NovelToon NovelToon
Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia

Misteri Dua Cincin Dibalik Runtuhnya Istana Andalusia

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Misteri / Romansa-Percintaan bebas / Perperangan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:77.7k
Nilai: 3.9
Nama Author: lovestar2003

Haruskah aku percaya?
Bahwa diriku ini bukanlah orang Indonesia!
Melainkan orang Andalusia!
Aku lahir dari sebuah Kerajaan yang sangat indah dan tak pernah kuduga sebelumnya.
Aku kira aku lahir dari keluarga yang berkecukupan dan harmonis di Indonesia.
Kini kehancuran mulai mendatangi Kerajaan yang dikatakan milik orang tua asliku.
Dan aku adalah kunci dari semua permasalahan ini.
Apakah aku sanggup?
Entahlah!
Yang jelas aku akan berusaha!

Aku adalah putri Hamra yang memiliki nama samaran Aisyah, wajahku telah diubah demi keselamatan ku bahkan ingatanku saja telah dihapus oleh keluarga asliku.

Semua semakin terasa aneh saat aku mendapatkan sebuah cincin merah yang tiba - tiba saja melekat di jari manis ku.

Cincin yang membuatku jadi lebih kuat karna kekuatan yang ada didalamnya.

Cincin yang membuatku semakin bingung tentang asal usulnya, tapi karnanya lah aku jadi tertolong dari serangan pasukan para penjajah yang mengincar nyawaku.

Hidupku semakin hari terasa semakin suram. harapan hampir saja terasa pupus, tapi dengan mengumpulkan segenap keberanian aku kembali bangkit bersama teman - temanku.

kami berkelana menuju ke hutan untuk mencari sebuah ramuan agar aku dapat mengingat kembali segalanya, hingga mudah melakukan serangan karna kekuatanku hanya bisa datang padaku saat usiaku sudah menginjak 15 tahun dengan syarat aku harus menggunakan wajah asliku kembali.

Semua semakin rumit! ketika aku harus memilih percaya atau tidak dengan Misteri di dibalik cincin yang kupakai ini.

konon katanya Cincin ini untuk menemukan Cinta sejati!

Namun apa jadinya jika Misteri itu hanyalah sebuah kebohongan?

Aku harus tetap melangkah pada pria yang menggunakan cincin hijau sebagai pasangan sejatiku atau berpaling kepada orang yang tak memiliki hubungan sama sekali denganku?

Beginilah aku! ibarat langit yang dikelilingi awan hitam, berharap sang mentari datang untuk mengusirnya hingga cahaya keindahan kembali terpancar dengan penuh ketenangan.

MAU TAU GIMANA AKHIR PERJUANGANKU?

ANTARA SEDIH DAN BAHAGIA!

MANAKAH JAWABAN YANG BENAR?

( Peringatan ⚠️ )

"Saya harap kalian tidak akan pernah
menjiplak cerita saya."

"Bagi siapa yang suka menjiplak coba
kalian pikirkan perasaan korban."

"Coba bayangkan jika kalian diposisi dia,
saya yakin pasti kalian juga tidak rela."

"Menjiplak tidak akan ada untungnya
bagi kalian, karna suatu hari pasti akan
terbongkar juga dengan sendirinya."

"Yakinlah jika kalian itu bisa mengarang
cerita sendiri, walau pun sangat sulit
bagi pemula."

"Disini kita sama - sama belajar dan saling
menerima komentar satu sama lain
untuk kebaikan masing - masing."

"Belajarlah untuk menghargai
kenampuan kita dengan cara menghargai
karya kita sendiri."

"Jangan menyerah ya! 😉 karena usaha
tidak akan pernah mengecewakan hasil."

"Saya akan memberikan kepercayaan bagi
siapa yang membaca cerita saya, saya
harap kalian tidak akan mengecewakan
kepercayaan saya."

"Belajarlah untuk menghargai karya orang
lain 😊 dengan cara tidak menghinanya,
maka karyamu juga nanti akan dihargai
oleh orang lain."

"Yang paling penting semangat 😀 dan
percaya diri ya." 😎

"Selamat membaca bagi kalian yang
penasaran dengan cerita saya."

Atas perhatiannya, 😄 saya ucapkan
Terima kasih. 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lovestar2003, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30

     Aku pun langsung terbang kembali tanpa menggunakan sayap. Tiba - tiba ketika perjalananku sudah sedikit jauh, aku merasa ada yang membuntutiku tapi aku tak tau siapa.

     Saat aku menoleh kebelakang ia tidak ada hingga aku pun mencari trik, seakan - akan aku tidak melihat kebelakang lalu aku membuat kamera pengintai dari telapak tanganku sehingga aku bisa melihat jelas dari sini siapa yang membuntutiku.

