NovelToon NovelToon
Black Dragon Necklace

Black Dragon Necklace

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:228.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: WKamil

Sedang dalam proses REVISI. Jika tanda ini sudah menghilang berarti Novel ini akan lanjut ke Season 02.

Setelah menghilang selama lima tahun, Jian Bai akhirnya muncul dan akan mencari orang yang telah membunuh keluarganya.

Jian Bai adalah tuan muda dari keluarga Jian, Keluarga tersebut memiliki bisnis cukup baik di kota Beijing Cina.

Karena persaingan bisnis keluarga Jian tidak sengaja memprovokasi keluarga-keluarga terkuat di daratan Cina, Akhirnya semua keluarga Jian di bantai habis dan menyisakan Jian Bai seorang.

Jian Bai saat itu tidak memiliki kekuatan untuk melawan tau pun balas dendam, ia pun mengasingkan diri.

Setelah mengalami penderitaan selama hidupnya. ia tidak sengaja menemukan keajaiban dalam hidupnya dan memiliki kekuatan yang luar biasa saat pengasingannya.

Jian Bai menemukan kalung yang sangat misterius, kalung itu membuat nya menjadi kuat dan tidak terkalahkan.

Mungkin Jian Bai akan menemukan pelaku pembunuhan terhadap keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WKamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29.

Su Mei pun datang sambil membawakan kopi untuk Jian Bai dan lain. " kopi sudah datang." ujar Su Mei menaruh nya di meja.

" Kedengaran asik, kalian semua lagi membicarakan apa sih, sampat terdengar ke dapur. "

" Jadi gini Su Mei, Jian Bai lagi ngomongin soal... " kata Tang Ju.

BYUURRR!! " Su Mei kopi apa ini? kok rasanya asin." tanya Jian Bai seakan memotong pembicaraan Tang Ju yang ingin memberi tahu tentang Jian Bai yang ia katakan.

" Ah masa, sini aku coba? " kata Su Mei langsung mengambil secangkir kopi miliki Jian Bai.

Su Mei pun mencicipi kopi tersebut. " Ehh... iya asin, maaf ya Jian Bai. Kalo begitu aku akan buatin lagi." ujar Su Mei mengambil semua kopi tersebut dan langsung membawanya ke dapur lagi.

' Untung saja kopinya asin, jika tidak paman pasti mengatakan pembicaraan ku tadi. Su Mei tidak boleh mengetahui tentang hal itu.' batin Jian Bai.

" Paman, jangan kasih tau Su Mei apa yang tadi kita bicarakan, lagian aku tidak mau dia mengetahui nya. " kata Jian Bai.

" Ohh baiklah kalo begitu." kata Tang Ju.

" Hey! Gu pai kenapa kau diam saja, ayo lah bicara." kata Jian Bai menepuk pundaknya Gu pai.

" Emm... bukannya aku tidak mau bicara tuan tapi aku mengkhawatirkan Bos Bei Ming yang belum ada kabar sama sekali. " kata Gu pai.

" Ohiyah, aku jadi lupa soal dia. Emang dari kemarin tidak ada kabar dari anak buah mu? " tanya Jian Bai.

" Tidak sama sekali." jawab Gu pai.

" Si Bei Ming? Kalo tidak salah itu mantan pengawalmu itu bukan Jian Bai. " tanya Tang Ju.

" Iya paman dia mantan pengawal ku dulu." jawab Jian Bai.

" Emang sekarang dia kemana? " tanya Tang Ju.

" Aku juga tidak tau paman, dia menghilang dan tidak ada kabar sampai sekarang." jawab Jian Bai.

" Apa mungkin dia di culik." kata Tang Ju.

" Entah, masa sih ia di culik, Bei Ming kan dah besar lagian dia kan bukan orang biasa." kata Jian Bai.

" Iya juga ya, Bei Ming kan kuat." ucap Tang Ju.

Ponsel Gu pai pun berderin " Kring Kring Kring!! "

Gu pai pun mengambil ponsel yang berada di sakunya. " Tuan Jian, jenderal Tang saya ijin dulu sebentar ke belakang ingin mengangkat telepon. " kata Gu pai.

" Boleh.. boleh, silahkan." kata Tang Ju.

Gu pai pun bangkit dari tempat duduknya." Terima kasih. " ucap Gu pai yang langsung pergi untuk mengakat telepon tersebut.

Tidak lama kemudian Su Mei pun datang dan mengatakan kopi yang baru. " Ehh! kemana Gu pai ? kok enggak ada. " tanya Su Mei sambil menaruh kopi di meja.

" Di mengakat telepon dulu di belakang." jawab Jian Bai yang ingin menyalakan rokok.

" Hey! Jian Bai apa kau merokok lagi. " tanya Su Mei.

" I... iyah. " jawab Jian Bai.

" Bukannya kau sudah janji dulu kepada, kalo kamu akan berhenti merokok." kata Su Mei.

' Sialan aku lupa, dulu kan aku janji pada Su Mei tidak akan merokok lagi.' batin Jian Bai.

