NovelToon NovelToon
Be My Wife

Be My Wife

Status: tamat
Genre:Komedi / Teen School/College / Teen Angst / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 5
Nama Author: Net Profit

📢📢WELCOME DI ZONA ANTI PATAH HATI😛😛

Dimata Retha, Adrian adalah guru menyebalkan yang kian hari semakin membuat hatinya goyah. Tapi bagi Adrian, Retha hanyalah remaja tanggung yang sering membuatnya kesal dengan aneka tingkah dan sikapnya yang menguji kesabaran.

"Jadi guru bukan cita-citaku. Harus terjebak di sekolah dengan anak-anak seusia mereka? Huh!! ini benar-benar ujian kehidupan." ~Adrian Haidar.

"Jangan kira cuma karena lo itu ketua OSIS, putus dari lo hidup gue langsung hancur dan dunia gue runtuh? Nggak kayak gitu. Gue Aretha Rahardian, dilarang patah hati lebih dari dua puluh empat jam!" ~Aretha Rahardian

"Retha, Membuatmu membenciku adalah caraku untuk melindungimu!" ~Rae Ananta Sazidien

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Net Profit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Jalan

“Jadi tetep nggak mau minta maaf nih?” Tanya Retha karena Windi terus saja diam.

Kini Retha beralih menatap Farhan dengan senyum penuh maksud. “Om Farhan pengacara kan? Daddy Ardi klien VVIP kan?”

“Iya, benar. Om minta maaf atas kesalahpahaman tadi, kedepannya sebagai permintaan maaf kalo Retha butuh bantuan pengacara Om siap, gratis deh.” Jawabnya ramah.

“Kalo gitu aku butuh bantuan Om Farhan sekarang juga. Tolong tuntut teman aku yang udah nyebar fitnah, pencemaran nama baik!”

“Win, gue kasih waktu sampe jam istirahat pertama abis buat lo klarifikasi itu fitnah lewat ruang audio yang biasa dipake pengumuman.”

“Inget yah Om, tolong itu anak tercintanya dituntut kalo nggak bikin klarifikasi. Tau sendiri lah kan waktu adalah uang. Lumayan kan Om datang ke sini jadi dapat job. Nggak usah gratis, Papa aku masih mampu bayar kok.” Ucap Retha.

“Pak Arka bagaimana ini? Tadi kan kita sudah sepakat diselesaikan secara kekeluargaan?” tanya Farhan.

Arka menepuk pelan pundak Farhan, “putri saya hanya minta klarifikasi. Saya rasa itu sangat wajar. Saya tidak akan memperpanjang masalah ini, cukup ajarkan putri anda dua kebiasaan wajib dalam hidup ini. Meminta maaf saat melakukan kesalahan dan berterimakasih saat menerima kebaikan orang lain.”

“Udah Pa, jangan lama-lama disini. Kasihan Om Farhan kan sibuk, waktu adalah uang, mending Papa ikut Retha ke kantin aja, laper nih.” Ajak Retha.

“Daddy Ardi juga ikut! Biar pada kelojotan yang udah gosipin aku.” Sambungnya.

Tak mau menerima penolakan, Retha menggandeng tangan kakak beradik itu. Berjalan menyusuri lorong sekolah bersama dua pria dewasa membuat Retha menjadi perhatian banyak siswa. Beberapa dari mereka menatap ilfeel pada Retha yang berani membawa sugar daddy nya ke sekolah.

“Apa lihat-lihat! Pengen punya sugar daddy juga?” ledeknya.

Di kantin Arka dan Ardi pasrah saja duduk di salah satu meja yang kebanyakan diisi oleh anak-anak. Hanya Rifki dan Tanesha yang menghampiri ketiganya dengan terang-terangan sedang yang lain hanya melihat dari jauh sambil terus mengunjing soal kasus sugar baby Retha.

“Disini Om? Kita ditlaktir dong ada Om Arka.” Sapa Tanesha.

“Siang Om, apa kabar? Calon mantu menyapa nih.” Sambung Rifki diakhiri tawa.

“Buset dah calon mantu! Mohon maaf yah Ki, kita nggak sedekat itu.” Timpal Retha. “pacar juga bukan.” Imbuhnya.

“Kan lo nya nggak boleh pacaran, Ret. Iya kan Om?” Rifki melirik Arka sekilas. “Jadi gue pendekatannya langsung ke bokap lo deh. Boleh kan Om saya daftar jadi calon mantu?” ucapnya dengan serius.

“Apaan sih Rifki! gaje banget lo!” cibir Retha.

“Kayaknya salah minum obat deh ini anak, Ret.” Timpal Tanesha, “tapi nggak panas.” Lanjutnya seraya menempelkan punggung tangannya di kening Rifki.

“Apaan sih! Gue waras tau.” Rifki menepis tangan Tanesha.

“Yah Om daftar boleh kan? Janji nggak macem-macem Om, nggak macarin Retha juga. Bakal jaga dia sampe lulus dan siap menjadi istri saya.” Lanjutnya.

“Ngawur! Siapa juga yang mau jadi bini lo. Tuh sama Tanesha aja!” ucap Retha.