     Mataku terbelalak saat mengetahui siapa yang mengikuti ku. Ternyata mereka adalah Rendi, Alika, Brago dan Aira. Mereka semua ternyata sedang naik diatas daun pisang yang telah diperbesar.

"Inilah daun pisang yang mereka naiki setelah diperbesar." 😋

     Aku pun mulai berusaha menahan rasa tawaku akibat geli melihat tingkah mereka, kini aku langsung menghilang untuk menjahili mereka dan tanpa mereka ketahui aku sudah duduk didaun pisang paling belakang.

    “Lho! Aisyah kemana yah?“ tanya Brago bingung.

     “Oh iya! kemana yah?“ respon mereka malah ikut - ikutan bingung.

     “Kamu sih kendarainnya gak pas Brago,“ ledek Aira.

     “Enak aja kamu! nih kamu aja coba yang kendarain! si Aisyah bukan gak pas aku liat tau, tapi dia pake jurus untuk menghilang jadi kini susah untuk menyusulnya. Dasar Aira! makanya kalau gak tau mulut kamu itu dikunci jangan tajam banget kayak silet dipasaran.“ ceplos Brago geram sambil mencubit pelan pipi Aira.

     Aira jadi merintih kesakitan, karna tak terima ia pun mulai membalas perlakuan Brago kepadanya.

     “Yah! Aisyah ilang mereka malah sibuk pacaran,“ ucap Rendi sedikit sinis sambil memasang wajah yang sedikit menggelikan.

     “Ih! siapa juga yang pacaran sama cewek yang gak bener ini,“ ledek Brago.

     “Ih! dasar mulut cabe! kamu yang gak bener! bahkan otakmu juga kadang suka eror,“ balas Aira gak mau kalah.

     “Udah – udah! jangan bertengkar, nanti jadi suka lho.“ goda Alika.

     “Apa!!! suka? ogah banget,“ ucap mereka secara bersamaan.

     Akhirnya tingkah mereka mulai meledakkan semua tawa orang yang menaiki daun itu, hingga ketika mereka mendengar tawa yang tak asing mereka semua langsung melihat kebelakang secara bersamaan dan menemukan diriku yang masih belum berhenti tertawa.

    “Aisyah!“ ucap mereka bersamaan, sampai - sampai tumpangan yang mereka naiki hampir hilang keseimbangan karna sudah bergerak kesana kemari.

     “Makanya jadi orang jangan kepo! ini akibatnya,“ ucapku kesal sambil melipat kedua tanganku dibawah dada.

     “Ya maaf Aisyah! kami kan khawatir dengan kondisi kamu, makanya kami buntuti kamu. gak boleh yah?“ tanya Rendi sedih.

     “Ya gak papa sih, tapi kenapa kalian gak minta izin dulu sama aku?“ responku malah balik bertanya.

     “Gimana mau minta izin! hpnya aja dimatiin.“ ucap Brago mulai merajuk.

     “Iya – iya aku mengaku salah! jadi jangan ngambek gitu dong! senyum!“ ucapku lalu mau tidak mau Brago pun mulai memaksakan senyumnya hingga menampakkan deretan gigi depannya yang sangat rapi dan putih bersih.

    “Lalu kenpa kalian pakai daun pisang sih? gak ada batang yang lain apa? udah kayak nasi uduk tau kalian diatas ini,“ ledekku.

     "Ya maaf Aisyah! kami kan buru – buru takut kehilangan jejak kamu, jadi pake apa aja yang ada disekitar kami biar cepat! salah ya?“ jelas Brago sedih.

     “Iya Aisyah, ini pun kan pakai kekuatan Aku dan Brago untuk menggerakkannya demi mengikuti kamu.“ ucap Rendi membenarkan.

     “Iya – iya,“ responku tak berhenti untuk menahan rasa geliku ketika melihat mereka yang memiliki eksperesi yang sangat menggemaskan.

     Aku jadi sangat terhibur dan merasa sedikit melupakan rasa sakit dihatiku tentang kondisiku.

     “Oh iya! memangnya kamu sedang ada masalah apa Aisyah?“ tanya Brago.

     “Aku-“ ucapanku masih berhenti.

     Lidahku terasa begitu sulit untuk menjelaskan, Alika pun mulai menghampiriku dan langsung memberikan pelukan hangat kepadaku.

     “Aku kenapa Aisyah?“ tanya Aira.

     Setelah menarik nafas dalam baru aku menceritakan secara detail apa masalahku dan siapa diriku sebenarnya, hingga akhirnya mereka pun mulai paham dengan apa yang menimpaku sekarang ini.

    “Jadi sebenarnya namamu adalah Hamra ya? nama yang bagus,“ puji Brago.

     "Iya seperti nama Istanamu.“ ucap Aira.

     “Itu benar sekali! tapi aku merasa menyesal menjadi putri," reaponku menunduk sedih.

