NovelToon NovelToon
My Soulmate

My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Perjodohan / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:114.1k
Nilai: 5
Nama Author: She_Vent

By She_Vent


Seperti orang yang hilang akal Kalycha senyum-senyum sendiri sambil menggigit kuku jari telunjuknya. Ia sangat terpesona dengan ketampanan pria yang berdiri di depannya itu.

"Hello... Are you okey?" Pria itu menjentikkan jarinya di depan Kalycha membuat Kalycha tersadar dari lamunannya.

"I'm fine. Sorry I did not mean it. (Saya baik, maaf saya tidak sengaja)"

"Oke ga masalah" menjawab dengan cool, lalu berjalan meninggalkan Kalycha. Namun baru beberapa langkah ia berjalan tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar teriakan Kalycha.

"Kak... boleh minta nomor HPmu?"


🎀 Penasaran kelanjutan Ceritanya???
Kepoin yuk 😂
Semoga kamu semua terhibur 🤗

👉 Bebas Komentar apa saja yang penting tetep Sopan ya 👍
👉 Bebas Promo, Iklan dan Lain-lain

Disini mah kita BEBAS yang penting HAPPY 😃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Vent, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalycha di Culik Part-1

Hari ketiga setelah tiba di Jerman

Pagi yang cerah dengan hamparan sinar matahari yang kuning keemasan menerpa kulit Kalycha yang putih bersih. Jerman adalah salah satu negara maju. Waktu sangat berharga disini, masyarakat disini lebih disiplin dibandingkan di negara Indonesia yang terkenal dengan jam karetnya.

Menyesuaikan diri di negara maju ini tentulah bukan hal sulit bagi Kalycha karena dirinya lahir dan besar di negara itu.

Saat ini negara Jerman sedang musim panas, meskipun hujan ringan sesekali turun, cuaca hangat dan hari-hari yang panjang sangat tepat untuk memanfaatkan waktu libur.

Kalycha teringat kembali dua hari yang lalu saat Haidar mengatakan bahwa dirinya harus segera kembali ke Indonesia. Hal yang membuatnya sangat sakit hati.

Flashback On

Pagi harinya saat ia bangun tidur Kalycha berpikir keras bagaimana dia bisa melarikan diri dari Haidar karena saat ia bangun dan bersiap untuk mencari sekolah baru tiba-tiba saja ia melihat beberapa orang pria bertubuh tinggi besar dengan menggunakan pakaian yang serba hitam sedang berjaga di Apartemennya.

"Siapa mereka mengapa mereka ada disini?"

Kalycha menuruni anak tangga mencari sosok pria yang menyebalkan si manusia batu yang ternyata sedang duduk di ruang makan menikmati sarapannya. Kalycha berjalan mendekati Haidar dan duduk dihadapannya.

"Kapan kau akan mencarikanku sekolah baru?" Kalycha memulai pembicaraannya. Ia lupa akan ucapan Haidar malam itu padanya.

"Apa anda lupa Nona? Nona akan kembali bersama saya ke Indonesia."

"Sial, bagaimana mungkin aku bisa lupa."

"Bolehkah aku pinjam ponsel ku?"

"Anda ingin menghubungi siapa Nona?"

"Temanku. Aku ingin bertemu dengan mereka sebelum aku ikut kembali ke Indonesia denganmu."

Haidar menatap tajam mata Kalycha.

"Ada apa dengannya? Benarkah dia sudah memutuskan untuk kembali? Mengapa begitu mudah, dia ini kan keras kepala sekali orangnya. Ah sudahlah, yang penting dia sudah setuju untuk ikut pulang ke Indonesia." Batin Haidar.

"Ini–, telepon lah disini." Perintah Haidar lalu memberikan ponsel Nonanya itu kepada pemiliknya.

Kalycha pun mengambil kartu nama Carl temannya lalu mengetik pesan padanya. Ia menurunkan tangannya kebawah meja.

"Carl ini aku Xui, tolong beritahu Om Brown untuk menemuiku di makam Mommyku jam 10 pagi. Jangan balas pesan ini. Nanti akan ku jelaskan apa yang ingin kau tanyakan padaku."

Setelah melihat pesan terkirim Kalycha langsung menghapus pesan yang dikirimnya pada Carl. Kemudian Kalycha menelpon Arla dan meletakkan ponselnya diatas meja. Kalycha sengaja me me-loud speakerkan ponselnya, sambil mengoleskan selai strawberry pada roti.

