NovelToon NovelToon
Seruni

Seruni

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:102.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Devi21

Seruni memilih bertugas di daerah tapal batas---beranda negeri yang berhadapan langsung dengan negara lain. Bukan sekadar ingin melepaskan diri dari sakit hati akibat dikhianati sang kekasih hati, melainkan benar-benar karena ingin mengabdikan diri pada bumi pertiwi.

Siapa sangka, hati Seruni malah tertambat pada putra asli daerah dengan status sosial dan pendidikan yang jauh sekali darinya.

Akankah ada pertentangan yang menghalangi hubungan mereka? Ataukah hubungan itu malah akan mulus-mulus saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seruni Bab 29

Setelah memberikan Sayaka arahan agar terbiasa dengan kamar hotelnya, Shakala berniat untuk segera kembali ke rumah sakit. Namun, Sayaka tampaknya enggan untuk ditinggal sendirian. Seperti yang terlintas dipikiran Shakala sebelumnya, Seruni salah memilihkan hotel tempat Sayaka menginap.

"Kalau kamu tidak nyaman di sini. Kamu sementara tinggal sama aku aja, Ka. Nanti biar aku yang jelaskan pada Seruni. Aku menginap di tempat saudaraku. Kita bisa sekamar di sana. Tidak jauh dari sini, kok," tawar Shakala yang tidak tega melihat raut kebingungan Sayaka.

"Terimakasih, Pak Mayor. Ini terlalu bagus buat saya. Nanti saya malah tidak bisa tidur," sambut Sayaka dengan senang hati.

"Ya sudah, kita ke sana sekarang. Nanti kamu istirahat di sana saja. Besok baru ke rumah sakit."

Sayaka dan Shakala akhirnya kembali meninggalkan hotel. Tidak ada pilihan lain bagi Shakala selain memberikan tawaran tersebut. Membiarkan Sayaka berada di hotel sendirian, sama saja menyiksa pria tersebut secara terang-terangan. Meski hati kecil Shakala merasa kesal karena mendapati kenyataan bahwa dia harus kalah dengan Sayaka dalam hal mendapatkan hati Seruni, tetapi pikiran dan hati nuraninya masih mampu berpikir dengan baik.

Di lain tempat, Seruni tampak duduk melamun di bangku tidak jauh dari brankar di mana Subroto sedang tertidur pulas. Sedikit banyak, jelas dia sedang memikirkan pembicaraannya dengan sang ayah tadi. Semua memang masuk diakal. Cepat atau lambat, Seruni pun harus membicarakannya dengan Sayaka.

Lama kelamaan, Seruni merasakan kantuk. Dia pun memilih berpindah ke brankar khusus untuk penjaga pasien yang terletak dua meter dari brankar sang ayah. Seruni membaringkan tubuhnya di sana. Memejamkan mata dan sejenak melupakan segala kekhawatiran yang tengah menyelimuti pikirannya.

****

Beberapa saat berada di rumah saudara Shakala, Sayaka lebih merasakan ketenangan. Suara kicau burung yang menjadi peliharaan sepupu Shakala membuat Sayaka seakan tidak jauh dari suasana alam yang dicintainya. Di tambah lagi di halaman belakang rumah tersebut, ada rusa dan kelinci yang dijadikan sebagai hewan peliharaan di sana.

"Jadi ingat Siti dan yang lainnya. Mereka sudah makan belum, ya?" gumam Sayaka.

Shakala yang mendengar ucapan lirih Sayaka tersebut hanya bisa menarik senyuman tipis sembari menggelengkan kepalanya. Sama sekali dia tidak meragukan kepolosan dan ketulusan seorang Sayaka. Namun, tanpa merendahkan pria tersebut---untuk melangkah pada hubungan yang lebih serius dengan Seruni jelas juga tidak akan mudah bagi Sayaka. Sebagai anak tunggal seorang mantan jenderal dan juga pengusaha, ada tanggung jawab besar di pundak Seruni yang pastinya akan membuat Sayaka dalam kesulitan.

