NovelToon NovelToon
Prince Bodyguard

Prince Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: pera

Letizia Philip dari kecil hingga dewasa mendapat perlakuan buruk terhadap Ibu tirinya, karena tidak mau membuat cemas dan khwatir Ayahnya di tutupinya semua dan menerima semua perlakuan ibunya. Hari-harinya di jalani seperti biasa senyumnya yang indah menjadi obat baginya mengurangi tekanan hidupnya yang begitu pahit, mungkin sebagian orang-orang melihatnya dia wanita yang beruntung justru kebalikannya, Letizia sesekali mengunjungi tempat favoritnya yaitu Panti Asuhan di sana Letizia menghabiskan masa kecilnya bersama anak-anak Panti dan menemukan seorang sahabat yang baik Yana Rich, keluarga Letizia tidak ada yang tahu selama ini Letizia bermain di Panti Asuhan bahkan disana dia sesekali mengajari anak-anak Panti. Para pekerja panti sangat senang melihat Letizia yang begitu baik dan tidak mau mamandang status bahkan Letizia sesekali membawa makanan lebih dari restoran Ayahnya untuk dibawanya. Tidak terasa kebiasaan Letizia tercium oleh ibunya dan melarangnya untuk kembali Panti......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Selepas kepergian Brian, Letizia berjalan menuju ke kediamannya yang lama yang tidak lain rumah Bi. susi, langkah demi langkah akhirnya tiba. Gugub melanda sekujur tubuhnya tidak bisa di gerak sama sekali, air matanya keluar dengan sendirinya ketika melihat sosok wanita paruh baya.

"Bibi...!", teriak Letizia sambil memeluk, Mark mendengar suara teriakan langsung keluar.

"Bibi...?", ucap Mark kaget, Letizia menoleh dan memeluk Mark sangat erat.

"Mark?"

"Kakak, Nona Muda?", ucap Mark dan Bi. susi melepaskan pelukan Letizia, Mark memperhatikan Letizia dari atas hingga ke bawah.

"Apa yang kamu lihat Mark, jangan bilang kamu tidak senang melihat kakak?", ucap Letizia

"Hahahahah", Mark dan Bi. susi tertawa terbahak-bahak.

"Mark, Bi?", teriak Letizia

"Ok...ok... Sorri, Abisnya kakak lucu deh?", Mark memegangi perutnya karena tertawa lama.

"Lucu apanya, kamu tidak senang kakak pulang, kakak kangen banget tau sama kamu?", Letizia hendak memeluk tapi Mark mundur.

"No, jangan dekat-dekat?", canda Mark sambil menggoyangkan jari telunjukknya. Bi. susi dari tadi cekikikan melihat ke dua Majikannya itu.

"Kenapa Mark?"

"Apa Mark tidak merindukannku lagi?", ucap Letizia dalam hati.

"Aku tidak mau di peluk zombie jelek seperti ini, kakak ku Letizia itu sangatlah cantik", ucap Mark tertawa dan kembali memegang Perutnya, begitu juga dengan Bi. susi.

"Hahahahah...", Letizia kaget dilihatnya dirinya dari atas hingga ke bawah dan sadar bahwa Dirinya sedang acak-acakan wajahnya terlihat merah dan malu.

"Mark...Bi, bukannya di tolongin?", ucapnya setengah teriak, Mark langsung memeluk Letizia dan mencium keningnya.

"Abisnya kakak sih tiba-tiba datang wajah yang bar...bar...aku pikir tadi ada penampakan datang ke rumah ku, ehh... ternyata wanita Cantik", ucap Mark sedikit menggoda, masih tertawa tapi tidak sekencang tadi.

"Huh...Tadi kakak ke sial tuh di bandara dan apesnya lagi Taxi yang gue tumpangi mogok di tengah jalan, itu semua karena pria mesum itu, awas saja jika ku temukan akan ku jadikan dia sate, akan ku jadikan dia menderita seumur hidup", ucap Letizia kesal sambil masuk dan duduk, di remasnya jari-jari lentiknya. Mark dan Bi. susi kembali tertawa tidak karuan mendengar cerita konyol kakaknya.

"Hahahahahah"

"Mark kamu sedang mengolok-olok kakaknya"

"Tidak, hanya saja lucu kak"

"Huh...dasar bilang aja sekalian kakak ini vampir"

"Ok, ok, Mark minta maaf kak"

William yang sedang tertidur pulas, terjatuh dari tempat tidurnya dan memegang dadanya yang berdegub kencang, tubuhnya basah dan berkeringat.

"Mimpi apa itu, seperti kutukan saja, ih...amit-amit", ucapnya dan kembali tertidur pulas.

Mark dan Letizia Menikmati minuman hangat pemberian Bi. susi setelah selesai membasuh tubuhnya yang lengket.

"Ah...nyamannya", ucap Letizia

"Bi...ini aku bawa oleh-oleh untuk bibi, maaf bi Letizia hanya bisa membeli syal saja abisnya toko-toko di sana jauh dari tempatku"

"Makasih banyak Nona muda, ini sudah lebih dari cukup bibi sangat suka"

"Untuk Mark mana kak?"

"Tidak ada, abisnya kamu tadi mengolok-olok kakak", canda Letizia Wajah Mark langsung cemberut

"Hahahaha",

"Idih gemes deh lihat kamu Mark seperti itu, kakak tentu tidak lupa hadiah untuk mu mudah-mudahan kamu suka", Letizia memberikan Dasi berwarna Navy"

"Aku suka Thankssss", Mark mencium pipi Letizia.

1
©heezyyy ®ich
/Chuckle/
Lynz Alarick
thor.. william kan tau kalo mark itu adiknya letizia.. knp william ga nanya ama mark yah 🙄
Lynz Alarick
bagus koq
ummah ahmarla
🤣🤣🤣🤣sama kayak suamiq anti pizza
🇲🇾WatiAsahi
author...aku tak paham dengan Zia..Zia bila dengan William sangat kasar...sangat garang...tapi bila dengan ibu tiri dan Maya sangat lemah sampai pingsan..adakah Zia seorang pengecut..???
Murni Ulina Boru Aritonang
salah paham dah ini
Igusti Nyoman Nadi
tambah seru lo ceritanya
Igusti Nyoman Nadi
awal baru baca ceritanya bagus lo. semangat ya bikin nulis novel saya sangat suka membaca terimakasih
SuNenti TeRsana
$
Dona
baru lihat profil langsung link semoga sukses Thor 👌👌👌
pera: Sukses juga buat mu kak 😘
total 1 replies
Kenzi Kenzi
calon bini
Kenzi Kenzi
ikatan bathin sama papi nya
Sri Utami
kartunya.... kartunya Thor kok blm kasih ya William ke letizia
💥Meg🔥
ceitanya membingungkan. alurnya gak jelas...
Amrih Ledjaringtyas
gitu dong sedikit gebrakan💪💪
Amrih Ledjaringtyas
oon bangeeetttt🤣🤣🤣
Amrih Ledjaringtyas
letizia ama william bar" bnget,to giliran ama maya& mak tiri kaga berani lawan. payahh
Amrih Ledjaringtyas
bar"nyaaa
Amrih Ledjaringtyas
hahaha
Amrih Ledjaringtyas
muter" y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!