NovelToon NovelToon
Sang Pangeran

Sang Pangeran

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius / Single Mom / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: RirinRohman

Warning!
Ini novel ttg kisah orang dewasa dan pernikahan. Buat yg belum menikah, harap bijak ya!

"Aku tidak membencimu,
Meski aku harus melepaskan semuanya.
Tapi kamu menyelamatkanku dan memberiku dunia baru, sebagai ibu dari anakmu"

Orang yang Kia percaya justru menempatkanya pada ancaman jeruji besi. Kia terpaksa menukarkan mahkotanya pada pria beristri demi menyelamatkan dirinya.
Akhirnya Kia hamil dan mempunyai seorang putra.
Bagaimana nasib Kia dan Putranya?
Note.. Ini bukan ttg pelakor atau poligami kok, santai aja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RirinRohman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Kembalian.

Para peserta bintang kecil berkumpul di dalam kelas. Mereka duduk di kursinya masing-masing dengan rapih. Sang Musisi hebat sewaan Nareswara grup berdiri di depan di temani Sang Pianis dari luar negeri.

Beberapa anak antusias mendengarkan. Tapi berbeda dengan dua anak laki-laki yang duduk di pojok. Mereka tampak asik bercerita, siapa lagi kalau bukan Daffa dan Ipang sang biang kerok.

Malah Daffa dan Ipang tampak sedang bermain dengan kertas dan karet.

"Keren punyaku" ucap Daffa menunjukan gambar motor balap buatanya

"Keren punyaku, mobil ini lebih keren, aku bisa bawa ibuku dan ayahku" jawab Ipang

"Ahh kan mau buat balap aku sendiri saja" jawab Daffa bersemangat.

"Daffa Pangeran!" panggil Sang Mentor menatap tajam ke Daffa dan Ipang yang berisik.

Anak-anak lain ikut menoleh tak terkecuali Alena. Kemudian Mentor mereka mendekati Ipang dan Daffa. Kemudian mengambil kertas itu.

"Apa yang kalian lakukan?" tanya Mentor mode galak.

Ipang dan Daffa terdiam menunduk tidak menjawab.

"Syukurin lo" cibir Alena.

"Apa ini?" tanya Mentor lagi.

"Maafkan kami Madam?" jawab Daffa dan Ipang.

"Maju ke depan, berdiri di sana atau keluar tidak usah ikut kelas, jangan menganggu teman kalian" ucap Mentor memberi hukuman.

Ipang dan Daffa saling menoleh dan justru tersenyum

"Kita keluar saja Madam" jawab Ipang dan Daffa kompak.

Mentor dan semua peserta bintang kecil terhenyak.

"Kalian?" tanya Madam geram mendengar pilihan Ipang dan Daffa.

"Iya kami keluar kelas saja" jawab Ipang.

"Kalian tau, ini pelajaran penting untuk penampilan kalian besok. Kalian nggak ingin menang?" tanya Madam meyakinkan.

"He... " Daffa dan Ipang malah nyengir santai membuat mentor mereka emosi.

"Hhhh. Ya sudahlah terserah kalian" jawab Mentor tidak sabar, daripada Ipang dan Daffa berisik mengganggu konsentrasi mending keluar saja.

Meski itu hukuman. Buat Daffa dan Ipang seperti hadiah. Mereka tidak peduli penampilan mereka besok, yang mereka berdua tau mereka hanya ingin bersenang-senang.

"Ke kolam lagi yuk!" ajak Ipang tiba-tiba

"Apa ke kolam?"

"Iya, aku ingin berenang"

"Kau kan kemarin hampir tenggelam, uncle dan ibumu sangat panik. Apa kau tidak takut?"

"Tidak, aku sekarang sudah bisa"

"Bagaimana kau bisa?"

"Semalam aku mengingat semua kaya ayahku dan melihat you tube. Lihat saja aku pasti bisa berenang"

"Benarkah?"

"Ya. Ayo!"

"Baiklah"

Lalu mereka berdua nekat menuju ke kolam renang lagi. Mereka melucuti pakaiannya. Masuk ke kolam renang berdua tanpa orang dewasa, seperti pesan ayah ibunya.

Ipang langsung masuk ke kolam tempat orang dewasa. Dia mempraktekan apa yang ayahnya ajarkan. Lalu Ipang menunjukan kemampuanya ke Daffa. Ipang bisa berenang dengan gaya punggung dari ujung ke ujung.

"Waah kau hebat Ipang" tutur Daffa mengagumi Ipang. Daffa saja masih butuh ban. Kalaupun dilepas, Daffa masih berenang di pinggir di sisi yang lebar bukan sisi panjang kolam.

