Tiffany adalah seorang gadis muda yang baru menginjak usia 17 tahun.
Dirinya terpaksa menerima tawaran pernikahan akibat keluarganya yang terlilit hutang yang cukup besar kepada keluarga Revando.
Revando adalah seorang COE tampan yang berusia 30 tahun, Revando merupakan seorang pengusaha muda yang sangat sukses, karena usia Revando yang saat ini lumayan dewasa dirinya terus di paksa menikah oleh orangtuanya, karena tidak mau dijodohkan oleh orangtuanya terpaksa Revando harus segera mencari pasangan hidupnya.
Akankah jodoh yang dicari oleh Revando lebih baik dari yang dipilihkan oleh orangtuanya ???
"Haruskah aku menikah di usia ku yang masih sangat muda ini ???" ujar Tiffany.
"Haruskah aku menerimanya sebagai calon istri ku ???" ujar Revando.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zana Maria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bingung
Dengan lucunya Tiffany langsung menyantap semua makanan yang telah di sajikan di meja hidangan tersebut, Tiffany mencicipi semua makanan hidangan tersebut dengan satu persatu tanpa ada yang ketinggalan satupun.
Sedangkan di sisi lain, terlihat Revando begitu heran melihat Tiffany makan dengan begitu lahapnya.
Sarapan pagi pun selesai, masih banyak banget makanan yang tersisa di meja hidangan tersebut, melihat Revando dan Tiffany sudah selesai makan Bik Jasmine langsung bergegas membersihkan meja makan tersebut.
"Bik Jasmine sisa makanan ini mau di apakan" tanya Tiffany.
"Tentu saja dibuang Noona, memang ada apa nona Tiffany" jawab Bik Jasmine yang terlihat sedang mengangkut semua makanan ke belakang.
"Jangan dibuang ya Bik, mending kasih ke Tiffany aja" ujar Tiffany sambil memegang piring sisa makanan tadi.
"Baik Noona" Jawab Bik Jasmine dengan sedikit bingung.
"Emang dasar ya orang kaya, masa makanan seenak ini mau dibuang begitu aja kan mubazir itu namanya, emangnya mereka nggak tau apa di luaran sana masih banyak banget orang yang kelaparan karena mereka nggak punya uang untuk membeli makanan " ujar Tiffany sambil membungkus sisa makanan tadi.
Disaat Tiffany sedang asik membungkus sisa makanannya tiba-tiba datanglah Revando.
"Lagi ngapain kamu" tanya Revando.
"Saya lagi bungkus sisa makanan kita tadi" jawab Tiffany yang masih sibuk membungkus sisa makanan mereka tadi.
"Buat apa " tanya Revando.
"Tuan muda Revando Ini kan makanannya masih pada bagus tuh mana makanan enak banget, jadi sayangkan kalau dibuang begitu aja, mending makanannya saya bagikan ke Mama saya pasti Mama saya suka banget " ujar Tiffany yang masih membungkus makanan.
"Terserah kamu lah" ujar Revando sambil meninggalkan Tiffany.
Setelah selesai membungkus semua makanannya Tiffany bergegas menemui Revando.
"TOK TOKKK" Tiffany mengetok pintu ruangan pribadi Revando.
"Ada apa Tiffany" ujar Revando yang saat itu sedang duduk di kursi kerjanya sambil menghadap laptop dirinya terlihat begitu sibuk mengerjakan pekerjaan kantornya.
"Begini Tuan muda Revando, maaf Tuan Saya mau nanya kira-kira jam berapa Tuan muda mau antar Saya berkunjung ke rumah Mama Saya" tanya Tiffany dengan sopan.
"Sebentar lagi ya, soalnya masih ada sedikit pekerjaan yang harus saya selesaikan " jawab Revando yang masih terlihat sangat sibuk sambil mengetik di laptopnya.
"Kalau begitu Saya tunggu di bawah ya Tuan" ujar Tiffany yang segera pergi meninggalkan Revando yang sedang sibuk mengerjakan masalah pekerjaan kantornya.
Dan tak lama kemudian Revando pun keluar dari ruangan pribadinya, ruangan pribadi Revando terletak di lantai atas, ruangan itu dihiasi dengan begitu banyak buku-buku yang sudah tertata rapi didalam rak nya, ruangannya terlihat sangat rapi dan juga sangat nyaman dan ruangan itu merupakan ruangan tempat kerja keduanya setelah kantornya untuk dirinya menyelesaikan masalah bisnis perusahaan nya dirumah.
