mira seorang istri dari pandu, mira hanya seorang ibu rumah tangga dulu nya ia bekerja di salah satu perusahaan menjadi staf biasa . tetapi setelah menikah dengan pandu, ia di larang untuk bekerja.
***
pandu dan mira masih tinggal bersama kedua orang tua pandu dan adik nya. ibu nya melarang pandu untuk pergi dari rumah nya, gaji pandu juga kebanyakan ibunya yang ngatur. mira selalu bersabar dengan sikap pandu dan keluarganya. namun saat mira tahu pandu mengkhianatinya dengan tetangga barunya yang berstatus janda. Mira tak lagi memperdulikan pandu, ia juga tidak lagi meminta uang dan mira juga tidak menyelesaikan pekerjaan rumah tangganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29
Keesokan hari nya, pagi yang cerah menyinari rumah kontrakan sederhana yang di tempatin oleh mira.
Mira bersiap siap untuk melakukan aktivitas hari ini, ia juga berencana akan ke pengadilan agama untuk mendaftarkan perceraiannya bersama pandu. mira ingin cepat selesai tentang perceraian ini.
"setelah ke showroom motor, gua langsung ke pengadilan. biar cepet selesai urusan gua dengan mas pandu " batin mira sambil merapikan baju nya.
mira keluar dari kontrakan pada pukul 10 , di luar tampak sepi , mungkin penghuni ko kontrakan sudah berangkat kerja atau mengantarkan anak anaknya sekolah.
Mira berjalan ke depan untuk mencari ojek, di perjalanan mira mengenang nasibnya ia tidak menyangka akan di posisi ini , berpisah dengan suaminya, memulai bisnis kecil dan menghasilkan uang dari Tulisannya , mira tahu semuanya berkat dari suport tika sahabatnya. mira sendiri sudah tidak punya orang tua, ia hanya sendiri di kota ini.
Sesampai di showroom, mira di sambut oleh para sales dengan ramah. mira memilih motor yang ia ingin beli dan cukup dengan tabungannya. setelah memilih mira jatuh kepada scoopy, ia langsung membayar dengan cash.
Setelah dari showroom mira langsung ke pengadilan untuk mengajukan gugatannya , setealah itu mira langsung pergi ke rumah produksi.
Di rumah produksi tika sudah berada di sana memantau karyawan lainnya. tika yang melihat mira baru datang langsung menggodanya.
"kiw, motor baru nih" goda tika kepada sahabatnya
"alhamdulillah, iya dong reward buat diri sendiri" kekeh mira
"lu dari mana, gak mungkin dong cuman ke showroom memakan waktu yang lama? " tanya tika
"gua habis ke pengadilan, ngajuin gugatan cerai gua" jawab mira
"wihh gercep amat buk. gak sabar ya mau cari duda " goda tika
"sialan lu. gua mau cepet selesai aja urusan gua sama mas pandu " sewot mira
"hahaha iya iya canda gua. lagi pula kalau sudah janda gak papa kali kalau lu cari duda, apalagi duda kaya raya" goda tika
"diam lu tik. ketimbang lu nyerocos mulu. ayo bantu mereka buat packing barang " ajak mira menyeret temannya itu
"ck.. iya iya " pasrah tika
****
Sedangkan di kediaman bu denok. suasana agak tegang di kamar milik pandu.
"apa mas? semua gaji mu di pegang ibu? " kaget tari. ia tadi meminta uang kepada suami barunya namun bukannya uang yang ia dapat malah pengakuan pandu yang cukup bikin tari keget. semua uang gaji pandu di pegang oleh bu denok.
"pantas aja mbak mira gak terawat gitu, uang dari mana untuk beli skincare kalau semuanya di pegang bu denok" batin tari kesal. ia ingin menikah dengan pandu karena pandu kerja kantoran pasti memiliki uang banyak malah kenyataannya kayak gini.
"iya sayang . kamu tenang saja, ibu yang mengatur semuanya jadi kamu gak usah capek capek ke pasar" ucap pandu
"bukan masalah ke pasar mas itu mah bodo amat. aku ingin uang buat skincare dan keperluan aku yang lainnya mas" kesal tari
"pokok nya aku gak mau tau, mas harus kasik aku uang. enak aja istrinya suruh tampil cantik cuman gak di modalin" sewot tari
"aku gak punya uang kalau sekarang sayang, gajiyan juga masih lama" keluh pandu mengusap wajahnya dengan kasar.
"itu urusan mas, kan bisa mas minta uang ke ibu mas" kesal tari
"ibu gak kira mau ngasik sayang" lirih pandu. ia yakin ibunya tidak akan mau ngasik uang sepeserpun.
"mas aku ini nikah sama kamu pengen enak bukannya malah tambah melarat. pokoknya aku gak mau tau, hari ini uang itu harus ada. lihat semua skincare ku pada habis" kesal tari lalu keluar kamar sambil membanting pintu kamar
Brakkk
bersambung...
...****************...
Hay para kawand kawand jangan lupa di like dan komen ya, biar tambah semangat nulis nya. hehehe. terimakasih sudah membaca