Padahal baru kemarin Ipang diajari dan hampir saja tenggelam. Tapi Ipang bukan trauma melainkan tiba-tiba bisa. Dan langsung sempurna.

"Kemon Daffa, ini menyenangkan!" ajak Ipang ke Daffa.

"Sebentar, aku ambil ban" jawab Daffa berlari mengambil ban

Lalu mereka berdua justru bermain berdua, tanpa pengawasan. Meninggalkan kelas dan pelajaran.

"Ipang" panggil Daffa tiba-tiba.

"Ya"

"Apa kalian sungguh akan tinggal bersama?" tanya Daffa mengingat pertengkatan Ipang dan Alena.

"Iya, aku akan buat ibu dan ayahku tinggal bersama" jawab Ipang mantap. Setelah dikatai Alena. Ipang justru ingin membuktikan dia memang anak Aslan.

"Wah aku senang mendengarnya" jawab Daffa.

"Bantu aku ya!"

"Tentu saja aku akan bantu kamu. Tapi ada syaratnya"

"Apa?"

"Jika kalian tinggal bersama, tinggalah di rumah Oppa bersamaku"

"Baiklah, aku akan lakukan itu"

"Di rumah Oppa ada kolam yang besar, kau bisa berenang sepuasnya"

"Benarkah?"

"Ya"

Lalu Ipang dan Daffa tertawa bersama membayangkan mereka benar-benar akan terus bersama.

****

Dengan sepatu flat yang manis. Kia melangkahkan kakinya keluar gedung Nareswara. Sinar matahari yang terik dia lawan. Tidak ada ketakutan sama sekali di wajahnya.

Kepulan asap kendaraan yang menyesakkan pernafasan tak menyurutkan langkah Kia. Kia berjalan menuju ke halte bus. Kia mantap akan mengambil Ipang dan membawanya pergi.

"Semoga Ipang bisa mengerti"

"Please Ipang mengertilah posisi ibu, kita harus pergi"

"Ini semua gara-gara Singa Gila itu, Ipang jadi pembangkang, hari ini aku akan memaksanya, titik. Ipang harus nurut."

Kia bermonolog dalam hati, berdiri di halte bus memegangi tasnya. Setelah beberapa waktu, bus tujuan Kia datang. Kia masuk dan mengambil tempat duduk.

****

Di saat yang bersamaan Kia masuk bus, mobil mewah merek BMW keluaran terbaru Aslan masuk ke parkiran kantor.

Sepatu mengkilat Aslan keluar dan turun dari mobil. Aslan melangkah tegap masuk ke kantornya.

Semua karyawan membungkukan kepalanya memberi hormat ke Aslan. Sementara Aslan tetap berjalan sambil melepas kacamata hitamnya, membiarkan ketampananya terekspos.

Aslan masuk ke lift khusus. Lalu memencet angka 30 menuju ke ruanganya.

"Selamat siang Tuan Aslan" sapa Rendra di depan pintu lift.

"Apa saja agendaku hari ini Ren?" tanya Aslan ke Rendra sambil berjalan

"Ini Tuan" jawab Rendra memberikan I_pad catatan kerja Aslan.

Lalu mereka masuk ke ruangan Aslan. Aslan melepas jasnya, menggantungnya di kursi kebesaranya. Lalu memeriksa beberapa dokumen yang diajukan Rendra.

"Tuan"

"Ya"

"Anda terlihat sangat cerah hari ini" puji Rendra ke Aslan.

Aslan sedikit tersipu mendengar pujian Rendra. Kemudian ingatan bibir manis Kia yang dia isap pun datang, rasanya ingin lagi.

Tapi Aslan sadar itu salah, bahkan Kia terlihat sangat marah. Aslan ingin menikahi Kia dengan hormat. Membawanya menjadi keluarga yang utuh dan bahagia.

"Gue akan nikahin dia" jawab Aslan mantap.

"Dia?"

"Iya"

"Ny. Kiara Arsyila?"

"Iya siapa lagi"

"Ehm, bagaimana dengan Ny. Paul, Tuan?"

"Diperjanjian kami tidak ada kata-kata yang menunjukan kalau gue dilarang nikah lagi" jawab Aslan.

"Yaya" jawab Rendra mengangguk.

"Kalau gitu, kapan pernikahanya akan dilaksanakan Tuan? Akan saya siapkan segera, pernikahan seperti apa yang anda inginkan?" tanya Rendra kemudian dengan setianya.

