NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak seorang pun percaya padaku

"Kok sudah pulang? Ini kan belum saatnya kamu pulang kerja?"

"Aku dipecat, Bu."

"APA!?"

Helena langsung berdiri dari duduknya.

"Kamu dipecat?"

Alesha mengangguk pelan.

"Apa yang kamu lakukan, hah, sampai kamu dipecat?"

"Bu, aku tidak melakukan kesalahan."

"Kalau kamu tidak salah, mana mungkin kamu dipecat!"

Alesha menggenggam tasnya erat.

"Bu, aku difitnah."

"Fitnah apa hah?"

Alesha menelan ludah.

"Pak Darto menuduh aku menggoda dia, padahal justru dia yang—"

"Apa! Kamu menggoda Pak Darto?" potong Helena dengan mata membelalak.

Alesha menggeleng cepat. "Tidak, Bu. Aku difitnah, Bu."

"Cukup!"

Helena langsung memotong ucapan Alesha.

"Jangan cari-cari alasan."

"Tapi Bu, ini memang yang sebenarnya."

"Perempuan baik-baik tidak akan sampai membuat laki-laki mendekatinya."

Mata Alesha mulai panas.

"Bu, aku bersumpah aku tidak melakukan apa-apa."

Helena mendengus kasar.

"Perempuan penggoda memang selalu pandai mencari pembelaan."

Deg.

Tubuh Alesha membeku.

"Bu..."

"Apa? Salah?"

Air mata mulai menggenang di matanya.

"Aku tidak seperti itu, Bu."

"Lalu kenapa kamu yang dipecat? Kenapa bukan karyawan lain?"

Alesha terdiam.

Ia tahu apa pun yang ia katakan tidak akan didengar.

Saat itulah Renata keluar dari kamarnya.

"Ada apa sih, ribut-ribut?"

"Kakak iparmu dipecat."

Renata langsung membelalak.

"Hah? Dipecat?"

"Iya. Katanya ketahuan menggoda suami bosnya."

Alesha langsung menggeleng.

"Itu tidak benar!"

Namun Renata justru tertawa sinis.

"Pantas saja."

"Renata..."

"Dari dulu aku sudah bilang sama Ibu. Wajah polos belum tentu benar-benar polos."

"Renata, jangan asal bicara."

"Memangnya aku salah?"

Renata menyilangkan tangannya di dada.

"Kalau memang nggak melakukan apa-apa, kenapa sampai dipecat?"

Dada Alesha semakin sesak.

Tidak ada seorang pun yang mau mendengarkannya.

Tidak ada seorang pun yang percaya padanya.

Helena menatap Alesha dengan kecewa.

"Sekarang bagaimana? Kamu sudah kehilangan pekerjaan."

"Bu, aku akan cari pekerjaan lain."

"Cari pekerjaan lain?" Helena tertawa sinis. "Memangnya semudah itu?"

Alesha menundukkan kepalanya.

"Sementara itu siapa yang akan membantu kebutuhan rumah?"

Alesha menggigit bibir bawahnya.

Ia baru saja kehilangan pekerjaan.

Namun yang dipikirkan Helena bukan keadaan dirinya, melainkan uang yang tidak lagi bisa diberikan oleh Alesha.

Dan itu jauh lebih menyakitkan.

——

Alesha baru saja keluar dari kamar mandi.

Langkahnya terhenti.

Aldo berdiri di dekat lemari dengan wajah gelap.

Tatapan pria itu membuat jantung Alesha berdebar tidak nyaman.

"Mas..."

Plak!

Baru keluar dari kamar mandi, Alesha langsung ditampar suaminya.

Pipinya terasa panas.

Telinganya sempat berdenging.

"Mas..." ucap Alesha sambil memegang pipinya yang terasa perih. Ia menatap suaminya dengan tatapan tidak percaya.

"Bisanya-bisanya kamu menggoda pria lain," desis Aldo menatap tajam.

"Mas, aku difitnah, Mas," bantah Alesha.

"Masih berani membela diri?" bentak Aldo.

Alesha menggeleng kuat.

"Aku tidak melakukan apa-apa."

"Lalu kenapa sampai dipecat?"

"Karena Pak Darto memfitnah aku!"

Aldo tertawa sinis.

"Fitnah? Kamu pikir aku akan percaya begitu saja?"

Air mata Alesha mulai jatuh.

"Mas, aku istrimu. Kenapa Mas tidak percaya padaku?"

Aldo mengusap wajahnya dengan kasar.

