NovelToon NovelToon
Time Travel: Upaya Penebusan Dosa

Time Travel: Upaya Penebusan Dosa

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Penyesalan Keluarga / Mengubah Takdir
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Keisya bangun kembali ke masa lalu–tepat sebelum kecelakaan yang mengubah segalanya. Dulu, rasa iri dan provokasi membuatnya menyiksa Keyla yang merupakan anak kandung keluarga Jordan yang tlah lama hilang, hingga akhirnya ia mati dibunuh oleh keluarga yang membesarkannya itu..

Kini, ia kembali ke usia 15 tahun dengan ingatan penuh penyesalan, dan setiap ia mengingat masa dimana ia menyiksa Keyla, kepalanya akan terasa sangat sakit, oleh sebab itu, sekarang ia hanya punya satu tekad yaitu melindungi Keyla dari bahaya, menebus kesalahan, dan membiarkan gadis itu mendapatkan tempatnya yang sesungguhnya di keluarga Jordan sebelum dirinya pergi dari keluarga itu agar bisa menjalani hidupnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Jena menaruh kardus sampah sebelum dengan perahan meraih tumpukan kertas tersebut, lalu satu per satu ia membacanya.

Semakin lama matanya bergerak menyusuri setiap tulisan, semakin jelas pula keterkejutan yang terpancar dari wajahnya. Dahinya berkerut, bibirnya sedikit terbuka, seolah otaknya menolak memproses informasi yang baru saja ia lihat.

Ya Tuhan.. Baru tujuh hari ia membiarkan Keisya mengurus dirinya sendiri, lalu sejak kapan gadis itu membuat begitu banyak keputusan besar seorang diri?

Jena masih mematung dengan pikiran yang terasa kacau ketika tiba-tiba sebuah suara membuatnya tersentak.

"Ada apa, Kak?"

Jena refleks menoleh. Entah sejak kapan Keisya sudah berdiri di sampingnya sambil memiringkan kepala dengan ekspresi polos. Gadis itu sama sekali tidak terlihat bersalah. Justru wajahnya tampak santai seolah semua yang tertulis di lembaran-lembaran itu adalah hal yang biasa.

Jena mengangkat salah satu kertas yang berada di tangannya.

"Oh... itu." Keisya langsung mengenalinya. Senyum kecil muncul di bibirnya. "Aku daftar jalur beasiswa di sekolah negeri itu. Ternyata keterima."

Kalimat itu diucapkan begitu ringan, tetapi rasanya seperti petir yang menyambar kepala Jena.

'Beasiswa di sekolah negeri?'

Rasanya setiap kata yang keluar dari mulut Keisya menjadi pukulan baru bagi kondisi mentalnya.

Sementara itu, Keisya justru salah menangkap ekspresi wanita tersebut. Ia mengira Jena masih belum percaya pada kemampuannya.

"Aku tahu kok dulu aku memang bodoh waktu SMP," ucapnya cepat sambil menggaruk tengkuknya dengan canggung. "Tapi kali ini serius, kak. Aku benar-benar lulus tes beasiswa pakai kemampuanku sendiri."

Di dalam hati, Keisya menambahkan kalimat yang tentu saja tidak mungkin ia ucapkan keras-keras.

'Ya... walaupun sebenarnya karena jiwaku sudah bukan anak SMP lagi.'

Soal-soal ujian kemarin terasa terlalu mudah baginya. Dulu, demi bisa mengejar Keyla saat hendak masuk perguruan tinggi, ia pernah belajar mati-matian hingga menguasai banyak materi.

Rupanya semua pengetahuan itu masih tertinggal di kepalanya. Kini semuanya justru menjadi keuntungan yang tidak pernah ia duga.

Sementara itu Jena benar-benar kehilangan kemampuan berbicara. Mulutnya terbuka beberapa kali, tetapi tidak ada satu pun kalimat yang berhasil keluar. Rasanya seperti ada sesuatu yang membungkam lidahnya.

Dengan tangan yang mulai bergetar halus, ia mengambil selembar kertas lain dari tumpukan tersebut.

"Lalu... kalau yang ini?" tanyanya pelan.

Ia mengangkat secarik kertas yang ternyata merupakan bukti pembayaran sebuah unit kos.

