NovelToon NovelToon
CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aquarius97

YANG SUKA ROMCOM... MERAPAT SINI✨

PLAGIAT, BISULAN SEUMUR HIDUP YA ! 👊🏻

Restu Anggoro Wicaksono selalu menjadi bahan tertawaan ketiga sahabatnya lantaran di usianya yang hampir tiga puluh tahun, pria itu belum pernah menyentuh seorang wanita.

Jangankan menyentuh, menjalin hubungan asmara saja Restu belum pernah.

Karena itulah, ia mendapat julukan si pria beku tak tersentuh.

Sampai suatu malam, ketiga sahabatnya menyusun rencana gila. Mereka kesal melihat hidup Restu yang terlalu flat.

Akhirnya, mereka bertiga nekat mengirim Restu ke kamar VIP di sebuah klub malam.

Malam itu seharusnya hanya menjadi kenangan singkat Restu bertemu wanita sewaan ketiga sahabatnya. Tapi anehnya, wanita itu justru terus memenuhi pikirannya.

Sayangnya, wanita itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Sementara Restu terjebak dalam pencarian panjang di tengah tekanan keluarga yang terus menuntutnya untuk segera menikah.

Apakah Restu bisa menemukan wanita malam itu kembali? Yuk, ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aquarius97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 CMDWM

"DIA BUKAN CUCUKU, MIN!"

Suara Oma Dania terdengar begitu lantang hingga membuat semua orang di halaman rumah menoleh heran.

Tatapan mereka otomatis tertuju pada wanita tua itu, terutama Restu.

Meski wajah pria itu tetap terlihat datar, hatinya serasa ditusuk ribuan jarum.

Niko hanya bisa membatin bingung.

"Loh... kenapa Oma tidak mengakui Pak Restu?"

Kedua alis Restu menukik tajam menatap Oma Dania. Mereka saling berpandangan cukup lama, seolah sedang berbicara lewat telepati.

"Apa ini, Oma..." keluh Restu dalam hati.

Saat Qiana lengah dan mengalihkan pandangan, Oma Dania diam-diam mengedipkan sebelah matanya ke arah Restu.

Dan hal kecil itu tidak luput dari pengamatan Niko.

"Ahhh... jadi begitu rupanya," batinnya mulai mengerti.

Tanpa membuang waktu, Niko segera melangkah maju di antara Restu dan Qiana.

"Begini, Nona Qiana..." ujarnya tenang. "Oma Dania itu sebenarnya nenek dari saudara saya, Angga. Anda pasti sudah mengenalnya, kan?"

Qiana mengangguk kecil.

"Belakangan ini Angga memang sedang mencari Omanya," lanjut Niko. "Pihak keluarga memberi kabar kalau beliau tiba-tiba pergi dari rumah. Mereka menduga Oma nekat menyusul Angga ke Jakarta karena terlalu khawatir pada cucu kesayangannya."

Niko menjeda sejenak sebelum kembali melanjutkan.

"Nah, karena saya ikut khawatir, saya meminta bantuan Pak Restu untuk ikut mencari beliau." Ia melirik sekilas pada Restu. "Anda pasti tahu sendiri, Pak Restu memang cukup peduli pada para karyawannya, bukan?"

Namun diam-diam Niko menambahkan dalam hati. "Yaz, walaupun minusnya suka cosplay jadi kanebo kering."

"Jadi... cucu Nenek itu Mas Angga?" tanya Qiana sambil mengembuskan napas lega.

Oma Dania buru-buru mengangguk.

"Iyaaa... nenek baru ingat!" ujarnya penuh percaya diri. "Ternyata nama cucu nenek itu Angga, Min. Hehe..."

Qiana sampai geleng-geleng kepala dibuatnya.

"Astaga, Nek..." desahnya. "Kalau Mas Angga, Min-min kenal."

Mendengar itu, Restu diam-diam melirik ke arah Niko. Ia cukup kagum melihat asistennya mampu menangkap situasi secepat itu dan langsung mengikuti permainan Oma Dania.

"Bagus, Nik..." batinnya puas. "Sepertinya kau pantas dapat bonus bulan ini."

Entah apa rencana yang sedang di lakukan Omanya, untuk sementara ia akan mengikutinya. Ia akan meminta penjelasan nya nanti.

>>>

Setelah semua penjelasan selesai dan suasana mulai tenang, Qiana akhirnya mengajak Restu dan Niko masuk ke dalam rumah.

Sementara para bodyguard tetap berjaga di luar setelah sebelumnya membantu membawakan belanjaan.

Kini mereka duduk di ruang tamu rumah Bu Ani.

Restu memilih duduk tepat di samping Oma Dania. Tatapannya tajam penuh tanda tanya.

"Maksud Oma apa tadi? Kenapa tidak mengakui Restu?" bisiknya pelan dengan nada dingin menusuk. "Sudah puas bikin semua orang bingung?"

