Banyu dan Alia sudah lama menjalin kasih, sejak mereka masih dibangku SMU sampai mereka sudah sama - sama bekerja. Banyak mimpi dan harapan yang ingin mereka wujudkan tapi semua itu terhalang oleh restu orang tua.
Banyu biru Aji berasal dari keluarga biasa saja pemilik restoran kecil yang sudah turun temurun warisan dari kakek dan nenek banyu, sementara keluarga alia berasal dari keluarga terpandang dan kaya raya.
Diam diam orang tua aliya tidak menyetujui hubungan mereka bahkan mereka sudah menyiapkan jodoh dan rencana untuk memisahkan aliya dan juga banyu.
Akankan cinta mereka bisa berlanjut atau akan menyerah dan kalah????
" Hai.....aku come back setelah lama tidak menulis.... semoga karyaku ini bisa dibaca dan diterima banyak pembaca"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bondan wardoyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15 Aliya Menyerah
TOK...TOK...Aliya keluar papa mau bicara dalam sepuluh menit gak keluar saat itu juga papa akan buat masalah di RS tempat Banyu bekerja. Itulah kata-kata yang diucapkan papa Aliya bernada ancaman. Aliya tidak mungkin lagi membuat Banyu kesusahan masalah yang dia hadapi dan keluarganya saat ini sudah cukup, baiklah dengan berat hati Aliya melangkahkan kakinya.
Disana papa dan mama Aliya sudah menunggu dan ada beberapa kertas dimeja. Aliya duduk dan mencoba mendengarkan semua pembicaraan papa dan mamanya.
Intinya adakah Aliya harus segera pergi keluar negri untuk melanjutkan kuliah dan tentunya meninggalkan Banyu. Dan segera bersiap untuk pertunangannya dengam laki laki yang sudah sejak awal dia duga yang akan di jodohkan denganya.
Siapa lagi tak lain tak bukan adalah Yuda yang beberapa kali datang kerumah dan juga beberapa kali bertemu diacara acara penting relasi bisnis papanya.
Jika Aliya tidak mau melakukan semua itu, pastinya Banyu dan keluarganya yang akan menjadi sasaran.
" Sekarang papa kasih kamu waktu untuk memutuskan hubungan kamu dengan Banyu sisanya papa yang akan siapkan kira kira butuh waktu berapa lama, papa masih memberikan toleransi tapi papa juga tidak ingin berlama lama dengan masalah ini, kamu tinggalkan Banyu lalu pergi keluar negri dan semua masalah Banyu disini papa pastikan selesai hari itu juga."
" Baik kasih Aliya waktu tiga hari Pa... dan siapkan semua keperluan Aliya untuk pergi tapi Aliya papa juga memenuhi semua kata papa tadi, dan untuk bertunangan sengan dengan Yuda tidak dalam waktu dekat minal dua atau tiga bulan lagi dan juga pertunangannya akan dilakukan diluar dan satu lagi Aliya yang akan menentukan pergi ke negara mana bukan papa atau mama."
Aliya langsung beranjak pergi setelah menanda tangani beberapa dokumen yang sudah disiapkan Papanya dimeja. Meski hati Aliya hancur berkeping keping tapi dia berusaha untuk tegar dan kuat menghadapinya entah sampai mana batasnya tapi Aliya harus berusaha.
Kita tinggalkan Aliya dan beralih ke Banyu yang tengah sibuk bekerja di IGD RS.
Diruma sakit kebetulan baru saja masuk pasien kecelakaan yang harus di tangani Banyu, luka sobekan yang membuat Banyu harus segera menghentikan pendaharan dan segera menjahit lukanya supaya darah dapat segera berhenti.
Baru saja Banyu membuangan sarung tangan madis ke tempat sampah datang lagi pasien berikutnya seorang ibu yang terkena pecahan kaca dan karena lukanya cukup dalam dan lebar Banyu juga harus menjahitnya dan tidak lama dalam waktu lima sampai sepuluh menit saja sudah selesai setelah memberikan resep Ibu itu bisa langsung pulang.
Tiba-tiba pasien datang lagi dengan ambulance kali ini ada yang pingsan karena dehidrasi berat Banyu segera melakukan pemeriksaan dan juga segera melakukan pertolongan, Banyu segera menyuruh perawatnya untuk memasang infus dan juga oksigen, ada juga pasien yang harus operasi darurat, Banyu segera menghubungi ruang operasi untuk dapat segera membawa pasien kesana.
Banyu baru saja duduk dan menyempatkan untuk minum dan makan roti yang kebetulan dibawakan bekal ibunya tadi sebelum berangkat, dan ya ada panggilan lagi dan Banyu selalu siap sedia dalam mengandikan dirinya dengan pekerjaanya saat ini.
Jam makan siang Banyu juga sudah biasa sedikit terlambat atau bisa juga sangat terlambat itu sudah biasa.
Setelah sekian lama Banyu baru sempat membuka hp nya dan ternyata ada pesen dari Aliya. Aliya seperti biasa mengingatkan Banyu untuk makan dan ya Aliya juga mengatakan jika nanti sepulang kerja nanti akan menjemput Banyu dan mengajaknya kesuatu tempat.
Sambil senyam-senyum sendiri Banyu membaca pesanya. Sampai sampai teman sejawat nya menggodanya dan juga para perawat.
"dr.Banyu sedang dilanda rindu berat beberapa hari tidak bertemu pacar sampai sampai cuma liat Hp bisa senyum senyum sendiri."
