WARNING🌶️🌶️‼️
"Kau tahu kelainan ku hanya bereaksi padamu, mana mungkin aku melepasmu Hazel. Seluruh tubuh dan semua yang ada pada dirimu, itu milikku."
"Aku sudah menikah dan aku juga adik tirimu, lepaskan aku. Mike!."
Bermula dari Mike yang harus menikah untuk melindungi menggunakan wajah palsu, hal tak terduga terjadi saat wanita yang dinikahinya Hazel mampu membuat impoten nya hilang, hanya kepada wanita itu seorang..
Tak lama pernikahan dan identitas palsu itu harus berakhir saat Mike harus pergi meninggalkan Hazel tanpa menceraikannya.
Hingga seiring berjalannya waktu, Mike kembali bertemu dengan Hazel dengan status tak terduga. Wanitanya, istri yang belum ia ceraikan, kini telah menjadi adik tiri dari keluarga baru ayahnya. Dan tanpa Hazel ketahui bahwa wajah itulah, merupakan sosok suami yang selama ini ia cari.
Bagaimana kah kelanjutan hubungan keduanya?
.
.
SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Malam itu..
Setelah menghabiskan waktu di acara event besar, Hazel meluapkan segala hal yang membuatnya frustasi pada minuman. Ini pertama kalinya ia minum minum bahkan dengan jumlah yang cukup banyak.
Tubuhnya sudah sempoyongan tetapi kesadarannya masih melekat.
Akibatnya Sarah dan Eric mengantarnya untuk pulang. Awalnya Eric yang akan mengantarnya langsung, tetapi mengingat kejadian Carlos dimasa lalu dan tahu bahwa Hazel sudah memiliki suami, mana mungkin Sarah membiarkannya.
"Hazel, ayo sudah sampai.." Ujar Sarah dengan susah payah menggandeng tubuh yang hilang keseimbangan itu. Mereka tiba di mansion keluarga Scott
"Sarah, biar aku yang mengangkatnya.." Timpal Eric ingin membantu.
Sarah langsung menggelengkan kepala, di dalam mansion kemungkinan ada Mike dan jika suaminya itu melihat Hazel digendong pria lain, pasti sahabatnya yang kena lagi. "Tidak, kau tunggu di sini saja!.."
"Tapi kenapa?.."
"Shutt!.."
"Aku bisa sendiri.." Bantah Hazel melepaskan genggaman dari Sarah. "Tak apa, kalian pulanglah.."
"Hazel..." Sarah tak yakin, ia menatap sahabatnya itu yang berusaha jalan dengan benar.
Tetap saja walaupun tak jatuh, tubuh itu meleok-leok.
Sarah memutar mata malas, ia pun kembali menggandeng tubuh Hazel untuk membawanya masuk ke dalam mansion, ditambah para penjaga disana sudah menghampirinya.
"Tidak, ayo ku antar kau sampai ke dalam."
Mau tak mau, Hazel pun nurut. Wajah cantiknya menunduk akan pengaruh alkohol, tetapi Hazel tetap masih sepenuhnya memiliki kesadaran.
Setibanya di dalam..
Nampak mama Diana melotot menyaksikan kelakuan putrinya itu, terlebih saat ini harusnya mereka kumpul keluarga mengobrol penuh kehangatan kembali. Hazel malah tiba-tiba datang dengan kondisi seperti itu?.
Adam sendiri nampak terkejut, sementara Mike hanya menatap dalam.. diam.. pada istri yang telah mengoyaknya itu. Hazel semakin tak beraturan, Mike menengadah seolah meredam semua, rahangnya nampak mengeras.
"Hazel.. Lihat mama." Diana menghampiri, nampak sorot matanya khawatir sekaligus ingin marah. Ini diluar kebiasaannya.
"Tante, aku..." Sarah resah sendiri. "Aku tak bisa menahan Hazel.."
Dengan perlahan Hazel menengadah, wajah cantiknya yang terlihat sayu dan lelah, ia hanya mengukir senyum tanpa dosa. "Aku baik-baik saja, sungguh. Aku hanya ingin langsung istirahat.." Ujarnya.
Setelah mengatakan hal itu, tanpa menunggu jawaban dari semua yang ada di sana, Hazel melangkahkan kakinya menaiki anak tangga. Dengan susah payah, wanita cantik itu akhirnya berhasil masuk kamar.
Diana menghela nafas panjang, sepertinya akhir-akhir ini Hazel memang sedang hilang keseimbangan diri. Ia akan mengintrogasi nya nanti, tentu karena takut putrinya kenapa-napa.
"Sarah, terimakasih ya sudah mengantar Hazel." Ujar mama Diana yang resah tak enak. "Jika ada masalah luar yang tak tante ketahui, tolong sampaikan.."
Sarah mengangguk terpaksa menutupi. "Tentu tante, jangan khawatir.. Kalau begitu aku pamit." Lanjut Sarah menunduk hormat pada semua orang yang ada di sana.
"Hati-hati.." Ujar Diana dan Adam bersamaan.
"Iya.."
Sementara itu, sorot mata Mike tertuju pada pintu kamar Hazel yang tertutup, entah apa yang ada dalam pikirannya yang jelas Mike tak menyukai tindakan Hazel saat ini. Persetan dengan minum-minum merusak diri.
