NovelToon NovelToon
Suamiku Menikahiku Demi Kebebasan Cinta Pertamanya

Suamiku Menikahiku Demi Kebebasan Cinta Pertamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Sambil membawa surat hasil pemeriksaan kehamilannya, Kinan berlari menuju ruangan suaminya. Dia tidak sabar menyampaikan pada suaminya kalau dia hamil. Tapi saat akan membuka pintu,
"Bima, istriku mengantarkan istrimu ke rumah sakit. Katanya ke dokter kandungan, mungkin Kinan hamil. Lantas bagaimana dengan Agnes?"

"Bagaimana apanya? tiga tahun ini baik-baik saja kan? tinggal 2 tahun lagi, Agnes tidak perlu lagi sembunyi di luar negeri!"

Deg

Mata Kinan memerah, wanita yang telah menabrak ibunya hingga tewas. Dan mendapatkan hukuman selama lima tahun di penjara, bagaimana bisa berada di luar negeri?

"Kamu keterlaluan, kalau sampai Kinan mengetahuinya. Dia akan sangat marah padamu! jangan bawa-bawa aku ya, Bella itu sahabat baik Kinan. Kalau dia tahu, habislah aku!"

Hati Kinan hancur mendengar suaminya malah tertawa.
"Dia tidak akan tahu, kalaupun tahu dia bisa apa? Kinan sudah tidak punya siapa-siapa selain aku. Satu kata dariku, dia akan patuh!"

'Tega kamu mas' batin Kinan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Leo membuka pintu ruangan bosnya, dan melihat Bima bersandar di sandaran sofa dengan wajah babak belur dan pakaian yang sudah tidak rapi. Ya, sepertinya sebelas dua belas dengan Zayn tadi.

"Tuan..."

"Panggil Fandy, Leo!"

"Baik tuan"

Leo pun segera menghubungi dokter yang juga salah satu teman Zayn dan Bima.

Tak lama dokter itu datang, membawa tas perlengkapannya dan duduk di samping Bima, wajahnya tampak sangat penasaran. Masalahnya Bima kan bukan orang sembarangan, dan sekarang Bima babak belur seperti itu di depannya. Siapa yang sudah berani melakukan semua itu pada Bima?

"Tuan muda Dirgantara, apa yang terjadi padamu? siapa orang di kota ini yang berani memukul mu seperti ini? wah, orang itu benar-benar tidak takut di deportasi ya dari kota ini?" tanya Fandy.

Bima yang tadinya memejamkan matanya, perlahan membuka kelopak matanya. Dia segera menoleh ke arah Fandy.

"Tidak usah banyak bicara, obati saja. Jam 11 aku ada meeting"

Fandy segera mengeluarkan peralatan untuk memeriksa, membersihkan lalu mengobati luka-luka yang ada di wajah Bima.

"Dia kuat juga ya..."

Fandy tidak melanjutkan ucapannya, Bima sudah melotot padanya.

"Bisa tidak, jangan banyak omong! lakukan saja pekerjaan mu dengan benar!"

"Iya iya, tapi kamu ini sensian sekali. Mentang-mentang istrimu sedang hamil, kamu yang jadi snewen"

Bima hanya memijat keningnya sekilas. Fandy dan Zayn itu cerewetnya tidak jauh beda. Menyebalkannya juga tidak jauh beda.

Fandy mengobati luka dan memar di wajah Bima. Dia memberikan krim terbaik untuk luka itu supaya tidak meninggalkan bekas.

"Itu krim paling bagus, butuh pemesanan satu sampai dua minggu!"

"Masih ada stok?" tanya Bima.

Fandy terdiam sebentar,

"Tentu saja masih. Tapi belum habis satu tube, semua luka itu dalam tiga hari saja sudah pasti akan hilang tanpa bekas" kata Fandy.

"Kalau begitu tinggalkan semuanya disini, jika ada yang menghubungimu dan minta diobati,

jangan berikan krim bagus padanya. Berikan yang paling lama penyembuhannya dan meninggal bekas"

Fandy terdiam, tentu saja dia tidak paham dengan apa yang dikatakan oleh Bima. Kenapa harus seperti itu? pikirnya.

"Jangan seperti itu, aku ini dokter profesional..."

"Aku akan investasi 1 milyar di proyek barumu yang ada di Korea itu!" sela Bima.

Mata Fandy melebar, dia memang butuh banyak investasi untuk proyek pengembangan obat terbarunya.

"Kamu serius?" tanya Fandy memastikan.

"Tinggalkan semua krim itu disini!"

"Tidak aku bawa semuanya, aku akan minta asistenku membawa semuanya kesini!"

Fandy segera menghubungi asistennya, memerintahkan agar asistennya nanti membawakan semua krim penghilang bekas luka itu semua ke perusahaan Bima.

Dan baru saja ponsel itu akan Fandy simpan, ponsel itu berdering. Nama yang memanggil di layar ponsel Fandy juga sama sekali tidak asing.

"Halo..."

[Dokter Fandy, bisa datang ke perusahaan. Tuan terluka, hidungnya memar, wajahnya babak belur]

Mata Fandy melebar, pria itu memiringkan kepalanya dan melihat penuh curiga pada Bima.

"Aku kesana 20 menit lagi!"

[Baik dokter, terima kasih]

Fandy menutup panggilan itu,

"Namira, sekertaris Zayn. Jadi kamu berkelahi dengan Zayn?" tanya Fandy yang rasanya sulit untuk percaya.

Dua temannya itu memang kerap adu mulut. Tapi, tidak pernah sampai berkelahi. Zayn memang orangnya blak-blakan, tapi sangat menghargai hubungan persahabatan mereka. Fandy ingat Zayn pernah bilang, kalau Bima sudah seperti saudara baginya. Lantas bagaimana bisa pengikut setia Bima itu berkelahi dan membuat Bima babak belur seperti yang terlihat di hadapannya sekarang?

"Aku masih tidak percaya ini, orang lain mungkin bisa memukuli mu, tapi Zayn? seorang Zayn Rudiaksa?" Fandy tampaknya memang tidak bisa mempercayai hal itu.

"Dia yang datang cari gara-gara, ingat ya! jangan berikan obat yang bagus padanya. Berikan saja yang paling lama menghilang bekas luka!"

Fandy mengusap keningnya. Tapi, karena Bima sudah investasi banyak ke penelitiannya, maka dia akan menuruti apapun yang dikatakan oleh investor utamanya.

"Baiklah, karena kamu sudah investasi dengan jumlah besar, maka aku akan lakukan apapun yang kamu katakan! jangan kena air selama 12 jam ya, usap saja dengan tissue basah. Di pelipis mu itu bukan luka robek, hanya lecet, tidak masalah. Aku juga sudah kirim pesan pada Leo untuk beli antibiotik..."

"Pergilah!"

Fandy terdiam, dia kan dokter. Kenapa dia belum selesai bicara sudah di suruh pergi. Dimana harga dirinya sebagai dokter di sini?

'Huh, untung kamu investor utamaku. Jika tidak, aku akan berikan suntikan tidur padamu. Galak sekali!' omel dokter Fandy dalam hati.

**

Sementara itu di villa, kepala pelayan sudah datang tiga kali ke kamar Kinan. Dan semuanya masih sama, Kinan hanya duduk di dekat jendela, dan makanannya masih utuh.

"Nyonya, jika nyonya terus begini. Kandungan nyonya nanti bisa..."

Kinan menoleh, membuat pelayan yang bicara dnegan nada cemas itu menjeda ucapannya.

"Aku mau ambil obat di ruang kerja Bima. Bibi bisa ikuti aku, aku tidak akan ambil yang lain. Hanya obat!" kata Kinan.

Sebenarnya dia melihat keluar jendela itu sambil terus berpikir, dia terus memikirkan cara untuk bisa keluar dari tempat ini. Mulai dari melukai dirinya sendiri, supaya bisa di bawa ke rumah sakit. Bukankah artinya dia akan keluar dari tempat ini? tapi setelah dia berpikir lebih lama, cara itu juga tidak akan efektif. Dia tengah hamil, bagaimana kalau bukan dia saja yang celaka?