“Ih kok gue, Ret? Nggak mau!” jawab Tanesha.

Arka dan Ardi hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah teman-teman Retha. “Sudah jangan ribut terus. Mending pesen makanan sana biar Om tlaktir.” Ucap Arka.

“Tapi pendaftaran saya diterima kan, Om?” tanya Rifki.

“Pada sekolah dulu aja yang bener, kalo jodoh nggak akan kemana.” Jawab Arka. “Nih contoh Om nya Retha, punya istri temen sekelas pas SMK. Temenan, pacaran, terus putus. Eh ketemu lagi jadi istri. Sekarang pada sekolah aja yang bener nggak usah mikirin pacaran-pacaran, kalo putus ribet.” Lanjutnya.

“Siap, OM. Berarti bisa dianggap Om ngasih restu nih yah sama saya?”

“Temenan!” jawab Arka singkat. “saya tidak pernah melarang Retha berteman dengan siapa pun.” Tegasnya kemudian.

Rifki langsung melempem seketika, sudah terang-terangan memberanikan diri daftar sejak dini malah tetap saja berakhir hanya teman. “Buruan pesen makan gih, Ret. Gue mie ayam pake bakso.” Ucapnya pada Retha.

Retha sedang menikmati makanannya saat mendengar pengumuman yang menggema ke seluruh penjuru sekolah. Windi benar-benar membuat klarifikasi, ucapan menyesal hingga permintaan maaf untuk fitnah yang menghebohkan sekolah. Entah tulus atau tidak pemintaan maaf itu, Retha tak peduli. Yang penting kini nama baiknya sudah kembali. Retha tersenyum puas mendengarnya.

“Tuh dengerin! Om nya yah, bukan sugar daddy!” Tanesha berucap keras pada siswa siswi yang berada di kantin, tak terkecuali Rae yang berada di meja paling ujung bersama teman-temannya. Lelaki itu hanya menatap kosong ke arah Retha.

Sebelum kembali ke kelas, Retha memutuskan mengantar Ardi dan Arka hingga parkiran. “Lo berdua duluan aja, gue nganter ke depan dulu.” Ucapnya pada Rifki dan Tanesha.

“Pa, harusnya tadi si Papa tuh tuntut balik dong! Minimal dikeluarin dari sekolah. Dia kan dari kemaren ngacem mau ngeluarin Retha.” Ucap Retha saat mereka berjalan di koridor sekolah. Retha masih terus misuh-misuh sepanjang jalan hingga ia melihat banyak siswa mengerumuni guru olahraga baru di depan sana.

Retha langsung menarik Arka ke arah berlawanan. “salah jalan Pa, kita lewat sebelah sana aja. Lebih cepet.”

“Masa? Tadi lewat sini kok.”

.

.

.

biasalah...udah paham kan?

like sama komen dulu baru lanjut😘😘

1
Alfi Alfi
Luar biasa
🌺awan's wife🌺
mulai candu😄
linanda eneste
🤣🤣🤣🤭 bisa aje lu bang
linanda eneste
udahan yuk bubar besok sekolah🤣🤣🤣
linanda eneste
katanya gak doyan bocah🤣🤭
linanda eneste
nampol nya pake bibir lagi ya Ian
linanda eneste
good best👍👍👍👍
linanda eneste
bagi juga buat gw dong ret.. kn dah ikutan nyimak🤣🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
cuuusss lngsng mmpir
Irni Yusnita
keren banget ceritanya dan seru,kocak habis👍👍👍
Net Profit: makasih kak...
baca juga karya aku yg lain yah
total 1 replies
Net Profit
jujur sebagai penulis aku g pernah baca novel ku dr awal sampe akhir, karena ngerasa udah hapal aja gitu.
setelah sekian lama hiatus dan skrg mulai nulis lagi, iseng2 aku baca kisah ini... ya allah yes 😂😂😂 sebengek ini... aku nulis apa ini😂😂😂
Diah_Kustantie ✨💛: Kangen sama cerita kakak.aq baca lagi ini wkwkwkw…
total 5 replies
Derma S
Luar biasa
Fina Fitriani
thebest. ... lah ceritanya,,,semoga keturunan2nya on the way...y Thor...biar kisahnya makin seru lg dan lagi.biar pembaca gak kangen ma kegesrekan dan kekocakan ceritanya Thor... semangat terus Thor....💪💪👏👏👏😍
Eemlaspanohan Ohan
gak tau aja ya
Nana Niez
patah hati berjamaah🤣🤣🤣🤣g bs joged ret
Nana Niez
anak aq juga gt,, ngamuk dan tantrum,, gara gara katanya knp dia g di ajak waktu emak dan bapaknya nikahan🤣🤣🤣🤣🤣
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nana Niez
langsung auto ngakak gara gara semua guru disalimi 🤣🤣🤣🤣🤣
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣hrs ada yg di korbankan ya reth,, biar tetap selamat🤣🤣🤣🤣
Erni Nofiyanti
party nya ada Poto v yg besar plus ke 6 member.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!