Ditinggal suami meninggal di malam pertama, membuat Arumi sangat terpukul hingga wanita itu nekat untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, rencana wanita itu gagal karena ia dicegah seorang pria yang kebetulan lewat di jalan itu.
Arnold~ orang yang pernah menolong Arumi, tanpa sadar mencintai wanita itu setelah beberapa kali pertemuan, dan bisa bangkit dari keterpurukan masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenangan
Dalam kenanganmu hatiku menangis setiap saat, dan tanpamu aku tidak bisa tidur ataupun terjaga. Bahkan dalam kesunyian aku memanggilmu, hingga diriku tidak memiliki kekuatan ...
Akhirnya aku kalah pada hatiku sendiri.
_________
Arnold melamun memikirkan ucapan Rainy setelah wanita itu meninggalkan kediamannya.
"Bagaimana kabarmu, sekarang Rum?"
"Aku akan mencarimu kembali dan aku juga akan memastikan kalau kamu baik-baik saja, agar aku bisa membuktikan pada adikku bahwa kamu bisa bahagia tanpaku!" gumam Arnold.
Pria itu beranjak dari tempat duduknya, lalu senyum yang dipaksakan, ia melangkah menuju kamarnya seraya lari kecil.
Setelah itu, Arnold pergi ke salon agar tubuhnya terlihat lebih segar, dan pria itu pun kembali semangat untuk mencari Rainy hanya sekedar untuk memastikan bahwa orang yang dicintainya bahagia sesuai dengan apa yang ia pikirkan.
________
Malam harinya, Arnold pergi ke sebuah pesta ulang tahun kliennya dengan Doni yang menjadi pendamping pria itu.
Reni melangkah mendekati Arnold dengan menggandeng tangan kekasihnya, wanita itu menarik sebelah sudut bibirnya saat melihat Arnold hanya mengajak Doni bukan kekasihnya.
Wanita itu mencoba untuk memamerkan kekasihnya pada Arnold. Namun, Arnold mengabaikan wanita tersebut dan hanya menatapnya datar.
"Hai, Ar ... !" sapa Reni tersenyum palsu.
Arnold pun melanjutkan langkahnya tanpa menjawab sapaan mantan tunangannya tersebut. Sementara Doni hanya menarik sebelah sudut bibirnya saat melihat sang bos yang bersikap dingin.
"Sial! Dia pikir dia siapa?" umpat Reni kesal.
Arnold di sapa oleh beberapa orang penting di sana, termasuk Devan, Brata bahkan Sky pun juga hadir di acara tersebut.
"Selamat malam, Kak!" sapa Sky tersenyum saat melihat kakak iparnya melangkah untuk mendekati mereka.
"Malam!" Arnold menjawab sapaan pria itu dengan wajah datar.
"Kakak ... !" panggil Rainy, ia tiba-tiba muncul dari balik punggung Sky, dan tersenyum menatap sang kakak yang juga menghadiri pesta dengan Doni yang setia mendampingi.
Setelah itu, Arnold membalas senyuman Rainy seraya menatap sang adik yang ingin menghampirinya.
"Kakak, aku ingin Kakak menyanyi di sana!" Rainy menunjuk sebuah piano di pentas yang tersedia di gedung tersebut.
"Aku tidak bisa main piano, Rain!" ucap Arnold dengan senyum lembutnya.
"Kakak ... katanya Kakak mau lakuin apapun demi Kebahagiaan Rain, tapi kenapa sekarang Kakak nggak mau?" Rainy mencebikkan bibirnya seraya menatap sang kakak penuh kekecewaan.
"Lebih baik kamu minta yang lain saja, nanti Kakak akan memenuhinya!" Arnold masih mencoba membujuk adiknya tersebut.
"Ya sudah, aku minta Kakak untuk menikah Minggu depan dan melupakan Kak Arumi untuk selamanya."
Deg
"Baiklah, aku akan memainkan piano itu untukmu!" ucap Arnold pasrah. Sementara Doni masih bersikap datar.
"Tidak, aku tidak ingin Kakak memainkan piano untukku, aku ingin Kakak memainkan piano itu untuk Kak Arum!" ucap Rainy tersenyum.
"Maksudmu?"
"Acara ini banyak kamera yang menyorot Kak, dan acara ini juga di tayangkan secara live di stasiun TV, karena hari ini bukan hanya ulang tahun Klien kita, melainkan acara pertunangan putranya juga!" ucap Rainy tersenyum.
Arnold hanya mengerutkan kening seraya menatap sang adik bingung. Ia mencoba mencerna apa yang diucapkan adiknya tersebut.
"Aku sudah lama tidak main piano! Aku takut hanya akan mengacaukan acara ini!" ucap Arnold.
"Aku yakin Kakak bisa. Aku pernah mendengar Kakak main piano di Swiss dulu pada saat Kakak datang menjengukku ke negara itu. Aku yakin Kakak masih bisa!" ucap Rainy tersenyum.
"Baiklah, aku akan bermain piano, dan aku ingin menyampaikan sesuatu pada Arum jika dia menonton TV malam ini!" ucap Arnold.
...❤️❤️❤️❤️❤️...
...TBC...
Assalamualaikum Readersku Sayang 🥰
Maaf karena Othor updatenya lama.
Terima kasih atas dukungan kalian semua sampai jumpa di Bab berikutnya 😍
Untuk pemenang Give away Rangking 2 yaitu Kak Febi Indah P.S
Othor tunggu nomornya ya Sayang 🥰
Terima kasih 🥰🙏
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu