NovelToon NovelToon
Sang Dewi Mengembala Cinta Delapan Dewa

Sang Dewi Mengembala Cinta Delapan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Penyelamat / Mengubah Takdir
Popularitas:887
Nilai: 5
Nama Author: Usu dedek

Igrisia Devalona Bharata terlahir dari darah campuran dewa dan peri, hingga memiliki kekuatan dasyat dan di akui sebagai dewi alam. Namun kekuatan itu membuat para dewa merasa takut, hingga membuatnya jatuh ke dunia manusia dan kehilangan segalanya. Tekad dendam yang membara membuatnya bangkit mencari pecahan kristal jiwa, yang kini dimiliki oleh para pangeran di tiap kerajaan. Perjuangan panjang membuatnya berhasil mencapai tujuan. Namun perasaan yang terjalin dan kontak fisik yang terus terjadi membuatnya bimbang, haruskah dia membalas dendam atau tinggal di bumi dan hidup bahagia bersama pangeran yang dicintainya. Persaingan cinta pun tak terelakkan membuat igris harus mengambil keputusan di saat yang paling krusial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usu dedek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patung Pahlawan.

Igris tersenyum, "Ya .. mereka benar-benar serius saat membuatnya. Bahkan hal detail seperti corak harimau di paha kiri juga ikut di gambar." kata Igrisia menujuk ke arah belahan paha patung.

 "Tentu saja nona, itu adalah lambang penyatuan spiritual tingkat tinggi bersama bangsa harimau putih. Pastinya corak itu menjadi lambang suci yang harus di buat tak peduli di manapun posisnya. "

 Igris hanya tersenyum mendengar jawaban Ana.

  Mereka meletakkan patung kayu tersebut tak jauh dari danau pohon suci, yang kini menjadi alun-alun kota harimau putih dan menjadi jantung kota kerajaan.

Pintu masuk kerajaan Ornebic setelah di buka pasti akan terlebih dulu melihat patung dewi itu, yang tepat berada di bawah pohon suci. Posisi berdirinya patung tersebut menjadi titik awal kerajaan Ornebic. Patung gagah dan cantik itu menjadi ikon kerajaan. Tak lupa pula di bawah kaki sang dewi terdapat beberapa ekor patung-patung kecil harimau putih yang mengelilinginya seolah mendapatkan perlindungan.

"Kenapa patung harimau nya malah di bawah kaki?" igris sedikit kecewa.

Zean mengernyit dan menjawab, "Apa anda tidak suka yang mulia?"

"Zean, kau merendahkan bangsa harimau dan terlalu menyanjung dewa. Aku tidak suka ini,"

"Maafkan kami tuan putri. Mohon belas kasihan, jangan bunuh kami!

Serentak orang-orang yang membuat patung itu bersujud di kaki Igris. Rasa takut akan kematian membuat rakyat Ornebic membatu dan berlulut dengan keringat dingin. Dewi itu kesal dan menghela nafas panjang.

"Maafkan aku dewi, aku tidak tau bagaimana kesukaan mu," ucap Zean merasa bersalah.

"Kau benar-benar tidak mengerti diriku, Zean." Balasnya kecewa.

Igris mengarahkan tangannya ke patung lalu mengeluarkan cahaya terang kehijauan. Rambat-rambat akar keluar dari telapak tangannya dan menggerogoti permukaan patung. Satu persatu patung itu di lucuti. Kepingan dari patung jatuh berhamburan.

Igris mengubah patung di hadapannya dengan ganas seolah ingin menghancurkan patung itu. Suara bising dari orang-orang yang kebingungan membuat igris tertawa kecil.

"Tuan putri, jika anda tidak menyukai pahatan ini, kami bisa mengubah nya." ucap prajurit sambil berlulut.

"Ini hasil karya kami untuk menghormati mu dewi, jangan di hancurkan. "

"jangan di hancurkan!!" Teriak para pembuat patung.