Tuuttt...Tuuuut...Tuuutt...

"Hallo, wer ist da (Hallo siapa ini)?" Sapa Arla setelah mengangkat teleponnya.

"Ich bin Xui (Aku Xui)."

"Xui, ini nomormu?"

"Iya, simpanlah. Bisa kita bertemu hari ini?"

"Boleh, nanti sore setelah pulang sekolah ya."

"Oke baiklah."

Kalycha memutuskan panggilan teleponnya. Kemudian menyerahkan ponselnya kembali pada Haidar.

"Kalau Nona ingin bertemu teman Nona, tunggu sampai saya pulang kerja. Nanti saya yang akan mengantar Nona bertemu dengan teman Nona."

"Hmmm." Kalycha menganggukkan kepalanya tanda setuju karena mulutnya sedang dipenuhi roti yang dimakannya.

"Kenapa dia jadi penurut begini ya?"

"Apa aku boleh pergi ke makam Mommyku?"

"Apalagi maunya ini anak? Tapi masa iya aku melarangnya nyekar ke makam Ibunya?"

"Pagi ini aku akan ke kantor, aku tidak bisa menemani mu."

"Siapa juga yang minta ditemani olehmu?"

"Baiklah, tapi Nona akan ditemani dua Bodyguard dan seorang supir."

"Sial, jadi mereka itu bodyguard yang akan menjagaku?" Batin Kalycha

"Hmmm."

"Dia setuju? Semudah itu? Apa yang sebenarnya anda rencanakan Nona?"

"Nanti saat jam makan siang supir akan mengantarmu ke kantor. Kita makan siang bersama."

"Ogah, ngapain gue makan siang bareng lo? Emang gue bini lo. Harus nemenin lo makan siang?"

"Hmmm." Kalycha kembali menganggukkan kepalanya sambil menikmati roti yang ditangannya.

Tanpa ada curiga sedikitpun Haidar meminta supir dan dua orang bodyguard untuk mengantar Kalycha pergi ke makam ibunya.

"Ingat kalian harus mengawasinya. Jangan biarkan siapapun mendekati Nona Kalycha, kalian tahu apa siapa yang harus kalian lakukan kan?"

"Ja, Sir, wir wissen bereits, was wir tun müssen. (Baik Tuan, kami sudah tahu apa yang harus kami lakukan.)" Jawab salah seorang bodyguard.

"Achtung (Berhati-hatilah)."

"Jawohl (Baik Tuan)."

Haidar pergi ke kantor setelah memberikan beberapa lembar uang Euro. Kalycha mengambil dan menyimpannya. Ia langsung bersiap-siap pergi ke makam Ibunya.

Kalycha membawa tas ranselnya yang berukuran sedang. Kalycha membawa barang-barang yang seperlunya. Agar tidak terlalu ketahuan kalau dia ingin melarikan diri.

"Sial–." umpat Kalycha ia baru menyadari kalau Paspor dan visanya ada ditangan Haidar. "Ah sudahlah, urusan paspor bisa nanti yang penting aku keluar dulu dari Apartemen ini."

Kalycha keluar dari kamarnya dan lalu didampingi dua Bodyguard yang sudah di tugaskan untuk menjaganya.

Seorang supir sudah menunggu mereka di Basement Apartemen, melihat Kalycha datang supir tersebut langsung membukakan pintu untuk Kalycha.

"Semoga saja Carl sudah memberitahu Om Brown."

Tempat tinggal Carl dengan Brown tidaklah jauh mereka tinggal di daerah yang sama karena Brown menempati rumah Pram dan Ilona yang lama. Kalycha dan Carl adalah tetangga sehingga pasti akan mudah bagi Carl untuk menyampaikan pesan yang dikirimkannya.

Perjalanan ke makan Ibunya membutuhkan waktu satu jam. Ilona di makamkan di pekuburan di Wuppertal, sebuah pekuburan Islam di Jerman. Sebelumnya Kalycha sudah membeli bunga lily kesukaan Ibunya.

"Silahkan Nona." ucap Supir (menggunakan bahasa Jerman) membukakan pintu untuknya setelah mereka sampai di pekuburan Wuppertal.

"Danke (Terimakasih)" Kalycha turun dari mobil dan berjalan menuju tempat peristirahatan terakhir Mommynya.

