NovelToon NovelToon
Abang Ojek Sultanku

Abang Ojek Sultanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:427.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda RH

Riyanti Aryani adalah seorang gadis dari keluarga berada. Ia terpaksa jauh dari keluarganya lantaran ingin memenuhi cita-citanya. Sebelum tinggal di Surabaya, Riyanti atau lebih akrab dipanggil Riri itu sebelumnya kuliah di salah satu universitas di Malang. Setelah lulus, Riri diterima kerja di Surabaya. Ia ngekos di salah satu tempat kos yang cukup elit. Sebenarnya orang tuanya bisa saja membeliksnnya rumah di Surabaya, namun mereka khawatir Riri akan semakin betah di sana dan akan lupa pulang ke Lombok. Namun siapa sangka Riri bertemu dengan jodohnya di sana.

Sultan Ahmed Alfahrezi, anak sulung dari pasangan Windi dan Javier. Kegabutannya menjadi seorang driver ojek membuat dirinya akhirnya bertemu dengan jodohnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda RH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Izin ummi

Sultan baru saja sampai di Indonesia. Ia dijemput oleh sopir perusahaan ke bandara. Setelah mengantar Leo ke rumahnya, baru Sultan pulang juga ke rumah.

Sampai di rumah, ummi terkejut melihat mobil perusahaan datang. Itu artinya Sultan sudah pulang. Karena seharusnya ia baru sampai besok malam. Sultan menyeret kopernya masuk ke dalam rumah.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam. Bang, kamu sudah pulang?"

"Iya, kenapa ummi kayak lihat hantu?"

"Astaghfirullah... bukan begitu, ummi cuma kaget saja. Karena kan seharusnya kamu baru pulang malam ini dan sampai besok malam."

"Semua urusan sudah selesai, jadi abang pingin cepat pulang."

Sultan duduk dan bersandar di sofa sambil menghela nafas panjang.

"Biar ummi bikinin susu hangat ya."

"Terima kasih, ummi."

Tidak lama kemudian, abi keluar dari kamar menghampirinya untuk bertanya soal perjalanannya selama beberapa hati ini. Sultan pun menjawab seadanya.

Ummi pun datang membawa segelas susu hangat.

"Nah ini susunya, bang."

"Terima kasih, ummi."

"Sama-sama."

"Lho kok cuma satu, ummi? abi nggak dibikinin nih?"

"Ya mana ummi tahu kalau abi keluar lagi dari kamar. Tunggu, ummi buatkan."

"Eh nggak usah. Abi sudah mau tidur kok. Cuma td dengar suara abang."

Abi pun pamit masuk ke kamar duluan. Sedangkan ummi, masih menyiapkan makan malam untuk Sultan. Melihat perhatian sang ummi, Sultan pun jadi berpikir.

"Mungkin kalau aku menikah, aku tidak akan merepotkan ummi lagi. Tapi masalahnya apa Riri mau menerimaku? " Baginnya sambil termenung.

"Eh malah bengong. Ayo bang, cepat makan! Habis itu kamu mandi dan istirahat."

"Iya, ummi. Ummi balik saja ke kamar. Abang makan sendirian nggak pa-pa."

"Nggak pa-pa, ummi temani."

Ummi duduk di kursi yang berseberangan dengan Sultan. Sultan makan dengan lahap karena ia memang sangat lapar. Tadi di pesawat ia hanya makan roti dan sayur. Ummi memperhatikan anak bujangnya itu. Dalam pikiran ummi pasti teringat kepada Riri.

Beberapa saat kemudian, Sultan pun selesai makan. Ia mengusap mulutnya dengan tisu, lalu hendak membawa piring kotor ke dapur, namun ummi melarangnya. Jadi ummi yang menaruhnya. Sedangkan Sultan masih duduk di tempatnya. Ada sesuatu yang ingin sekali ia tanyakan kepada ummi.

"Ummi... "

"Iya, kenapa bang?"

Ummi pun duduk lagi.

 "Kriteria menantu perempuan seperti apa yang ummi harapkan?"

