NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Misteri / Cinta Dramatis Yang Sedih / Tamat
Popularitas:14.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muhammad Yunus

Menikah karena di jodohkan tak membuat Rinjani membenci suaminya. Yang ada Rinjani dengan mudah mencintai Pria yang di jodohkan oleh mendiang Ayahnya. Pria yang bernama Akbar itu mampu membuat Rinjani jatuh cinta sedalam-dalamnya dalam waktu singkat. Kelembutan dan perhatian Akbar mampu membuat cinta Rinjani kian dalam pada suaminya


Hingga pada malam anniversary mereka yang kedua. Akbar membawa kado yang membuat Rinjani seperti kehilangan sebagian nyawanya.


Akbar membawa seorang wanita hamil beserta anak kecil. Bak di hujam anak panah tepat di relung hatinya Akbar memperkenalkan wanita bernama keyra itu adalah istri pertamanya dan anak kecil itu adalah putrinya.


Apakah yang akan Rinjani lakukan saat mengetahui kebenaran yang ada??


Apakah Rinjani memilih bertahan dalam rumah tangga yang sedari awal telah berpondasi kebohongan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak tergapai

Dan akhirnya aku pun menyadari bahwa kamu hanyalah sekedar hadir bukan sebuah Takdir Rinjani

Akhirnya pada pagi hari nya Akbar benar-benar di jemput oleh Andrean ke kantor polisi

" Apakah Rinjani mencabut laporannya??" Akbar bertanya sungkan pada Pria yang di duganya sepupu Rinjani

" Perlu kamu ketahui bahwa Rinjani tak pernah melaporkan kekejaman mu!!" Suara Andrean terdengar tegas, sebenarnya Andrean juga begitu geram dengan pria yang di belakangnya itu, menahan diri agar tangannya tidak reflek menghantam rahang pria bodoh yang membuatnya muak setengah mati

Rinjani sudah seperti adik baginya mendengar cerita dari Nurry saat tadi pagi dirinya menemui Rinjani di rumah Nurry membuat Andrean murka, tetapi demi sang atasan Andrean mencoba menahan diri

" Maaf!!" Ucap Akbar pada akhirnya

Andrean tak menghiraukan

" Apa Kamu kesini sendiri??" Akbar kembali bertanya saat mereka sampai di parkiran

" Kamu berharap aku bersama Rinjani??" Tanya Andrean mencemooh. " Jika aku jadi kamu hanya sekedar melihat bayangan Rinjani saja aku malu!" Sindir Andrean

Akbar mengeratkan sabuk pengamannya, mencengkram kuat tangan nya, hatinya membenarkan ucapan Andrean

" Maaf atas apa yang kulakukan pada Rinjani Dre, sebagai sodaranya kamu pun pasti_____

" Yang harus kamu tahu aku bukan sodara dari Rinjani!!" Andrean memotong cepat ucapan Akbar, sudah saatnya menurut Andrean Akbar mengetahui siapa sebenarnya Rinjani agar pria bodoh seperti Akbar malu karena sudah salah memperlakukan Rinjani selama ini

" Mak-maksud mu??" Tanya Akbar terkejut

Beberapa menit Andrean tak menanggapi pertanyaan Akbar sampai akhirnya

Andrean menghentikan mobilnya di sebuah rumah makan , seperti pesan Rinjani sebelumnya untuk membawa Akbar sarapan sebelum membawanya kekantor milik Rinjani

" Kamu tahu? seberapa buruk prilaku mu pada Rinjani, dirinya akan selalu baik padamu, seperti saat ini aku rasanya ingin sekali membunuh mu, tetapi Rinjani justru ingin memberimu makan agar penyakit mag mu tidak kambuh!!" Setelah mengatakan itu Andrean turun dari mobil meninggalkan Akbar yang tercenung mendengar ucapan Andrean

 

\_

 

" Kenapa kamu bawa saya kemari??" Akbar bertanya pada Andrean yang membukakan sebuah pintu ruang Direktur

" Ada seseorang yang ingin bicara!!" Mengucapkan seseorang tetapi justru dirinyalah yang duduk di kursi Direkturnya

" Duduklah!!" Titah Andrean setelah dirinya sendiri duduk nyaman

Akbar mengikuti instruksi Andre dan duduk bersebrangan

" Ini uang sesuai kesepakatan Rinjani tentang harga rumah yang di belinya!!" Andrean menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat yang berisi uang dua ratus juta