"Pak Mayor, rumah Ndhuk Seruni jauh tidak dari sini?" tanya Sayaka tiba-tiba.

"Lumayan, Ka. Rumah Seruni itu besar sekali. Di sana banyak kelinci juga. Bahkan ayam juga ada. Kalau kamu ke sana, bisa lebih kerasan lagi. Ada kolam ikan gurami yang lumayan besar. Sejak ditinggal dinas ke tempatmu, Ayahnya Seruni menyibukkan diri dengan beternak dan berkebun kecil-kecilan. Hanya sekedar untuk mengisi waktu luang," jelas Shakala.

Hanya mendengar seperti itu saja, Sayaka kembali merasa kalau dirinya memang tidak ada seujung kuku jika dibandingkan dengan Seruni. Apa yang dimilikinya jelas hanya cukup saja, tidak lebih-lebih seperti yang kekasih hatinya miliki.

"Ayahnya Seruni itu nggak mandang harta, Ka. Mereka sudah punya harta tanpa harus mendapatkan seorang menantu yang berada. Kalau kamu memang cinta sama Seruni, cukup kamu belajar berbesar hati. Seorang perempuan yang mandiri, pintar dan punya segalanya, dalam sebuah rumah tangga tentu tidak akan terlalu bergantung kepadamu. Dia tidak akan bisa kamu andalkan 24 jam berada di rumah untuk mengurusi keluarga." Shakala mengatakannya sembari memperhatikan Sayaka yang sedang mengelus-elus punggung kelinci yang kebetulan melintas di depan mereka yang sedang bersantai di halaman belakang.

"Kata Ndhuk Seruni, kalau nanti sudah jadi istri, Ndhuk Seruni tidak akan dinas lagi," timpal Sayaka.

Shakala tersenyum mendengar ucapan Sayaka. "Kenapa harus berhenti? Menolong kelahiran itu sebuah tugas mulia, apalagi kalau kalian nantinya menetap di daerahmu. Pasti kehadiran Seruni cukup membantu. Masalahmu cuman satu. Jika Seruni harus kembali ke sini untuk meneruskan perusahaan ayahnya. Bisakah kamu ikut ke sini? Itu harus kamu pikirkan, Ka. Kalau kamu memang serius, tidak ada salahnya kamu memikirkan hal ini sekarang. Lebih baik kita tidak terbiasa dihadapkan dengan impian yang indah-indah saja di depan," tuturnya.

Sayaka terdiam. Apa yang dikatakan Shakala ada benarnya. Hubungan bersama Seruni mungkin masih singkat, tetapi keduanya sudah sepakat ingin menjalin hubungan yang tidak sekedar main-main.

"Ka, kamu beruntung karena Seruni menaruh hati padamu. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Menyerah sedikit saja, ada aku yang akan berjuang untuk menggantikan posisimu. Aku tidak main-main." Shakala menepuk pundak Sayaka.

"Tidak akan, Pak Mayor. Saya tidak akan mundur sampai Ndhuk Seruni yang memutuskan hubungan kami."

Shakala mengangguk sembari tersenyum. Dalam hati berharap Sayaka bisa menepati perkataannya sendiri. Bersama Seruni tidak sesederhana yang ada dibayangan Sayaka. Tidak ada yang salah dengan hubungan beda status ekonomi dan pendidikan, hanya saja, antara Seruni dan Sayaka perbedaannya terlalu terjal.

Akhirnya, baik Shakala mau pun Sayaka tidak ada yang kembali ke rumah sakit. Saat hendak berangkat, Seruni mengirimkan kabar bahwa keadaan Subroto sudah sangat membaik. Seruni meminta keduanya untuk tidak datang agar sang ayah mempunyai lebih banyak waktu untuk beristirahat.

Tidak sampai sehari semalam Seruni menjaga sang ayah di rumah sakit, dokter mengijinkan pria lebih paruh baya itu untuk melakukan rawat jalan di rumah. Tentu saja hal tersebut disambut dengan bahagia oleh Seruni. Tidak ingin beramai-ramai saat pulang, dia meminta agar Shakala dan Sayaka menunggu kedatangannya di rumah saja.

