NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Garis kehidupan setiap orang kadang berliku. Awalnya mungkin sedikit menyimpang, tapi tujuan akhir yang ditentukan Tuhan tidak pernah meleset. Demikianlah yang terjadi dengan kehidupan Darel dan Dara di kisah sebelumnya.

Novel lanjutan ini akan mengisahkan:
》Perjalanan hidup Darel dan Dara selanjutnya bersama kedua anak mereka.
》Begitu juga dengan garis kehidupan Mikha dan Manche yang terhisap dalam lika liku kehidupan cinta Darel dan Dara sebelumnya.

Selamat membaca.
Semoga terhibur. 🙏🤗💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Terganggu.

...~•Happy Reading•~...

Kandara hampir menyenggol Toby, saat mendengar ucapannya. Tapi dia menahan tangannya, karena menyadari Lucha pasti sedang melihat ke arah mereka.

"Mas juga, sih... Sudah tau, masih mancing..." Kandara berkata pelan sambil berusaha menahan senyum dan ucapannya.

^^^Banyak hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut tentang rencana kerja pimpinanan yang baru. Akan ada perombakan kepimpinan dan juga perampingan jabatan, karena situasi perusahaan setelah ditinggal oleh Pak Berto. Sebagai pemilik perusahaan yang baru, Lucha akan membuat terobosan baru untuk memperbaharui bagian-bagian yang kurang diperlukan.^^^

Setelah mengetahui status Lucha dalam perusahaan, Kandara, Toby dan Mala tidak mendengar lagi apa yang disampaikan oleh pimpinan atau HRD. Mereka jadi sibuk memikirkan nasib pekerjaan dan suasana bekerja di bawah pimpinan Lucha yang mereka sudah tahu karakternya.

Sehingga ketika diumumkan bahwa pertemuan telah selesai dan semua yang hadir dipersilahkan pindah ke ruang sebelah untuk makan siang, mereka jadi saling melihat lalu menggelengkan kepala untuk memanggil pikiran mereka yang telah berselenjar jauh meninggalkan ruangan tersebut. Mereka bertiga tidak menyadari bahwa pertemuan sudah selesai.

Mereka sontak berdiri mengikuti yang lain, lalu berjalan dalam antrian ke arah Lucha untuk mengucapkan selamat. Toby jalan lebih dulu, dan Kandara tetap berada di tengah antara Toby dan Mala.

^^^Toby berusaha mengendalikan diri dengan bersikap tenang menyalami Lucha sambil mengucapkan selamat sebagai pemimpin yang baru. Dengan ragu-ragu, Lucha menerima uluran tangan Toby dan menyalaminya walau hanya sekilas, karena sedang diperhatikan oleh pejabat lain yang masih antri.^^^

Kandara yang berada di urutan antrian berikutnya berusaha mendekati Lucha dengan tenang dan percaya diri. "Selamat, Pak..." Kandara berkata tanpa mengulurkan tangan untuk menyalami Lucha. Dia hanya mengatupkan kedua tangan di dada, lalu berlalu untuk memberikan kesempatan kepada Mala di belakangnya menyalami Lucha.

^^^Apa yang dilakukan Kandara membuat Lucha meradang dan tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya. Sehingga dia menerima salaman Mala berikutnya dengan cepat dan kasar. Mala yang menerima perlakuan itu jadi tersenyum dalam hati, tapi tidak menunjukan reaksi yang memancing emosi Lucha.^^^

Ketika mereka hendak menuju tempat makan siang di ruang sebelah, Pak Ari mendekati mereka bertiga dengan tergesa-gesa, lalu menahan langkah mereka.

"Selesai makan, kalian kembali ke ruangan tadi. Ada yang mau Pak Lucha bicarakan dengan kalian bertiga." Kata Pak Ari sambil menepuk pelan lengan Toby dan Mala. Kandara, Toby dan Mala hanya bisa mengangguk mengiyakan kepada Pak Ari.

"Akhirnya, berhadapan juga..." Ucap Toby saat sudah di ruang makan. Dia sudah perkirakan itu akan terjadi, sejak mengetahui Lucha adalah pemimpin baru perusahaan.