" Aku tidak ingin menjualnya itu hak Rinjani, aku tidak bisa memberinya harta Gono gini, sebagai gantinya rumah itu untuk nya!!" Ungkap Akbar, terkejut itu pasti ternyata Rinjani bukan main-main mengatakan soal dirinya akan membeli rumah nya

" Andrean bisa aku bertemu dengannya??" Tanya Akbar mendorong uang itu menjauh darinya

" Ibu Rinjani sedang tidak berada di tempat!!" ucap Andrean dengan senyum culasnya, Andrean ingin melihat seberapa peka Akbar mendengar panggilan dirinya pada Rinjani, sebagai guru semestinya Akbar memiliki kepekaan, tetapi nyatanya tidak untuk perihal ketulusan sang istri. entahlah!

Akbar mendongak " Ibu Rinjani??" memotong beberapa kata menyisakan dua kata yang menurutnya ganjil

" Iya Pak !! Sekarang__ Andrean melirik jam tangan nya sekilas sebelum melanjutkan ucapannya " Sekarang sudah masuki jam kerja jadi secara profesional saya adalah Asisten dari pada Ibu 'Rinjani Aqilla' " Ucap Andrean melihat Akbar dengan senyum yang sulit di artikan

Akbar menatap wajah Andrean serius, meski wajah terkejutnya itu tak bisa di tutupi

" Anda jangan terkejut, itulah kebenaran nya, Saya bukan sepupu Rinjani melainkan saya adalah bawahan nya!!" Ungkap Andrean merendah yang membuat Akbar semakin menganga.

" Sebelum nya saya ingin menyampaikan bahwa sebelum saya membawa Anda kesini Ibu Rinjani berpesan kepada saya agar segera meminta Anda segera pulang karena Ibu Anda pasti membutuhkan kehadiran Anda, uang yang Bu bos berikan ini sudah menjadi hak Anda gunakan sebagai modal usaha dan menyekolahkan Anak Anda jikalau lebih bisa Anda gunakan untuk pengobatan Ibu Anda!!"

Jika boleh di singkat Andrean ini sedang mengusir Akbar Secara halus, lagian perkataannya tidak semuanya salah kan? semalaman Akbar tak pulang, bagaimana Jikalau Ibu nya tidak di urus oleh istri pertamanya, wanita lemah Yang duduk di kursi roda itu bisa Apa??

 

\\\\\\\\_

 

Suara tawa memenuhi ruangan bernuansa pinky itu, seorang anak kecil berbaring di paha seorang wanita yang tengah bercerita tentang kisah lucu

Si wanita adalah Rinjani, si kecil adalah Rania, gadis yang saat ini memakai alat pernafasan di hidung nya, Operasi nya akan di lakukan besok lusa saat ini mereka sedang di pantau oleh Dokter

" Rania ingin belali sepelti gadis berjubah melah itu Tante!!" Seru Rania menunjuk pada gambar gadis kecil yang berlarian mengejar anak domba, suaranya yang lemah dan ucapan khas cadelnya yang kadang-kadang masih suka muncul itu membuat Rinjani sedih, Rania adalah keponakan nya, keponakan sudah seperti anak bagi nya, ada darah yang sama mengalir di tubuh kecil itu.

" Oke!! Nanti kalo Rania sembuh Rania bisa kejar anak domba!!" Rinjani mengelus lembut rambut kemerahan Rania

" Apa Rania bisa sembuh??" ujarnya menatap Rinjani

Rinjani di bikin takjub pada keponakan nya, Rania tidak pernah cadel saat menyebut namanya sendiri, tetapi untuk kata yang lain cadelnya bisa muncul kandang-kadang

" Insyaallah!!"

Mendengar jawaban Rinjani Rania tampak mengerutkan keningnya

" Ada apa sayang??" Tanya Rinjani

" Tante tadi ngomong apa??"

