Alesya Ramania Syahreza, anak seorang pengusaha kaya yang cukup terkenal di kotanya.
Dia merupakan gadis yang sangat centil dan cerewet, tapi ia juga menjadi idola di kampus karena kecantikannya.
Alesya sangat sulit dia atur, bahkan dia sering melakukan hal hal yang seharusnya tidak ia lakukan.
Sampai pada akhirnya papahnya mencarikan supir untuk mengawasinya, awalnya Alesya tidak mau karena ia merasa tidak bebas kalau memiliki seorang supir.
Tapi setelah melihat supir yang begitu tampan ia pun langsung mau, dan pada akhirnya mereka jatuh cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putry Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Sang mentari menyapa bumi dengan kehangatan sinarnya. Kicau kicauan burung tak mau kalah menyambut datangnya hari baru. Semua makhluk hidup mulai membuka mata, untuk memulai aktivitasnya.
Pagi ini, seluruh mahasiswa yang sedang ber camping. Sudah bangun dari tidurnya, dan akan memulai kegiatan.
Alesya sedang duduk didalam tendanya sambil bermain ponsel, saat semuanya sedang pergi ke sungai untuk membersihkan diri. Alesya masih takut dengan kejadian kemarin sore, ia pun memilih untuk tidak mandi.
Beberapa menit kemudian, Clarista memasuki tenda setelah selesai membersihkan dirinya.
Alesya mengalihkan pandangannya pada Clarista. "Yang lain mana Cla?."
Clarista ikut duduk disamping Alesya, sambil menyisir rambutnya. "Masih di belakang Sya, kamu beneran gak mandi?."
"Aku masih takut Cla."
Clarista teringat kejadian kemarin. Ia pun mendekatkan wajahnya ke telinga Alesya, dan berbisik. "Apa kemarin Cindy benar benar tidak melihatmu?."
Alesya melirik Clarista dengan ekor matanya. "Mmm kemarin sih aku sudah memanggil dia, tapi sepertinya ia tidak mendengarnya."
Clarista mendengus kesal. "Huhh pasti dia sengaja, sudahlah Sya kau harus jauhi dia."
Alesya masih tidak mengerti maksud dari ucapan Clarista. "Maksud kamu apa Sya?."
"Aduhh Alesya, aku kan sudah pernah bilang kalau dia itu membencimu."
"Sudah lah Clarista, mungkin memang dia benar benar tidak mendengarnya, kita kan sudah berteman lama dan tidak mungkin kalau Cindy membenciku." Alesya masih tidak percaya dengan Clarista.
"Tapi Sya, aku yakin kalau Cin..." Ucapan Clarista terpotong saat melihat Cindy masuk kedalam tenda.
Cindy menatap Clarista dan Alesya dengan sinis. "Heyy kalian, kenapa masih ada di sini, Semuanya sudah berkumpul di luar untuk senam bersama!."
Mereka pun keluar dari tendanya. Dan benar, semuanya sudah berkumpul di luar untuk senam pagi bersama.
Setelah semuanya berkumpul dan membentuk barisan yang rapi. Senam pun langsung di mulai, dengan di iringi lagu senam dari musik box.
Setelah sekitar 30 menit, senam pun selesai. Semuanya pun bubar dari barisannya, dan mulai memasak untuk sarapan.
"Cla aku buatin juga ya." Ucap Alesya pada Clarista yang sedang memasak mie di tungku api.
Clarista tersenyum. "Oke, nanti ya."
"Manja banget sih! emangnya gak bisak masak sendiri." Seru Cindy yang juga sedang memasak mie di tungku api sebelah.
"Hehehe aku kan gak biasa Cin." Jawab Alesya dengan senyum lebarnya.
"Honey ku sedang masak apa ya, aku kesana ah." Imbuh Alesya, kemudian langsung beranjak menuju ke tenda Sean.
Cindy terlihat kesal. "Huhh dasar, honey honey!."
