NovelToon NovelToon
Pilihan Hati Aryana

Pilihan Hati Aryana

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: andrea82

Ini adalah lanjutan dari kisah cinta Yudhatama Dewantara dan Yasmin Kusuma Putri di novel Cinta Yudha

Aryana Maira Yudhatama anak ketiga dari kembar bersaudara dari pasangan Yudhatama Dewantara dan Yasmin Kusuma Putri. Aryana terlahir dengan kelainan Jantung bawaan, maka dari itu kedua orang tuanya sangat protektif dengan Aryana. Aryana tumbuh menjadi gadis yang ceria meski ia mempunyai kelainan Jantung. Aryana menyukai kakak kelasnya bernama Ghavin Herlambang tetapi ia hanya memedamnya, ia tahu atas kekurangannya sebagai gadis yang tak sempurna.
Apakah Aryana akan memperjuangkan cintanya pada Ghavin atau menyerah dan memilih hati yang lain?

Penasaran, ikuti terus ceritanya
Budayakan Like, Vote dan Coment yang sopan karena menulis itu juga perjuangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andrea82, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode. 29

"Apa maksud mas Fahmi kami tak bisa menjaganya? dan apa itu tadi menyerahkan Aryana padamu?" tanya Yasmin

"Yasmin, memang Aryana itu punya kelainan jantung tapi kalian jangan memperlakukan dia seolah Aryana itu besok akan mati, itu akan membuat dirinya merasa kecil, tidak berguna dan merasa hanya menyusahkan orang lain, padahal dari ketiga anak kembarmu Aryanalah yang memiliki otak paling cerdas dan dulu aku sudah pernah memberitahumu soal kecerdasan Aryana ini, aku harap kamu tak lupa," jawab Fahmi panjang lebar, jawaban yang cukup menohok hati Yasmin.

"Aku tak bermaksud seperti itu, aku dan mas Yudha sangat menyanginya lebih dari nyawa kami sendiri, andai jantungku atau jantung mas Yudha cocok, kami akan dengan senang hati memberikannya untuk putri kami satu-satunya, aku sungguh tak mengira kalau kasih sayang kami dan perlakuan kami yang terlalu protektif pada Aryana, membuat dia seperti itu," ucap Yasmin dengan menahan tangisnya.

"Aku tahu kamu dan Yudha bermaksud baik, tapi itu malah melukai mental anak kalian, sekarang katakan padaku kenapa Aryana bisa bertanya apa kuliah kedokteran dan bisnis secara bersamaan?" tanya Fahmi.

"Aku tidak tahu masalah itu, kami tak pernah membicarakan tentang bisnis dengan Aryana," jawab Yasmin.

"Kalau kamu tak tahu, aku yakin Afwi tahu, bisakah kau panggil dia, bukannya aku ingin aku campur urusan mu mengurus anak, tapi putrimu yang sudah menjadi separuh hidupku, menangis kepadaku, berarti aku juga harus tahu masalah yang sebenarnya," pinta Fahmi.

Yasmin lalu, meminta bik Imah untuk memanggilkan Afwi di kamarnya dan tak lama Afwi ikut bergabung di ruang tamu bersama om Fahmi dan bundanya.

"Ada apa bunda memanggilku?" tanya Afwi setelah duduk di samping Yasmin.

"Afwi apa kau tahu sesuatu tentang Aryana kenapa dia membicarakan masalah kuliah bisnis sewaktu Aryana menelpon om Fahmi?" tanya Yasmin.

Afwi menghembuskan nafas kasar, seolah rasanya berat harus menceritakan apa yang terjadi.

"Ada apa Afwi?, kenapa kamu seperti menyimpan sesuatu yang berat?" tanya om Fahmi.

