NovelToon NovelToon
When The Extra Writes The Rules

When The Extra Writes The Rules

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Skyline Scribe

When the Extra Writes the Rules/ Ketika karakter tambahan menulis aturan.

Kisah seorang pekerja kantoran modern Kirana yang masuk ke tubuh Evelyn Rosenberg, karakter figuran kaya raya namun berpenyakit kronis dalam novel fantasi favoritnya.

Karena tahu takdir karakter pendukung dan dunia novel tersebut akan berujung bad ending, Evelyn bertekad mengubah alur dengan memanfaatkan pengetahuan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyline Scribe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 : Bisikan di Balik Tirai

Beberapa hari kemudian.

Aroma parfum bunga lili dan saffron bercampur baunya asap lilin lebah memenuhi Aula Istana Arkania.

Malam kian larut, tapi riuk perjamuan besar memperingati berdirinya dinasti justru makin riuh.

Di tengah hilir mudik para bangsawan berdandan mewah, Evelyn berdiri di dekat pilar. Gaun malam berwarna ungu gelap dengan garis leher persegi dan sulaman benang perak melingkupi tubuhnya yang kian berisi dan segar.

Rambut peraknya disanggul tinggi, menyisakan beberapa helai yang jatuh membingkai lehernya.

Di tangannya, segelas anggur berwarna merah muda ia putar-putar perlahan, membiarkan gelembung udara kecil pecah di permukaan kaca.

Dari kejauhan, di dekat tangga menuju balkon luar, Rosalia tampak sedang memeluk lengan Putra Mahkota Nathaniel.

Gadis berambut cokelat keemasan itu mengenakan gaun berwarna putih bertabur benang emas yang sangat mencolok.

Ia tertawa kecil, mengangguk sopan pada tiap duke dan marchioness yang menyapa sang Pangeran.

Namun, binar matanya sama sekali tidak tenang. Tatapannya terus-terusan bergeser melintasi kerumunan, mencari sosok Evelyn.

Guncangan dari bisikan Evelyn beberapa hari yang lalu di pesta teh masih menyisa di benak Rosalia.

Rasa penasaran, takut, dan cemburu berbaur menjadi racun yang menggerogoti pikirannya.

Saat Nathaniel berbalik untuk berbicara dengan Komandan Pengawal Kerajaan tentang pengamanan dewan minggu depan,

Rosalia membisikkan sesuatu di telinga sang Pangeran. Pria berambut pirang itu tersenyum, mengusap pipi Rosalia pelan sebelum membiarkan gadis itu melangkah pergi.

Rosalia mengambil segelas minuman manis dari nampan pelayan yang lewat, lalu melangkah memutar melewati barisan meja prasmanan.

Evelyn sudah menyadari pergerakan itu sejak awal.

Matanya menangkap bayangan Rosalia dari pantulan cermin dinding di samping pilar. Ia berbalik perlahan, melangkah melintasi lorong samping aula yang tertutup oleh tirai merah—sebuah area lorong kecil yang sepi, biasa digunakan oleh para pelayan atau bangsawan yang ingin mencari udara segar tanpa gangguan.

Langkah kaki ringan beradu dengan lantai mengikuti dari belakang.

Srrr...

Tirai merah berdesir pelan saat Rosalia menyibaknya dan melangkah masuk ke lorong remang-remang itu.

Evelyn berhenti melangkah. Ia menyandarkan bahunya santai pada dinding, menyilangkan kedua kakinya seraya menyesap anggur merah di tangannya dengan sangat tenang.

"Langkahmu agak terlalu berisik buat ukuran seseorang yang mau melakukan konfrontasi rahasia, Rosalia," cemooh Evelyn.

Rosalia mengepalkan tangannya.

"Kamu... kamu ini siapa sebenarnya?!" desis Rosalia dengan suara rendah. "Bahasa yang kamu pakai kemarin... kata 'transmigrator'... dari mana kamu tahu kata itu?! Kamu bukan Evelyn von Rosenberg yang asli, kan?!"

Evelyn tertawa kecil.

"Pertanyaan yang lucu," balas Evelyn menggunakan bahasa Indonesia yang sangat lancar. "Kalo aku Evelyn asli yang sakit-sakitan dan cuma tahu urusan pesta teh kerajaan ini, menurutmu gimana ceritanya aku bisa tahu istilah konyol kayak gitu, Wulan?"

DEG!

Rosalia terperanjat! Kakinya refleks melangkah mundur. Wajahnya pucat.

Nama itu... nama aslinya di dunia nyata sebelum ia meninggal akibat kecelakaan dan terbangun di dunia novel ini!

"Ka... Kamu beneran jiwa dari bumi?!" seru Rosalia terbata-bata.

"Gimana... gimana kamu bisa tahu nama asliku di dunia nyata?!"

Evelyn melangkah mendekat. Ia menunduk sedikit, menyetarakan tingginya dengan Rosalia.

