NovelToon NovelToon
The Sarcastic Survival Log

The Sarcastic Survival Log

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Survival
Popularitas:181
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Sinopsis: Mati konyol akibat tersedak tutup pulpen saat mencoba pamer trik sulap di depan kucingnya, Raditya dilempar oleh Dewa Administrasi yang burnout ke Aethelgard—dunia fantasi purba yang super kejam dan mematikan.

Bukannya dibekali pedang suci atau sihir penghancur masal, Raditya hanya diberi sebuah Sistem Survival yang hobi menghujat, bermulut sarkas, dan gemar memberikan hadiah absurd seperti panci aluminium. Tanpa kemampuan bertarung, Raditya terpaksa mengandalkan logika Bumi yang pas-pasan, keberuntungan yang aneh, dan adu bacot dengan sistemnya sendiri demi tidak mati untuk kedua kalinya di dasar rantai makanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24: Konspirasi Serikat Pedagang

Musim Perayaan Kota Oakhaven telah tiba. Seluruh penjuru kota didekorasi dengan lampu sihir berwarna-warni yang berkilauan seperti kunang-kunang raksasa, dan alun-alun utama disulap menjadi pasar malam yang bising namun penuh kegembiraan. Tentu saja, Warkop Sachet Raditya menjadi ground zero atau pusat gravitasi ekonomi baru dari keramaian tersebut. Antrean pelanggan bahkan sudah mencapai pintu gerbang kota—para petualang dari luar daerah rela mengantre berjam-jam di bawah terik matahari dan dinginnya malam hanya untuk mencicipi kopi susu sachet yang konon bisa membuat mereka mampu berlari maraton tanpa napas tersenggal.

​Namun, di balik gemerlap lampu dan harumnya kopi, ada aura gelap yang merayap. Di ruang bawah tanah kedai mewah milik Guild Master Goldwin, para pemimpin Serikat Pedagang Besar sedang berkumpul. Mereka tampak seperti sekumpulan tikus got yang sedang merencanakan sesuatu yang tidak lazim.

​"Pemuda itu sudah keterlaluan," geram Goldwin, pria berperut buncit yang memakai cincin emas di setiap jarinya hingga tangannya tampak seperti perhiasan berjalan. "Ramuan energi alkimia kita tidak laku lagi! Gudang kita penuh dengan stok tonik mahal yang membusuk, sementara rakyat lebih memilih membeli 'bubuk hitam' dari warung kumuh itu. Kita harus menghancurkannya malam ini, saat perayaan puncak."

​"Bagaimana caranya, Master? Dia punya perlindungan dari Baron Vane," tanya salah satu pedagang dengan nada gemetar.

​"Kita tidak perlu melawannya secara fisik, bodoh!" Goldwin menggebrak meja hingga gelas anggurnya berguncang. "Dia tidak punya pemasok. Barang dagangannya muncul entah dari mana. Tapi dia punya satu kelemahan yang sangat mendasar: Air! Jika kita mencemari tangki air utama warkopnya dengan 'Bubuk Cabai Pengacau Mana', maka setiap kopi, teh, atau mi yang dia seduh akan berubah menjadi racun mematikan yang memicu diare sihir kronis! Reputasinya akan tamat di depan para bangsawan!"

​Di dalam Warkop Sachet yang ramai, Raditya sedang asyik memoles mesin kopi otomatis barunya—sebuah benda dari logam mengilap yang tampak sangat futuristik di tengah dunia yang masih menggunakan tungku kayu.

​Ding!

​[Sistem v4.0 Mengeluarkan Peringatan Dini]:

​Deteksi Kejahatan: Terdeteksi zat asing (Bubuk Cabai Pengacau Mana) yang dimasukkan secara paksa ke dalam tangki air utama warkop oleh agen Serikat Pedagang melalui pipa saluran pembuangan di balik tembok belakang.

​Sarkasme Sistem: Wah, Manajer. Mereka sangat berusaha keras ya? Menggunakan alkimia kelas tinggi hanya untuk membuat pelanggan Anda diare massal. Tingkat keputusasaan mereka benar-benar menghibur. Apakah kita akan melakukan gimmick 'Pembersihan Pipa' atau membiarkan air tersebut menjadi menu spesial?

​Gelar Absurd Terdeteksi: [Magnet Masalah Beraroma Cuan].

​Raditya menyeringai lebar di balik konter. Dia tidak panik sedikit pun. Justru, dia melihat peluang bisnis baru yang sangat potensial. Dia melirik Nona Lira yang sedang sibuk mengelap gelas. "Lira, siapkan papan menu baru. Malam ini kita kedatangan bahan rahasia dari pihak sponsor yang tidak dikenal."

​"Sponsor? Siapa?" tanya Lira bingung.

​"Para dermawan dari Serikat Pedagang Besar. Mereka sedang berbaik hati memberikan kita bumbu tambahan," jawab Raditya santai.

​Raditya masuk ke ruang belakang, pura-pura memeriksa tangki air. "Sistem, aktifkan fungsi [Transmutasi Rasa]! Ubah zat cabai pengacau mana itu menjadi buff [Sensasi Pedas Ekstrim] yang aman bagi pencernaan tapi bikin nagih!"

​Ding!

​[Fungsi Transmutasi Rasa Terpasang]:

​Proses selesai. Air tersebut kini telah terinfusi dengan 'Air Kaldu Pedas Ajaib'.

​Gelar Baru Ditambahkan: [Manajer yang Mengubah Musibah Menjadi Profit].

​Gelar Absurd Tambahan: [Dewa Penukar Racun Menjadi Cuan].