"Jangan drama, Alesha. Gara-gara ulahmu, kita digosipin sama tetangga."

"Mas, aku difitnah. Aku hampir dilecehkan oleh Pak Darto. Dan kamu menyalahkan ini semua ke aku?"

"Jika kamu tidak menggoda Pak Darto, mana mungkin kamu dipecat, Alesha."

Alesha mengapalkan tangannya. Matanya mulai memanas menahan air mata.

"Bisa-bisanya kamu bicara seperti itu, Mas. Kamu pikir aku wanita seperti apa, hah?!"

Ia berharap suaminya akan membelanya.

Setidaknya mendengarkan penjelasannya.

Namun lagi-lagi, Aldo memilih menyalahkannya.

Aldo menatap istrinya dengan rahang mengeras.

"Kamu mau bilang apa pun, faktanya kamu sudah dipecat."

"Karena aku difitnah, Mas!"

"Cukup, Alesha!"

Aldo membentak hingga membuat tubuh Alesha bergetar.

"Aku capek dengar alasanmu."

"Itu bukan alasan. Itu kenyataan!"

"Kalau memang kenyataannya begitu, kenapa tidak ada yang percaya padamu?"

Alesha terdiam.

Dadanya terasa sesak.

Bahkan suaminya sendiri tidak mau mempercayainya.

"Mas..."

"Aku tidak mau membahas ini lagi."

Aldo mengambil kunci motornya yang berada di atas meja.

Alesha menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

"Mas mau ke mana?"

"Bukan urusanmu."

Jawaban itu membuat hati Alesha semakin sakit.

"Aku cuma ingin Mas mendengarkan penjelasanku."

"Aku sudah mendengarnya."

"Kalau begitu kenapa Mas tidak percaya padaku?"

Aldo menghela napas.

"Alesha, berhenti membuat kepalaku semakin pusing."

Setelah mengatakan itu, Aldo melangkah menuju pintu kamar.

"Mas..."

Untuk sesaat, Alesha berharap suaminya akan berbalik.

Namun harapan itu kembali pupus.

Tanpa menoleh sedikit pun, Aldo membuka pintu kamar lalu keluar begitu saja.

Brak!

Pintu tertutup keras di belakangnya.

Meninggalkan Alesha seorang diri di dalam kamar.

Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh.

Alesha menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Hatinya hancur.

Hari ini ia kehilangan pekerjaan.

Difitnah.

Tidak dipercaya oleh ibu mertuanya dan adik iparnya.

Dan yang paling menyakitkan, ia tidak dipercaya oleh suaminya sendiri.

1
merry
nenek lampir minta di timpuk x pkai panci,, gk berubah sex pdh ank y krj dan kekurangan mknn,, yg mndul juga ankmu nek bukn mntn mantu mu itu
merry
bgmn robi tau klo alesya itu mntn istri dr mantu y sndri ya🤭🤭🤭psti robi bklnn bilng aldo itu bodoh ya krn lpsinn wanita pintar kyk alesya🤭🤭🤭
merry
perbaiki dri mu ret rawat ankmu dan cari krj yg menghasilkan uang,,, wlpun aldo msh nanggung biaya mu,
merry
beda x risa aldo bhong blm nikh y gppp tau belakang juga gpp tgl kmu ajj responnya gmn nnti aldo pyn alasan barang x juga 🤭🤭 tp kmu hamil ank org risa bpknya mau tanggung jawab kmu ajj gk mau jdi siapa yg plg pembohongan besar kmu atau aldo,, atrann aldo ngmg ddpn mertuanya dan talak tu risa jugaa ngempanin ank org blm fakta risa juga jhat sm mm dan adikmu
merry
mntn istri mu gk hamil hamil 3 thn lmy,,
merry
pdhl kmu juga bhingin aldo risa ngku ankmu ank aldo pdhl ank ya raka
Ayudya
mantap
Nona Jmn: Terima kasih😍😍🙏🙏
total 1 replies
merry
Leon tu singa loh 😆😆tau kn singa klo dh dh ngamuk kyk gmn 🤭🤭🤭
merry
Rosa tu Leon
Ma Em
Alhamdulillah Alesha sdh mengingat Leon teman masa kecilnya .
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Ma Em
Alesha pernah kecelakaan dan lupa ingatan makanya Alesha tdk ingat punya teman masa kecil nya .
merry
syukuri dpt mantu kurg ajr,, dijadiin babu drmh sndrii
Anonim
BACOT MMQ🖕🖕
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Anonim: Asli.... kekurangan vitamin
total 2 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!