"Bukannya tadi kita sudah berhadapan dengannya? Apa dia masih penasaran dengan tangan seseorang?" Tanya Mala sambil tersenyum dan ingin menggaggu Kandara yang kembali datang mendekati mereka.

^^^Toby yang tidak tahu apa yang dilakukan Kandara hanya melihat Mala sepintas lalu menggelengkan kepalanya, karena tidak mengerti.^^^

^^^Mala menyampaikan apa yang dilakukan Kandara saat salaman dengan Lucha dan apa yang dilakukan Lucha dengannya saat merima ucapan selamat darinya. Membuat Toby kembali menggelengkan kepalanya, heran dan kesal dengan sikap Lucha.^^^

"Hanya karena itu, dia mau kumpulkan kita lagi?" Tanya Toby yang sudah kesal dengan sikap Lucha, makin kesal. 'Sangat tidak profesional dan seenaknya saja.' Toby berkata dalam hati.

"Mengapa kau kaget, bukannya kau sudah lihat sikapnya kepada Dara saat di restoran malam itu? Sepertinya dia tidak berubah, walau sudah jadi pimpinan." Mala berkata sambil berjalan ke meja prasmanan untuk mengambil makanan.

"Emang si kanebo kering itu tidak bisa membiarkan kita makan siang dengan tenang dan enak." Bisik Toby ke Mala, karena mereka memikirkan apa yang disampaikan Lucha kepada Pak Ari untuk disampaikan kepada mereka.

"Terlaluuu... Dia ingin membuat ayam-ayam ini akan mematuk tenggorokan kita." Mala membalas sambil menunjuk ayam yang diolah dalam berbagai jenis masakan di atas meja, selain daging dan lain-lain. Makanan lezat sudah tidak enak dinikmati, karena memikikan pertemuan berikut.

"Kalau begitu, jangan dimakan. Kita pindah ke Chili saja." Kandara berkata setelah berdiri di dekat Mala dan Toby, sambil memegang piring berisi puding di tangannya. Dia sempat mendengar pembicaraan Mala dan Toby.

"Kau masih pikirkan Chili Restauran di saat seperti ini?" Tanya Toby yang sudah berhadapan dengan Kandara.

"Aku bukan pikirkan Chili karena perut, tapi karna sayang dengan tenggorokan kita. Semua makanan ini serasa seperti kerikil, setelah dengar yang dikatakan Pak Ari tadi. Kita seakan anak sekolahan yang diminta kumpul untuk dimarahi." Kandara berkata sambil berusaha tersenyum tipis.

"Pantas, kau makan puding, liciiiin" Toby berkata sambil menunjuk piring di tangan Kandara berisi puding dan tenggorokannya.

"Kalau begitu, mari kita ambil puding juga, agar bisa melunjur dengan pasti melewati tenggorokan kita." Mala berkata sambil mencolek lengan Toby.

"Jangan seperti yang pakai rok. Mas makan saja semua ini. Bagaimana bisa membuat dia melihat kunang-kunang, jika makannya puding?" Kandara berkata untuk menyemangati Mala dan Toby untuk makan nasi dan lauk pauk yang tersedia.

"Iyaa, juga, sih... Nanti bukannya dia yang lihat kunang-kunang, tapi kita yang berkunang-kunang." Mala berkata sambil tersenyum.

"Ayooo... Mari kita makan... Jangan perasaan kita sendiri yang membuat semua menu lezat ini berduri karena si kanebo kering itu." Toby berkata cepat, lalu mengambil piring untuk mereka bertiga.

^^^Lucha yang melihat kebersamaan mereka bertiga, jadi makin meradang. Sehingga dia hanya minum air mineral sambil bicara dengan para petinggi yang sedang bercakap-cakap dengannya.^^^

"Mba' Dara, jangan lupa, aku Melons loh... Aku juga loh, Mba'..." Para staff wanita dari lain bagian melewati tempat mereka berdiri sambil berkata pelan dan tersenyum senang, karena tahu Kandara menikah dengan Darel.

"Sedikit banyak, para Melons itu bisa menghantar makananku melewati tenggorokan, karena mengingat Darel." Mala berkata sambil menyendok nasi dan lauk ke piringnya. Toby dan Kandara melihat Mala dengan wajah tidak mengerti.