.
.
Malam pukul 02.00 dini hari..
Di bawah lampu tidur temaram yang hangat, Hazel dengan perlahan bergerak hendak merubah posisi tidurnya ke arah samping. Pengaruh alkohol itu, sudah terasa sedikit mendingan saat ia bawa tidur istirahat.
Rasanya malam ini begitu hangat dan mampu membuat Hazel terlelap.. Entah karena apa, tetapi ia menyukainya karena begitu menenangkan di tengah huru-hara. Hazel sangat merindukan tidurnya bisa se nyenyak ini..
Akan tetapi, saat ia hendak merubah posisi... Sebuah tangan kekar menahan tubuhnya agar tak pernah berpaling dari jangkauan, sehingga tubuh itu mau tak mau tetap menghadap pada sosok yang nampak mengamati.. menikmati.. kecantikan yang masih terlelap itu penuh kehati-hatian.
Ya, Mike berada di sana, entah bagaimana ceritanya.
Namun, itu bukan hal rumit bagi dirinya.
Satu ranjang.. satu selimut.. bahkan satu tangan kekarnya ia gunakan untuk dijadikan bantal Hazel.
Kerinduan yang beberapa minggu terakhir tak tersalurkan akan ego, kini terbayarkan. Mike menatap.. memandangi.. mengelus wajah cantiknya yang melenakan. Mengamatinya dalam dekat dan membiarkan diri terjaga sepanjang malam, sangat begitu menyenangkan seolah obat yang ia butuhkan.. rasanya jika bisa, Mike ingin mengikatnya agar tetap berada dalam pelukan.
Sadar akan sentuhan yang terasa berbeda, dengan perlahan Hazel membuka matanya. Menatap sepasang mata yang tampak sudah menyambut di hadapan..
Ia diam cukup lama seolah mengumpulkan nyawa..
Mata itu bertemu.. saling menilik.. saling menyelami.. hingga..
Deg.
Akhirnya Hazel terhenyak setelah sadar akan sesuatu yang mampu membuatnya cukup terkejut.
Wanita cantik itu sontak terbangun dan spontan berteriak, namun dengan sigap, Mike meraih kembali tubuhnya, menutup bibir itu agar tak bersuara.
"Tenanglah, aku takkan menakuti mu.." Bisik Mike parau.
Hazel yang mendapati itu tentu perasaannya dibuat tak karuan sekaligus panik, masalahnya mereka sekamar dan tidur seranjang di mansion utama bukan ditempat lain. Bagaimana jika ada yang melihat, apalagi orang tua mereka?.
Tangan yang menutup bibir itu segera Hazel gigit, sehingga mau tak mau tangan Mike terlepas. Hazel beralih menatap interogasi Mike yang tampak begitu tenang. "Tunggu, kenapa kau bisa masuk kesini!? Aku tak mengizinkan."
"Ini rumahku..."
"Iya, tapi maksudku bukan begitu!.."
"Apa?.."
Greph!..
"Mike!??.."
Bukannya menjawab, Mike malah merengkuh tubuh itu ke dalam dekapan. Sangat erat tiada celah.. ia menelungkupkan wajah tampan yang nampak lemah itu pada leher jenjang Hazel, menghirup dan mencium aromanya dalam-dalam seolah meminta bayaran atas segala hukuman.
"Tidak, ini salah.. sangat salah.." Berontak Hazel dengan perasaan tak menentu. "Jangan temui aku, dan segera keluar dari sini sebelum ada yang melihat!.."
"Tidak mau.. aku bahkan belum membantumu mengganti pakaian pesta yang masih melekat ini.." Lirihnya terasa menyindir.
Mendengar hal itu darah Hazel seketika terasa berdesir, selama ini.. ia sebisa mungkin menjauhi pria di hadapannya, tapi malah.... "Mike!.."
Wajah tampan itu mendongak, membiarkan manik keduanya bertemu. Sorot mata tajam Mike nampak parau dan berat penuh tuntutan, ia nampak lemah namun tak berniat melepaskan. Dan sorot tatapan mata itu mampu membuat Hazel terdiam membeku.
"Dengar.. Hukum aku di hadapanmu langsung.. jangan menyiksa seperti ini, lakukan segalanya..
"Keluarkan..
"Tunjukkan.."
❤️❤️❤️❤️❤️
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
kancingnya jinjit kalo aku bilangnya sele genje 🤣l
mike sih pake acara nyamar segal sebagai leonard...
awas jangan sampai kepergok daddy adam ya kalian berdua🤣🤭tapi sah-sah aja sih mereka berdoa pasutri....
Menyesalkan dulu meninggalkan hazel gak ada kabarnya mike, dapat kejutan mike hazel jadi adiknya tirinya🤣🤭
mending jujur dari sekarang ngaku adalah Leonard, kasian hazel kamu bohongnya...
pastinya hazel benci sama leonard, pria berengsek dan tidak bertanggungjawab pergi tanpa pamit..
deketin hazel mike buat jatuh cinta🤭
Mike cepet jeladakan siapa kamu , makssa nih