Namun semua di luar perhitungan Seruni, kabar kepulangan Subroto terdengar sampai di telinga teman-teman sesama purnawirawan sang ayah. Hingga saat dia memasuki halaman rumah, deretan mobil berjejer bahkan sampai memenuhi jalanan depan rumahnya. Tentu saja mereka ingin melihat keadaan Subroto secara langsung. Karena selama di rumah sakit, pria tersebut tidak bersedia dijenguk oleh siapa pun.

Sayaka tampak duduk tidak nyaman di samping Shakala yang dengan sangat baik menyambut dan menemani teman-teman Subroto yang beberapa datang bersama sang istri.

"Wah, diam-diam Pak Subroto calon menantunya seorang Mayor. Cocok sekali kalau disandingkan dengan Bu dokter cantik ini," puji istri salah seorang teman Subroto tanpa basa basi. Padahal Subroto dan Seruni baru saja menjejakkan kaki beberapa langkah melewati pintu utama.

Sayaka langsung menundukkan kepala. Sedari tadi, keberadaannya bagaikan jarum ditumpukan jerami.

1
𝕴𝖇𝖚𝖓𝖞𝖆 𝖆𝖓𝖆𝖐-𝖆𝖓𝖆𝖐
yg ini d lanjut kak Dev😊, rindu sangat 🤗
Diiah Iryaa
lahh ini gkda lanjutannya thor? gantung begini amat critanya
nano suwarman
ini kpn dilanjut Thor
nano suwarman
👍👍👍
nano suwarman
kasian Sayaka..
momnaz
Novel kerreennn beda dari yang lain setelah sangat bosan dengan CEO CEO an dan drama nikah paksa
momnaz
Novel yang keren beda sama yg lain..😍😍😍😍
Sari Hanifbae
kata2nya rapi,mudah di pahami. gaya bahasanya jg bagus.. ceritanya apa lagi,bgs bgt.. good jic thor.. lanjutkan!!!
D᭕𝖛𝖎𖥡²¹࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐: Terimakasih, kak. Sebelumnya saya minta maaf, sebaiknya jangan kakak lanjutkan dulu membacanya. Karena cerita ini belum selesai ditulis. Mohon maaf karena mengecewakan kakak.
total 1 replies
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
pak sajad pengertian 😍
Langitⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈N⃟ʲᵃᵃ࿐
wah pak broto mau jalan2 sama bang say
A Creapa
mana lanjutannya thor? q dah kasih 👍💗🌹 masak dicuekin sih...
tak enteni tekanmu yo nduk 😘
semangat 💪🔥
D᭕𝖛𝖎𖥡²¹࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐: nanti ya kak.. Insya Allah habis lebaran
total 1 replies
Ati Nurhayati
saya suka pandangan Bapaknya seruni tentang goresan pengalaman hidup yang hrs disimpan dan dibagi dgn keturunannya 💗
Ati Nurhayati
kata² yang sangat bijak 👍
Ati Nurhayati
😂
Ati Nurhayati
he he ada aja ni sayaka
Ati Nurhayati
😄😄
Ati Nurhayati
Tingkah Sayaka sangat lucu dan menggemaskan 😄
N⃟ʲᵃᵃ࿐𝕴𝖘𝖒𝖎ⁱˢˢ༄༅⃟𝐐
isi nyawang ora ISO nyanding,,opo ngono kuwi akhire🤔🤔,,ROSO tresno ora iso dipaksake,namung bibit,bebet lan bobot dadi penentune 🥺🥺🥺
atiku keloro-loro dadine🥺🥺

sing sabar Kabeh wis Ono dalane dewe-dewe jodoh karo rejeki wis duwe pangone😁😁
Jenk Retno Hany
endingnya piye thor,di tunggu kelanjutanya💪💪💪
Jenk Retno Hany: katanya maret up ini dah oktober gak up²,ceritanya jd gantung dech🤦‍♀️
total 3 replies
💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌
bener Sayaka, hati itu tak bisa di paksakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!