Mengisahkan perjalanan seorang wanita yang bernama Aisyah yang di campakan dan di duakan oleh suaminya Zakir namun di angkat derajatnya oleh seorang CEO yang bernama Devan.
Bagaimanakah perjalanan hidup dan cinta antara Aisyah, Devan dan Zakir?
Apakah Aisyah akan menemukan kebahagiaan setelah tersakiti?
Ikutilah kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kino alvian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Jahat
"Radit," sapa Vera yang baru saja tiba di kamar tersebut.
"Hai sayangku, kemarilah!" perintah Raditya.
Tanpa basa basi Vera menghampiri Raditya yang sedang menghisap sebatnya.
Seperti biasa, Vera akan langsung duduk di pangkuan Raditya.
"Kau masih sama sayang, manja tapi aku suka." kata Raditya seraya mengelus surai panjang milik Vera.
"Katakan, ada hal penting apa yang ingin kau bicarakan padaku?"
"Radit, aku tadi siang di permalukan oleh mantan istri dari suamiku dan aku tak terima akan hal itu. Karena itu pula, mas Zakir jadi membandingkan aku dengan wanita jelek itu!" ucap Vera berapi-api.
"So? Apa yang mesti aku lakukan?" Raditya bertanya bingung.
"Aku mau kau membantuku untuk menjebak wanita sia*lan itu. Buat seolah-olah wanita itu berselingkuh!"
"Kau bisa kan?"
Vera telah merencanakan rencananya dari tadi, dia sudah tahu apa yang harus di lakukan oleh Raditya supaya membuat Aisyah di benci oleh keluarga suaminya.
"Itu tergantung dari pelayananmu sayang." kata Raditya yang langsung mencium kasar bibir Vera.
"Dengan senang hati cintaku," Vera pun dengan liarnya menyambut ciuman tersebut.
Terjadilah pergumulan birahi antara Vera dan Raditya malam itu, tanpa di sadari oleh Vera saat dia keluar dari rumahnya ada seseorang yang sedang memata-matainya. Seseorang yang akan membuat dia menyesal karena telah berani mengusik keluarga Kusuma.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Di sisi lain, Aisyah beserta mertuanya bunda Naila telah sampai di kediamannya.
Nampak wajah Aisyah masih di rundung kesedihan. Ia tak menyangka akan di permalukan sedemikian rupa oleh orang yang sangat Aisyah benci.
Bunda Naila yang melihatnya merasa kasihan kepada menantunya itu. Wanita sebaik Aisyah dulu memiliki nasib yang malang karena bersuamikan lelaki macam Zakir.
"Nak, kamu ke atas dulu ya, bersihkan dirimu dahulu!" bunda Naila menyuruh Aisyah untuk membersihkan dirinya.
"Iya bunda, Aisyah pamit dulu ya bun dan Aisyah minta maaf karena Aisyah, mas Devan, ayah dan bunda jadi terlibat dengan laki-laki dan perempuan jahat itu." Aisyah kembali menangis mengingat Zakir dan Vera.
"Hush, kamu jangan memikirkan hal itu lagi nak! Nanti biar suami dan ayah mertuamu yang mengurus kedua orang tersebut." bunda Naila berusaha menghibur menantunya itu.
"Bunda yakin, mereka tak akan bisa hidup tenang lagi. Jadi kamu ga usah khawatir ya sayang, kamu banyak yang akan melindungi disini. Ya sudah, kamu naik gih, bersihkan diri, ganti bajunya habis itu kita makan malam ya!"
Aisyah mengangguk tanda setuju, dia bersyukur keluarga suaminya begitu menyayangi dan melindunginya.
"Aisyah ke kamar dulu ya bun." pamit Aisyah.
Setelah mendapat persetujuan dari bunda Aisyah lantas bergegas ke kamarnya. Dia juga merasa tak nyaman dengan keadaannya saat ini.
Tepat saat Aisyah beranjak pergi, Tiara datang.
"Loh mbak Aisyah kenapa?" tanya Tiara heran.
"Sini nak, biarkan kakak iparmu membersihkan dirinya dulu!" titah bunda pada Tiara.
Aisyah hanya bisa tersenyum masam dan segera berlalu dari hadapan bunda dan Tiara.
Setelah Aisyah berlalu, Tiara kembali dengan kekepoannya.
"Bun, kakak ipar kenapa?"
"Ish bunda jengkel banget sama mantan suaminya si Aisyah, kamu tau Aisyah begitu akibat kelakuan dari istri mantan suaminya kakak iparmu itu."
"Dasar wanita tak tahu diri!" Tiara yang mendengarnya ikutan geram.
"Tapi kamu tenang saja, ayah dan kakakmu Devan yang akan mengurusnya!" kata bunda lagi.
siippp zila🤗🤗🤗