Tiba-tiba ummi merasa sangat senang mendengarnya.

"Yang penting abang mencintainya. Ummi yakin pilihan abang pasti yang terbaik."

Sultan mengangguk-anggukkan kepala.

"Ehem... apa sudah ada, bang?" Tanya ummi dengan hati-hati karena tidak ingin gegabah.

"Em... do'a kan saja, ummi. Abang sedang mengusahakannya."

"MasyaAllah, semoga lancar ya. Do'a ummi selalu menyertai abang."

Sultan pun berdiri dari kursinya lalu menghampiri ummi. Ia menggenggam kedua tangan umminya.

"Terima kasih banyak, ummi. Semoga nantinya pilihan abang tepat dan bisa menjadi teman ummi dan adik-adik abang."

"Aamiin.... "

"Kalau Riyanti orangnya, itu sudah pasti bang." Batin ummi.

Untung saja ummi tidak bertindak gegabah. Kalau sampai ummi mendahului Sultan, mungkin akan lain prosesnya.

Akhirnya ummi dan Sultan kembali ke kamar masing-masing.

Sampai di kamar, ummi langsung menceritakan soal Sultan kepada abi. Abi pun ikut senang mendengarnya.

Sultan masuk ke kamarnya, lalu melepas bajunya untuk mandi dan shalat Isya'. Setelah itu, ia langsung beristirahat. Ia lupa memeriksa handphone yang di tinggalnya berhari-hari.

Keesokan harinya.

Setelah selesai shalat Shubuh, Sultan menyalakan handphone-nya. Matanya terbelalak saat melihat beberapa panggilan dari Riri. Ia juga membuka pesan dari Riri. Tanpa berpikir panjang, Sultan pun langsung menghubunginya. Dan berutungnya Riri langsung mengangkatnya.

"Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

"Mbak Riri, maaf kemarin mbak menghubungi saya?"

"Iya, bang."

"Duh, maaf ya mbak. Kemarin handphone-nya memang msti karena di service karena rusak." Bohongnya.

"Oh gitu ya, sekarang sudah bener, bang?"

"Iya, alhamdulillah."

"Alhamdulillah. Kemarin saya butuh ojek bang. Saya trauma ikut ojek lain. Jadi mending saya hubungi abang. Tapi ternyata nggak bisa."

"Maaf ya, mbak."

"Iya nggak pa-pa."

Krik krik krik

Tidak ada pembahasan lagi.

"Hallo... "

"Iya hallo... "

"Kalau hari ini gimana mbak? Apa butuh ojek saya lagi? " Tawar Sultan dengan percaya dirinya.

Belum juga sempat Riri menjawab, Fira bersuara saat keluar dari kamar mandi.

"Ri... maaf ya nanti pulangnya masing-masing lagi, soalnya aku mau ketemuan sama Tirta, hehe.... "

Sultan mendengar hal itu.

"Wah bang, kebetulan, ternyata Fira mau pacaran dulu katanya. Jadi nanti pulangnya jemput saya ya, bang."

"Siap, mbak."

"Ya sudah, saya siap-siap dulu mau berangkat. Assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Sultan langsung guling-guling kegirangan di atas tempat tidurnya. Ia seperti anak kecil yang sedang mendapatkan hadiah. Ia tidak menyangka harapannya secepat ini terkabulkan. Ia berharap jalannya ke depan dipermudah.

Hari ini Sultan izin kepada abinya untuk tidak masuk ke kantor. Abi pun mengiyakannya. Jadi abi yang akan ke kantor lagi. Sedangkan Sultan, ia sedang beristirahat karena masih capek. Ia juga mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Riri nanti sore.

Sore pun tiba.

Sultan sudah siap dengan pakaian dinas ojeknya. Sebelum berangkat, ia pamit kepada ummi. Kali ini ummi melihat sesuatu yang berbeda darinya.

"Bang, kamu mau ngojek apa mau ketemu cewek?" Goda ummi.

"Dua-duanya. Do'a ini ya, mi."

"Iya, iya. Hati-hati."

"Iya, assalamu'alaikum."

"Wa'alaikum salam."

