NovelToon NovelToon
Menikahi Ketua OSIS

Menikahi Ketua OSIS

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Ketos / Teen School/College / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:527.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: teh ijo

Gara-gara menolong Rinjani yang terkurung di dalam toilet, Hazel malah harus segera menikahinya. Bukan karena dituntut untuk bertanggung jawab, tetapi orang tua Hezel mengira jika anaknya sudah tidak sabar untuk menyentuh Rinjani.

Hazel dan Rinjani menyembunyikan pernikahan mereka karena saat ini keduanya masih sekolah. Lambat laut kebersamaan mereka menumbuhkan benih-benih cinta. Mampukah keduanya melewati lika-liku dalam rumah tangganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikahi Ketua Osis | 28

"Cukup sampai disini, aku tak ingin terlibat dalam masalahmu!" Cakra merebahkan kasar tubuhnya disebuah sofa panjang, dimana seorang perempuan sedang menikmati drama yang dia tonton.

"Tapi kamu sudah berjanji ingin membantuku, bukan? Aku tidak mau tahu, sebelum Hazel menjadi milikku, tugasmu belum selesai."

Cakra hanya bisa membuang napas beratnya. Bukan keinginannya untuk menyakiti Rinjani. Bahkan Cakra sendiri tidak tertarik oleh gadis yang dia anggap ceroboh itu. Semua itu Cakra lakukan untuk sang adik, Bella.

Bella sengaja membuat perjanjian dengan Cakra, jika dia bisa menjauhkan Rinjani dari Hazel, maka Bella tidak akan ikut campur dalam urusan perusahaan dan akan menyerahkan bagian miliknya pada Cakra. Awal Cakra menolak, akan tetapi Bella terus saja merengek. Hati seorang kakak akhirnya terenyuh, apalagi selama ini bisa dibilang Cakra adalah pengganti ibunya yang telah tidak ada. Di pundak Cakra lah, Bella menumpahkan kesedihannya.

"Aku tidak sanggup untuk membuat orang lain menderita, Bell. Kamu terima saja jika Hazel tidak menyukaimu. Jangan bermain api karena kita tidak akan pernah bagaimana angin akan membawanya," tegur Cakra.

Bella tidak terima dengan ucapan Cakra. Apapun yang terjadi, Hazel harus menjadi miliknya. Cepat atau lambat, Bella akan memastikan jika Hazel akan dia miliki.

"Terserah kamu saja. Jika kamu sudah tidak mau membantuku lagi aku masih bisa menggunakan caraku sendiri untuk mendapatkan Hazel. Tapi kamu jangan ikut campur!" Bella yang kesal memilih meninggalkan Cakra begitu saja.

"Bell ... Bella!" panggil Cakra.

Cakra memijat pelipisnya. Ternyata memanjakan Bella adalah kesalahan terbesar untuknya. Semakin lama Bella semakin arogan dan tidak peduli kepada orang lain. Demi ambisinya untuk mendapatkan Hazel, dia rela menggunakan cara untuk memisahkan Hazel dengan Rinjani.

***

Hari berlalu begitu saja. Hazel sudah mencoba untuk melupakan sebuah foto yang mengganggu pikirannya. Karena saat ini dirinya tengah fokus untuk puncak acara ulang tahun sekolah yang akan diadakan dua hari lagi.

Sepulang sekolah, Hazel masih harus memastikan jika semua persiapan telah sempurna. Sebagai ketua panitia, Hazel tidak ingin mengecewakan para guru yang telah memberikan kepercayaan untuk dirinya terlebih dia juga juga tidak ingin mengecewakan Daddy-nya.

Ditengah kesibukannya memantau teman-temannya berlatih, Hazel terkejut dengan kedatangan Bella yang secara tiba-tiba.

Sambil menyodorkan sebuah minuman dingin Bella berkata, "Kamu pasti haus."

"Makasih." tangan Hazel mengambil minuman dari tangan Bella.

"Oh iya, jangan lupa nanti malam kamu datang ya. Aku sama papa akan menunggu kedatanganmu."

Hazel hanya bisa membuang napas beratnya. "Sorry Bell, aku tidak bisa datang. Sampaikan permintaan maafku ini pada papamu. Kamu tahu sendiri kan bagaimana persiapan ulang tahun sekolah kita? Aku harus memastikan bahwa acara akan berjalan dengan lancar."

Bella tidak terima akan penolakan Hazel. bagaimanapun caranya Bella harus meyakinkan Hazel untuk bisa menghadiri pesta ulang tahun papanya.

"Acaranya cuma sebentar kok. Please kamu datang ya."

"Sorry Bella, aku gak bisa." Hazel pun akhirnya memilih berlalu meninggalkan Bella yang merasa tidak puas dengan jawaban Hazel.

Tangannya mengepal dengan senyum menyeringai. "Jika kamu tidak bisa aku dapatkan, maka tak akan aku izinkan satu orang untuk memilikimu."

Hazel sudah lelah untuk mencari keberadaan Rinjani. Seharusnya siang ini dia melakukan latihan cheerleader di lapangan basket. Namun, nyatanya gadis itu tidak ada di sana. Bahkan Mentari saja tidak mengetahui dimana keberadaan Rinjani saat ini.

"Lu ngapain nyari Rinjani? Perasaan Rinjani nggak punya masalah sama lu," sinis Mentari saat Hazel menanyakan dimana Rinjani.

Karena Mentari tidak tega melihat wajah kusut Hazel, maka Mentari hanya memberi tebakan saja kepada Hazel. "Mungkin lagi sama Cakra. Gara-gara lu, acara Cakra hari itu gagal total. Harusnya sekarang Rinjani udah jadian sama Cakra. Lu punya dendam apa sih sama Rinjani sampai jahat banget sama dia?"