" Ngomong apa??" Beo Rinjani Bingung

" Insya____

" Insyaallah??" Tanya Rinjani setelah melihat Rania kesulitan dalam mengucap

" emm!!" jawab rania mengangguk

" Ucapan yang berarti baik, sesuatu akan terkabul atas izin Allah, Allah adalah Tuhan yang menciptakan kita, yang membuat Rania ada, Daddy ada, bahkan tante ada!!" Rinjani menjelaskan yang bisa dipahami untuk anak usia Rania

" ohhh!!" Anak kecil itu mengangguk kecil

" Daddyyyyyyyy!!" Rania berseru setelah melihat Nurry bergabung bersama mereka

Nurry tersenyum dan ikut duduk di atas tempat tidur bermotif hello Kitty itu, mengecup beberapa kali wajah putrinya sebelum memberikan sesuatu untuk Rinjani

" Untuk obat yang di puncak! Kata Dokter ini akan cepat memulihkan lecetnya!!"

Rinjani merasa wajahnya memerah mendengar ucapan Nurry, Bagaimana bisa Nurry berbicara terang-terangan soal itu, apalagi sampai memberikan obat untuk nipl** nya yang lecet gara-gara gigitan Akbar brengsek itu!!"

Astagfirullah, Rinjani jadi mengumpat karena rasa malunya

Rasa-rasanya tangan Rinjani menjadi berat saat ingi menerima sesuatu yang di dalam plastik kecil itu dari tangan Nurry

" Jangan sungkan! untung saat ini status ku masih Kaka kamu! jika sudah jadi suami melihat wajahmu yang memerah begitu rasanya mau ku kunciin di dalam kamar!!" kekeh Nurry dengan meraih tangan Rinjani dan menyerahkan plastik kecil itu pada Rinjani.

" Ha??"

Nurry semakin tertawa melihat wajah polos Rinjani

" Kamu mikir apa Jani?? Astaga wajahmu lebih merah dari pada kepiting rebus!" Gelak tawa Nurry mengema di kamar nuansa pink itu

Rinjani memberengut, Malu sekaligus sungkan karena ketahuan oleh Nurry jika dirinya sudah berfikir jauh ke sana kemari tetapi ada hangat di hatinya mendapatkan perhatian khusus dari Nurry yang berstatus Kaka iparnya itu meski perkataan nya sedikit mesum tapi Rinjani bisa merasa nyaman dengan Nurry. entahlah!!

_________________________________________

" Pingsan kali itu nyokap laki Loe Key!!" Tunjuk wanita berbaju motif macan dengan lengan lengan you can see itu pada Lia yang mendongak di atas kursi roda

" Ish benci banget gue sama wanita tua itu!!"

" Key biar bagaimanapun juga itu Ibu Akbar mertua Loe!!" Nasehat teman Keyra yang saat ini sedang menjenguk Keyra yang di kabarkan sakit di grup Arisan mereka

" Memangnya laki Loe kemana sih Key??"

" E eeee__ Mas Akbar lagi di luar kota, IYa di luar kota!!" Keyra berbohong, tidak mungkin dirinya jujur kalo Akbar pergi karena marah sama dia, bisa malu sampai ke ubun-ubun dia

" Oh begitu!!" ucap teman Keyra mengangguk mengerti

" Oh ya Key! padahal lusa kita akan nge mall bareng Loh, kita harap Loe segera sembuh ya, biar kita bisa kumpul bareng!!"

Mati aku!! jerit hati Keyra

" Oh ya Key mobil Loe kemana? di pake sama Akbar? kenapa ngak beli mobil satu lagi sich? kan susah key kalau mobil cuma satu kalau pake musti gantian, iya gak say??" Teman Keyra mencari dukungan dari teman-teman nya yang lain dan seperti byasa akhirnya ajang saling pamer modus menjenguk di mulai

Keyra menatap sendu teman-teman nya, Jika biasanya Keyra semangat untuk nimbrung, tidak untuk kali ini, Keyra mengingat Akbar yang begitu marah padanya menimbulkan rasa takut, bagaimana jika Akbar benar-benar meninggalkan nya? Keyra sangat ketakutan, karena setelah kejadian drama di rumah sakit kemarin, Keyra menyembunyikan rahasia besar, bahkan karena takut rahasia nya terbongkar, Keyra membungkam mulut- mulut mereka yang mengetahui rahasia nya hingga menghabiskan puluhan juta uang Akbar.

Apa sebenarnya yang Keyra tutupi dari Akbar??

Bagaimana setelah Akbar mengetahui siapa sebenarnya Rinjani??

Seperti byasa jangan tanya author kapan update??

