NovelToon NovelToon
The Seventh Secretary (Sekertaris Ke Tujuh)

The Seventh Secretary (Sekertaris Ke Tujuh)

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: herlia ia

Stella, seorang miskin yang selalu di bully saat sekolah namun memiliki otak yang brilian mengambil tawaran beasiswa kuliah di luar negri untuk menjauh dari kisah hidupnya yang tragis.
Ditinggal sang ibu untuk menikahi lelaki tua yang kaya raya, dan sang ayah yang meninggalkannya untuk selamanya.
Selain itu sakit hati karena dikhianati sang sahabat yang tiba tiba menikah dengan lelaki pujaannya membuat pendiriannya mantap untuk pergi dari kehidupan lamanya.
Namun sang bibi yang mengurusnya sepeninggal sang ayah memanggilnya untuk menggantikan pekerjaannya sebagai sekertaris pribadi bos nya.
Akankah Stella menerima tawaran sang bibi?
Akankah Stella bertemu lagi dengan masa lalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon herlia ia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pecat Aku

Stella akhirnya masuk tepat setelah waktu menunjukan pukul 8.

"Selamat pagi, tuan. Ini agenda anda hari ini" sapa Stella saat masuk dan langsung menyodorkan jadwal pekerjaan hari ini yang beberapa diantaranya terdapat meeting di luar kator pada jam istirahat makan siang lalu setelahnya masih ada dua jadwal meeting lagi.

"Kamu terlambat... 5 detik. Apa kamu gak takut dipecat?" ketus David yang merasa kesal karena tak bisa lebih awal melihatnya.

"Apa? 5 det- ah iya saya minta maaf, tuan. Perjalanan ke ruangan ini sedikit macet" jawab asal Stella.

"cih. Buatkan saya kopi. Dan jangan pake jampi jampi"

"Baik, tuan"

Stella memutar badannya sambil memutar bola matanya.

Stella membuat kopi pesanan David sesuai takaran yang dianjurkan Meyra.

"Kenapa pahit? kamu bikin kopi apa bikin jamu? bikin lagi"

Stella tak mau banyak berdebat. Dia kembali ke pantry dan membuatkannya lagi.

"Kenapa manis? kamu bikin kopi apa kolak?"

"Kamu gak bisa baca ya? mau bikin saya hipertensi? kenapa rasanya asin?"

Setidaknya Stella berhasil mengerjainya setelah melihatnya menyemburkan kopi ke tiga yang dia bubuhkan garam kedalamnya.

"Maaf, tuan. Untuk yang selanjutnya saya akan tambahkan dora"

"Dora?"

"Racun tikus, tuan. Tapi gak berbau dan gak berasa. Tau tau tuan sudah tenang di alam sana" jawabnya tenang sambil melangkah pergi membawa cangkir kopi yang ke tiga dan hendak membuatkan yang baru.

"Gak, usah. Saya udah kenyang. Duduk sini. Pusing saya liat kamu bulak balik terus"

Ingin rasanya Stella mencekik bos rese nya ini. Jika saja gajinya tak fantastis dia pasti sudah resign.

Resign?

Pasti gak akan di acc

Harus dipecat

Pikir Stella

Saat Stella tidak ada pekerjaan namun harus stand by di dalam ruangan bersama bos rese nya, rasa jenuh menghampiri.

"Hhhh.... gelar magisterku cuma dipake buat bengong doang" keluhnya yang lantas merebahkan kepalanya diatas meja kerja.

David hanya meliriknya sambil menyembunyikan senyum dibalik berkas yang ia angkat tinggi untuk menutupi separuh wajahnya.

Seharian ini ia puas memandangi wajah Stella yang membersamainya di dalam ruangan.

Stella iseng mengirim pesan pada sang bibi yang berada di luar ruangan.

"Ping"

"Apa"

"Gada mamang somay lewat ya bi"

"??"

"Jenuh. Kalo jenuh gini bawaannya pengen ngunyah. Ada yang bisa dikunyah?"

