pertemuan singkat antara Revandra seorang duda beranak 1 dengan seorang mahasiswa bernama Nada menumbuhkan cinta dihatinya.
disaat kebahagiaan mulai melengkapi kehidupan mereka, sebuah kenyataan pahit harus mereka terima, hingga membuat mereka harus memilih ..
akan ada drama menguras emosi dan penuh air mata..
mudah-mudahan pada suka ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta Yang Sempurna
episode 29.
.
"eh, tuan Revandra. mengagetkan saja." ucap Nada sedikit takut. Revandra menatap Nada tajam.
" siapa dia ??" tanya Revandra sambil memajukan wajahnya mendekati Nada.
sontak Nada membulatkan matanya "di..di..a, do..sen saya tu..an."jawab Nada terbata-bata karna gugup serta takut.
"benarkah ?? " lanjut Revandra.
Nada hanya mengangguk kaku, Revandra lalu melangkah masuk kedalam rumah, Nada bernafas lega, lalu menyusul Revandra memasuki rumah.
didalam Rumah..
"sore tuan, tumben kesini ada apa ??" sapa bibi Yumna.
" bi, siapkan makan malam seperti biasa." ucap Revandra.
"ohh.. baik tuan, tuankan bisa.telfon saja tidak.usah repot datang seperti ini." lanjut bi Yumna.
Revandra melirik Nada yang menundukkan kepalanya "bi, mulai besok suruh pak joni mengantar kemana Nona Nada pergi, entah kekampus atau kemanapun,meski adik saya datang pak joni tetap harus mengantarnya."
"baik tuan." ucap bi Yumna lalu melangkah menuju dapur.
Nada mendongakkan kepalanya menatap Revandra hingga ia memberanikan diri bertanya "tuan, maksudnya apa tadi ?? kenapa saya harus diantar sopir ?? saya kan cuma pelayan."
"q tidak minta pendapatmu!!.." Revandra berucap singkat.
" tuan saya juga mau bertanya, disini saya harus mengerjakan apa ?? segala urusan pekerjaan dirumah ini sudah ada pelayan sendiri-sendiri, bahkan saya hitung ada 10 pelayan, saya bingung mau mengerjakan apa, kalau saya tidak kerja ngk enak sama anda tuan, "
Revandra melangkah mendekati Nada " carilah pekerjaan yang belum ada pelayannya dirumah ini. gunakan otakmu untuk berfikir."
Nada membulatkan matanya,
"bersiaplah, nanti malam akan ada makan malam rutinan setiap akhir pekan, jangan mengacau." Revandra berkata demikian sambil melenggang keluar.
Nada mematung sambil mencerna kata-kata yang barusan tuannya katakan.
" apa maksud tuan Revandra ?? semua pekerjaan sudah ada pelayannya disini, !! lebih baik q bertanya dengan bibi Yumna." batin Nada.
.
.
.
.
" sudah sampai, mau mapir ??" tanya Nurra sambil tersenyum.
" maaf q harus membantu kakakku menyiapkan acara pernikahannya, lain kali q pasti akan mampir, kalau bisa dengan melamarku sekalian." goda Darren sambil memainkan kedua alisnya.
Nurra tersipu malu, "kau ini, berhenti bercanda !! sudah q turun dulu ya." Nurra hendak keluar, namun tangannya ditahan Darren lalu menarik mendekat hingga..
cuup..
Nurra memejamkan matanya menikmati ciuman pertamanya yang diberika Darren.
perlahan Nurra membuka matanya senyum mengembang dari bibir keduanya, hingga Nurra menunduk malu sambil menyelipkan anak rambutnya.
" kau mengambil ciuman pertamaku Darren."
"benarkah ?? berarti kau juga beruntung, karna ini juga pertama kali untukku " ucap Darren, Nurra mengangkat wajahnya menatap Darren.
" jangan berbohong Darren, kau kan selama ini tinggal diluar negeri, tidak mungkin kau tidak memiliki wanita dulunya."
"terserah kau mau percaya atau tidak, tapi yang harus kau tau, q benar-benar sangat mencintaimu."
" q juga, terima kasih atas cintamu."
Darren mengusap kepala Nurra, segera Nurra turun melambaikan tangannya menatap kepergian sang kekasihnya dengan senyum bahagianya.
"sepertinya kau dekat dengan pria itu ??" suara barito mengagetkan Nurra, ia menengok kebelakang, menatap seseorang yang bicara padanya.
" kakak !! sejak kapan kakak ada disitu ??"
"sejak kau berciuman dengan bajingan itu." ucap Revandra sambil menatap tajam sang adik.
" apa maksud kakak ??!! dia pria baik kak, sekarang kami sedang menjalin hubungan, q harap kakak tidak melakukan hal yang macam-macam terhadapnya, q sudah cukup dewasa untuk memilih pasangan, "terang Nurra tak kalah tegas.
" carilah laki-laki lain, jangan pria itu. dia bukan pria baik Nur, kau akan menyesal nanti."
" kakak kenap sih selalu seperti itu ?!!! setiap q dekat dengan pria kakak selalu ikut campur, apa kakak mau q menjadi perawan tua hah !! hentikan mengatur hidupku, !!"Teriak Nurra. sambil berjalan masuk kedala m rumah.
Mama Milla yang melihat putrinya menangis sambil berlari menghampiri Nurra, " sayang ada apa ?? kenapa baru pulang sudah menangis ??"
" tidak apa ma,Nurra baik kok. Nurra kekamar dulu ya." Nurra berkata demikinan lalu berlari menaiki tangga, mama Milla hendak menyusul sang putrinya, namun langkahnya terhenti ketika melihat putranya pulang juga. seulas senyum mengebang dibibir Mama Milla.
"Vandra, apa yang terjadi didepan tadi ?? kenapa Nurra menangis ??"
" beri tau Nurra untuk segera meninggalkan kekasihnya itu, sebelum q yang memisahkan mereka." ucap Revandra sambil melangkah menaiki tangga.
mama Milla bingung "sebenarnya ada apa ini"batin mama Milla.
.
.
.
.
.
.
nyimak yaa
kan ravendra juga sdh memberi tahu nada.
semangat Mayra,,,semoga cepat mendapatkan jodoh yg jauh lebih baik.