Seperti biasa yaa update author lanjutkan setelah komentar mencapai 20 seperti byasa....

jadi sabar yaaa.....

se you......

happy reading ❤️❤️

1
Sandisalbiah
gak rindu mereka sih Thor.. cuma gemez aja ama kelakuan mereka yg masih jalan di tempat.. harusnya Akbar itu banyak² bersyukur dgn usahanya yg sekarang banyak kemajuan dan itu krn bantuan Rinjani makanya dia bisa buka usaha tp air susu mala di balas air tiba.. berkali Akbar berusaha menyakiti Rinjani, bikin tambah illfeel aja ama dia
Sandisalbiah
sukurin.. mamam itu hasil pemikiran dr otak dangkalmu Akbar.. cari penyakit sendiri.. bodoh kok di pertahankan.. susah sendiri jadinya kan..?
Sandisalbiah
kali ini beneran OTW Nurry junior kah..?
Sandisalbiah
apa sih isi otak Akbar.. plin plan banget jd laki... sebentar minta maaf.. sebentar jd setan lagi.. manusia yg gak bisa menghargai, menjaga perasaan org lain gak bakal dapet ketenangan dlm hidupnya.. bahkan Akbar juga henti² merendahkan dirinya sendiri.. sebodoh itu jd manusia.. berulang kali mengulangi kesalahan yg sama.. bukan introspeksi diri, ini malah makin terperosok dlm kebodohan yg menyengsarakan diri sendiri..
Sandisalbiah
mungkin jagoan yg di order Nurry udah dateng peke paket kilat...
Sandisalbiah
bodoh kuadrat kala Rinjani tetap mempertahankan nama Akbar di hatinya... mantan haruslah jd masa lalu, tak harus di buang tp tdk juga harus selalu di ingat.. cukup jadikan pelajaran agar kedepannya bisa melangkah lebih baik..
Sandisalbiah
Akbar bodoh krn cintanya pd Kyra, Rinjani bodoh krn cintanya pd Akbar dan... semoga mereka bisa belajar dr kesalahan ini, belajar dr kebodohan itu agar bisa mengambil keputusan bijak buat masa depan mereka..
Sandisalbiah
cinta boleh.. bodoh jangan.. jadikan Akbar ini contoh yg buruk agar tdk di tiru.. mencintai secara membabi buta sampai tak kenal tabiat perempuan yg di cintai secara igal² itu.. akhirnya rugi sendiri
Sandisalbiah
kamu di mata Kyra itu ibarat ATM berjalan Akbar... jgn berharap terlalu tinggi.. yg Kyra cintai itu hanyalah uang dan kamu mesin pencetaknya td lebih...
Kayla Rane: KK mmpir di novelku yg on going yuk. mohon Krisan dan dukungannya terimakasih 🙏😇
total 1 replies
Sandisalbiah
penasaran dgn azab yg bakal Kyra terima... krn jiwa iblisnya itu totalitas.. kelakuan, kepribadian, omongan semua itu setan banget.. gak ada sisi manusianya..
Sandisalbiah
jungkir balik dunia Akbar krn cinta buatnya.. ayah dan ibunya pun jd korban
Sandisalbiah
hah.. puas hati.. saat mata pria bodoh itu menyaksikan sang belahan jiwa tercinta ternyata titisan siluman ubur² dgn kelakuan dajjalnya... gimana Akbar... kelakuan istri tercintamu begitu membagonggan bukan...
Sandisalbiah
fakta baru kalau Akbar beneran bego, bagaimana seorg suami tdk tau kondisi istrinya yg sebenarnya... gampang banget dia di begoin Kyra dan mirisnya sampe sekarang dia blum sadar juga.. hais..
Sandisalbiah
kasihan.. pd Akbar... dia pri bodoh yg dgn sadar membodohi dirinya sendiri.. fakta terpampang nyata di depan mata tp di memilih menutup matanya... kenyataan berulang menampar nuraninya tp dia tetap kekeh pd keputusan utk mengabaikannya.. kurang bodoh gimana lagi coba..??
Sandisalbiah
kamu dan Kyra itu sama, sifatnya, sombongnya, serakahnya dan yg paling nyata.. kalian itu dua manusia yg gak pernah bisa atau tau cara bersyukur... makanya kalian jodoh...
Emily
udah talak kok malah berduaan kan guoblok
Dewa Nara
saudari Thor
Dewa Nara
karyawan Thor
Dewa Nara
katanya keyra lumpuh
Dewa Nara
lah maknya si via kemana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!