NovelToon NovelToon
Dalam Derasnya Hujan

Dalam Derasnya Hujan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duda / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:101k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Gemintang Dahayu mampu bertahan menghadapi gosip. Ia mampu bertahan menghadapi kematian suaminya, Guntur Rimba Buana, orang paling kaya di daerahnya yang Tiga Puluh tahun lebih tua darinya. Tapi ia takut dan tidak akan sanggup menghadapi Raden Matahari Terbit Buana, putra suaminya.

Bertahun-tahun sebelum ia menikah, ketika ia dan Raden masih remaja dalam derai hujan pria itu memperkenalkan Gemintang pada cinta pertama yang menggetarkan. Lalu pria itu pergi, membuat hatinya hancur.

Tapi sekarang Raden kembali…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

"LAURA?” Adit berlutut di antara jerami dan memegang bahu Laura. “Apa yang kaulakukan di sini?”

“Hmmm?” Laura terbangun dari tidur, berguling ke pinggir, lalu telentang lagi. “Adit?” gumam Laura. “Sudah pagikah?” tanya gadis itu lembut sambil menggeliat malas, melengkungkan punggung dan memajukan dadanya ke arah Adit.

“Hampir pagi,” jawab Adit sambil memalingkan mata dari dada Laura. “Apa yang kaulakukan di sini?”

Laura duduk sambil menepiskan jerami yang ada di rambutnya. Sinar matahari pagi yang lembut menyelinap masuk ke kandang kuda, udaranya terasa masih agak dingin seperti udara malam, tetapi tumpukan jerami tempat Laura berbaring terasa hangat. Kuda-kuda di dalam kandang meringkik, berteriak minta makan pagi.

Mata Laura yang masih mengantuk tertuju pada Adit. Ia tersenyum dan mengelus pipi Adit, yang kemerahan dan segar setelah bercukur. “Semalam Gemintang dan Raden bertengkar. Aku dengar mereka saling berteriak. Heny sudah tidur, karena itu aku tidak ke kamarnya. Teriakan mereka membuatku merasa ingin pergi  keluar dari rumah. Mengapa Gemintang dan Raden selalu bertengkar? Aku tidak mengerti, Adit.”

Laura menyandarkan tubuhnya, meletakkan kepalanya di dada Adit, tangannya memeluk pinggang Adit. “Akhirnya, aku datang ke sini. Pintu kamarmu dikunci dan lampunya mati. Aku tahu kau sudah tidur pulas. Aku tidak ingin mengganggumu, jadi aku putuskan untuk berbaring saja di sini, di kandang kuda yang kosong, dan tertidur pulas. Perasaanku lebih tenang bila berada di dekatmu.”

Laura makin merapatkan tubuhnya ke tubuh Adit. Perasaan Adit galau, ia mamaki Raden karena membuat Laura tidur di kandang kuda. Apakah Raden mengira ia tega menyakiti Laura? Tidak bisakah kakak laki-laki Laura yang keras kepala itu melihat bahwa ia mencintai perempuan ini?

Semalam ia baru saja berjanji tidak akan berduaan dengan Laura, dan tidak akan pernah menyentuh gadis itu. Karena kalau sampai tertangkap basah, berarti ia harus meninggalkan tempat ini untuk selamanya, ia tak sanggup berpisah dengan Laura.

Tapi saat ini, ia tak bisa menepati janjinya karena ia begitu dekat dengan tubuh Laura yang lembut menghalau semua ancaman Raden dari benaknya. Tanpa memikirkan konsekuensi yang akan di terimanya, tangan Adit mendekap Laura erat-erat.

“Aku yakin, mereka seperti itu karena mereka tengah berduka atas kehilangan daddymu. Mereka akan segera meluruskan perbedaan di antara mereka, biarkan mereka beradaptasi."

“Aku sangat menyayangi mereka berdua. Aku ingin mereka bisa bersahabat.”

Adit membenamkan pipinya di rambut Laura, tangannya yang besar dan kasar mengelus punggung gadis itu. "Kalau semuanya sudah beres, mereka akan bersahabat. Mereka tidak akan bertengkar lagi. Aku yakin.”

Laura mengangkat kepalanya dari dada Adit, menengadah, menatap Adit. Sorot matanya memancarkan keyakinan dan penuh cinta. “Kau begitu baik, Adit. Mengapa tidak semua orang sebaik dirimu?”

“Aku tidak baik,” jawab Adit, ia tercenung sambil menelusuri pipi Laura dengan jari telunjuknya. “Aku bukan orang baik, sampai aku berjumpa denganmu. Kebaikan apa pun yang kumiliki, berasal dari dirimu.”

“Aku cinta padamu, Adit," ucap Laura.

Adit memejamkan mata, ia mendekap tubuh Laura makin erat, ditekannya kepala Laura dalam-dalam ke lehernya “Jangan bilang begitu, Laura.”

“Aku ingin mengatakannya padamu, karena aku memang sangat mencintaimu. Bukankah, jika kita mencintai seseorang, kita harus mengungkapkannya. Apa itu salah?”

“Tidak, Laura. Kau tidak salah,” jawab Adit.

Laura menjauhkan tubuhnya dan menatap Adit dengan penuh harap. Di saat itu juga Adit mengutarakan perasaannya. “Aku juga mencintaimu, Laura.”

