Eveline, wanita cantik 24 tahun dan masih single yang bekerja di sebuah perusahaan terkenal tiba-tiba ia dinyatakan hamil 2 Minggu oleh dokter.
"Selamat, Anda sekarang tengah mengandung dan usia kehamilan Anda sudah 2 Minggu" ucap Dokter yang membuat Eveline sangat terkejut.
"Apa dokter saya hamil?" jawab Eveline dengan mata yang membola.
"Iya Nyonya, Anda harus menjaga kandungan Anda baik-baik" saran dokter
Eveline tidak percaya dirinya bisa hamil setelah kejadian Malam yang tak disengaja itu. Tragedi saat dirinya tengah mabuk berat karena ditinggal sang kekasih menikah, ternyata membawa dirinya terjebak dalam situasi ini, mengandung anak laki-laki yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Jaka, Office Boy dengan penampilan lugu dan polos, Jaka yang khas dengan logat jawanya, juga bekerja di perusahaan yang sama dengan Eveline, nyatanya adalah ayah dari bayi yang dikandung oleh Eveline.
Lantas bagaimana hal itu bisa terjadi? Dan siapakah Jaka sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah bersejarah
Sementara itu, di rumah sederhana yang baru saja terjadi sebuah keromantisan, Eve terlihat membuka matanya perlahan, Eve memperhatikan sekeliling, dirinya tengah tertutup selimut tanpa sehelai benang pun yang menempel pada tubuhnya, sejenak Eve mengingat kejadian romantis antara dirinya dan Jaka, benar-benar tidak bisa membuatnya lupa akan kejadian yang sangat bersejarah itu.
"Astaga! Aku sudah gila, kenapa aku sampai melakukan hal itu lagi dengannya, Eve kamu sudah terlalu jauh...tapi aku tidak bisa menghindarinya, aku tidak bisa" rutuknya pada diri sendiri.
Jam menunjukkan pukul 9 malam, Eve tidak melihat keberadaan Jaka, suasana tampak sepi, kemudian ia beranjak turun dari tempat tidur dan meraih sebuah baju yang tadi tidak jadi Ia pakai, sebuah kemeja yang cukup besar, Eve memakainya dan itu cukup menutupi bagian tubuhnya yang seksi.
Eve mencari keberadaan Jaka, Eve memanggil beberapa kali nama Jaka, namun tidak ada jawaban.
"Jaka! Kamu dimana? Jaka!" Eve pergi ke dapur, namun nihil Jaka tak juga menunjukkan batang hidungnya.
"Jaka kemana sih? Kok nggak ada? Apa jangan-jangan dia keluar?" pikir Eve
Setelah beberapa saat Ia menunggu kehadiran Jaka, namun tak jua Jaka datang, akhirnya Eve memutuskan untuk kembali ke rumah, Eve mengambil tasnya dan keluar dari rumah bersejarah itu.
Eve keluar dari ruang sederhana itu dan menutup kembali pintunya, tampak seorang wanita yang tinggal di sebelah rumah Jaka tengah menyapa Eve.
"Eh...mbak tamunya mas Jaka ya!" sapa wanita itu.
Eve tersenyum dan mengangguk.
"Iyaa...ibu tahu Jaka kemana? Soalnya tadi saya ketiduran, tapi setelah saya bangun, Jaka sudah tidak ada" ucap Eve kepada wanita itu yang tak lain adalah anak buah Willy.
"Ohhh...Mas Jaka! Tadi dia bilangnya pergi sebentar Mbak! Mungkin beli sesuatu barangkali" kata wanita itu.
"Pergi sebentar? Ya udah deh, tolong bilang sama Jaka jika dia kembali, saya mau pulang, ini sudah larut malam" balas Eve
"Oh iya Mbak, nanti pasti akan saya bilangin mas Jaka!"
"Terima kasih Bu!"
"Iya sama-sama"
Kemudian Eve masuk ke dalam mobil dan Ia pun pergi dari rumah yang memberikannya sejarah terindah itu.
*
*
*
*
Sementara itu Boy yang sedang menunggu kedatangan William Anthony, tampak mondar-mandir kenapa Bosnya lama sekali, harusnya setengah jam yang lalu Willy datang, sampai jam segini Willy belum juga datang.
Tiba-tiba saja Boy mendapatkan telepon dari anak buahnya, Boy sengaja menebarkan anak buah dimana-mana, sehingga jika terjadi apa-apa dengan bosnya, mengingat Willy masih dalam misi penyamaran, Ia dengan mudah mencari jejaknya.
"Halo ada apa?"
"Apa katamu? Tuan muda kecelakaan?"
Boy segera menutup telfonnya dan Ia segera pergi ke rumah sakit dan dengan segera Boy menelepon dokter khusus untuk menangani Willy, agar penyamarannya tetap terjaga.
"Astaga! Apa yang sebenarnya terjadi! Semoga Tuan muda baik-baik saja" Boy sangat khawatir dengan keadaan Willy.
Willy ditemukan oleh anak buahnya sendiri sedang tergeletak di pinggir jalan dengan cidera kepala yang cukup serius. Dan anak buahnya segera membawa Willy ke rumah sakit.
Boy menghubungi Liora, ibunda Willy yang mengetahui tentang penyamaran Willy, Keduanya tiba di rumah sakit bersamaan, Liora tampak sangat cemas dan khawatir, dokter khusus yang menangani Willy tengah memeriksa keadaan Willy, Boy dan Liora menunggu diluar ruangan dengan harap-harap cemas.
Dah setelah beberapa saat dokter keluar.
"Dokter! Bagaimana keadaan anak saya?" tanya Liora khawatir.
"Kondisi luka di kepala pak Willy cukup serius, dan kami terpaksa menyampaikan kabar ini!"
"Katakan dokter! Apa anak saya baik-baik saja?"
"Pak Willy mengalami amnesia sementara, luka akibat pukulan benda tumpul itu membuat memori otak pak Willy sedikit mengalami gangguan, pak Willy hanya bisa mengingat kejadian masa lampau, untuk kejadian beberapa akhir ini mungkin Beliau sedikit kesusahan"
"Apa...? Tidak mungkin"
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥
...KONFLIK BARU DIMULAI YA! WILLY AKAN SEGERA DATANG? BAGAIMANA REAKSI WILLY SAAT BERTEMU DENGAN EVE NANTINYA, SAAT DALAM KONDISINYA YANG MASIH AMNESIA, APAKAH IKATAN BATIN ANTARA EVE DAN WILLY BISA MEMPERSATUKAN MEREKA BERDUA? 🤔...
...IKUTI TERUS KISAH MEREKA YA😊...