"Aku udah baca seluruh alur cerita novel konyol ini sebelum aku terlempar ke tubuh Evelyn, banyak sekali perbedaan dari novel aslinya, dari kemunculan kamu yang terlalu cepat di kediaman Rosenberg, aku udah mulai merasa ada yang aneh" bisik Evelyn rendah. "Aku tahu siapa kamu—seorang cewek haus validasi yang hobi ngerebut pacar orang dan mainin emosi cowok-cowok dungu pakai akting polos. Dan saat kamu terlempar ke dunia ini sebagai Rosalia... Kamu pikir kamu bisa ngulangin trik murahan yang sama?"

Mata Rosalia membelalak lebar.

Gadis berambut cokelat itu menegakkan dadanya, menyunggingkan senyum sengit penuh kedengkian.

"Kalo kamu udah tahu aku siapa dan gimana cerita novel ini berjalan... artinya kamu tahu kalo aku ini Original Female Lead di dunia ini!" bentak Rosalia. "Kamu itu cuma karakter tambahan yang ditakdirkan mati gara-gara penyakitmu! Dunia ini bergerak mengelilingi aku, bukan kamu!"

Rosalia memajukan wajahnya, menunjuk dada Evelyn dengan jarinya yang gemetar.

"Kamu pikir kamu hebat gara-gara bisa gaet si bisu kaku Cassian itu dan nyelamatin bisnis Rosenberg?!" Kesal Rosalia.

"Nathaniel udah sepenuhnya ada di bawah kendali aku! Dewan kerajaan, fraksi Istana, dan seluruh hukum di benua ini berada di pihak calon raja! Sekali aku bisikkin satu kalimat aja di telinga Nathaniel minggu depan saat Sidang Agung... Kamu dan keluarga Rosenberg bakal ditendang keluar dari ibu kota ini sebagai pengkhianat!"

Evelyn menatap jari Rosalia yang menunjuk dadanya. Dengan gerakan yang cepat dan tenang, tangan Evelyn terangkat, menangkap pergelangan tangan Rosalia lalu mencengkeramnya.

"A-awh!" rintih Rosalia kaget saat merasakan cengkeraman jemari Evelyn.

Evelyn memilin pergelangan tangan Rosalia sedikit ke samping, memaksa gadis itu menurunkan jarinya.

"Dengarin aku baik-baik, Wulan..." bisik Evelyn tepat di depan wajah Rosalia, "Kamu pikir Nathaniel itu perisai terkuat?" cemooh Evelyn. "Pangeran bodoh yang cuma bisa dibeli pakai resep kue Panna Cotta dan elusan pipi murahan? Bahkan pasukan istana nggak sebanding dengan pasukannya Cassian"

"Cassian nggak bakal bisa berbuat apa-apa di dewan resmi!" tangkis Rosalia, mencoba meyakinkan dirinya sendiri walau ketakutan mulai merayapi hatinya. "Hukum kekaisaran lebih tinggi dibanding kekuatan militer perbatasan!"

"Lanjutkan aja halusinasi itu selagi bisa," sahut Evelyn santai. Ia melepaskan cengkeramannya, lalu menyesap anggur merah di tangannya yang masih tersisa separuh.

Manusia memang tidak mudah untuk berubah.

Dari awal bertemu Rosalia, Evelyn sudah menyadari bahwa Rosalia yang didepannya itu bukan Rosalia yang asli, entah kenapa sikapnya itu mengingatkan pada seseorang di dunia lamanya–Wulan.

Ucapan tentang Wulan tadi sepintas hanya ingin mengetes aja, tak disangka-sangka ternyata Rosalia itu beneran Wulan.

Untungnya Wulan nggak mengenaliku.

Evelyn melangkah pergi, kembali ke dalam kerumunan perjamuan istana.

Rosalia berdiri membeku di tempatnya. Napasnya memburu tajam, dadanya naik turun oleh gejolak amarah.

Sialan! Sialan kamu Evelyn! jerit Rosalia histeris dalam hatinya. Kamu pikir kamu bisa ngancam aku?! Aku bakal bikin kamu dan Cassian berlutut di depan kakiku di dewan kerajaan nanti! Aku bakal bikin kamu nyesel pernah terlempar ke dunia ini!

1
Ael
👍👍
Fazira
😍😍😍
Fazira
kompor mulai lagi
Fazira
seneng ya Cassian 😍
Fazira
lanjutkan Evelyn 🤣
Fazira
diam kau Rosalia /Panic//Panic/
Fazira
sabar Evelyn 🤭
Fazira
bener ya di dunia ini karena ada orang yang suka sama kita pasti ada orang yang gak suka sama kita /Frown/
Fazira
suka deh sama Cassian 😍
Fazira
😍😍
Fazira
😍😍😍
Ael
🤣🤣
Fazira
lanjut kak 💪
Fazira
Cassian Cassian apapun yang Evelyn katakan pasti kamu percayai 🤭
Fazira
Rosalia ini nekat banget yaa
Skyline Scribe
Cassian lucu banget yaaa
Fazira
Rosalia ini emang hatinya udah jahat
kesel banget sama dia/Panic/
Skyline Scribe: kok bisa yaa ada orang ngomong kaya gitu
total 1 replies
Fazira
Rosalia transmigator jugaa
Fazira
/Puke/
Skyline Scribe: jijik sama Rosalia yaa🤣
total 1 replies
Skyline Scribe
dia adalah tokoh yang cukup penting kak😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!