Sambil tersenyum, Laura mendekap Adit. Seperti anak kecil, ia melingkarkan tangannya di leher Adit dan memeluknya. “Oh, Adit. Aku cinta padamu. Aku cinta padamu.” Diciuminya seluruh wajah Adit selembut kepakan sayap kupu-kupu. “Aku cinta padamu.” Laura mencium Adit sampai di bibir, namun sejenak ia ragu, ia teringat kata-kata Gemintang yang mengingatkannya untuk berhati-hati.

Adit menghirup napas Laura, merasakan getaran kegembiraan yang terpancar dari tubuh perempuan yang demikian dekat dengan tubuhnya. Persetan! dengan ancaman Raden, ia akan menghadapi apa pun konsekuensinya, ia akan mempejuangkan wanita yang sangat ia cintai.

Bibir Adit mencium bibir Laura dengan lembut. Getaran-getaran kecil yang keluar dari dada Laura mengalir ke tenggorokan Adit, bergetar seirama dengan getar tubuhnya. Tidak pernah ia merasakan perasaan seperti yang dirasakannya ketika bersama Laura.

Adit telah mengenal banyak perempuan, tetapi bukan perempuan seperti Laura, bukan perempuan yang penuh cinta dan bisa dipercaya, polos, tulus, dan tidak mementingkan diri sendiri.

Secara naluri Laura membuka mulutnya, membiarkan bibir Adit mel*mat bibirnya, membuat Adit mendesah. Lidahnya menjelajahi bibir Laura, menikmatinya. Laura menekankan bibirnya makin kuat ke bibir Adit, tubuhnya yang dirapatkan ke tubuh Adit membuat Adit dapat merasakan payud*ra Laura dan puncaknya yang menegang menyentuh dadanya. Adit makin erat mendekap tubuh Laura sementara lidahnya bermain-main di dalam mulut Laura.

Kedua orang itu berguling-guling, hanyut dalam kenikmatan yang baru mereka temukan. Pengalaman baru buat Adit juga buat Laura. Keduanya berbaring di atas jerami. Adit meletakkan kakinya yang utuh di atas paha Laura, dan kaki gadis itu yang ramping menjepit kaki Adit.

“Laura,” Adit menyebut namanya. Dengan berani ia mencoba menekan dorongan s*ksualnya yang menggelora, pay*dara Laura ada di bawah tangannya, pay*dara itu terasa kencang hingga akhirnya Adit tak tahan lagi untuk tidak menyentuh payud*ra itu dengan jari-jarinya.

“Adit, Adit,” desah Laura. “Oh, Adit, bercintalah denganku, Adit.”

Adit rersentak. Ditatapnya wajah Laura yang berbinar-binar. “Tidak bisa,” jawab Adit lembut. “Kau sadar apa yang kau katakan Laura?”

“Ya.” Jari-jari Laura menelusuri wajah Adit yang keras dengan penuh cinta. “Aku tahu apa yang dilakukan perempuan dan laki-laki saat bersama. Aku ingin kita melakukannya.”

“Kita tidak boleh melakukan itu," ucap Adit dengan tegas.

Laura membasahi bibir dan matanya memancarkan keraguan. “Kau tidak mencintai aku?”

“Aku cinta padamu. Karena itulah aku tidak bisa melakukannya denganmu. Aku tidak bisa melakukan itu denganmu, kecuali kau sudah menjadi istriku.”

“Oh.” Laura tampak kecewa. Matanya memandang bibir Adit. Jari-jarinya menyentuh wajahnya. “Apakah kita harus berhenti berciuman?”

Sambil tersenyum, Adit menundukkan wajah dan menciumi bibir Laura. “Tidak.” jawab Adit. “Tidak.”

1
ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ⏤͟͟͞R•Dee 💕
Kok Guntur bgitu yaa..
falea sezi
guntur emang gendeng anak gk di bagi warisan hadehh bapak setan
falea sezi
ne aki aki uda mati masih aja nyusain
falea sezi
ini aku aki g mau ngalah sama anak pdhl. uda mau modarrr
Ersa
jackpot
Ersa
Luar biasa
Ersa
jgn2 Guntur tidak pernah menikahi Gemintang & juga tdk pernah menyentuh Gemintang 🤔
Ersa
mungkinkah Guntur menikahi Gemintang untuk melindungu raden atau Gemintang sendiri?🤔
Evelyne
ini yang selalu gw suka dari Irma... selalu keren kalo bikin cerita dengan alur cerita yang jelas...walau kadang ada alur balik nya...tapi itu tetap jelas agar terbuka latar belakang cerita ini... konflik nya gak di bikin ribet tapi tetap bikin penasaran...ok gw makin suka...👍
Irma: Terima kasih, aku rekomendasiin untuk baca yang Enough sampai selesai karena menurutku ceritanya lebih bagus.😊
total 1 replies
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wahhh Rendy juga ternyata menaruh hati pada Gemintang😊
Onie Lestary
happy ending ❤
bunda DF 💞
bagus
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
lakukanlah raden karena raden junior ada disana
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
bener gemintang hamil nih
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
mungkinkah akan tumbuh raden junior
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
akhir yang manis untuk Ragem so sweet dah kalian😘😘😘😘
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
uwuuuu manisss sekali semoga bahagia selalu ya 😘😘
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
yuhuuu bener kan akhirnya ragem junior hadir anaknya kira2 dikasih nama siapa ya😄RAGEM aja kali ya 🏃🏃🏃
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ: nah pas kan
kan buat nya bersama2😄
total 2 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
nahloh gemi hamil nih kayaknya kok elus2 perut🙊
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Raden pergi tanpa menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!