"Mengapa kau tiba-tiba menyebut Darel? Melons dadakan saja. Ini, makan sayur juga." Toby berkata sambil menambah sayur ke piring Mala yang hanya berisi nasi, ayam dan daging.

"Dengan mereka bilang Melons, aku jadi ingat Darel. Pikiranku sedikit beralih dari kanebo kering itu. Dia membuat seleraku turun naik." Kata Mala, lalu menyuapkan nasi ke mulutnya.

"Makan dengan cepat, sebelum kanebo keringnya patah-patah. Dia terus melihat ke arah kita." Toby mengingatkan, karena melihat Lucha sering kali melihat ke arah mereka. Kadang saat melihat ke arahnya, dia juga sedang melihat ke arah mereka. Jadi sempat saling melihat, membuat Toby tidak enak hati.

"Aku sedang penasaran. Mengapa dia baru muncul sekarang dan bilang ini perusahaannya? Bukannya kau bilang dia kerja di Bank?" Tanya Mala yang sudah penasaran dari tadi ke arah Kandara.

^^^Mala bertanya demikian, karena saat berpacaran dengan Kandara dia bekerja di salah satu bank BUMN. Itu yang dikatakan Kandara.^^^

"Yaaa... Nanti tanya saja sama Pak Ari. Tapi kalau Pak Berto bapaknya, yaa, yaa..." Kandara berkata sambil mengangkat kedua bahunya. Karakter Pak Berto sempat jadi pembicaraan sejak mempimpin perusahaan tersebut.

...~•••~...

...~●○♡○●~...

1
Sheety Saqdiyah
Luar biasa..
Terimakasih buat authornya..
❥␠⃝ ͭ🍁💃Katrin📙📖📚❣️: Waaaah 🤭, makasih dukungannya Kak. 🙏😍 sehat & bahagia sllu 🙏🤗
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Sikap yang sangat ramah sekali pada yang lainnya, kalau ngomong sama orang kayak gini adem
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya karena setiap tindakan yang di bawa dengan emosi yang tinggi terkadang malah miris ke diri sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau suatu penting memang harus serius, ya kali mau ngaur ujungnya malah gak enak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar tuh, kalau terlalu di pikirin tidur gak nyenyak. Gak baik juga buat kesehatan nantinya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Astaga ngakak Star baca namanya trio apa itu kwak Kwak bukan ya ampun... Ada - ada ae dah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Putus cinta memang sakit sih, apa lagi kalau di tinggalkan tanpa kesalahan nyessss banget nano - nano
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Heem, Meraka tentunya juga sudah banyak membantunya selama ini. Gak mungkin di sia - siakan aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Harus usaha keras banget kalau bukan lanjutin aja, tapi emang buat dulu dari nol ya ampun
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, kadang gak nyangka dan sesak banget kalau jadi orang yang ada tapi di anggap gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pemilik perusahaan udah gak kaget lagi kalau punya masalah sama banyak wanita, kecuali istrinya galak banget bisa handle
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Akan jadi lebih mudah kalau udah tau karakter, beda halnya jika belum kan masih harus jauh lebih hati - hati
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kadang ada aja ekpresi orang pas kayak gitu malah lucu, jadi lawannya sampe mau ketawa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Di mana - mana kalau orang baru bangun meski udah mandi sekalipun bagian mata masih terlihat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Setidaknya masih menghargai, sikap cuek seseorang belum tentu dia tidak peduli akan sesuatu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kan kalau udah salah jadinya gak enak sendiri alias salting, makanya harusnya tanya dulu pelan2 jangan asal ngomong hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Mau bagaimana pun sebagai seorang ibu sesibuk - sibuknya dalam suatu hal pasti masih sempat kepikiran sama anak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya pasti, kalau udah bubar gak mungkin tetap maksa daftar ya kan. Orang tempatnya dah gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Emang susah kalau udah liat sosok yang akshsjdb susah buat di jelasin dengan kata - kata, cukup jantung yang tau
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Satu sisi pasti gak enak ya, cuma semuanya kembali pada keputusan setelah keluar sebuah usulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!