" Iyaa to dok....kita sudah tidak sabar ya kapan undangnya sampai kekita kita, udah pacarnya cantik kaya serasi banget dengan dokter kita ini iya kan"
"Bisa saja ya kalian ini doakan saja ya semua lancar."
"Dok kalau niat baik itu sebaiknya disegerakan takutnya nanti malah gak jadi lho dok siapa tau nanti pacar dokter kabur heheheh mumpung dia masih mau sama dokter yang super sibuk."
" Dokter Ian ini bisa saja ya kalau bercanda bercanda kan dok.....kalau dia sampai kabur ya saya kejarlah dia itu belahan jiwa saya."
Disela kesibukan kerja mereka masih menyempatkan bercanda dan bersenda gurau ya sebagai hiburan juga. Dan hari ini dokter Banyu mentraktir satu ruangan itu dengan kopi dan kie manis. Wah semua jadi bahagia karena dapat kopi gratis hari ini.
Sore pun tiba dan Aliya sudah menunggu Banyu di parkiran. Hari ini sengaja berdadan cantik untuk bertemu Banyu waktunya tidak banyak dia ingin mengukir kenangan indah bersama Banyu.
" Hei Sayang udah lama nunggunya maaf ya, hhhmmm wangi banget sih kamu pasti pake parfum kesukaan aku kan, cantik banget sih pacar aku hari ini."
"Iya dong udah siap kita hari ini akan jalan jalan sedikit jauh dan aku aja yang nyetir dokter Banyu silahkan duduk santai dan menikmati pemandangan dan juga kopi yang sudah aku siapin."
" Ok ok kita mau kemana."
"Nanti juga kamu akan tau kalau sudah sampai besok kamu masuk siang kan jadi gak masalah kalau hari ini kita nginep."
"Maksudnya......maksudnya nanti kamu akan tau."
Aliya lalu melajukan mobilnya menuju tempat yang udah lama ingin dia kunjungi bersama Banyu. Glamping di lembang ya itu tujuan Aliya, malam ini Aliya tidak ingin tidur karena semalaman ingin memandang, ngobrol dengam Banyu sampai puas.
Karena Aliya tau dia tidak akan bisa lagi malakukannya sebentar lagi dia akan pergi dan meninggalkan Banyu. Sepanjang perjalanan Banyu banyak berbicara apapun dia ceritakan dan juga sebaliknya Aliya.
Tak terasa mereka sudah sampai ditempat tujuan. Aliya mengatakan pada Banyu untuk sejenak melepas lelah disini karena sudah lama sebenarnya mereka ingin ke tempat ini tapi ya belum sempat. Aliya tidak ingin menyesal makanya dia nekat mengajak Banyu kesini saat itu juga.
Tiba disana sudah sore Aliya dan Banyu segera menuju tempat yang sudah Aliya pesan. Tempat glamping dengan pemandangan Alam yang indah dilembang dengan cuaca yang sejuk nan asri ditemani suara suara alam yang menyejukan hati.
Rasanya Aliya ingin waktu berhanti saja disini ketika dia bersama kekasihnya tercinta. Aliya terus saja menempel pada Banyu tanganya bergelayut di bahu kekasihnya dengan manja.
Hari itu karena bukan hari libur jadi tempat itu tidak begitu ramai. Aliya memesan paket Bbq yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola, begitu sampai disana mereka langsung makan karena memang belum makan dari siang. Mereka berdua menikmati makan malam sambil bercerita banyak hal baik Aliya maupun Banyu sama sama menjadi pendengar yang baik.
Makan malam sudah selesai banyu meminta ijin kepada Aliya untuk mandi sebentar saja. Dan sewaktu banyu dikamar mandi Aliya masuk dan memeluk Banyu dari belakang untung saat itu belum melepas semua pakaiannya. Dan tentunya dia terkejut tiba tiba Aliya masuk ke dalam kamar mandi.
"hei....Sayang kenapa aku bak kunci pintu bukan berarti kamu bisa masuk kesini." Sambil memegang tangan Aliya yang masih melingkar didadanya.
"Sebentar aja seperti ini rasanya nyaman banget seperinya aku gak punya masalah apapun jika udah ada dipelukan kamu."
" Aliya kamu kenapa sebenarnya kamu ada masalah atau ada hal yang kamu pikirkan cerita dong sama aku." Sambil membalikan badannya.
" Gak ada kuk cuma aku pengen manja aja sama kamu dan aku gak sabar untuk jadi istri kamu, boleh gak kalau kita malam ini tidur bareng cuma mau bobok di dada kamu aja rasanya to nyaman banget boleh ya kalau gak boleh aku gak akan kelur dari sini dan aku akan lepas baju aku satu persatu."
"Wow....hhhhhmmmmm ok kalau gitu kamu keluar dulu ya aku pengen mandi sebentar aja janji."
"JANJI...."
" Iyaaa janji sebentar aja."
Banyu sambil membawa Aliya kepintu dan membawanya keluar dari sana. Setelah Aliya keluar Banyu tarik nafasnya dalam dalam. Ok Banyu fokus fokus..........dan dia langsung mengguyur seluruh bandanya dengan air.
Hahahhaha bahaya lama lama Banyu bisa jebol pertahanannya.
Ok kita lanjutkan di Episode selanjutnya ya.
Terima kasih bagi yang sudah mampir kesini semoga menghibur dan tolong tinggalkan like dan komenya untuk semangat aku terima kasih.