"Haish, kamu diam saja," balas Oma Dania tak kalah pelan. "Nanti sore suruh Angga datang kemari."

Restu menyipitkan mata.

"Memangnya Oma kenal Angga?" tanyanya.

Oma Dania mengangguk santai.

"Tahu..." jawabnya ringan. "Dia cowok cupu sejak SMA."

Restu terhenyak. Ia benar-benar tidak menyangka Omanya mengetahui penyamaran yang selama ini ia lakukan. Padahal setahunya, hanya trio trouble maker dan beberapa orang tertentu saja yang mengetahui rahasia itu.

Belum sempat Restu bertanya lebih jauh, Bu Heni datang menghampiri untuk menyambut mereka.

Sedari tadi sebenarnya wanita itu sudah gugup sejak mendengar CEO Grand Vista datang ke rumah mereka. Dan begitu melihat langsung sosok Restu di depan mata, jantung Bu Heni makin tidak karuan.

Aura pria itu benar-benar berbeda. Sampai-sampai Bu Heni tanpa sadar menatapnya terlalu lama.

"Andai saja saya masih muda, pasti saya akan berjuang mendapatkan perhatian Pak CEO. Ahay!" Bu Heni memandang Restu tanpa berkedip. "Astaga! Ingat Heni, kamu sudah tua! Keganjenan banget sih!" makinya pada diri sendiri. Kemudian rasa penasaran menyeruak. "Eh, tapi kenapa ya Pak CEO datang kesini? Bukankah tadi sudah sepakat, bahwa mulai besok kami akan mengambil alih lagi!" Bu Heni terus bermonolog dalam hati, karena Qiana tidak memberitahu alasan Restu datang kemari.

Tapi setelah Niko memberikan penjelasan singkat, Bu Heni mengangguk lega.

Qiana datang menyusul, membawa nampan berisi minuman. Ia meletakkannya hati-hati di meja. "Lalu, di mana Mas Angga sekarang, Pak Niko?" tanyanya begitu penasaran.

"Dia pasti masih berusaha mencari," jawab Niko tenang.

Qiana mendesah kecil. "Kasihan sekali. Mau menghubungi juga pasti tidak bisa, soalnya dia tidak punya ponsel."

"Ya, kamu benar!" Niko memasang wajah sendu.

Oma Dania melirik cucunya sekilas. Sekarang, ia bisa bernapas lega. Beribu-ribu rasa syukur terucap dalam hatinya, ternyata cucunya pria normal.

Restu masih menyukai perempuan. Setidaknya begitu penilaiannya, karena ia menangkap gelagat bahwa Restu diam-diam tertarik pada Qiana.

"Hm… rupanya cucuku ini ingin menguji Min-min dengan casing cupu dan miskinnya. Menarik! Aku jadi penasaran, kapan dan di mana mereka pertama kali bertemu?" batin Oma, sambil tersenyum kecil.

...ΩΩΩΩΩΩΩ...

Akankah Oma Dania tetap menerima Qiana alias Min-min, jika suatu saat beliau tahu masa lalu kelamnya sebagai wanita malam?

Ikuti terus kisahnya! 😘

1
Filan
Restu, ga yakin nih si Nadine ga ganggu lagi.
Filan
terlalu penasaran atau obsesi
Filan
Dia udah kesambet sih ya...
Miu.Nuha
masa lalu gk usah dibuka lagi...
Miu.Nuha
ber oh ria /Facepalm/
oh ah oh eh oh uh...
Miu.Nuha
akal2an Oma 😅
Miu.Nuha
ih kenapa pula ini Oma 🤭
apa oma kecewa Restu gk nikah2, hehe...
Miu.Nuha
hahaha ngelawak mulu neneknya 😭😭
Miu.Nuha
hilih, giliran nama cucuny aja gk mau nyebut, lupa apa niat ngelupa lagi nih 😫
Miu.Nuha
apa itu mendiang suami 🤔
Miu.Nuha
Omamu tau2 ketemu sama qiana, Res...
entah apa yg terjadi sama Oma, malah jadi akting jadi nenek pikun 😭
Miu.Nuha
mahal pak beli susu 😭😆
Miu.Nuha
mungkn saatny pk restu tampil 👍
gk mau kalah sama Angga
Miu.Nuha
calon istriku sholihah bngt, batin restu ❤
Miu.Nuha
stalker cucunya donk 😆😆😆
Miu.Nuha
takut ketauaann 😭
astagaa... bestiemu msh setia bngt Res smpe inget sama gadis yg bikin kamu gk bisa mupon...
Miu.Nuha
siap2 jadi Angga terus kamu Res kalo smpe nikah sama Qiana 😆😆
Miu.Nuha
untung bisa boong
Mingyu gf😘
heh justru itu bagus, karena se*s bebas sarang penykit
Mega Siregar
janganlah dipaksa...
jika buru2 tanpa mengenal baik pasangan yang ada hanya menimbulkan ketidakbahagiaan dalam rumah tangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!