Maureen Raynza Gabriela, gadis cantik yang sudah lama menutup hatinya kepada semua lelaki. Karena penghianat yang dilakukan mantan pacarnya beberapa tahun lalu.
Sampai akhirnya orang tua gadis itu memberitahukan tentang perjodohan dengan anak sahabatnya dulu yang sudah pindah ke luar negri.
Karena tidak dapat menolak perjodohan itu membuat gadis cantik yang sering disapa Maureen memberikan persyaratan konyol kepada calon suami nya.
****
Rafael Demian Smith. Pria yang dijodohkan dengan Maureen yang ternyata diam diam sudah menyukainya dari kecil.
Tetapi cintanya bertepuk sebelah tangan setelah mengetahui wanita yang ia cintai sudah memiliki pria lain disampingnya.
Membuat Rafael pergi meninggalkan gadis impiannya sejak kecil ke luar negeri untuk menghilangkan perasaannya.
bagaimana cerita perjodohan Maureen dan perjalanan cinta Rafael terhadap gadis impiannya. .....???
ikuti ceritanya guyssss..??
ingat cerita ini hanya haluan author aja 🤭🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
First kiss
Semua orang yang ada disana penasaran dengan barang yang diambil oleh Rafael di saku boneka.
"El apa itu??". tanya Maureen pada Rafael.
"Bukan apa apa". jawab Rafael.
"emangnya Lo gak tau reen. . dulu Lo gak buka". tanya Felicia.
"Nggak gue gak tau ada sesuatu di kantongnya". ujar Maureen.
Maureen berusaha membuka tangan Rafael yang menggenggam sesuatu. lama kelamaan ia merasakan benda itu.
"Kalung ya??". tebak Maureen.
Rafael membuka tangannya dan benar itu kalung yang berbentuk hati, bandul kalung itu bisa dibuka. Maureen membuka bandul kalung itu dan tiba tiba ada kertas kecil yang terjatuh.
Maureen mambacanya di dalam hati dan bertulisan * aku mencintaimu ~ Rafael*.
membaca tulisan itu Maureen melirik ke arah rafael. ia hanya diam dan kertas itu di rebut oleh Naura yang ada di sampingnya.
"Aku mencintaimu ~ Rafael". baca Naura.
"jadi selama Lo pergi sampai sekarang Maureen gak tau perasaan Lo". ucap Gibran.
"aduh kasihan sahabat gue". sahut Wildan bangun dan memeluk Rafael.
Maureen gak percaya dengan semuanya dia masih bingung dan heran. sampai detik ini Maureen memang belum menyadari perasaannya ia masih bimbang. walaupun sebentar lagi mereka menikah tapi pernikahan itu hanya perjodohan belum ada tumbuh cinta di hati Maureen.
Dari kejadian Alex hati Maureen terasa beku susah untuk menerima perasaan cowok baru takut dikhianati lagi.
"Gak papa aku ngerti kok". ucap Rafael pada Maureen yang mengerti situasi Maureen saat ini mendengar cerita Rafael.
"Terus kenapa Lo cuek banget sama Maureen saat Lo tau Lo bakal dijodohin sama Maureen". tanya Naura.
"dih cuek apaan.. dia heboh tau sangat heboh dan banyak tingkah". celetuk Gibran.
"sampai pusing gue ladenin ni anak satu". ucap Wildan.
"diem anj***". ucap Rafael melempar botol pada mereka.
"ekhhhh". ucap Maureen menepuk mulut Rafael.
"sorry". lalu Rafael tersenyum.
"jelasin kenapa sikap Lo terhadap Maureen kaya gitu sampai Maureen sedih tau". ucap Naura.
"gue gak percaya gue bakal dijodohin sama dia soalnya nyokap bokap gue gak bilang nama atau nunjukin photo cewek yang akan dijodohkan sama gue. . waktu dia ajuin syarat dan banyak alasan tentang perjodohan itu gue mikir mungkin dia berusaha nolak karena ada cowok yang dia suka. . Habis dari boneka ini gue gak pernah lagi cari tau tentang Maureen lagi gue hanya tau Kerja udah itu aja. . karena masalah jodoh gue serahin ke nyokap bokap gue asal dia bahagia". ucap Rafael panjang lebar.
"Trus Lo tau Alex sama Maureen putus kapan??". tanya Felicia.
"Waktu habis dinner". bukannya Rafael yang menjawab malahan Gibran yang menyela.
"dan malam itu buat kita bertiga begadang sampai pagi. . tau kan kalau gak diturutin perusahaan gue jadi taruhannya". sambung Wildan.
"bener tuh". ucap Erlangga.
"Oh pantesan habis dari Situ kamu berubah mulai Deket dan terbuka sama aku ya". ucap Maureen memukul Rafael pakai boneka yang ia pegang.
" aduh . . aduh . .sakit. aduh". menghindar dari pukulan Maureen.