Setelah melewati sedikit kemacetan, Sultan pun sampai di depan kantor Riri. Untungnya ia sampai lebih awal daripada waktu Riri keluar dari kantor. Riri berpisah dengan Fira di depan kantor.

Saat menoleh ke arah kiri, Riri melihat Sultan sudah berdiri menunggunya. Dengan langkah pasti Riri menghampirinya.

"Alhamdulillah, mbak sudah sehat dan fresh lagi. " Ujar Sultan.

"Ini berkat do'a abang dan orang-orang yang sayang kepada saya." Sahut Riri seraya tersenyum.

Senyum itu yang mengganggu pikiran Sultan.

Sultan memberikan helm kepada Riri.

"Langsung, mbak?"

"Iya, bang."

Sultan pun melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Entah kenapa saat berada di belakang Sultan, Riri merasa aman.

Saat mereka sudah jalan beberapa kilometer, Riri baru sadar jika jalan yang dilewati Sultan bukan arah ke kost-an.

"Bang, ini bukan jalan ke kost kayaknya."

"Iya, mbak. Maaf tadi saya dapat pesan dari adik saya di rumah anak jalanan. Bahwa ada sesuatu yang terjadi. Apa mbak keberatan kalau saya ajak mampir ke sana?"

"Oh pantesan. Tidak kok, bang. Dengan senang hati."

Sultan dapat melihat senyum tulus Riri dari balik kaca spion.

"Memang tidak salah pilih." Batin Sultan.

Bersambung....

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
nunik rahyuni
jgn lama lama up nya thor💪💪💪semangat✌️🤎
nunik rahyuni
apa sisi cerai ya thor...kasian sdh lama pacaranya begitu nikah gak lama malah cerai...kebanykan kya itu....moga j disiapkan jodoh yg baik sm author 🤣🤣🤣
dyah EkaPratiwi
ada apa dengan sisi?
secret
duhh knp nii dgn rt sisii
Tatiw
jangan" suami ny selingkuh lgi 😭
Teh Euis Tea
jgn2 sisi cerai ya sm suaminya, suaminya sisi selingkuh
Umi Kolifah
jangan2 suami sisi selingkuh dan udah cerai lg
Novita Sari
jangan jangan sisi cerai.....gak papa si tar dpt orang kaya jakarta rekan bisnisnya sultan
Lisa
Ada apa y dgn Sisi
betriz mom
cerita pertumbuhan dari triple baby nih sekarang di samping di seling cerita tentang keluarga kecil Leo juga🤗😍🙏
Bunda RH: iya kak, makasih sarannya 🙏
total 1 replies
Teh Euis Tea
sabar ya zenab, srmoga kehamilanmu lancar dan sehat
cieeee sultan mau buka puasa nih🤣
Teh Euis Tea: ga sabar...hahaha
total 2 replies
Sri Rahayu
wahhh Sultan mau buka puasa nih 🤩🤩🤩.....lanjut Thort😘😘😘
Bunda RH: iya nih 😂
total 1 replies
Sri Supriatin
wah buka puasa🤭 kasian Zainab, semoga cepat pulih ngidamnya...🙏🙏
secret
smg segera terlewati masa2 mabuk parahnya yaa zainab
bang sultan inget lhoo pelan2, jgn tancep gass🤭🤭
Bunda RH: takut bablas ya kak 🤭
total 1 replies
Novita Sari
mas sultan buka puasa...
Bunda RH: iya kak, buka yang manis
total 2 replies
Hatijah Cantik
Thor nulisnya jangan buru buru biar gak salah ketik dan enak di bacanya
Hatijah Cantik
hampir tidak ada orang yg sebaik riri mau membiayai pengobatan sahabatnya👍 sampai sembuh
Hatijah Cantik
keluarga sultan baeeek banget
Hatijah Cantik
sultan patut diacungi jempol sangat dermawan dan peduli sama orang susah👍
Sri Rahayu
kasihan deh Sultan...PEDANG nya uda lama ga diasah, jgn tumpul aja 🤩🤩🤩... lanjut Thorr😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!