Afwi lalu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, tentang Aryana yang mengetahui pengorbanannya untuk Aryana meski Aryana mengetahuinya secara tidak sengaja ketika ia berbicara dengan Haris sahabatnya. Afwi juga menceritakan tentang permintaan sang ayah terhadap dirinya dan Afwa untuk ikut membantu nya di perusahaan. Mendengar penjelasan Afwi Yasmin dan Fahmi jadi mengerti duduk persoalan yang sebenarnya.

"Sekarang om mau tanya, apa kamu mau kuliah bisnis agar bisa membantu ayahmu di perusahaan atau meneruskan impianmu masuk Akmil?" tanya Fahmi.

"Entahlah Om, aku tak tahu, aku masih bingung, lagipula ayah masih memberikan kami waktu satu tahun untuk memikirkannya, sampai kami lulus SMA," jawab Afwi.

"Oke, begini saja, terserah kamu atau Afwa akan memutuskan apa, kalian lak-laki harus lebih cepat dalam berfikir dan mengambil keputusan. Om minta apapun masalah yang kalian hadapi sedikit banyak ajaklah Aryana untuk berdiskusi, tanya apa pendapatnya. Jangan karena Aryana mempunyai kelainan jantung kalian menyembunyikan masalah darinya apalagi ini menyangkut perusahaan Dewantara group yang kelak Aryana juga akan terlibat di dalamnya, jadi Aryana akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan percaya diri dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, bukankah Tuhan mengaruniai semua manusia dengan kelebihan dan kekurangan, kelebihan orang yang satu bisa menutup kekurangan orang yang lainnya, maka jadilah sesama manusia itu saling melengkapi dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing," ucap Fahmi memberi saran.

Afwi cukup tercengang dengan ucapan om kece kesayangan sang adik yang sekarang duduk di depannya ini. Begitu juga dengan Yasmin, ia tak menyangka pemikiran Fahmi sangat bijaksana, mungkin karena Fahmi mengerti dengan tingkat kesehatan jantung Aryana, mungkin juga karena Fahmi adalah seorang dokter yang juga harus mengerti dan mempelajari kondisi psikologi pasiennya. Tak heran jika Fahmi bisa dipercaya menjadi salah satu dokter jantung di rumah sakit ME Singapura yang bertaraf internasional.

"Apa yang mas Fahmi katakan ada benarnya, kami sayang dengan Aryana tapi mungkin cara kami salah, nanti aku akan membicarakan ini dengan mas Yudha, semoga dia mau mengerti," ucap Yasmin sendu.

"Ya, begitu lebih baik, kamu harus membicarakan hal ini dengan Yudha dan satu hal lagi Yas, aku sangat serius dengan perasaanku pada Aryana, setelah Aryana lulus SMA aku akan segera meminangnya," ucap Fahmi yang membuat Yasmin dan Afwi terkejut.

"Apa!, om mau meminang adikku setelah lulus SMA?, Aryana masih kecil om," protes Afwi tak terima sang adik akan menikah di usia yang sangat muda.

"Meski Aryana nanti sudah menikah denganku, aku tak menghalangi dia melanjutkan kuliah yang dia inginkan, dan aku juga akan bisa lebih menjaganya, maaf bukannya aku sombong tak akan ada pria yang tulus mencintai Aryana dengan tulus selain diriku, aku tahu riwayat kesehatannya sejak lahir, bahkan akulah yang pertama mengetahui bahwa Aryana lahir dengan kelainan jantung, dan hanya nama Aryana Maira Yudhatama yang akan kusebut saat ijab qobul. Itulah janjiku pada Tuhan ketika aku menyematkan nama itu pada Aryana putrimu," ucap Fahmi penuh keseriusan.

Yasmin menatap mata Fahmi untuk mencari kebohongan di sana namun ia tak menemukannya, yang ia lihat justru sebuh kejujuran, ketulusan dan sebuah cinta yang begitu besar untuk putrinya.

"Apa Aryana juga mencintai Om?" tanya Afwi.