"kamu tau aku ngamuk sama mami papi untuk batalin perjodohan itu tapi gak bisa. . balikin tuh air mata aku". ucap Maureen.
"Kapan tuh kejadiannya??". tanya Felicia.
"waktu dia pergi ke Bali bareng gue". ujar Naura.
"oh waktu ponsel Maureen gak bisa dihubungi dan ni cowok ngamuk di perusahaannya semua barang hancur Disana". ucap Wildan.
"proyek kemarin gue batalin tau rasa Lo". ancam Rafael pada Wildan.
"bongkar terus rahasia gue". ucap Maureen memukul Naura.
Semua orang tertawa dengan kelakuan pasangan yang baru tunangan hari ini.
"gue ke kamar mandi dulu sebentar". pamit Felicia diikuti Wildan disana.
Mereka semua ngobrol sambil bercanda sampai Maureen gak tau kalau Rafael gak ada di sebelahnya.
Gak lama Maureen dikagetkan dengan lampu mati di area taman ia menengok selama kemari dan. . .
"happy birthday to you, , happy birthday to you,, happy birthday happy birthday happy birthday to you". suara Rafael mendekat ke arah Maureen sambil membawa kue ulang tahun.
Maureen meniup lilin dan melihat semua sahabatnya tidak ada, disana hanya ada Maureen dan Rafael.
"Happy birthday moga ini awal dari perjalanan kebahagiaan kita selanjutnya. . walaupun kami belum ada perasaan buat aku tapi aku akan menunggu perasaan itu datang". ucap Rafael.
"Makasih dan maaf ya aku butuh waktu setalah kejadian itu". ucap Maureen merasa bersalah.
"hust jangan bahas yang dulu. . yang sekarang cuma ada Maureen dan Rafael". ucap Rafael tersenyum.
Rafael mencium kening Maureen sangat lama.
"apa aku boleh cium bibir kamu??". tanya Rafael ragu.
"hm. . walaupun ini first kiss aku tapi aku izinkan". ucap Maureen.
Cup. . .
"Itu juga first kiss aku". ucap Rafael membuat Maureen tersenyum.
Mereka berpelukan agak lama dan Rafael ingat sesuatu.
"aku punya kejutan buat kamu. . sekarang aku tutup mata kamu".
Rafael menutup mata Maureen dan membawa ke tepi kolam.
setelah hitungan ketiga Rafael membuka mata Maureen dan . . .
"Happy birthday Maureen". teriak para sahabatnya.
Gazebo di sebelah kolam renang dihias cantik dengan balon balon dan lampu.
"wow. . kapan kalian menyiapkan ini semua". tanya Maureen.
"ada uang semua beres". ucap Wildan.
Malam ini Maureen gak nyangka dapat kejutan dari sahabat sahabatnya. tahun ini adalah ulang tahun yang membuat Maureen paling bahagia dari tahun tahun sebelumnya. air mata pun gak terasa mengalir begitu aja di pipinya.
Saat 4 gadis itu berpelukan ternyata ide jahil mereka datang disaat yang tidak tepat. Maureen di gotong dan di ceburkan ke dalam kolam renang di tengah malam kaya gini.
Melihat hal itu Maureen tidak tinggal diam dia juga menjeburkan semua orang ke kolam alhasil semuanya pada basah.
Karena ini tengah malam membuat Maureen menggigil kedinginan. melihat hal itu Rafael berjalan mendekat dan mengambil handuk. Handuk itu dipakaikan pada Maureen sambil dipeluk biar tidak dingin.
Maureen dibawa ke kamar mandi yang ada di sana untuk melepas pakaian yang basah.
"kamu mandi air hangat dulu aku ambil kimono dulu". ucap Rafael.
gak lama Rafael datang dengan memberikan kimono untuk Maureen kenakan.
Hanya sama sama memakai kimono Maureen dan Rafael masuk ke dalam rumah untuk mengganti pakaian.
"El pilih aja pakaian yang ada di lemari kamar itu untuk baju ganti kamu sama yang lain. . itu milik marchel aku gak enak kalau pinjem punya bang Kelvin takut keganggu udah malam". ucap Maureen sebelum masuk kamar.
"Baiklah nanti aku bilangin".
Maureen masuk dan segera memakai pakaian untuk tidur. ia juga menurunkan ac karena kedinginan dan dengan cepat masuk ke dalam selimut untuk segera tidur.
Rafael menyuruh Maureen langsung tidur karena udah malam dan takut Maureen sakit.
...****************...
...****************...
...****************...
Tunggu cerita selanjutnya. .
...Happy reading guys 😊.. ....
masyaa allah karya nya luar biasa kak.. semoga Kka sehat selalu dan di berikan kelancaran dalam berkarya.. semoga bisa menjadi penulis terkenal di kemudian hari..
tetap semangat Kka..
baarakallahu fii kum..
salam kenal author 💜💜💜