khumaira gadis sederhana yang harus menerima perjodohan antara dua keluarga, dia harus menikah dengan laki - laki yang sama sekali tidak di kenal nya.
sedangkan dia hanya seorang remaja yang masih mempunyai cita - cita yang sangat tinggi.
akan kah khumaira menerima perjodohan ini...?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanifah Anggraeni Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
setelah selesai makan dan membayar semuanya alfa dan khumaira pun mulai meninggalkan tempat itu di susul oleh amel.
" fa tunggu.. " panggil amel
alfa dan khumaira pun menghentikan langkah kaki mereka dan kini mereka berdua sedang melihat ke arah amel.
" ada apa.. ? " tanya alfa dingin
" fa aku boleh bareng sama kamu nggak dari tadi aku belum dapet ojeg atau pun taxi onlinenya, hari juga sudah semakin malam.. boleh kan fa.. " pinta amel
alfa dan khumaira pun saling memandang seolah - olah pandangan mereka berbicara ' bagai mana ini ' khumaira pun langsung tersenyum sambil menganggukan kepalanya.
alfa pun melihat amel dan memperbolehkannya ikut bersama mereka berdua.
alfa membuka pintu mobil untuk khumaira setelah memasang sabuk pengaman alfa pun segera berjalan ke sisi lain mobilnya.
amel terus saja melihat gerak gerik alfa, dia tidak suka alfa bersikap manis terhadap wanita lain.
amel pun segera membuka pintu mobil bagian belakang dan mulai duduk disana.
" ra rumah kalian memangnya dekat ya.. kenapa aku selalu melihat kalian bersama.. ? " tanya amel ketika sudah setengah jalan
khumaira pun melihat ke arah alfa dan dia segera menjawab pertanyaan amel.
" iya rumah kami sangat dekat " jawab khumaira sambil tersenyum
tepat di pertigaan lampu merah alfa berhenti, sambil menunggu lampu berwarna hijau alfa melihat kesekelilingnya.
tiba - tiba ada anak kecil mengetuk kaca mobil alfa, alfa pun segera menurunkan kaca mobilnya.
" kak beli tisunya.. " tawar si anak
alfa yang merasa kasihan dengan anak itu pun membeli tisunya.
" ya sudah kakak beli 3 saja.. " kata alfa
dengan cepat anak itu memberikan 3 bungkus tisu kepada alfa.
" yang dompet aku.. " pinta alfa
alfa memang tidak penah membawa dompet sendiri dia pasti akan menitipkannya di khumaira.
khumaira pun membuka dompet alfa dan memberikan uang 50rb dan segera di berikan kepada alfa.
" nih yang " kata khumaira sambil memberikan uang
alfa pun mengambilnya dan segera memberikan kepada anak kecil penjual tisu.
" kak maaf ada uang kecil nggak saya nggak ada kembaliannya.. " kata si anak itu
" kamu ambil saja kembaliannya " jawab alfa sambil tersenyum
" kakak nggak bercanda kan.. ? kembaliannya banyak sekali loh ini kak.. " tanya si anak tidak percaya
" iya kakak serius ambil saja buat kamu " kata alfa lagi
" terima kasih kak " kata si anak sambil tersenyum bahagia
karena lampu sudah berubah warna alfa pun segera menjalankan lagi mobilnya, khumaira tersenyum bahagia melihat alfa seperti itu.
dia bangga suaminya sangat murah hati, alfa yang melihat khumaira terus saja melihat nya pun merasa heran.
" kamu kenapa yang lihat aku kaya gitu.. ? " tanya alfa penasaran
" nggak kenapa - napa.. aku cuma bangga aja sama kamu.. " kata khumaira
alfa pun tersenyum dan mengelus kepala khumaira dari balik kerudungnya.
sedangkan amel yang dari tadi hanya melihat dan memilih diam merasa sudah sangat kesal.
tidak butuh waktu lama mereka pun sampai di rumah amel.