"Disitu ada sofa sama banyak buku di rak"

"Dipikir ponakan bibi yang cantik ini rayap"

"wkwkwk"

"Bi"

"Apa lagi, bibi lagi sibuk ini"

"Pelamar kemaren kemaren gimana bisa dipecat?"

"Biasa, ngegoda tuan"

"Ngegoda gimana?"

"Ya gitu. Tau lah cewek cewek murahan gimana"

Stella tak mengirim pesan lagi. Mungkin dia kembali mendapat tugas, pikirnya.

Di dalam ruangan.

"Tuan.. apa tuan mau saya buatkan kopi?" tanya Stella menginterupsi fokus David.

Namun suaranya tak biasa.

Sedikit serak dan..

uhuk

uhuk

David tersedak air liurnya sendiri kala mendapati Stella tengah duduk diatas mejanya dengan menyilangkan kaki.

Rok span se lututnya ia tarik hingga menampilkan paha mulusnya.

Juga dua buah kancing kemeja dibalik blazer ia buka hingga menampilkan belahan bukit yang..

"Apa yang kau lakukan?" ucap David dengan suara berat.

"Menawarkanmu kopi, tuan. Barangkali anda menginginkan sesuatu yang... panas" Stella mengedipkan sebelah matanya.

glekk

"Ba.. bawakan su.. air mineral saja" gugupnya yang sempat meralat ucapannya karena tak bisa jika tak menatap belahan itu.

"Baiklahhh.. apa tuan mau...

susu?"

tawarnya kemudian sambil menggigit bibir bawahnya.

Stella berjalan mendekat dengan perlahan dengan tatapan sensual.

"Sialan, gadis ini mencoba membuatku memecatnya. Baiklah, akan aku ikuti permainannya" batin David yang mencoba mempertahankan kewarasannya.

David bangkit dan melangkah mendekat dengan tatapan tajam dan mengunci.

Stella sudah terlihat sedikit gugup karena tak menyangka dengan reaksi David.

"Kamu mencoba merayuku?" tanya David dengan suara berat. Langkahnya sengaja ia lambatkan.

"T tidak.. m mana mungkin.. tuan.. mau apa?"

"Menyambutmu. Bukankah kamu ingin bersenang senang denganku?" David sudah berada tepat didepan Stella yang sedari tadi mundur dan tertahan meja kerjanya.

Tubuh tegapnya memepet Stella ke meja membuat tubuh Stella sedikit condong ke belakang.

"Sa.. saya akan membuat jus"

Stella lantas mendorong tubuh tegap itu dan berlari kecil keluar dari ruangan dengan jantung berdegup kencang.

"Dasar bos sialan. Kenapa dia gak pecat aku?"

1
Rusmini Rusmini
what happened /Smug//Smug/
Rusmini Rusmini
/Hammer//Hammer//Hammer/
Rusmini Rusmini
/Hammer//Hammer//Hammer/
Rusmini Rusmini
siapa asisten David thor.....kok kayak gak punya asisten
Rusmini Rusmini
/Toasted//Toasted//Toasted/
Rusmini Rusmini
🤦🤦🤦
Rusmini Rusmini
dasar pengantin baru /Angry//Angry/
Rusmini Rusmini
Stella nakal /Curse//Curse//Curse/
Rusmini Rusmini
parah nih godain suaminya
Rusmini Rusmini
/Tongue//Tongue/
Rusmini Rusmini
bab nya dikit.../Shhh//Shhh/
Rusmini Rusmini
🤦🤦🤦
Rusmini Rusmini
🤔🤔🤔
Rusmini Rusmini
😵‍💫😵‍💫😵‍💫😵‍💫
Rusmini Rusmini
😞😞😞
Rusmini Rusmini
baru tau ya 🤭🤭🤭
Rusmini Rusmini
makanya kalo gak di TKP jgn sok teu lagian itu jg karma bwt deri
Rusmini Rusmini
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rusmini Rusmini
sekuriti usir ulet bulu ...../Curse//Curse/
Rusmini Rusmini
setelah tau anaknya di per istri Presdir ngaku ngaku ibu kandungnya kemarin kemana ..../Hammer//Hammer/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!