Hazel tak memperdulikan ucapan Mentari. saat ini dia hanya membutuhkan Rinjani. Jika memang benar apa yang diucapkan oleh Mentari, Hazel tidak akan memberi toleransi lagi pada Rinjani. Semakin didiamkan semakin pula Rinjani ngelunjak.

"Weii, mau kemana?!" teriak Mentari saat Hazel berlalu begitu saja. "Dasar ketos killer," ucapnya lagi.

Semua tempat sudah Hazel cari, tetapi dia tidak menemukan dimana keberadaan Rinjani. Bahkan teleponnya pun diluar jangkauan. Mendadak hati Hazel merasa tidak tenang. Dia sangat mengkhawatirkan gadis ceroboh itu.

"Nah, disini rupanya." Aura mencoba untuk menetralkan napasnya setelah dia berlarian. "Lu tahu gak kalau cewek pemalas itu mau bundir di rooftop ? Lu harus kesana sekarang!"

Tanpa perlu pikir panjang lagi hasil segera berlari untuk menuju atap sekolah. Pikirannya sudah kalut saat mendengar jika Rinjani ingin melakukan bundir. Hazel tidak yakin jika itu murni keinginan Rinjani. Tak peduli dengan anak tangga yang harus dia tapaki, Hazel berusaha untuk segera sampai di atas, sebelum sesuatu buruk terjadi pada Rinjani.

Saat ini Rinjani berusaha untuk tetap bertahan. Dalam hatinya dia sudah pasrah karena kekuatannya sudah tak mampu untuk bertahan lagi. Rinjani hanya bisa memejam. Dia tidak sanggup untuk melihat ke bawah. Meskipun hanya hitungan empat lantai, akan tetapi jika dia terjatuh maka bisa dipastikan ini adalah napas terakhirnya.

"Rinjani," teriak Hazel yang melihat Rinjani tubuh Rinjani sudah menggelantung.

Tak ada satu orang pun yang berada di balkon, tetapi teman-temannya sudah bersorak di bawah sana.

"Hazel, tolongin gue. Gue belum mau mati!" teriak Rinjani lebih kuat.

Tangan Hazel segera menarik tangan Rinjani agar dia naik ke atas. Meskipun susah, tetapi Hazel bisa menarik tubuh Rinjani. Napasnya lega, tetapi Hazel harus membulatkan matanya saat menyadari jika kedua bibir mereka saat ini telah bersentuhan. Cukup lama Hazel terdiam, hingga suara ramai membuyarkan lamunan Hazel. Rinjani yang menyadari segara menarik dirinya untuk bangkit dari tubuh Hazel.

Kepala sekolah dan juga guru dengan cepat menghampiri Rinjani dan memeluknya. Mereka semua menyayangkan atas apa yang telah terjadi pada Rinjani. Rinjani yang masih merasa syok tidak bisa dimintai keterangan. Karena tidak ingin terjadi sesuatu kepada Rinjani akhirnya kepala sekolah memutuskan untuk memanggil orang tua Rinjani untuk menjemputnya.

Satu sekolah heboh dengan berita jika Rinjani ingin melakukan bundir di atap sekolah. Tapi ada beberapa yang menganggap jika ada seseorang yang sengaja ingin mencelakai Rinjani. Semua anak-anak mengeluarkan pendapat mereka masing-masing mengenai kejadian yang menimpa Rinjani.

"Hazel, lu gak papa kan?" Bima dan Aura segera menghampiri Hazel yang masih tak bergerak dari tempatnya. Dia terus memegangi bibirnya. Ini adalah kali kedua bibir mereka bersentuhan.

"Malah bengong di sini, Ayo turun!" sentak Bima.

"Lu ngapain tiduran di sini? Bapak lu dateng tuh!" timpal Aura.

"Apa?" Hazel yang terkejut langsung bangkit. Tak peduli dengan dua orang sahabatnya dia langsung berlari untuk turun kebawah. Dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika Daddy-nya sudah turun tangan.

...~BERSAMBUNG~...

1
Yulia Naurah Neysa
bagus tapi kenapa cerita nya kayak menggantung endingnya kok cuma begini sih thor
Si Memeh
Luar biasa
Jeankoeh Tuuk
di sini
Elena Sirregar
harusnya Rinjani yg ngalah kasian sama Serena lagi hamil
Hafiza irna
bagus
Tri Ulidar
sampe sini doang thor kty tamat, tanggung amat cerita y
kar: kak mampir juga dong ke novel aku, selagi nunggu menikahi ketua osis update yang berjudul: ketika senja menemui langit


misi ya thorr ,aku mau promosi di lapaknya, semoga makin sukses authornya
total 1 replies
Tri Ulidar
Kecewa
Tri Ulidar
Buruk
Tri Ulidar
bnyk typo thor
Ririe.Setiawan|1717
kok g happy ending ya
Ririe.Setiawan|1717
lanhut thor
Cindy
kak lanjut donggg
Cindy: masih lama ngg kak? kepo berat
total 1 replies
Tika Ika
lanjut kk
Halimatus.s
Luar biasa
Sinta Ponica
top markotop ceritanya ❤️
Cah Dangsambuh
jedanya lama banget kak aku sampe lupa alur lama bingitc tuk nginget jalan critane🙏🏻semangat upnya ya
👑🇷‌🇦‌🇹‌🇺‌ ᵗʸᵖᵒ: hihihihi, kayak gak afdol kalo gak di tuntasin sampe bener-bener tamat yang sempurna 😁😁
total 1 replies
dewi.kelly
akhirnya up jg, lanjut thor
Helda Sari
p
chandu
suka
@Najwa❣️
💖♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!