak Ayam goreng Bu Sewi , tapi uangnya malah hilang bu " rengek nya kembali datang.

" Lupa nyimpan kali kamu, Udah sana, nanti gak kebagian lagi " Usir halus Bu Arumi kepada anaknya yang masih menahan rasa kesalnya karena uang pemberian kekasih nya sebulan yang lalu hilang.

Lesi pergi dengan Sepeda motornya, Bu Arumi di ambang pintu hanya memandangnya sampai ia menghilang dari pandangnya.

" Aneh ?, uang diam terus di dompet, masa tiba tiba hilang " Gumam nya tapi Bu Arumi menepis fikiran buruknya lalu ia duduk bersantai lagi di Kursi sotan di depan , sambil menunggu sang suami serta anak nya kembali pulang.

1
Lanaiq
relate banget nih sama kehidupan nyata
Coretan Hitam.Id: iya emang ini ngambil dari kisah nyata , yang pernah aku dengar ☺
total 1 replies
Dilo
sekalian toh😭
Coretan Hitam.Id: kit ati sih kalo iya huhu
total 1 replies
Dilo
yaelah dibeliin pecel lele doang bangga😔
Coretan Hitam.Id: berasa sang ratu kali 🤣🤣
total 1 replies
Dilo
yaampun...😭
Lilyyanaa
ga yakin sih…
Lilyyanaa
ah pilih kasihhh
Lilyyanaa
alhamdulillah..
Lilyyanaa
ngedip bntr uda 3bln aja
Coretan Hitam.Id: wkwkwk 🤣🤣
total 1 replies
Lilyyanaa
halo kak aku mampirr😍😍😍
Coretan Hitam.Id: Wahh makasihh 😍😍
total 1 replies
gempi
g
Chici👑👑
udah like,favorite, komen
Coretan Hitam.Id: Wah terimakasih kaka 😍👍
total 1 replies
Chici👑👑
Mampir nih kak..mampir juga yuk kak di novel ku judulnya GADIS POLOS UNTUK DOKTER KULKAS
Coretan Hitam.Id
Terimakasih sudah membaca, jangab lupa tinggalkan jejak ☺👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!