Bodyguard itu mengikuti Kalycha dengan jarak 2 meter darinya.

"Kenapa mereka dekat sekali? Bagaimana caraku bisa pergi kalau dipepet mereka terus."

Kalycha sudah berdiri didepan makan Ilona kemudian ia meletakkan bunga kesukaan Mommynya itu.

"Bisakah kalian berdiri jauh sedikit? Aku ingin berbicara pada Ibuku." (Berbahasa Jerman) Kalycha berbicara pada kedua Bodyguard itu tapi keduanya tidak juga bergeser dari tempat mereka berdiri.

"Tenang saja aku tidak akan kemana-mana. Lagi pula bagaimana mungkin aku bisa lari dari kalian."

Kedua Bodyguard itu saling bertatapan lalu menjauhkan langkahnya 5 meter dari Kalycha.

"Itu sama saja kalian tidak menjauh. Apa Om Brown belum menerima pesanku? Kenapa aku belum melihatnya?"

Kalycha pun fokus berdoa untuk Mommynya namun tiba-tiba ada seseorang yang membiusnya dengan saputangan dari belakang dan seketika itu juga ia tidak sadarkan diri.

Setelah sadar barulah ia tahu kalau dirinya sudah berada disebuah rumah mewah dan sangat luas bak istana. Namun Kalycha tidak tahu dia berada dimana, yang ia tahu saat ini dia tinggal bersama Brown.

Flashback off

Kalycha keluar dari kamarnya menuruni anak tangga berjalan ke arah dapur.

"Kau sudah bangun sayang?" tanya Brown saat melihat Kalycha turun dengan masih menggunakan baju tidurnya.

"Iya Om. Apakah Om, sudah mencarikan sekolah untukku?" Kalycha duduk di depan Brown.

"Iya sayang, tapi Om kesulitan mengurusnya karena kamu tidak membawa surat-surat keterangan pindahmu, apalagi kamu bilang paspor dan visa mu sedang ditahan Asisten Daddymu. Tapi kamu tenanglah Om akan segera mengurusnya."

"Baiklah Om, tapi apa boleh aku keluar bertemu temanku?"

Brown langsung menatap tajam pada Kalycha karena tidak berbeda jauh dengan Haidar, Brown juga mengurung Kalycha dalam rumah mewah itu. Karena Kalycha tidak tahu bahwa sebenarnya dirinya sedang di culik oleh Om-nya sendiri.

"Sebaiknya kau tidak usah keluar rumah dulu. Ini demi kebaikanmu. Apa kamu mau asisten Daddymu itu membawamu kembali pulang?" Brown menegaskan pada Kalycha.

"Baiklah Om."

1
Yani Cuhayanih
kebetulan disini lagi musim kemarau panaaaaaas
Yani Cuhayanih
Sayaaaaaang aku maluuu..
Yani Cuhayanih
Aku percaya thor panjaaaaang bangeettt kayak kereta api expresss
Gissa_Chieko
mantap thor
Silent Codex
nangis.....
💞 Lily Biru 💞
semoga Icha cepet sadar
Gissa_Chieko
semangat
Gissa_Chieko
komen
Gissa_Chieko
oke
Gissa_Chieko
mampir. mantap thor
She_Vent: Terimakasih ya 🙏
total 1 replies
💞 Lily Biru 💞
fiks, eps selanjutnya lahiran, wkwk
💞 Lily Biru 💞
lanjut kak she vent
maduan
kaka author kalau sembilan bulan kmudian mah udh ngelhirn thor anaknya udh umur 1 bulan.
tpi mksh thor dh up
💞 Lily Biru 💞
semangat kk, salam dari ADEK gue BAD
She_Vent: Done ya Kakak. Terimakasih buat dukungannya selalu 😊
total 1 replies
xia.SIA_
semangat ya Thor,jangan lupa mampir juga 🤗
She_Vent: Done ya. Mari tetap saling mendukung 🤗
total 1 replies
Hinata soyo
singgah juga di tepat ku ya
She_Vent: Semangat, udah banyak boom like aku. Nanti lanjut lagibya
total 1 replies
maduan
semongko thor..
maduan
hamidul ya thor kayanya sikali
Clearesta Santoso
ngidam x thor
💞 Lily Biru 💞
lanjut kkk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!