NovelToon NovelToon
Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:902.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Dwi Anggii Verina

Ini adalah lanjutan dari Wanita Nakal ya 🙂 Mince pindah di sini 🙂

Disini nanti akan menceritakan para anak anak dari Wanita Nakal yang sudah ada di satu nya 🙂 yang baca dari awal Wanita Nakal kalian akan paham 🙂 jadi sebelum baca ini baca Wanita Nakal dulu 🙂

.

.

Kesiapan mental perlu dilakukan ketika sebuah balas dendam harus terlaksana, Balas dendam tentang mengungkapkan kematian seorang Wanita Nakal akan membawa sebuah tragedi besar yang akan juga membawa Cinta.

Balas dendam ini akan membawa ke sebuah tragedi besar pada kelompok Dio Della Morte yang lama tertidur, Nyawa mereka kini menjadi taruhan dalam balas dendam ini.

Mampukah balas dendam dan cinta berjalan dengan seiringan? atau hanya balas dendam yang lebih unggul dari sebuah cinta yang tulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Anggii Verina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran 8

" Aku tak tahu! Jika Pun aku tahu aku tak akan memberitahu kalian!" Suara nya tertahan ketika dia berbicara, perutnya sakit karena pukulan dan tendangan yang bertubi tubi itu.

Plak!! 

Satu tamparan yang keras membuat orang itu hanya tersenyum sinis.

Plak!! 

Satu tamparan lagi membuat darah segar keluar dari mulutnya tapi dia juga tak peduli tentang hal itu.

" Ch!! Kau pikir kalian dengan menyiksaku aku akan mengatakan dimana Sarah?" Orang itu kini tertawa keras membuat semua orang yang ada di sana kini hanya diam.

" Kalian hanya seorang pecundang yang beraninya kepada wanita dan kaum lemah, kalian sebenarnya tak sungguh sungguh berani melawan orang yang seharusnya menjadi musuh kalian."

Bug!! Pukulan itu kini tepat di hidungnya, secara langsung hidung itu keluar begitu saja cairan merah kental yang merembes.

" Jangan banyak bicara! Katakan dimana Sarah berada…" Tanyanya lagi.

" Saya tidak akan memberitahu kalian…" Tegasnya dia tetap bersikukuh untuk bungkam tentang keponakannya.

" Jadi kau tetap diam? Baiklah jika begitu?" Katanya lagi dengan mengeluarkan pistol dari saku nya.

" Jika kau tak mengatakan dimana Sarah, maka katakan pada dunia selamat tinggal…" Ancamnya.

" Lebih baik saya mati dari pada saya memberitahu kalian dimana keponakan saya…" Tegasnya dengan sungguh sungguh.

Orang itu kehabisan akal dengan orang yang tak ingin mengatakan dimana wanita yang mereka cari. Dia tak bisa berbuat apa apa selain hanya menahan dirinya untuk tidak membunuh. Orang itu berjanji kepada keluarganya untuk tidak melakukan pembunuhan lagi.

" Kenapa? Kau tak jadi membunuh ku? Dasar pecundang, bajinga* sampah yang tak berguna, kalian hanya bersembunyi di balik ketiak seorang yang memiliki jabatan, aku bersumpah hidup kalian tak akan tenang dan kematian kalian akan lebih mengesankan daripada Amel…" Ujarnya dengan amarah.

Dor!! Dor!!

Dua tembakan itu terdengar begitu kecil ketika tembakan itu sengaja di masukan kedalam mulut orang itu. Dalam seketika orang itu langsung ambruk ke lantai dengan tak bernyawa.

Orang itu melotot melihat orang yang ada di depannya kini malah dibunuh dengan cara yang lebih mengenaskan. Orang itu mundur dengan tak menyangka, pembunuhan telah terjadi lagi dengan cara mengenaskan.

" Apa yang kau lakukan?" Tarikan kencang dari orang yang baru datang kini membuat orang itu menatapnya.

" Aku tak tahu! Dia mengejekku dan aku terbawa perasaan hingga membunuhnya."

" Dan lagi lagi kau membunuhnya…" Orang yang baru datang kini mengusap wajahnya dengan kasar.

Orang itu menatap sekeliling rumah tersebut mencari tahu siapa tahu ada orang lain di sana.

" Apa ada orang lain disini?" 

" Tidak ada! Hanya ada kami…" Orang itu lega setidaknya tidak ada saksi atas pembunuhan kali ini.

" Sekarang cepat kita harus keluar dari sani, sebelum ada yang tahu" Katanya dengan segera meninggalkan rumah yang dimana ada sosok mayat yang baru saja dia bunuh.

" Jangan sampai ada yang curiga! Kita harus biasa keluarnya agar tak ada yang curiga sedikitpun…" Mereka keluar secara perlahan dan tak tergesa gesa.

Mereka keluar dengan berbincang bincang agar orang sekelilingnya tak ada yang mencurigai mereka semua. Mereka dengan cepat keluar dan menutup gerbang itu, mereka dengan segera menaiki mobilnya yang telah terparkir agak jauh dari rumah tersebut. 

Mereka memilih untuk jauh dari jangkaun kamera pengawas agar tak ada bukti yang memberatkan mereka. Ketiga orang itu kini dengan cepat meninggalkan tempat kejadian sedangkan satu orang yang baru datang tadi kini merasa kepalanya berputar putar.

