Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
SELAMAT MEMBACA !!!
Keesokan paginya Vania bangun tidur sudah heboh minta mandi terus minta baju yang bagus untuk pergi sekolah .
" Duh yang mau sekolah! Senangnya !" Seru Pak Imam.
Vania mau dijahili sama Kakeknya merasa malu terlihat pipinya sudah memerah.
" Ya Kek, Vania happy banget lho nanti kan bisa punya teman yang banyak ya Ma ?" Tanya Vania ke Mamanya.
" Ya Nak, tapi Vania nggak boleh nakal ya sesama teman harus saling menyayangi dan saling membantu teman yang lagi kesusahan." Pesan Sarah kepada Anaknya .
Mereka sarapan bersama dengan menu yang dibuat oleh Sarah tadi pagi . Dan nggak lupa Sarah membawakan bekal buat Vania.
" Assalamualaikum Dik Vania, Mbak Tasya datang nih !" Sapa Tasya yang masuk ke dalam rumahnya Vania .
" Walaikumsalam Mbak Tasya, Vania masih sarapan belum selesai Mbak, tunggu ya Mbak Tasya !" Teriak Vania dari dalam rumahnya.
" Pelan pelan Sayang, kan nanti Mama yang mengantarkan Vania sekolah bareng sama Mbak Tasya sama Mbak Riri Nak jadi nggak sah terburu buru ." Tegur Mamanya dengan lembut supaya Vania menjadi anak yang patuh .
Setelah selesai sarapan, Vania memakai tas dipunggungnya sementara minum sama bekalnya di taruh di tas kecil yang sepaket sama tas punggung .
"Ayo Vania salim sama Nenek sama Kakek dulu ." Ujar Sarah kepada anaknya .
" Nek Leni, Nek Marni, Kakek Imam, Vania berangkat sekolah dulu ya." Ucap Vania sambil mencium tangan Kakek, Neneknya .
" Hati hati Sayang, jangan nakal ya !" Seru mereka bertiga .
Sarah sama Vania keluar dari rumah, Mbak Leha sama Mbak Rika juga ikut karena rencana mereka berubah dan nanti yang akan menjemput anak anak adalah Sarah dan akan dibawanya langsung ke Ruko.
" Ayo Mbak kita berangkat !"Ajak ke mereka semua . Anak anak bergandengan tangan sangat lucu Sarah mengabadikan ke dalam Video di hapenya. Nanti kalau besar Vania biar punya kenangan .
Sepuluh menit kemudian mobil Sarah berhenti di depan sekolahan yang dari sekolah TK sampai sekolah SMA di dekat rumahnya.
Sarah bertanya sama satpam dimana ruangan kepala sekolahnya sekolah TK dan Satpam itu langsung mengarahkan Sarah untuk menuju ruang Kepala Sekolah TK.
" Sayang Vania! Kita ketemu sama Kepala Sekolah dulu ya, nanti Vania baru boleh ikut Mbak Tasya sama Mbak Riri Nak, ayo ikut Mama dulu !" Seru Sarah pada Anaknya . Vania langsung berlari menghampiri Mamnya dan pergi ke ruang Kepala Sekolah .
Tok tok tok
" Masuk !" Seru dari orang yang berada didalam ruangan .
" Assalamualaikum Bu Kepala Sekolah ."
" Walaikumsalam, lho ada tamu ayo silahkan masuk Bu, Nak. Apa ada yang bisa Ibu bantu ?" Tanya Bu Kepala Sekolah .
" Begini Bu, kenalkan nama saya Sarah dan ini Putri saya namanya Vania. Kami pindahan dari Jakarta Bu dan kebetulan tetangga saya yang baru mempunyai anak yang sudah berumur lima tahun dan sekolah di TK milik Ibu dan anak saya ini juga mau ikut sekolah Bu. Apa saya bisa menitipkan dia dulu Bu karena dia baru tiga tahun Bu Kepala Sekolah ." Ucap Sarah menerangkan apa maksud dan tujuan dia menemui Bu Kepala Sekolah .
" Oh ya Bu Sarah, namanya siapa Nak ?" Tanya Bu KepSek itu dia ingin memberikan sedikit test untuk Vania.
" Nama saya Vania Bu guru, umur Vania bulan depan baru tiga tahun. Iyakan Mama ." Jawab Vania sambil bertanya tentang umurnya.