Lagipula dia masih harus baik-baik saja. Dia harus membawa wanita bernama Agnes Rosaline itu ke penjara. Wanita itu harus tetap mempertanggungjawabkan perbuatannya pada ibu Kinan. Dia tidak akan membiarkan wanita itu lolos begitu saja. Maka daripada melukai dirinya, Kinan pikir Bella pasti akan menemukannya. Dan selama Bima tidak ada, dia bisa menggunakan kesempatan ini untuk mencari bukti yang dibutuhkan pengacara Gustaf.

"Nyonya tapi..."

"Aku akan makan kalau kamu mau ijinkan aku pergi ke ruang kerja Bima!" sela Kinan. Dia berusaha bernegosiasi dengan kepala pelayan di villa itu.

Tadinya kepala pelayan itu agak ragu. Tapi setahunya, di ruang kerja tuannya juga tidak ada barang berbahaya. Apalagi dengan membiarkannya pergi ke ruang kerja, nyonya nya mau makan. Tuannya tidak akan marah lagi padanya. Akhirnya kepala pelayan mengangguk cepat.

"Saya akan periksa nyonya, ketika keluar dari ruang kerja ya?" tanya kepala pelayan itu, menghindari terjadinya masalah. Seingatnya tuannya membawa tas nyonya nya itu ke ruang kerja kemarin.

Kinan segera menganggukkan kepalanya. Dia tidak mau mengambil apapun. Dia hanya akan mengirimkan semua bukti itu pada Bella.

"Baiklah, mari nyonya" kata kepala pelayan itu menunjukkan jalan pada Kinan.

***

Bersambung...

1
mama
kelamaaan,... udh bab ke berapa tp itu2 aj cerita ny,. kurang sat set,suami modelan Bima harusnya jgn main alus,.lngsung aj sat set
Agus Tina
Bagus Kinan, jangan kasih hati orang sepwrti Bima. Kita huga tidak tahu bagaimana pernikahan mereka dalam agama karena niat Bima menikahi Kinan hanya untuk mengelabuhinya agar Agnes bisa bebas ... jadi cerai saja ..
Nurlaila Hidayah
ya klo bisa ancam dengan gugurkan kandungan mu nan biar bisa cerai
Nurlaila Hidayah
bagus nan jangan mau klo ga cerai, jawaban mu jga sangat bgus jangan mau di iming2 harta ya wlwpun hdup perlu harta tpi kbhgiaan kluarga mu di rwnggut bgtu aja sama c minuman jahat
falea sezi
cerai verstek thor 🤣🤣 authornya g tau ya bisa di putus apalagi laki g dateng 🤭 belajar lagi ya thor
Siti Zaid
Tak sabar nak lihat agnes dipenjarakan..baru tau rasa..jadi orang itu jahat amat dan Bima biar hidup diselubungi penyesalan dan kehancuran...
yula
💪💪💪💪💪thor
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kalau gak bisa langsung tanda tangan, jangan persulit Kinan kasian dia selama ini kamu bohongi 😡
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ayo Bima hidupkan mertuamu🤭
sunaryati jarum
Kok tidak ada perceraian secara verstek jika lelaki tidak datang langsung diputus cerai Kapan karma Bima dan Agnes datang,kok masih punya kuasa.
Mida
cabut aja jabatan sibima apakah si Agnes akan tetep bersamanya atau pergi dari hidupnya
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
udahlah Zayn jangan hiraukan Bima,, tinggalkan aja dia sendiri 😡
merry
kak dtg kn karma buat Bima dan Agnes kak biar Kinan dpt keadilan,, enk x org yg bunuh klurg Kinan hdp bhgia hrs y ada yg laporin gt dan Bima jg kena krn lindungi penjahat,,,, org curi labu mati digebukin in bkin org meninggal malah hdp bhgia
Agus Tina
Bercerai saja ... Kinan
Siti Zaid
Author ditunggu terus lanjutan ceritanya ya...🤭
Siti Zaid
Bima pasti akan menyesal jika bercerai dengan wanita sebaik kinan ..hidupnya akan hancur jika terus membela wanita ular macam agnes
😠
J
knpa lama2 skali updatenya, jadi gk seru bacanya
falea sezi
bosen thor muter doank😓
Adinda
seret juga bima kepenjara sekalian biar tau rasa
Nurlaila Hidayah
percepat napa thor sidang cerai sama sidang kasus pmbunuhan'a biar ga bertele2 jga, lma2 bisa pda bosan baca'a krna msih jln di t4
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!