"Tolong biarkan patung ini berdiri, mereka (rakyat) sudah berjuang berhari-hari demi membuatnya." sela raja Ornebic yang ikut-ikutan.

"Tuan putri, aku mohon.. jangan hancurkan patung ini sekalipun anda tak menyukainya." pujuk Zean.

"Kami mohon tuan putri!"

Desakan permohonan itu terus berdatangan dari mulut nyaring para rakyat. Gejolak suara makin lama makin terdengar menyesakan jiwa.

Semakin lama suara itu membuat telinga Ana sakit. Berkali-kali dia mencoba menahan emosinya, tapi kicau suara yang menyudutkan itu membuat sang pelayan tak tahan lagi. Ana tau, tindakan Igris bukan untuk menghancurkan patung tersebut malah dia ingin memperbaiki kekurangannya. Si pelayan yang mencoba diam akhirnya berteriak keras.

"Diam!! kalian semua diam. Biarkan dewi berkonsentrasi! Coba perhatikan baik-baik, apa yang di lakukan dewi!"

Sontak kata-kata pedas prajurit langsung terdiam membisu.

Cahaya hijau menyelimuti area sekitar patung, tak lama muncul penampakan baru dari patung tersebut. Sebuah pemandangan yang bertolak belakang dari sosok sombong seorang dewa pada umumnya.

Rakyat Ornebic terharu ketika melihat patung yang baru saja di perbaiki sang dewi. Tampak seekor harimau putih besar dengan corak akar pohon suci berlambangkan matahari di dahinya. Sebuah patung harimau kini menjadi tunggangan dari dewi yang duduk di atasnya.

Tampak jelas pemandangan seorang dewi yang sedang duduk di atas punggung harimau putih sambil tersenyum dan membelai mesra wajah harimau putih dengan tangan yang di penuhi akar-akar merambat.

Tak luput juga belahan paha putih bercorak harimau itu di tampakan. Igris tak mengubah hiasan kepala dan sulur-sulur akar di tangannya. Ia hanya mengubah posisi harimau yang semula di bawah kaki menjadi tunggangan nya.

Sontak raja Ornebic berlulut dan mengatakan isi pikirannya. "Maaf lancang tuan putri, rasanya ini tidak pantas bagi seorang dewa."

"Raja, dewa dan manusia itu hanyalah pembeda makhluk. Dewa di anggap sebagai sosok suci tanpa celah dan memiliki kekuatan maha dasyat dari semua mahluk hidup. Sedangkan manusia hanya di anggap sebagai sosok yang lemah dan selalu butuh perlindungan.Tapi bagi seorang dewi alam seperti ku, maka siapapun akan di anggap setara. Alam semesta harus menyatu kepada makhluk apapun. Dan seorang dewi alam, harus memperlakukan mereka sebagai bagian dari dirinya."

"Hormat kami dewi!! Maafkan kami yang tidak tau jalan pikiran anda,"

Sontak rakyat Ornebic kembali berlulut. Mereka tak menyangka sosok dewi yang ada di hadapan mereka itu benar-benar berbeda. Kebanyakan dewa dan dewi itu sombong kepada manusia.

Jangankan menunggangi harimau, malah kebanyakan para dewa menganggap kalau jelmaan dari manusia harimau adalah manusia yang terkontaminasi oleh aura iblis setelah perang. Tapi kenyataan sekarang malah jauh berbeda, manusia di anggap sebagai teman seperjuangan. Bukan mahluk fana yang selalu di anggap beban yang harus di lindungi setiap saat.

"Maafkan aku," ucap Zean merasa semakin bersalah sambil berlulut. Kepalanya menunduk ke tanah, tak berani menatap sang dewi.

Igris menggapai bahu Zean dan menyentuh pipinya lalu berkata,

"Kau adalah pasangan kontrakku pangeran, bukan hanya sebagai wadah kristal, dirimu adalah pendamping dewi alam."

Air mata Zean tiba-tiba mengalir, "Maaf!"

"Apa kau tidak mau menjadi tunggangan ku?"