"Haishh kau ini" ucap Aslan melemparkan pulpen. Rendra menghindae bingung.

"Memang apa salah dari perkataan saya Tuan? Saya kan berniat baik"

"Dia masih menolakku, bahkan dia menamparku, perempuan itu benar-benar susah dimengerti"

"Emmpt" Rendra menahan tawanya mendengar curhatan Aslan.

Rendra kira Aslan berbicara akan menikahinya karena mereka benar-benar sudah dekat. Pantas saja tadi pagi sikap Kia berbeda jalur dengan Rendra.

"Lo ngetawain gue?" tanya Aslan tersinggung.

"Tidak Tuan"

"Berani ngetawain gue. Gue potong gaji lo"

"Nggak Tuan. Oh iya ada titipan dar Nyonya Kia" ucap Rendra hampir lupa titipan dari Kia

"Titipan?" tanya Aslan.

"Ini Tuan" jawab Rendra memberikan amplop dari Kia.

Dengan buru-buru Aslan membuka amplop itu. Ternyata isinya uang dan dua lembar surat. Aslan dan Rendra terhenyak melihat dua surat itu.

Salah satu surat itu adalah tulisan dia sendiri 7 tahun lalu. Dan satunya lagi tulisan Kia yang sekarang.

Aslan dan Rendra kemudian menghitung uang yang Kia kasih. Ternyata itu uang yang dulu Aslan kasihkan. Kia memberikan uang kembalian yang Aslan maksud sebagai bonus karena Kia masih perawan.

Lalu Aslan membaca surat Kia.

"Tuan Aslan yang terhormat

Saya memang tidak membencimu

Meski karenamu aku harus melepaskan semuanya, hidupku, harga diriku dan cita-citaku.

Tapi setidaknya anda pernah menyelamatkan aku dengan uangmu.

Dan kamu memberiku kesempatan membuka dunia baru.

Menjadi ibu dari anakmu.

Tapi tolong, lepaskan kami.

Kami tahu batas. Dan aku tidak ingin melangkahi batas itu.

Anda laki-laki beristri.

Marilah kita diam di tempat masing-masing.

Biarkan saya melanjutkan hidup saya. Tolong biarkan kami pergi. Ini uang kembalian itu, saya tidak berani menggunakanya"

Aslan kemudian meremas kertas dari Kia dan melemparnya di meja.

Rendra kaget melihat ekspresi Aslan tampak kebingungan.

1
Nok Denok
novel ber genre bertele tele,,aktor utama terlalu ga bobot,,
Bajul Sayuto: yang bikin cerita TOLOL
total 1 replies
Ari Gareng
aq suka dialog nya mengalir dan natural
Maizaton Othman
Kadangkala setengah orang berfikir bersikap kurang ajar pd org lain supaya org tidak memndangnya lemah,atau slh satu cara,pertahanan diri,dgn org lain mmbncinya,dia lbih selamat,org baik selalu jd mgsa dan dikhianati.
Ilham Dwi Putra
Luar biasa
Noorjamilah Sulaiman
iya mmg berubah rubahlh kan jgk namanya hormon dan meningkatnya usia..
Noorjamilah Sulaiman
aku jd nangis thor🥺🥺
Yully Tanti Tilaar
up
Buedak Bager
Critanya banyak yg lost.
Banyak cerita yg di gantung,
Awal bagus tpi makin banyak bab terlihat di paksakan, gk di jelasin isi memori, c agung ko tau2 dukung penjahatnya..

Bukan sekedar membosankan saja tpi gak ada yg bagus, selain cerita di awal.
Siti Amiinah
alena... aku gk bisa berkata kata 😭😭
Nengs
bagussss
Mila Jamila
jgn2 kejutan ni
Aslan pulg
lgsg di acara
Ifa Qolby
ah semakin seru critanya
Mila Jamila
kmu bner aslan
Ipang harus dijumoain dgn papamu
pasti dgn aday Ipang papamu pasti sadar .dan sembuh dari sakity
Mila Jamila
apa jgn2 suami Cintya simpanan Paula istri Aslan
Mila Jamila
ceritamu bagus bgt Thor
aku suka 👍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Mila Jamila
🤣🤣🤣🤣
Mila Jamila
hihihihi
ank kocik pinter bgt ya
tahu cwek sexi yaaa
Mila Jamila
pasti Alena bukn ank aslan niii ya
Mila Jamila
pasti hamil ni si kia
addduuhh kesian bgt kia
🍃❄️ WAHYUNINGTIYAS❄️🍃
makan tu gengsi.... manusia kebanyakan gengsi ruwet sendiri 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!