"Aryana memang belum pernah mengatakan mencintai Om, namun Om yakin setiap detak jantungnya ada nama om," jawab Fahmi dengan percaya diri membuat Afwi melongo tak percaya dibuatnya.

"Ya Allah, ternyata kisah cinta lebay seperti di novel-novel yang sering di baca cewek-cewek siswa kelas bahasa sampai pada baper itu ternyata terjadi di dunia nyata dan sialnya itu terjadi pada adikku sendiri," batin Afwi dalam hati.

"Sebagai seorang ibu, aku hanya ingin yang terbaik untuk anakku, aku percaya padamu mas, meski jarak usia kalian terpaut sangat jauh, hanya saja apa mas Yudha bisa menerima semua ini dan apa orang tua mas Fahmi tak keberatan punya menantu yang masih sangat muda dan punya kelainan jantung?" tanya Yasmin.

"Masalah Yudha aku sendiri yang akan bicara dan memberinya pengertian dan soal orang tuaku mereka sudah tahu siapa gadis yang aku cintai sampai aku menolak semua wanita yang dijodohkan denganku, meski mereka baru mengetahuinya satu tahun ini. Hanya Aryana lah yang bisa membuat hatiku berdebar dan juga bahagia. Soal orang tuaku kamu tak perlu khawatir," ucap Fahmi meyakinkan Yasmin dan Afwi bahwa semua akan baik-baik saja.

"Bunda, untuk memastikan bagaimana perasaan Aryana sebenarnya sebaiknya Aryana kita panggil kesini biar semua kita semua mendengar sendiri dari Aryana tentang perasaannya pada Om Fahmi agar kita bisa memikirkan langkah apa yang akan kita ambil selanjutnya," usul Afwi.

"Usul yang bagus, kalau begitu kamu panggul adikmu suruh kesini!" pinta bunda.

Lalu Afwi bangun dari duduknya untuk segera memanggil Aryana di kamar. Tak lama kemudian Aryana sudah berada di ruang tamu bersama Afwi. Aryana lalu duduk di samping bundanya.

"Ana Sayang, boleh bunda tanya sesuatu, tapi Ana harus jawab yang jujur ya, apapun jawaban Ana bunda tidak akan marah," ucap Yasmin lembut sambil merapikan anak rambut Aryana.

"Bunda mau tanya apa?" tanya Aryana.

"Ana, bagaimana perasaanmu terhadap om Fahmi?, apa kau juga mencintainya seperti om Fahmi mencintaimu?" tanya Yasmin.

Sejenak Aryana terdiam, ia berusaha meyakinkan hatinya, kini saatnya ia harus memutuskan tak adil bagi om Fahminya yang sudah menunggunya selama tujuh belas tahun. Meski ia belum seratus persen yakin pada hatinya namun setiap melihat om Fahmi nya jantungnya serasa berdetak lebih cepat, ia merasa lebih nyaman dengan om Fahminya daripada ayahnya sendiri.

"Aku tak bisa mengatakan apa aku mencintai om Fahmi atau tidak, namun aku merasa jantungku berdetak lebih cepat jika Om Fahmi di dekatku dan aku merasa nyaman saat berbicara dengannya, aku tak takut om Fahmi akan marah atau melarang ku," jawab Aryana yang membuat Fahmi dan Yasmin tersenyum sedangkan Afwi benar-benar ingin guling-guling di kasur mendengar jawaban polos adik kembarnya, ternyata otak sang adik hanya pintar di pelajaran tapi tidak untuk urusan cinta.

"Ya Tuhan, Dek, kenapa kau begitu bodoh soal perasaan, ah sepertinya Aryana harus sesekali membaca novel romantis yang sering dibaca anak-anak kelas bahasa itu agar tahu apa itu what is the meaning of love?" batin Afwi kesal.

"Baiklah, bunda dan om Fahmi mengerti," ucap Yasmin.