" Eh.. anu bibirku rasanya asin tadi jadi aku ingin merokok, lagian tadi kau sih bikin kopi asin." kata Jian Bai yang ngeles padahal ingin sekali merokok.

" Maaf ya kopi barusan, kali ini kamu boleh merokok tapi hanya satu batang ya! awas kalo ketahuan lagi merokok, aku hajar kamu." kata Su Mei.

" Iya.. iya aku janji tidak akan merokok lagi, cuma kali ini aja. " kata Jian Bai.

" Ini nih paman Tang Ju kenapa kamu merokok di sini jadi Jian Bai ikutan merokok. " kata Su Mei.

" Dari dulu kan paman suka merokok, lagian Jian Bai dulu kan nakal, bukan hanya merokok saja dia juga peminum. " ucap Tang Ju.

Sementara itu yang menelepon Gu pai adalah anak buah nya, Gu pai di beritahu bahwa Club MIX di serang oleh kelompok Wolf Blood.

Sontak Gu pai langsung berlari menemui Jian Bai dan lainnya. " Tuan! tuan Jian gawat! " kata Gu pai.

" Gawat kenapa? Gu pai. " tanya Jian Bai.

" Iya gawat kenapa? " tanya Su Mei dan Tang Ju.

" Club MIX di serang. " jawab Gu pai.

" Di serang! siapa yang berani menyerah Club MIX. " kata Jian Bai dan Su Mei.

" Kelompok Wolf Blood yang menyerang. " kata Gu pai.

" Kelompok Wolf blood." kata Jian Bai.

" Kalo tidak salah, itu kan gangster yang menguasai wilayah timur kota Beijing. " ujar Tang Ju.

" Iya benar jendral. " kata Gu pai.

" Wilayah timur, gangster Wolf Blood. Apa kelompok itu kuat? " tanya Jian Bai.

" Lumayan kuat, dari segi kekuatan sih sudah cukup. tapi anggota banyak sekali di tambah lagi pemimpin kuat. kalo tidak salah ia berada di tingkat master sama seperti Bei Ming." jawab Tang Ju sambil menjelaskan.

' Hmm, seperti dia mencari gara-gara denganku. aku panasar siap nama pemimpinnya.' batin Jian Bai.

" Kalo begitu Gu pai, ayo kita pergi ke Club MIX. " tanya Jian Bai yang bangkit dari tempat duduknya.

" Ayo tuan. " kata Gu pai.

" Aku ikut kalo begitu. " ujar Tang Ju.

" Aku juga ikut. " ujar Su Mei.

" Tidak... tidak, lebih baik paman dan Su Mei di sini saja, biar aku dan Gu pai pergi ke sana. Lagian ini masalah anak muda. " kata Jian Bai.

" Aku anak muda, kenapa aku tidak boleh pergi denganmu? " tanya Su Mei.

" Ini masalah laki-laki, lebih baik kamu tunggu saja di sini dengan paman Tang. aku tidak mau kamu terluka. " jawab Jian Bai.

" Baiklah kalo begitu. " ucap Su Mei yang murung karena tidak di ijinkan pergi dengan Jian Bai.

" Kalo begitu paman, aku pergi dulu ya! " kata Jian Bai yang pergi sedangkan Gu pai sudah pergi duluan.

" Hati-hati Jian Bai! kalo ada apa-apa kabari saja paman." kata Tang Ju.

" Oke! paman. " ucap Jian Bai yang sudah pergi.

" Hmm dasar Jian Bai. Ehh! kenapa kau seperti murung begitu Su Mei. " kata Tang Ju yang ingin meminum kopi.

" Tidak paman aku tidak murung. " ucap Su Mei langsung pergi ke kamar nya seperti BT karena dia ingin sekali ikut bersama Jian Bai.

" Haduh sudah jelas kamu pengen ikut kan, dasar anak muda jaman sekarang. " ucap Tang Ju.

1
Elja Yap
good job author salam sehat selalu ya ok thks
Izhar Assakar
apakah nama2 jurusx tak ada yg berbhasa indon,,,blibet lidah ini membaca nma2 jurusx,,,
Yyoorzz
mengasingkan
Your name
5 rate nih Thor semangat selalu
I LOVE NOVEL SYSTEM
kapan lanjut?
I am Back: mampir bang
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
awal yg bagus
keluar di dalam
prosesnya gimana ya
Bimo Blues
semangat
Wira Yoga
Ceritanya terlalu simple, sehingga kurang menarik
ZackFrost
Anjay 20Ribu Yuan perbulan
?????
kata ' saya' ganti pakai 'aku' thor
Hazel Intan Berlian
mampir^^
Ipin Klex
tolong dong tulisannya di perbaiki,,,,,,,
Hiat👋lupakan
lanjut Thor 👍
Mega f.
4 like mendarat.. semangat k..
Hesti Utt
Lanjut kakk
Yuuna
Aku engga tau mo komen apa lagi
Yuuna
...
Yuuna
Aku benci pikiranku
Yuuna
Semangat Ya Autor ku yang baik hati dan tidak sombong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!