NovelToon NovelToon
Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Melintasi Waktu Untuk Membalaskan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:116.1k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

Pamela Anderson, ketua Mafia yang di hianati oleh adik tiri dan suaminyanya, ia dibunuh dengan keji bersama anak yang dikandungnya.

Tapi anehnya, setelah jasadnya dimakamkan, ia hidup kembali dalam tubuh seorang gadis gemuk bernasib malang.

Gadis itu seperti dirinya, dihianati saudara tiri dan tunangannya. Gadis itu tewas tenggalm disungai, sebab tunangannya lebih memilih menyelamatkan selingkuhannya.

"Beristirahatlah dalam damai Song Aran, aku akan membuat mereka menyesal karena sudah membautmu menderita."

Janji Pamela Anderson setelah ia mendapatkan harta karun berupa liontin giok yang didalamnya terdapat ruang dimensi.

Cerita ini cuma karangan fiksi semata. Lokasinya bukan negara tertentu, cuma khayalan penggabungan saja.

Jika ada yang kurang pas, harap dimaklumi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Song Aran merotasi ruang bawah itu dengan bantuan cahaya remang matahari yang menembus dari lubang pintu tadi.

Xiao Jian mengambil lilin lalu menyalakannya.

Sejurus kemudian, Aran baru bisa melihat dengan jelas seperti apa tempat persembunyian suaminya.

Dinding ruang bawah tersebut terbuat dari tanah kuning kasar yang dipadatkan. Ada bekas sekop tertinggal dipermukaan yang tidak rata.

Beberapa cabang tebal kayu kamper tua terbentang dilangit-langit, ditutupi lapisan jerami serta tanah yang tebal.

Ini bukan sepenuhnya digali oleh Xiao Jian sendiri, melainkan dari ruang bawah tanah rumah tua yang diperbaiki lagi.

Ruang bawah tanah itu sejuk tapi tidak lembap, dengan bau lumpur kering bercampur aroma samar palawija.

Song Aran memandang curiga pada empat keranjang bambu, lima guci yang diletakkan di sudut ruangan, serta sebuah kotak kayu agak usang di sebelahnya.

"Apa isinya..?" Song Aran menunjuk kepo kekeranjang bambu.

Xiao Jian menarik tangan sang istri, membawanya mendekat.

"Ini biji-bijian..!"

Setelah mendekat, Aran melihat kalau keranjang bambu itu ditutupi jerami kering. Bagian bawahnya dilapisi lempengan batu biru pipih, yang berfungsi untuk mencegah kelembapan atau hewan pengerat.

Song Aran menyingkirkan jerami, melihat bermacam palawija di dalamnya. Millet, kedelai, ubi jalar, jagung, dan sebagainya.

Setelah melihat keranjang-keranjang itu, Aran beralih ke guci-guci tanah liat yang berjajar rapi. Mulutnya tertutup rapat dengan daun teratai kering, diikat tali rami yang direndam dalam garam, dan diberi pemberat batu biru pipih.

Song Aran menyibak sedikit tutup permukaan guci, yang ternyata isinya penuh dengan acar sayuran.

Namun ketika pandangan Aran tertuju pada dua guci terakhir, ia menjadi lebih penasaran lagi sebab segelnya terlalu rapat.

Mulut guci ditutupi daun teratai kering, diikat erat tali rami, ditutupi lumpur kuning, terakhir disegel dengan kain lembap.

"Apa aku boleh membukanya..?" Song Aran menunjuk ke dua guci tanah liat berleher ramping dan berbadan bulat yang memancarkan aura dingin lembap.

Xiao Jian tersenyum "kedua guci ini berisi daging. Biar aku yang membukanya, kau bisa makan sepuasnya disini."

Song Aran menyimak antusias, seraya mengambil kain lembap dengan perlahan.

Aroma gurih bercampur wangi anggur tercium keluar, membuat Aran tanpa sadar menelan ludah rakus berulang kali.

Aran tak kuasa menahan diri untuk melongok ke dalam guci.

Daging perut babi direndam hingga berwarna merah mengkilap, dengan lemak keemasan mengapung di atas air garam. Sebuah batu biru berat menekan guci itu, beberapa butir garam kasar yang tidak larut menempel di celah-celahnya.