Sarah menganggukan kepalanya bangga dengan Putrinya yang nggak takut sama orang yang baru dikenalnya .
" Oke baik, apa Vania sudah bisa menulis Sayang ?" Tanya Bu KepSek lagi .
" Bisa Bu guru! Vania juga sudah hafal huruf huruf Bu guru ." Jawab Vania tanpa ada rasa takut di dirinya.
" Masyaallah pintarnya apa Bu guru boleh lihat Vania nulis huruf huruf Nak dan apa Vania bisa nulis namanya sendiri ?" Tanya Bu KepSek.
Bu KepSek berlalu mengambil kertas putih sama pulpen dan dikasihkan pada Vania untuk menulis namanya sendiri sama keluarganya.
Vania langsung mengambil kertas dah pulpennya dan langsung menulis namanya sendiri, nama Mamanya, nama Neneknya sama nama Kakeknya tapi disana nggak ada nama Papanya.
" Masyaallah pintarnya Vania sudah bisa menulis ya Nak !" Seru Bu KepSek melihat tulisan Vania yang rapi tapi dia penasaran kenapa Papanya nggak di tulis. Bu KepSek bertanya dengan bahasa orang tua dan dia tau sekarang kenapa Vania nggak menulis nama Papanya.
" Ap Vania juga sudah bisa membaca Sayang ?" Tanya Bu KepSek lagi .
Bu KepSek menulis beberapa kata dasar untuk mengetahui apa Vania bisa membaca atau nggak .
" Bisa Bu guru tapi masih belum lancar ." Jawab Vania dengan tersenyum malu .
Dan benar saja Vania juga sudah bisa membaca walaupun kadang masih dieja hurufnya .
" Baik Bu Sarah karena Vania sudah bisa menulis dan membaca maka saya akan terima Vania sekolah disini tapi nanti seandainya satu tahun kedepan dia bisa menyesuaikan pelajaran dan bisa mengikuti pelajarannya Vania boleh ikut masuk ke Sekolah Dasar ya Bu Sarah. Silahkan Bu Sarah pergi ke ruang administrasinya dan Vania langsung akan mendapatkan seragamnya dah juga sudah boleh masuk ke kelasnya ." Ujar Bu KepSek itu .
" Baik Bu, kalau begitu kami pamit ke ruang administrasi dulu dan terima kasih sudah menerima Putri saya sekolah disini ." Pamit Sarah dan Vania juga ikut salim sama Bu KepSek .
Setelah kepergian kedua orang itu, Bu KepSek langsung berkata," Kasian sekali anak sekecil itu sudah jadi korban perceraian orang tuanya ." Ucap Lirih Bu KepSek . Sedangkan Sarah yang sudah berhasil membayar biaya sekolahnya Vania dia membantu Putrinya berganti seragam dan salah satu guru membawa Vania pergi ke kelasnya Tasya sama Riri.
" Maaf ya Mbak Leha, Mbak Rika lama menunggu ." Ucap Sarah ketika masuk ke dalam mobilnya.
" Nggak apa apa Mbak Sarah tapi kenapa lama sekali Mbak apa ada masalah ?" Tanya Mbak Leha yang penasaran.
" Nggak ada masalah Mbak, cuma tadi Bu KepSeknya menguji Vania apa bisa menulis, bisa membaca itu Mbak Leha. Dan alhamdulillahnya dia bisa menjawab testnya dari Bu KepSek Mbak ." Jawab Sarah sambil menekan gas mobilnya membawanya ke arah Rukonya .
Mobil Sarah berhenti di salah satu Ruko yang kelihatan dari depan cuma dua lantai tapi kalau dari dalam ada tiga lantai karena lantai tiga dibuat agak mendalam mungkin tujuannya untuk menghindari masalah yang ada .
" Mbak Sarah ,Rukonya sangat besar ya dan tempatnya strategis sekali. Aku menebak Butiknya akan laku keras ini Mbak Sarah ." Ucap Mbak Rika.
" Amin amin ya robbal'alamin, terima kasih doanya ya Mbak Rika semoga saja sesuai harapan kita ya Mbak ." Balas Sarah dan mengajak mereka untuk masuk ke dalam Ruko itu .
salam sehat sehat selalu
Aamiin