Ragas Pratama, Siswa Nakal dan sering bikin kegaduhan di sekolah, tiba-tiba bertemu dengan Jasmine yang membuatnya terpana dan hatinya terus bergetar saat melihatnya, tetapi Gadis Cantik dan lembut itu, Dia anak seorang Jendral.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29.
"Ragas, bapak sangat kecewa sama kamu, " ungkap Pak Rizal pelatih renang Ragas, sambil memberikan surat skors selama satu bulan untuk Ragas.
"Tapi Pak, Turnamen minggu depan? " tanya Ragas dengan wajah kecewa nya.
"Terpaksa bapak ganti, mungkin Leon, " jelas Pak Rizal dengan suara beratnya, wajah kecewanya tercetak jelas di raut muka Pak Rizal.
"Maaf Pak, " ucap Ragas pasrah, yang untuk kesekian kalinya impian nya jatuh ke tangan Leon.
"Lu bodoh banget, " maki Juno sambil memeluk pundak belakang Ragas. Sama seperti pak Rizal, wajah kecewa Juno juga terlihat jelas, karena dia ikut renang karena ingin menjadi suport sistem Ragas.
"Katanya Lu udah putus sama Jasmine, terus kenapa dia bisa di sini? " tanya Regan untuk memastikan.
"Jasmine, " gumam Ragas, dia langsung bergegas meninggalkan temannya tanpa sepatah kata pun.
"Bangke emang tu anak, " maki Juno yang membuat Regan terkekeh.
"Sulit, kalau masalah Cinta, " timpal Regan yang mulai mejeburkan dirinya ke air.
......................
"Lu sengaja lakukan semua ini sama Ragas? " tanya Jasmine ke Leon, dengan tatapan mengintimidasi.
Leon hanya tersenyum dingin. "Bukannya Lu harusnya bilang terimakasih sama gue, gue udah kasih informasi banyak tentang Ragas, soal Ragas mundur dari turnamen itu kesalahan kalian sendiri, ngapain ciuman di tempat umum, lagian Lu murahan banget jadi cewek, mau diapain aja di tempat umum, " sarkas Leon dengan senyuman yang mengejek ke arah Jasmine.
"Murahan? " tanya Jasmine tak terima. "Tapi lucunya, cewek semurah gue, Lu nggak mampu untuk dapetinnya, " ejek Jasmine balik lalu meninggalkan Leon sendirian.
"Brengsek...!!! " Maki Leon dengan wajah kesalnya.
Ragas yang tanpa sengaja mendengarkan percakapan mereka berdua langsung mengepalkan tangannya dengan kuat, dan saat mengetahui Jasmine sudah keluar dari ruangan tersebut, Ragas yang tersulut emosinya langsung bergegas ingin menemui Leon, tetapi dengan cepat Juno menarik dan menyeretnya keluar dari ruangan tersebut.
"Tahan emosi Lu, " ucap Juno sambil terus menarik Ragas sampai parkiran.
"Anjg.. Lu selalu ada di mana-mana, " rutuk Ragas dengan wajah yang masih emosi.
"Feeling gue nggak enak, makanya gue ikuti Lu dan benar aja, " ungkap Juno dengan jujur. "Kayaknya pura-pura nggak tau jauh lebih baik, kayaknya emang Leon sengaja melakukan ini semua, dan Lu bisa membalas nya dengan rapi, kalau gue pahami dia iri dengan keberhasilan yang Lu gapai selama ini, dan Jasmine umpan buat Lu, dan Lu umpan dia buat nyakitin Jasmine, " cerocos nya yang bikin Ragas semakin pusing.
"Tai Lu, gue nggak suka cara seperti ini, pengen gue kasih hadiah mulutnya, " jujur Ragas dengan wajah emosinya.
"Ragas, inget kata bokap gue, semakin Lu mudah tersulut emosi, semakin Lu mudah kebakar, yang hancur siapa? Lu sendiri Ragas, siapa yang menang? Dia. " ungkap Juno menenangkan Ragas, dan ucapan tersebut mulai mendinginkan hati Ragas yang sejak tadi panas.
"Kita sahabatan loh Jun, emang bangsat dia, " protes Ragas.
"Lu mau solusi nggak? " bisik Juno dengan wajah tengilnya. "Bagaimana kalau Lu nggak usah putusin Jasmine, dan Lu umbar kemesraan Lu di hadapan Leon, biar dia menyala setiap hari, " usulnya dengan senyuman yang meyakinkan.
"Gila Lu, yang ada gue malah kejebak sama Cinta gue sendiri bego, Lu tau kan gue berusaha lupain Jasmine saat ini, " jawab Ragas dengan jujur.
"Lu masih Remaja, masalah dendam kita selancarkan waktu kita dewasa, saat ini nikmati masa muda kita, lumayan tau, seorang Jasmine bro, " ucap Juno yang terus merayu Ragas.
...****************...
...𝗪𝗔𝗝𝗜𝗕....!!! 𝗞𝗢𝗠𝗘𝗡, 𝗟𝗜𝗞𝗘 𝗗𝗔𝗡 𝗩𝗢𝗧𝗘...!!! ...