Xiao Jian membuka kotak kayu, mengeluarkan sepasang sumpit bersih dan sebuah mangkuk. Perlahan, ia mengambil beberapa potong daging, lalu menutup kembali guci tersebut.

Didalam peti kamper itu Aran juga melihat set peralatan makan komplit, sebuah tas kain, dan beberapa ruas bambu dengan aroma herbal yang samar-samar tercium.

"Apa itu obat herbal..? kalau tas kain ini apa isinya..?" cecar penasaran Song Aran.

"Tas kain itu berisi tepung, tabung bambu obat diare, penurun demam, detoksifikasi, dan serbuk pembasmi ular, semut, tikus, serta serangga lain. Yang satu lagi garam kasar, kalau botol porselen ini obat luka," jelas Xiao Jian.

Song Aran semakin bingung. Barang-barang yang disiapkan suaminya tampak lebih seperti perlengkapan untuk berperang.

Meski jumlahnya tidak banyak, namun terlalu lengkap. Selain itu, segini banyak barang pasti harganya sangat mahal.

"Kenapa kau menyimpan begitu banyak barang..?" tanya Aran dengan dahi mengkeret kasar "dari mana kau mendapatkan uang sebanyak itu..?"

"Apa kau mempercayaiku..?" Xiao Jian menatap sang istri dengan ekspresi serius.

"Tentu saja aku percaya padamu, sangat mempercayaimu." ​​jawab Aran penuh ketegasan.

Tidak ada alasan bagi Aran untuk tak mempercayai suaminya, sebab ruang saji sudah mengkonfirmasi.

Secerca emosi melintas di mata Xiao Jian saat menjawab dengan suara lirih "Aku bertemu dengan seorang pendeta Taois pengembara yang bisa melihat masa depan. Dia mengatakan akan ada kekeringan parah juga perang tahun depan, jadi aku bersiap-siap."

"Memangnya ada orang seperti itu..?" tanya Aran terjingkat takjub.

Alis Xiao Jian meruncing tajam "maksudmu..?"

Song Aran gelapan, ia salah melemparkan pertanyaan.

"Maksudku, kau bertemu dimana dengan pendeta itu..?"

"Ketika aku berburu, didalam hutan..!" netra tegas Xiao Jian menelisik wajah sang istri yang berubah rona.

Song Aran merinding. Sebagai seorang yang berasal dari dunia modern, jelas ia tidak percaya.

Tapi ini abad kuno, semua masih serba mungkin terjadi. Lagi pula Aran juga telah merasakan banyak keajaiban yang amat diluar nalar. Jadi bisa saja apa yang dikatakan Xiao Jian suatu kebenaran.

"Kau sungguh beruntung bisa bertemu dengan orang hebat seperti itu." ucap Aran mengabaikan keterkejutannya.

"Iya, aku memang sangat beruntung..!"

"Terlepas ramalan itu akan terjadi atau tidak, berarti kita perlu menimbun lebih banyak lagi bahan pangan." ucap Aran serius.

Xiao Jian mengangguk "maka dari itu, aku ingin meminta persetujuanmu."

"Soal apa..?"

“Sekarang kita sudah menikah, seharusnya aku menyerahkan semua uang itu kepadamu. Tapi aku ingin membeli lebih banyak biji-bijian dan obat, jadi untuk sekarang aku belum bisa memberikannya. apa kau tidak keberatan.?”

Xiao Jian menatap sang istri dengan rasa tak enak hati.

“Tapi aku akan memberitahumu setiap pengeluaran dengan terperinci."

“Tidak masalah, memang akan lebih bagus jika bisa membeli lebih banyak lagi. Akan banyak perut yang harus kita beri makan jika benar nanti diharuskan mengungsi.”

Sejurus kemudian Aran mengalihkan topik pembicaraan, bertanya dengan penasaran “Tapi dari mana kau mendapatkan begitu banyak uang..?"

Xiao Jian menggaruk kepalanya kikuk “sebenarnya, aku cuma menyerahkan sepertiga dari hasil buruanku kepada ibu. Aku juga tahu cara mengumpulkan ramuan herbal. Kapan lalu aku sangat beruntung karena menemukan ginseng. Uang dari hasil penjualannya juga aku simpan."

Song Aran meringis. Ia bukan cuma mendapatkan suami baik, tapi juga menemukan harta karun.