     “Memangnya kenapa?“ tanya mereka ikut sedih dengan apa yang aku katakan hingga akhirnya dengan berat hati aku pun mulai menjawab “aku adalah tuan putri yang tak berguna."

     Air mataku pun mulai mengalir deras.

     “Kalian tau gak kenapa?“ tanyaku kembali.

     Mereka hanya menggeleng sekilas sambil melihat kearah mataku yang begitu merah dan berair.

     “Karna aku masih lemah dalam melindungi rakyatku disana, mereka sekarang menderita sedangkan aku asyik – asyikkan bersembunyi dari bencana yang sedang terjadi. Aku mulai geram, sebenarnya apa sih alasan mereka? aku masih punya tiga pertanyaan dan apakah kalian bisa menjawab pertanyaan ku dengan tepat?“ tanyaku mengungkapkan.

     Mereka pun mulai menampakkan eksperesi ragu – ragu tapi berusaha menutupinya, untung aku bisa membaca eksperesi wajah mereka.

    “Pertanyaan pertama, mengapa sih Raja itu ingin merebut Kerajaan kami? kedua, kenapa sih mereka berambisi sekali untuk menculikku padahal dulu kan aku tidak mempunyai ilmu apa –apa kecuali bela diri sampai – sampai wajahku saja diubah total walau pun sudah cantik tapi aslinya rupanya lebih! apa sih alasannya?" tanyaku membutuhkan jawaban.

     "Dan yang terakhir yaitu pertanyaan yang ketiga, sebenarnya apa sih yang membuat mereka masih menyimpan ramuan ku itu bahkan menyembunyikannya? Harusnya jika mereka ingin menang mereka kan tinggal menghancurkan terus ramuan itu supaya aku tidak dapat mendapatkan kekuatanku, karna ramuan itu tidak akan berfungsi kecuali wajahku telah asli kembali." sambungku.

     Mereka yang mendengar pertanyaan ku langsung menganga hebat, bahkan seekor serangga hampir saja masuk kedalam salah satu mulut dari mereka.

     Tapi berhasil terantuk bibir karna gua tempat pintu serangga itu ingin masuk sudah tertutup, aku jadi terkekeh sendiri dan air mata sedihku jadi terhenti akibat melihat pemandangan lucu itu.

    “Ya sudah jangan di pikirkan lagi, mungkin kepalaku masih sedikit pusing! jadi aku dapat memunculkan pertanyaan - pertanyaan yang konyol.“ putusku sambil tertawa.

     Mereka pun jadi sedikit tenang, tapi aku bisa melihat bahwa mereka masih berusaha mencari jawaban yang tepat untuk diriku.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Hai Kaka semuanya... 🤗

Makasih udah mau like, komen, ranting hadiah bahkan tak segan - segan memberikan Vote pada karya Star ya... Star sangat senang atas kebaikan Kaka semuanya... 😆

Semoga Kaka Sehat selalu ya... 😇

1
Sianny Lin
Luar biasa
Nazer
waalaikum salam
nih bunga untukmu
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀ᴢᴀʜʀᴀѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
cantiknya 😍😍😍
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀ᴢᴀʜʀᴀѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
izin jadiin ava yaa
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀ᴢᴀʜʀᴀѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
wooow 😲😲,guantengnya 😘😍😍😍
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀ᴢᴀʜʀᴀѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
duhhh imutnya sampai gak tega makeknya pengenya di peluk
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀ᴢᴀʜʀᴀѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
saking gemesnya itu 🤭
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
ya ampun sadis banget tu penjajah..
LIXX
weeeeeh...
aku banget masuk ke kelas auto tidooor klo gak baca mangatoon wkwkwk
LIXX
aku jujur suka sulit faham kalo cara pandang orang pertama seperti ini..😲
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
jadi ingat masa kecil dulu sukanya main dikebon
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
Alhamdulillah Eris mendapatkan hidayah dari Allah SWT..
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
Masya Allah pintar sekali kamu Aisyah
🦂⃟ғᴀᷤᴛᷤᴍᷫᴀ 🕊️⃝ᥴͨᏼᷛN⃟ʲᵃᵃ࿐📴
UKS nya bagus begitu pasti betahlah disana🤭
LIXX
waaahhh akhirnya dirimu kembali ke istana..
LIXX
ahhh... menhingatkanku padanya dulu, meminta kepastian... ini enak perasaannya masih condong ke suka...
lah si anumah malah maksa coba...
aaaa...kabooor..
➷𝕯𝖊𝖜𝖎 ๖ۣۜℜin∂u❀
kaka nya pasti dateng
➷𝕯𝖊𝖜𝖎 ๖ۣۜℜin∂u❀
jalan nya kanan kiri kebon kalo.malem serem gk ya
LIXX
terharu aku bacanya hiks hiks...
Hamra semangat... hiks hiks..
waah kejutan aku kira dor tuh bukan meletus balon , hijau bukan warnanya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!