" terima kasih ya kalian sudah mau mengantarkan aku.. oya kalian mau mampir dulu nggak.. ? " tawar amel
" iya sama - sama.. kayanya nggak deh mel sudah malam juga nggak enak sama orang tua kamu, kalau gitu kami juga langsung pamit ya.. " jawab khumaira
sedangkan alfa hanya diam saja, amel pun segera turun dari mobil alfa dan mulai masuk kedalam rumahnya.
sesampainya di dalam kamar amel pun meluapkan semua emosi nya yang sudah dia tahan sejak tadi.
" aaaakkkkkkk " teriak amel sambil melemparkan barang - barang yang ada di hadapannya
" kenapa si fa kamu nggak pernah lihat aku sebentar aja, apa kurang nya aku dengan wanita itu.. kenapa selalu dia yang kamu puja, aku itu sangat mencintai kamu dan mungkin cinta aku lebih besar darinya.. " kata amel setengah berteriak
dia pun mengingat kejadian di tempat makan serta di mobil tadi.
alfa yang bisa bersikap manis terhadap khumaira, dan tadi sewaktu di mobil amel juga lihat dengan beraninya khumaira membuka dompet alfa tanpa persetujuan alfa terlebih dahulu.
sebenarnya sudah seberapa dekat hubungan mereka berdua, amel pun mengambil sebuah foto yang ada di samping tempat tidurnya.
foto dirinya dengan seorang laki - laki yang sedang tersenyum ke arah kamera, di foto itu terlihat mereka sangat dekat.
" aku kangen sama kamu.. aku ingin waktu bisa di putar lagi, dimana kita selalu bersama " kata amel yang mulai menangis
amel pun memeluk foto itu sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur dan tidak lama dia pun terlelap.
pagi pun datang setelah selesai sholat subuh berjamaah khuamira segera pergi kedapur, dia akan menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.
saat sedang memasak nasi goreng ada sebuah tangan yang melingkar manis di pinggangnya, dan khumaira tahu siapa pelakunya.
siapa lagi kalau bukan alfa suami tercintanya.
" kamu masak apa sih yang wangi banget sampai masuk ke kamar wanginya.. " kata alfa sambil menyandarkan kepalanya di leher khumaira.
alfa juga dapat mencium wangi nya rambut khumaira dan alfa sangat suka dengan wanginya itu.
kalau dia tidak ingat dengan janjinya pasti saat ini khumaira sudah habis dia makan.
" yang aku lagi masak sana gih tunggu di meja makan saja.. " kata khumaira sambil tersenyum
" nggak mau, aku pengen seperti ini.. dan entah kenapa aku sangat suka posisi ini.. " jelas alfa sambil sesekali mengecup leher khumaira
dan dengan jahilnya alfa malah membuat tanda merah disana.
" sayang nanti ada bekas nya.. " kata khumaira
sedangkan alfa hanya tersenyum saja
" memang sudah berbekas, dan aku suka itu " bisik alfa
khumaira tidak habis pikir kenapa waktu itu dia mau menikah dengan laki - laki seperti alfa yang jahilnya nggak ketulungan.
khumaira menekuk wajahnya karena melihat alfa tidak merasa bersalah.
" iih yang kamu jahil, kalau ada yang lihat gimana.. ? " tanya khumaira
" tenang aja nggak akan ada yang tahu kan kamu kesekolah pakai kerudung jadi leher kamu ini ke tutup.. " jelas alfa dan lagi - lagi dia membuat tanda disana
" udah ah sana kamu ganggu aja.. " usir khumaira sambil mendorong alfa agar menjauh darinya.
alfa pun menuruti keinginan khumaira dan duduk di ruang makan, tidak lama masakan khumaira pun selesai juga.
dia segera menatanya di piring, pagi ini mereka akan makan sepiring berdua. setelah menyimpan nasi goreng di meja khumaira segera membuat teh manis hangat untuk nya dan juga alfa.
" yang mau makan dulu atau siap - siap ? " tanya khumaira
" sarapan dulu aja aku sudah lapar.. " khumaira pun menarik kursi di samping alfa.
tapi sebelum khumaira duduk di kursi alfa sudah terlebih dahulu menariknya.
sukses sllu