" Argh…." Teriaknya dengan kencang.

" Kenapa lagi dan lagi? Kenapa harus seperti ini sekarang?" Orang itu memukul keningnya sendiri yang terasa pusing dan sangat berat.

Kali ini pembunuhan itu begitu mengerikan, tak pernah dia bayangkan jika dia melihat pembunuhan yang belum pernah dilihat sebelumnya. Kali ini tak ada jalan lain selain dia juga lagi dan lagi menutupi perbuatan dari salah satu keluarganya yang sangat dia sayangi, dia harus menutup mata dan telinga saat ini.

***

Sedangkan di tempat penjara Bryan dan Antoni kini menunggu datangnya orang yang di maksud oleh Albert tadi. Kini mereka sedang berada di ruang makan bersama dengan para tahanan lainnya.

Albert dan Antoni mengedarkan pandangan mencari sosok yang di maksud tapi sayangnya mereka belum menemukan orang yang di katakan oleh sang pengacara.

" Aku tak tahu jika mereka memiliki orang di dalam penjara!" Bisinya Antoni dengan pelan.

" Aku juga baru tahu dari mu!" Jawabnya juga dengan berbisik.

Sedangkan mereka yang sedang menikmati makanan mereka, kini di sel tikus tengah meringis kesakitan, orang itu terlalu lama bertahan dengan siksaan demi siksaan ini. Dia yang berusaha untuk bertahan dengan sekuat tenaga berusaha untuk tetap hidup.

" Bryan…" Gumamnya dengan menahan rasa sakitnya. " Dia adalah orang yang kejam! Orang yang tak memiliki hati…" Sambungnya lagi dengan pelan.

Suara kunci sel itu terbuka satu orang dengan topeng membawa makanan satu piring dan satu gelas air. Berhari hari tampaknya hari kali ini dia di beri makan dan minum setelah di siksa oleh para algojo. 

Bug!!

Orang itu memberikan tendangan yang cukup keras pada perutnya hingga membuat orang itu meringis kesakitan dengan mengguling kesamping.

" Bangun! Makan ini. Kau harus makan…" Katanya dengan berjongkok.

Algojo itu menatap ke arah orang yang tak berdaya merasa iba karena setiap hari dia harus melihat orang ini disiksa tapi dia juga tak bisa berbuat apa apa selain hanya bisa diam dan melakukan perintah dari atasannya saat itu.

" Saya tidak.. mau.. makan…" Katanya dengan terputus putus.

Suaranya bergetar tak hanya suara yang bergetar tapi juga tubuhnya. Dia sebenarnya menahan rasa sakit tapi dia juga tak ingin menyentuh makanan yang ada di depannya.

" Makan dengan segera sebelum aku melempar makanan ini ke sampah…" Perintahnya.

Uhuk!! Uhuk!!!

Orang itu terbantuk dengan darah segar keluar dari mulutnya. " Saya katakan saya tidak mau makan…" Ucapnya dengan menahan rasa sakit pada perutnya.

" Orang ini sungguh menyusahkan!" Katanya dengan rasa kesalnya. Algojo itu kini mengambil makanan itu dengan tangannya dengan segera memasukan kedalam mulut orang itu.

Orang itu berontak, orang itu berulang kali membuang makanan yang ada di dalam mulutnya, tapi dia juga tak kehilangan akalnya. Algojo itu juga memasukan air putih kedalam mulutnya dan kemudian membungkam mulut nya.

Mau tak mau orang itu menelan makanan dan minuman yang sudah penuh di mulutnya. Algojo itu tersenyum sinis, dan algojo itu berulang kali melakukan hal itu.

Dadanya terasa sesak seakan nafasnya hampir terputus, orang itu mencengkram baju algojo itu dengan berusaha berdiri dengan sisa tenaga. 

" Kalian meracuni ku?" Katanya dengan mata yang melotot karena jantungnya terasa cepat memompa.

Algojo itu hanya tertawa dengan keras dan tak peduli orang itu akan mati di sana. 

kasih Vote nya dong 😁 makasih 🥰🤗

1
weni lestari
Hemmmm lm bner rasa mw di hapus aja
Mila Jamilah
bulak balik tp belum up lagi thor
Mila Jamilah
belum ada kelanjutannya thor
Carol Ine
x kn da habis kot....
Humairah
semangat
Fa Rida
Luar biasa
Yati Maryati
thor kapan ceritanya up lgi dong ko lama sih gk up" tiap hri saya liatin tpi blum ada sambungan lgi ceritanya semangat thor lanjuuut lgi ceritanyaaa ya d tunggu afdetannya
Jennynanda
deg...deg...deg...huuuuf
Jennynanda
Kecewa
lutfi Silla
ini kapan up nya Thor,,masak tamatnya gini aja
Fauziah
upnya mana thor kok lama" kali upnya
josry srg
game over sepertinya sudah
Tika Novianty
ini gmna crta nya mau lnjut apa gmna thor , kok udh gk up lg 😭
srie rejeki
sudah habis ya
Rahma Untuk Haqi Celamanya
lanjutnya kapan thor?
Chercher
kena batunya bantu orang jahat kabur
Chercher
lebih cepat mati lebih baik buat angel
Chercher
banyak nyawa hilang hanya karena dendam
Eddi Manullang
whaahah....😁😁😁
Nur Lestari Pangestu
amazing
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!