​Gelar Absurd Tambahan: [Penyeduh Kopi yang Diberkati Kebetulan].

​Malam perayaan pun dimulai. Ribuan warga mengantre, termasuk Lady Vivienne yang malam itu tampak sangat cantik dengan gaun malam berwarna biru tua yang anggun, kontras dengan para petualang yang berpakaian zirah kotor. Vivienne duduk di kursi kayu yang telah dibersihkan khusus untuknya, berpura-pura membaca buku, padahal matanya terus mencuri pandang ke arah Raditya yang sedang beraksi dengan skill baristanya yang sangat atletis.

​"Raditya," panggil Vivienne saat Raditya menghidangkan kopinya. "Kopinya terasa... sedikit berbeda? Lebih tajam?"

​Vivienne menyesap kopi itu. Matanya membelalak, wajahnya memerah karena sensasi pedas yang meledak di lidah, namun dia justru tampak sangat bersemangat. "Ini luar biasa! Kenapa ada rasa pedas yang sangat adiktif di sini? Ini seperti membangkitkan semangat tempur dalam sekali seduh!"

​Tiba-tiba, Goldwin dan pengikutnya muncul di kerumunan, berdiri di barisan depan dengan wajah penuh kemenangan yang tertahan, menunggu momen di mana para pelanggan akan berteriak kesakitan karena diare massal. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Para pelanggan malah bersorak sorai, meminta tambah, bahkan ada yang mulai berteriak kegirangan!

​"Kopinya sangat nendang! Berikan aku lagi! Aku merasa seperti baru saja meminum ramuan kekuatan naga!" teriak seorang petualang.

​Goldwin gemetar. Wajahnya yang semula merah karena menahan tawa berubah menjadi pucat pasi. "Apa-apaan ini? Kenapa mereka tidak meledak?! Kenapa mereka malah terlihat lebih bugar?!"

​Raditya berjalan keluar, menatap Goldwin dengan senyum kemenangan yang membuat sang Master Pedagang itu menelan ludah berkali-kali. "Master Goldwin, terima kasih banyak atas tambahan 'esensi pedas' di tangki air saya. Tanpa sadar, Anda baru saja menyumbang formula rahasia untuk menu baru saya: Kopi Hitam Pedas Level Dewa. Omzet saya naik 300% malam ini karena semua orang kecanduan rasa unik ini!"

​Seluruh pelanggan yang berada di sana, yang kebetulan mendengar percakapan itu, langsung menyoraki Goldwin dengan penuh kemarahan. "Dasar pedagang licik! Kau mencoba merusak kopi kami!"

​Goldwin terpaksa melarikan diri di tengah hujan lemparan kerupuk sachet oleh para pelanggan yang marah, bahkan ia sempat terpeleset genangan kopi dan jatuh dengan cara yang sangat tidak elegan.

​Ding!

​[Misi Selesai: Sabotase yang Menguntungkan]:

​Hadiah: +1.500 Poin Survival.

​Gelar Absurd Baru: [Pencipta Kopi Pedas Tanpa Sengaja].

​Gelar Absurd Tambahan: [Orang yang Membuat Musuh Mengeluarkan Modal untuk Keuntungan Kita].

​Gelar Absurd Tambahan: [Arsitek Kehancuran Reputasi Lawan melalui Media Kopi].

​Saldo Poin: 5.000 Poin!

​Vivienne mendekati Raditya di balik konter, wajahnya tampak cemas tapi matanya berbinar kagum. "Raditya... kau tadi sangat berbahaya. Bagaimana jika mereka benar-benar meracunimu dengan cara lain?"

​"My Lady," Raditya membungkuk kecil, menatap mata Vivienne dengan sedikit dramatisir. "Seorang manajer yang tidak bisa membedakan mana kopi dan mana racun tidak layak menyandang gelar [Pemasak Anti-Diare]. Anda tidak perlu khawatir, keselamatan pelanggan adalah prioritas utama saya, terutama Anda."

​Vivienne tersipu malu, wajahnya merah padam. Dia dengan berani memegang ujung kemeja flanel Raditya. "Jangan terlalu banyak bicara... fokuslah pada kopi pesananku dan berhentilah bertingkah seperti pahlawan murahan."

​Nona Lira di sudut kedai hanya bisa menepuk jidatnya sekeras-kerasnya sampai berbunyi plak!. "Tuhan, tolong turunkan hujan supaya mereka berhenti bermesraan di depan panci soto ini! Ini kedai kopi, bukan panggung drama!"

​Ding!

​[Sistem v4.0 Memberikan Komentar]:

​Pesan Sistem: Manajer, selamat. Anda baru saja mendapatkan poin 'Romansa Tak Sengaja' sebanyak +50. Hati-hati, jika terus begini, gelar Anda akan berubah menjadi [Menantu Baron yang Terlalu Banyak Gaya]. Apakah Anda siap menjadi target pembunuhan dari seluruh pria jomblo di Oakhaven?

​Raditya tertawa, menerima sapu tangan Vivienne dengan tangan yang sedikit gemetar bukan karena takut, melainkan karena antrean pelanggan yang tidak kunjung putus. "Ah, gosip ya gosip saja. Yang jelas, malam ini kita akan menutup warung sebagai jutawan poin pertama di faksi selatan!"

​Dengan 5.000 poin di tangan dan reputasi yang makin meledak, Raditya tahu bahwa ini hanyalah permulaan. Oakhaven hanyalah batu loncatan. Dunia Aethelgard yang luas masih menunggu untuk dijajah dengan aroma kopi sachet dan mi instan yang bisa memicu perang antarfaksi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!