siapa yang mengerti itu cinta, ada yang tau?
seperti dengan kisah dua insan ini, pertemuan setelah kekecewaan membuat mereka bersama.
Hardi putra Hartono baru saja di tinggal nikah oleh kekasih yang dia cintai dari lama, mereka jatuh cinta karena sering melakukan semua kegiatan bersama.
tapi perjodohan pihak wanita menghancurkan hati Hardi, hingga dia tidak percaya cinta.
tapi tak butuh waktu lama, dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang akhirnya menunjukkan jika cinta itu sederhana,dia adalah Hana Khoirun Nisa.
seorang gadis yang selama ini tinggal dalam kesederhanaan yang mampu membuat Hardi jatuh cinta.
apa cinta mereka akan bersama?
apa Hardi bisa melupakan kekasihnya?
atau kisah cinta mereka tak akan berlabuh karena satu dan lain hal?
simak dsn ikuti kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menunggu dengan gelisah
Pukul setengah tujuh makam, Hardi sudah duduk di peron stasiun Peterongan Jombang untuk menunggu kedatangan kereta yang di naiki istrinya.
Dia bahkan sengaja bawa mobil agar nanti istrinya nyaman saat pulang.
Dia menunggu sambil gelisah,bahkan terus menerus melihat jam di ponselnya.
Tanpa terduga seorang petugas menghampirinya, "tenang mas sebentar lagi juga datang,"
"iya pak, ya Allah aku gak sabar nunggu istriku, habis tadi dia di jemput tidak mau,"
Pria itu hanya tersenyum karena tak menyangka jika pria muda itu bisa curhat pada pria asing.
ternyata kereta akhirnya datang, terlihat wajah dari Hardi begitu senang dan langsung berdiri.
saat kereta api berhenti, dia langsung mencari sosok istrinya yang turun kereta.
"istriku Hana!!" teriak Hardi yang membuat sosok wanita itu menoleh.
Dia kaget saat mendapatkan pelukan dari suaminya itu, "mas menunggu ku?"
"menurut mu sayang,tentu saja aku tak ingin kaku menunggu,jadi aku saja yang menunggu di sini," kata Hardi yang terus memeluk erat istrinya.
"ya sudah ayo kita pulang,aku malu di lihat orang-orang," jawab Hana
Hardi pun mengangguk dan langsung mengajak istrinya itu pergi, "apa kamu mau makan,aku belum makan dan Vina sudah makan duluan karena dia sedang diet ddn mengatur pola makan," kata Hardi.
"baiklah sayang, ayo kita makan nasi rames yuk, aku ingin makan itu tiba-tiba, tapi cari es jeruk dulu yuk," ajak Hana.
"apa sayang, kamu yakin ini jam tujuh malam loh,"
"ayolah mas..." rengek wanita itu.
"baiklah apapun untuk mu sayang," kata Hardi yang tak ingin istrinya itu sedih.
Terlebih Hana langsung menunjukkan wajahnya yang ceria saat dia mengiyakan permintaannya.
Mereka pun sampai di sebuah warung langganan, dan untungnya di warung itu menjual es jeruk, dan Hardi memesan air jeruk peras dan satu gelas es batu agar istrinya itu lebih puas.
Dia juga memesan nasi rames dengan lauk daging semur dan telur.
Setelah makan dengan lahap, Keduanya memutuskan untuk pulang.
tapi lagi-lagi Hana minta membeli beberapa buah sebelum sampai pulang, mulai dari jeruk dan apel untuk Vina.
saat sampai di rumah, Vina sedang asik menonton tv, "selamat datang mbak, uh... Aku kesepian deh mbak kegiatannya sampai malem gini,"
"aduh sayang ku, cuma seminggu, setelah itu mbak akan sering di rumah dan kita akan sering bertemu," kata Hana tersenyum.
"sudah sayang kamu mandi dulu, dan aku biarkan susu hangat ya,"
"tidak mau mas, aku tak suka bau susunya," kata Hana dengan manja.
"tapi itu susu yang tinggi folat untuk program hamil,bukankah itu keinginan mu,"
"tapi aku minum vitamin saja ya, aku gak mau minum susu,"
"baiklah bagaimana kalau Vina yang minum,"
"apa, mas gila ya, aku belum mau hamil, kenapa di suruh minum susu itu,"
"jangan marah dulu, selama kamu tak melakukan hubungan suami istri kebaia takut, toh asam folat itu juga baik kok,"
"sudah ah gak mau,mending tak kasih Bu Susi saja, tenang itu urusan ku," kata Vina yang tak mau jadi kelinci percobaan.
Hana sudah selesai mandi dan mengenaskan baju malam dan memilih duduk di kamar.
Dia sedang melihat tubuhnya di depan kaca, dia merasa jika bagian atas tubuhnya kebaia makin besar, bahkan pakaian dalam juga sudah terasa sesak.
Hardi yang masuk langsung memeluk tubuh istrinya itu, "sayang kenapa, kok kamu terlihat bingung begitu?"
"mas lihatlah, sekarang gunung ku kok makin gede ya,"
"kan aku buat olahraga jadi gede deh," jawab Hardi yang langsung membuat Hana gemas mendengarnya.
ditunggu kelanjutannya..
semangat..💪💪💪
lanjut
lanjut thor
lanjut thor
up lagi donk thor