"Yas boleh aku bicara empat mata dengan Aryana sebelum aku pulang?" tanya Fahmi.

"Boleh, tapi disini saja, aku dan Afwi akan pergi ke dalam sebentar," ucap Yasmin memberi ijin sebentar untuk Fahmi berbicara dengan Aryana di ruang tamu.

Setelah Yasmin dan Afwi meninggalkan ruang tamu, Fahmi menggeser duduknya agar dekat dengan Aryana. Saat Fahmi sudah duduk berdampingan dengan Aryana, Fahmi menggenggam tangan Aryana lalu mengecupnya lembut.

"Terima kasih telah memberiku kesempatan, Om janji akan menjagamu dan membuatmu bahagia, Om mohon apapun masalahmu jangan kau pendam sendiri, jika semua orang tak yakin padamu, pada kemampuanmu, maka Om adalah orang yang yakin apapun tentang dirimu. Kamu ingin belajar jadi dokter dan pembisnis maka om bersedia menjadi mentor mu," ucap Fahmi sambil memegang tangan Aryana.

"Terima kasih Om selalu mendukungku, menyangiku dan percaya padaku," ucap Aryana. Suara Aryana terdengar begitu merdu di telinga Fahmi, ia benar-benar bahagia hari ini, gadis kecil pujaannya yang ia tunggu selama tujuh belas tahun bersedia menerima cintanya dan memberinya kesempatan.

__________________________________________

Wes hari ini sudah dua kali up ya, mumpung hari ini author agak longgar dan moodnya baik.

Please, Like, Vote, Coment, Rate and Favorit

Thank You

Bersambung...

1
Andriyah Nurhidayati
Lanjut Kakak, maaf baru up, Insyaallah awal tahun 2026 Tamat beralih ke judul baru, kisah tentang Alesya putri angkat Fahmi dan Aryana
dewi_nie
ku kira ceritanya tak berkelanjutan..
semangat rutin up nya ka' sampai cerita Azka selesai..
Sri Muryati
makasih thor, semangat💪
Rahma Inayah
setelah sekian lama akhirnya bisa up lgi kukira GK bkl up lgi ceritanya di gantung ternyata Mash berlnjut.💪💪💪 semoga BS up lgi dan bs selesai biar perlu buat cerita sendri utk Azka
Anonymous
sdh LM banget g up, kirain udah g diterusin, setelah sekian lm, ternyata begitu aku bk lg,masih ada terusannya,lanjut Thor, banyak yg menunggu ceritamu....💪👍
Rosmina Sumang
ljut ya thor
Ami Usrekk
masya allah jazakumullah khoir sudah up thor sehat sll
Khairunnisa Hassan
lama banget thor ceritanya digantung
dewi_nie
akhirnya setelah sekian purnama up jg lanjutannya..lanjutin Thor..
💪💪💪🔥🔥🔥
Tita Rosita
sudah lupa sama ceritanya, sampe harus mengingat ngingat dulu
Sri Muryati
di tunggu up selanjutnya..
I am
alhamdulillah....akhirnyaaaaa 🫰
Rahma Inayah
ya allah thor mksh sdh mau up lg setlh sekian lama gantung krin gk bakl up lg ...ternyata mash berlanjut .lanjutt thior moga cinta azka spt ayah dan bunda nya ..aemiga ortu azka bs menerima nela dgn segala kekuramgannya.
Ami Usrekk
saya tunggu up nya kak
dewi_nie
ceritanya seru dan menarik
dewi_nie
ditunggu ka' lanjutannya cerita anak2 Yasmin sampai bahagia semuanya...

pingin ada cerita ttg aleysa sendiri...
Ami Usrekk
ditunggu up nya lagi thor
Wina Kusuma
lanjut Thor... semangat, upnya jgn lm2
Wina Kusuma
lanjut dong thor... lm bgt up nya, udah g sabar nich thor
Ami Usrekk
yech ahirnya up jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!