Keisya mengikuti arah pandangan Jena. Begitu menyadari kertas yang dimaksud, wajahnya langsung berbinar.

"Oh, yang itu."

Ia menepukkan kedua telapak tangannya sekali dengan antusias.

"Aku sudah menyewa kos dekat sekolah." Ucapan sederhana itu justru membuat dada Jena semakin sesak.

Seumur hidup bekerja di keluarga Jordan, belum pernah ia melihat Keisya seperti sekarang.

Perubahan gadis itu terasa begitu drastis, meski ia terlihat tetap ceria dan mudah tersenyum, namun entah mengapa, Jena merasa Keisya kini memikul begitu banyak pikiran di balik semua senyum itu.

Seolah tidak ada lagi gadis ceroboh yang bertindak sesuka hati tanpa memikirkan akibatnya, dan yang paling membuat hati Jena terasa tidak nyaman adalah perubahan sikap Keisya terhadap keluarga Jordan.

Dulu, gadis itu selalu menjadi pusat keramaian di rumah ini, sedikit-sedikit ia akan mengadu kepada Alden jika Geo menggodanya.

Bermanja-manja pada Ivar tanpa rasa malu.

Bahkan setiap Alex baru menginjakkan kaki di pintu depan mansion, Keisya pasti akan menjadi orang pertama yang berlari sambil berteriak menyambutnya.

Kini... Semua kebiasaan itu menghilang meski Keisya tetap berada di rumah yang sama.

1
Ari Peny
lagi thor 💪💪💪
ita aja
istrhat dlu kei
pasti lelah kmu
Ari Peny
😭😭😭😭
Dedi Dahlia
kesya bertahan jangan menyerah dulu jangan patah berjuang,semangat thorr
Sulati Cus
lanjut Thor walaupun bikin mewek gpp lah itung2 latihan
Rossy Annabelle
next /Sob/
MomRea
banyak bawang nya 🥲🥲
dome🌬️🌀🌀🌀
kak thorrrr.... aaaakkkhhhjj.... ngereog nih akuuuuuuuuuuuu😭😭😭😭
kok dikit amat siiihhhhh

satu dua tiga scroll abisssssa nunggu bab selanjutnya 😭😭😭😭
up banyak banyak yaa thorrrrr

semangattttttttttttt 💪💪💪💪
Pawon Ana
dari awal episode baca cerita ini, bikin menguras emosi, nyesek bnget ya si Keisya....😔
dome🌬️🌀🌀🌀
sudahlah terlambat sudahhh, keysia sudah minum racun. mau marah sama pelayan juga kalian bersikap sama. pelayan hanya mengikuti perilakuan majikan nya lahh. sok perduli siapa yg berani memperlakukan kluarga Jordan dengan tidak hormat.. kau dan kalian pun sama. 😤😤😤
kesiannya keysia 😭😭
dome🌬️🌀🌀🌀
kspoookkkkk... menyesal kan, setelah apa yg sudah dialami keysia. baru pada perhatian dan mencari tahu😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
sampai sebegitu nya ingin merubah arah hidupnya agar tak berakhir tragis keysia😭😭😭😭
biar saja keluarga mu semua menyesal karena sudah mengabaikan mu keu
aku
pergi aja keysha. lanjutkan rencanamu. sukses kan diri!!! go go keysha 😭😭
Ari Peny
lbh baik lanjut jaga jarak sha
Rossy Annabelle
biar istirahat dulu dah si Keisya/Frown/
Dedi Dahlia
menyesal tidak berguna,sekarang kesya sudah siap meniggalkan keluarga yang tidak pernah di anggap,kalu siuman nanti tinggalkan saja,kalau masih bertahan akan ada masalah apa lagi kalau ujungnya sakit dan sesak.
Pawon Ana
akhirnya pada tahukan kamar Keisya sudah kosong....biarin dah si Keisya tidurnya agak Lamaan...biar istirahat dulu dia😔
Ari Peny
😭😭😭
Dedi Dahlia
😭😭 nanggis lihat kesya menderita kapankah mendapat kebahagiaan lanjut thorr
Pawon Ana
ok Keisya perjuanganmu kok ya sampai sejauh itu ... 😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!