Jika Mateo bisa sukses berkat sokongan darinya, Xiao Jian dengan hasil usahanya sendiri.

Xiao Jian tidak hanya cakap berburu, tapi juga tahu cara mengumpulkan ramuan herbal.

“Siapa yang mengajarimu berburu..? apa kau juga tahu soal pengobatan..? Apa kau tahu kung fu..? seberapa hebat kung fu-mu..?” tanya cerewet Aran.

Xiao Jian terkekeh, mencubit gemas pipi Aran yang berseri penuh semangat.

“Aku mempelajarinya dari seorang pemburu tua, termasuk mengenali ciri tanaman herbal. Aku tidak mengerti soal ilmu pengobatan, tapi aku tahu cara membalut luka dan mengobati cedera luar, karena itu memang keterampilan dasar berburu."

“Pemburu tua itu dulu tinggal di pegunungan. Aku tidak tahu latar belakangnya. Suatu hari dia bilang padaku jika sudah tidak memiliki apa pun lagi untuk diajarkan, jadi dia pamit pergi.” jelas Xiao Jian jujur.

“Nasibmu sungguh sangat beruntung, selalu bertemu dengan pengembara hebat."

"Ya, aku memang sangat beruntung, kalau tidak bagaimana aku bisa menikahimu..?”

Song Aran tersipu. Tatapan rumitnya berubah menjadi berbinar cerah.

“Ya, kau memang sangat beruntung, karena tidak akan pernah menemukan yang seperti aku." balas Aran sedikit manja.

Mereka pun tergelak bersama.

“Ayo memasak, aku lapar..!"

1
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
wajah Xiao Jian kok belum disembuhkan sama Aran, kan ada air spiritual nya
Datu Zahra
Laosan ini aslinya baik, tapi terlalu takut dan pasrah sama ibunya
Fauziah Daud
lanjuttt
Sribundanya Gifran
lanjut
chataleya
wah jangan2 anak tuan besar tuh
Memyr 67
𝖽𝖾𝗁. 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗁𝗎𝖺. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗇𝖾𝗁
Memyr 67
𝗍𝖺𝗆𝖻𝖺𝗁 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝗎𝗍𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖻𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺𝗂𝖻, 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗂𝗍𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗃𝖾𝗅𝗆𝖺𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗅𝖺𝗅𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖾𝗋𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆, 𝗌𝗈𝗆𝖻𝗈𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍, 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀. 𝖺𝗉𝖺 𝗌𝗂𝗁 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝖼𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺
Andira Rahmawati
thorr knp blm up...dr kemarin kutunggu2 ..
Memyr 67
𝗒𝖺𝖺𝗁, 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗅𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺, 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗀 𝗅𝗂𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗆𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗋𝖺𝗄𝖺𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗉𝖾𝗋 𝗉𝖾𝗅𝗂𝗍
Memyr 67
𝗁𝖺𝖽𝗈𝗈𝗁. 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗂𝗇𝗂, 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗄𝖾𝗅𝗎𝖺𝗋𝗀𝖺 𝗌𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗁𝖾𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗉𝖾𝗌 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗄𝖺𝗁𝗂 𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗀𝗂𝗇 𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗆𝖾𝗇𝗒𝗂𝗌𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖽𝗂𝗄𝗂𝗍𝗉𝗎𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝖽𝖺𝗎𝗁𝗈𝗇𝗀.
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗇𝗂? 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖽𝖺𝖽𝖺𝗄 𝖺𝖽𝖺 𝗊𝗂𝗇𝗀 𝗌𝗁𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗀𝗎𝖺 𝗁𝗂𝗋𝖺 𝗒𝖺? 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗌𝗍𝖺𝗅𝖺𝗄𝗍𝗂𝗍 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗃𝖺𝗆?
Memyr 67
𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇 𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗃𝖺? 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝗀𝗁𝖺𝗌𝗂𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗋𝗎𝖺𝗇, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺, 𝗑𝗂𝖺𝗈 𝗃𝗂𝖺𝗇, 𝗒𝗀 𝗉𝖺𝗅𝗂𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗌𝗄𝗂𝗇? 𝗍𝗎 𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝗆𝖾𝗇𝗃𝗎𝖺𝗅 𝗁𝖾𝗐𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝖺? 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗇𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺.
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dari awal praduga itu ternyata benar, kalo Xiao Jian bukan anak kandung mereka
miss blue 💙💙💙
curga lian keturunan pedagang chen. 🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!