"Kamu kenapa sih Cin!." Seru Clarista.
Cindy hanya diam, tak menghiraukan Clarista. Mukanya terlihat sangat kesal. Dan mulutnya yang terus komat kamit.
Alesya menghampiri Sean yang terlihat sedang sibuk di depan tungku apinya. Alesya pun ikut duduk disampingnya. "Hayy honey kau sedang masak apa sepertinya enak." Sambil menghirup aroma masakan yang sedang di masak Sean.
"Nasi goreng, apa kau mau?." Jawab Sean sambil terus mengaduk nasi gorengnya dengan spatula.
"Nasi goreng? memangnya disini ada nasi ya?." Alesya begitu terlihat bingung.
"Kan aku membawa beras, jadi aku masak dulu supaya jadi nasi, terus aku goreng."
"Huhhh ribet banget sih harus di masak dulu, terus di goreng lagi?."
Sean menghela nafasnya kasar. "Huhhh terserah kau lah kuda poni." Sean memindahkan nasi gorengnya ke piring, dan memadamkan apinya.
Sean memakan nasi goreng itu sendiri, tanpa menghiraukan Alesya yang ada di sampingnya.
"Honey, kau jahat sekali ya masa kau makan sendirian!." Ucap Alesya sambil mengrecutkan bibirnya.
Sean menyendokan nasi goreng itu, dan diarahkan ke mulut Alesya. "Ini, ayo makan."
Alesya pun membuka malutnya dan memakan nasi goreng itu. "Mmm enak sekali."
"Jangan berbicara saat sedang makan." Ucap Sean dengan dingin.
*
*
*
Di sisi lain, di depan lobby ARS GROUP.
Terlihat sebuah mobil berhenti di depan lobby gedung pencakar langit itu. Sang supir pun langsung turun untuk membukakan pintu belakang.
"Silahkan tuan kita sudah sampai." Ucap supir itu dengan hormat sambil membukakan pintu.
Lalu turunlah seorang lelaki paruh baya, dan di susul oleh pemuda tampan dari belakangnya.
Beliau adalah pak Adrian Dhanajaya sahabat dari pak Falehfi, dan putra tunggalnya Romeo Dhanajaya.
Mereka pun langsung memasuki kantor tersebut dan menuju ke ruangan pak Falehfi. Setelah sampai di depan ruangan pak Falehfi, pak Adrian pun mengetuk pintu.
Tok tok tok
Tak berapa lama kemudian, pintu terbuka.
"Selamat siang apakah ada yang bisa saya bantu?." Ucap pak Darius dengan hormat dan menundukan kepalanya.
"Iya saya sudah membuat janji denga Falehfi, apa saya boleh masuk?." Jawab pak Adrian.
"Oh kalau begitu silahkam masuk." Pak Darius tersenyum dan menyilahkan mereka untuk masuk.
Pak Falehfi langsung berdiri dari duduknya, setelah melihat kedatangan sahabatnya itu. Mereka pun saling menjabat tangan.
"Ini anak saya, kenalkan namanya Romeo." Ucap pak Adrian sambil menepuk pundak Romeo.
Romeo tersenyum, ia pun menjabat tangan pak Falehfi. "Romeo om."
"Wahh anak kamu sudah besar ya, tampan lagi." Ucap pak Falehfi.
"Ayo kita bicara sambil duduk saja." Imbuh pak Falehfi. Ia pun mengajak mereka untuk duduk di sebuah sofa.
*
*
*
*
*
Makasih buat kalian yang sudah mau membaca novelku ini😊🙏.
Maaf ya kalau ceritanya kurang seru dan membosankan 😁🙏.
Aku butuh kritik dan saran dari kalian semua🙏.
Love you all 😘💕
aku nyicil baca dan like y thor, aku simpan jd favorite
salam dari aku dan mntan kekasih suamiku
aku tunggu feedbacknya
bisa aja cri visualnya
7clike buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..