"Akhh.. bagaimana bisa aku seceroboh ini. Dua kali sudah aku menggangu ketenangan pria itu dan pria itu adalah bos ku sendiri." Ucap Stela frustasi.
Stela (22 Tahun), baru lulus kuliah dan yatim piatu.
"Dasar perempuan ceroboh. Apa dia tidak mengenali wajahku?" Batin Daniel.
Daniel (28 tahun) satu-satunya anak dari Darren maxwel dan Isabelle Morgan Maxwel. Siapa yang tidak mengenal nya. Wajah tampan, jenius, disiplin, tegas dan punya beberapa perusahaan dan sudah mendunia. Namun wajahnya selalu dingin, hampir tidak pernah tersenyum.
||||••••|||||||
Simon (28 thn) merupakan tangan kanan Daniel. Wajahnya tak kalah jauh dari Daniel. Namun dia memiliki sifat kejam, bahkan tidak segan-segan akan menghabisi nyawa yang membuat kesalahan yang fatal. Dia dipertemukan dengan Chathy (22 thn) yang memiliki sangkut paut dengan masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29. Perintah
"Apa aku tanyakan saja kepada ayah apa masalah yang terjadi antara ayah dengan Simon?. Tidak, tidak. Sebaiknya aku menanyakannya setelah mereka pulang dari rumah Kakek".
Drrrt..ddrrrtt..
Ponsel Simon bergetar lalu Dia mengangkatnya.
Simon:
"Ya, Ada apa? aku sudah menyelesaikan pembuatan sertifikat tanah yang kamu suruh".
Daniel:
"Bagus lah kalau begitu, kamu memang bisa diandalkan, tapi aku tidak ingin menanyakan itu. Besok aku akan pergi ke Jerman selama 1 minggu. Aku ingin memantau perusahaan ku yang ada disana. Jadi aku ingin kamu mengambil alih pekerjaan ku di kantor selama aku pergi, aku akan membawa Stella juga".
Simon:
"APA? Maksudmu selain menggantikan tugas mu sebagai direktur aku juga jadi sekretaris diri ku sendiri. Woiii... aku juga manusia seperti mu. bagaimana bisa aku menjalan kan 3 tugas sekaligus dalam 1 minggu ini. Aku rasa Stella tidak ada hubungannya dengan urusan mu di Jerman. Jadi tidak usah membawanya kesana, setidaknya pekerjaan ku berkurang" jelasnya.
Daniel:
"Aku bosnya, terserah siapa saja yang akan aku ajak. Kalau kamu tidak suka dengan itu, mudah saja. Pergi ke perusahaan ayah mu, bawa istri mu dan gantikan posisinya. Tapi aku yakin, kamu tidak akan menyanggupinya. Hahahaha..." Daniel tertawa. Dia tahu jika Simon tidak akan melakukannya bahkan sampai bulan berwarna ungu.
Simon:
"Dammit!!. Kamu menantang ku?. Jika saja kamu ada di sini akan ku pastikan kamu pulang dari rumah ku dengan kaki terputus".
Daniel:
"Coba saja kalau berani, paling kaki mu juga yang terputus. Bye..." Daniel mengakhiri panggilannya.
"Sekarang aku akan menghubungi Stella" ucap Daniel lalu menekan nomor Stella.
"Ya, ada apa Daniel" seru Stella.
"Besok kita akan berangkat ke Jerman untuk urusan bisnis selama 1 minggu. Aku akan menjemput mu besok pagi. Jadi kemas lah barang-barang mu. Tidak usah membawa terlalu banyak pakaian, itu akan merepotkan nantinya"
"Kenapa tiba-tiba seperti ini Pak. Tapi dalam jadwal agenda tidak ada perjalanan bisnis dalam 1 minggu ini, yang ada hanya undangan makan malam dari beberapa kolega bisnis kita". Stella merasa sudah menulis jadwal Daniel dalam 1 minggu ini dengan teliti. Tidak ada perjalanan bisnis.
"Ini, tidak ada hubungannya dengan perusahaan yang ada di sini, tapi aku ingin memantau perusahaan ku yang ada di Jerman" ujar Simon.
"Lalu hubungannya dengan saya apa? saya kan sekretaris di perusahaan mu yang ada disini. Lagi pula sebelumnya Pak Darren tidak pernah membawa sekretarisnya jika ada perjalanan bisnis" kata Stela menanggapi Daniel.
"Itu ayah ku, bukan aku. Pokoknya kamu harus ikut. Ini perintah. Nanti disana juga akan ada pekerjaan mu. Aku juga akan membayar gaji mu dua kali lipat di bulan ini. Anggap saja ini balasan karena aku sudah membantu mu kemarin".
"Tapi, aku.."
"Ini perintah Stella, tidak ada penolakan".
"Huhh.., apa tidak ada pilihan lain? aku belum pernah ke sana, tidak paham dengan bahasa yang mereka pakai".
"Serahkan saja pada ku. Tidak usah khawatir".
"Baiklah, aku akan mengemasi barang ku dulu. Selamat malam" ucapnya mengakhiri panggilan.
|||||||||||||||
"Tok...tok....",
ketukan dari pintu menghentikan lamunan Cathy.
"Ada apa bi"
"Nona, tuan muda menunggu mu di ruang tamu, Kata tuan kalian akan makan di luar malam ini".
bahasnya pemeran utama dlu napa thor.