"Ayo kita berangkat sekarang " ujar Revando yang saat itu sedang menggunakan pakaian formal nya yang membuat dirinya terlihat begitu karismatik.
"Baik Tuan muda saya juga sudah siap " jawab Tiffany yang saat itu menggunakan pakaian sederhana nya akan tetapi dirinya masih terlihat sangat imut layaknya gadis pada usianya saat ini.
Di dalam perjalanan menuju ke rumah Tiffany, terlihat jelas di wajah cantiknya jika Tiffany saat ini begitu bahagia karena akan bertemu dengan Mama Siska, dirinya terus memegang bungkusan makanan yang sengaja ia bungkus untuk sang Mama nya nanti sedangkan Revando terlihat sangat fokus mengendarai mobilnya dan sesekali dirinya melirik ke arah Tiffany.
Mobil pun tiba tiba berhenti.
"Ada apa kok tiba tiba berhenti " tanya Tiffany kepada Revando yang masih memegang erat bungkusan makanan nya.
"Kamu tunggu sebentar di sini" ujar Revando lalu turun dari dalam mobilnya.
Tiffany yang terlihat bingung masih tetap menunggu Revando di dalam mobilnya.
Dan tak lama kemudian Revando pun kembali.
"Kenapa lama ya " ujar Revando sambil membawa begitu banyak jenis makanan.
"Nggak kok " jawab Tiffany dengan sedikit bingung melihat Revando membawa begitu banyak jenis makanan.
Dan akhirnya mereka berdua pun melanjutkan perjalanannya kembali hingga sampailah mereka di kediaman rumah orangtua nya Tiffany, terlihat seorang wanita paruh baya sedang berdiri tepat di depan rumahnya Tiffany ternyata wanita paruh baya itu adalah Mama Siska yang saat itu sedang menunggu kedatangan putri kesayangan nya Tiffany dan juga menantunya Revando.
"Assalamualaikum Ma" ujar Tiffany sambil berlari menghampiri Mama Siska.
"Waalaikumsalam Tiffany" jawab Mama Siska yang langsung memeluk erat putri kesayangannya itu.
"Fany kantong apa itu Nak" tanya Mama Siska.
"Oh ini Ma tadi Fany membawa sedikit makanan buat Mama" jawab Tiffany dengan senyuman manisnya.
"Fany kamu nggak perlu repot-repot Nak membawakan Mama makanan, kamu datang kesini aja itu sudah cukup untuk Mama Nak" ujar Mama Siska.
"Tuan muda Revando silakan masuk Nak" ujar Mama Siska yang langsung mempersilakan mereka berdua masuk ke dalam rumahnya.
"Iya Bu" ujar Revando sambil mengeluarkan semua makanan yang ada di dalam mobilnya.
"Tiffany ngapain cuma berdiri aja, cepat kemari bantu saya angkat semua makanan makanan ini ke dalam" ujar Revando.
"Hah semua makanan ini" ujar Tiffany dengan terkejut.
"Berhenti bicara cepat kemari dan segera bantu saya mengangkat semua makanan ini ke dalam rumah kamu " ujar Revando sambil memindahkan semua makanan yang ia beli tadi ke dalam rumah Tiffany.
"Iya Tuan muda Revando" ujar Tiffany yang langsung bergegas membantu Revando mengangkat semua makanan ke dalam rumahnya.
Sekarang giliran Mama Siska yang kaget melihat begitu banyak jenis makanan yang di bawakan khusus oleh menantunya Revando.
"Nak Revando apa ini semua buat Ibu" tanya mama Siska sambil memandangi begitu banyak jenis makanan yang dibawakan oleh Revando.
"Iya ini semua untuk Ibu" jawab Revando.
"Makanan makanan ini terlalu mewah buat Ibu Nak, rasanya Ibu tidak cocok memakan semua makanan mewah ini " ujar mama Siska.
"Kata siapa Ibu tidak cocok memakan semua makanan ini, ini adalah hadiah kecil dari saya buat Ibu, jadi saya harap diterima ya Bu" ujar Revando dengan sopan.
"Kalau begitu dengan senang hati Ibu menerima nya Nak" ujar mama Siska dengan bahagia.
Bersambung...
Assalamualaikum sobat setia "Mendadak Dinikahi CEO Sombong" Jangan lupa untuk terus dukung karya ini dengan cara Like dan tinggalkan komentar yang positif supaya karya ini menjadi lebih baik lagi ya sobat...
Terimakasih 🙏😊