Sontak Zean mengubah wujudnya menjadi seekor harimau putih besar dan Igris duduk di atasnya. Tepat di hadapan raja Hermes dan ribuan penduduk Ornebic, peragaan itu jelas menggambarkan seperti patung di belakangnya.

Rakyat Ornebic pun terharu dan menangis bahagia melihat pemandangan indah dari pasangan dewi dan pangeran harimau.

  Patung itu akan dijadikan sebagai simbol dari Dewi penyelamat bagi tanah mereka. Kegagahan patung itu tepat berada di bawah naungan rimbunnya dedaunan pohon suci. Igris yang terharu dan terenyuh dengan kebaikan dari penduduk Ornebic, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu.

  Lalu Sang Dewi alam itu pun menyalurkan energi kekuatannya yang baru saja terkuras dan masih setengah pulih ke dalam patung tersebut. Patung itu diberi energi kehidupan dan juga spiritual tingkat tinggi dari hasil penyerapan buah ruh pohon dewa. Hingga patung tersebut mengeluarkan cahaya matahari yang samar-samar tapi rasa panasnya sangat membara.

  Setelah memasukan energi spiritual ke dalam patung, Igris berjanji selama patung itu berada di sana, tidak akan ada satupun serangan dari luar yang mampu meluluh lantakkan kerajaan Ornebic. Tidak akan terjadi apapun kepada kerajaan, karena di patung itu sudah diberi penghalang yang menyebar luas menutup seluruh bagian kerajaan dan siapapun yang mencoba menghancurkan patung itu maka akan terkena hukuman.

 Inggris juga menyelipkan kutukan di bawah patung itu, ia memancarkan cahaya hijau ke arah batu-batu untuk membuat kutukan di bawah kaki patung itu berdiri.

 "Selama patung ini tidak di hancurkan, maka selama itu pula kerajaan ini akan damai. Tidak akan ada serangan yang mampu menembus penghalang. " ucap Igris dengan bangga. "Siapa yang berani menghancurkan patung ini akan terkena hukuman kutukan balik." sambungnya sambil turun dari punggung harimau.

  Beramai-ramai rakyat dari kerajaan Ornebic menyalami sang Dewi, dan mengucapkan rasa terima kasihnya. Tak luput para ibu-ibu dari desa tersebut memberikan buah mata kepada sang Dewi itu. Berbagai cendera mata di terima nya. Ada yang berupa anting-anting, gelang, jepit rambut, bahkan syal dari bulu harimau putih yang legendaris.

  Pemberian itu tidaklah seberapa harganya, namun ketulusan hati membuat Sang Dewi itu terenyuh. Ketulusan dari rakyat Ornebic benar-benar membuatnya terharu, dalam benaknya terlintas ucapan sang ayah.

  "Pantas saja ayah sangat mencintai manusia, ternyata manusia memiliki hati yang lembut dan rasa terima kasih yang tulus. Maka mulai sekarang aku akan melindungi mereka!"

  "Dewi, dengan perlindungan darimu, kami tidak akan takut lagi jika sesuatu saat nanti, ada pasukan hantu bermata satu atau kerajaan bar-bar yang menyerang." ucap seorang penduduk di sana.

  Igris terenyuh melihat ketulusan dari penduduk kerajaan yang tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih padanya. Dalam keadaan yang masih lemah, Inggris dibantu Zean untuk berjalan menuju pohon suci

  Sang Dewi itu dengan ramah mengatakan, "Ini sudah menjadi kewajibanku, sebagai seorang Dewi alam untuk menyelamatkan manusia dari kehancuran. Jika kalian memang telah sungguh-sungguh melakukan sumpah setia maka aku harap janji ini akan dipegang teguh selamanya."

  Keadaan hening sesaat. Lalu tiba-tiba Igris teringat dengan sesuatu yang di pinta nya sebelum menghidupkan kembali pohon suci.

  "Raja, sebelum melakukan janji ini, aku pernah meminta syarat kepadamu dan kau tidak akan menolak."

1
azza Binury
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!