(warning 21+) Ide konyol yang ku buat dengan Siska sahabatku sendiri yang kini membunuhku, aku pikir setelah aku dan kakakku merencanakan ide bodoh itu ayah akan mengerti dan membatalkan perjodohan kakakku. Tapi salah rencana yang aku buat malah membuatku dalam masalah besar. Kak Shena terlepas dari perjodohan nya dan aku yang jadi tumbalnya.
Amera Shesa Atmaja gadis 22 tahun kuliah di jurusan menejemen bisnis bercita-cita tinggi ingin merebut perusahaan Atmaja group dari tangan paman Dirga yang notabene adalah anak angkat dari ayahnya sendiri.
Namun naas sebelum berhasil merebut perusahaan ayahnya ia harus dinikahkan dengan pria angkuh bernama Kenandra Hutama Wijaya musuh besar sang kakak, sekaligus menjadi mempelai wanita pengganti sang kakak, bukan karena tidak bisa menolak perjodohan ini tapi hidup ayahnya yang menjadi taruhannya.
apakah Amera akan benar menikah atau akan membuat ide konyol lagi dengan Siska untuk mengacaukan pernikahan? cus baca yea kelanjutan
eng... ing... eng...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Samaira siswanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Istri Yang Malang
Pada keesokan harinya waktu menunjukkan pukul setengah enam, Kenandra sudah bangun terlebih dahulu dan masih mendapati istrinya masih tidur dengan nyenyak tanpa rasa bersalah sedikitpun padahal seharusnya istri terlebih dahulu yang membangunkan suaminya ini malah kebalikannya.
Kenandra bangun dengan hati-hati agar tidak membangunkan istrinya yang masih tidur dilihatnya wajah polos dan tubuh istrinya yang masih terbungkus selimut, terdengar dengkuran halus tanda ia masih nyaman dalam tidur nya.
"Kasihan sekali gadis polos ini, harus menikah di usia muda meninggal kan masa muda yang bebas demi seorang Shena kakak tercinta nya itu. Hal ini akan menjadi permainan yang menarik tak boleh terlewat kan untuk aku saksikan," batin Kenandra senang dan tersenyum licik.
"Tidurlah istriku yang malang, setelah hari ini hidupmu akan dimulai dengan berat," ucap Kenandra lirih dan kembali sudut bibirnya sedikit tertarik dan senyumnya mengembang.
Kenandra Melangkah meninggalkan ruangan kamar hotel tempat ia menginap, dibukanya ponsel ada beberapa pesan ucapan selamat dari teman-teman bisnis dan dari luar negeri yang tidak bisa hadir ke acara pernikahan dan juga beberapa pesan dari ibu yang berisikan banyak sekali nasehat dan yang jelas ibu selalu menyelipkan kalimat, cepat beri ibu cucu, dan terus menerus kalimat itu diulang dalam setiap pesan yang dikirimkannya.
"Seperti nya ibuku sudah mulai kesepian karena selalu ditinggalkan ayah pergi bekerja keluar kota dan bolak balik keluar negeri, namun kalau mengingat surat perjanjian yang ia buat dengan istrinya ia hanya bisa tersenyum getir.
Ibu adalah salah satunya wanita yang selama ini membesarkan nya penuh dengan kasih sayang, ibu selalu ada disaat suka maupun duka sedangkan ayah terlalu sibuk membesarkan Central group dan dunianya sendiri, karena itu Kenandra selalu mengutamakan kebahagiaan ibunya daripada dirinya sendiri.
Walaupun Kenandra seorang yang keras kepala dan terkesan sombong tapi ketika bersama ibunya ia adalah anak yang penurut dan penyayang.
"Maafkan Kenandra Bu, Kenandra sudah bersalah kepada ibu,"ucap Kenandra lirih dan terus melangkah kan kakinya menuju parkiran mobil.
Untuk saat ini Kenandra mengendarai mobilnya sendiri, biasanya Rudy asisten pribadi yang mengantar jemput, sedangkan untuk hari ini Kenandra memilih meliburkan mereka untuk mengantar jemput dirinya karena ia ingin menghabiskan waktu bersama sang istri sepulang kantor nanti, Kenandra berencana setelah meeting ini selesai akan segera kembali ke hotel dan membuat kesepakatan baru, karena mengingat ibunya yang ingin sekali menimang seorang cucu Kenandra berpikir akan membuat kesepakatan baru
Saat sudah sampai di kantor beberapa karyawan mengucapkan selamat menikah pada Kenandra sedangkan Kenandra menanggapi nya dengan sedikit senyuman saja karena dari dulu ia sudah sangat terkenal dengan predikat pria sombong ,angkuh dan juga pelit senyuman.
Diantara semua karyawan nya Rudy lah yang bener-benar mengenal sifat Kenandra dari kecil. Kenandra dikenal sebagai orang yang keras kepala dan tegas.
"Pagi pengantin baru, lemas amat," ledek Rudy dengan senyum kas ala dirinya.
"Sudah sampai berapa ronde semalam, bro? "Tanya Rudy dengan lirih agar tidak kedengaran keluar ruangan takut terdengar karyawan lain dan menjadi perbincangan mereka.
"Hem… apakah Tante Sherly terus menekan mu juga, bro? tanya Rudy sama sekali belum menyerah walaupun manusia didepan nya terlihat malas untuk menjawab semua pertanyaannya.
Kenandra tidak mau menanggapi berbagai pertanyaan yang ditujukan pada dirinya itu namun jelas sekali Rudy tidak mau peka akan hal itu, sehingga Rudy terus saja berceloteh tanpa henti karena belum mendapatkan jawaban dari Kenandra yang malas ingin menanggapinya.
"Tutup mulutmu itu dan bekerjalah, atau mau ku pecat, pusing aku mendengar ocehanmu itu."ucap Kenandra ketus karena kesal dengan ulah sahabatnya itu.
"Bacakan jadwalku hari ini." Perintah Kenandra lagi.
"Ok, ok jadwal hari ini meeting dengan klien dari luar agen properti setelah itu pertemuan dengan wakil Atmaja group siang ini juga."kata Rudy dan mengakhiri bacaan nya.
"Ok keluarlah ? jangan terus membuatku pusing dengan ocehanmu itu dan cepat selesaikan pekerjaanmu." Perintah Kenandra tegas. Dan kembali berkutat dengan sekumpulan berkas dimeja.
Amera POV
Sebenarnya aku sudah bangun karena mencium bau maskulin yang kini mendekat padaku sentuhan hangat dari bibir pria yang kini berstatus suami di puncak kepalaku, seketika diriku melayang namun tetap ku tahan, aku masih belum siap pagi-pagi begini kalau harus berdebat dengan pria ini.
Sebenarnya dari semalam aku tak bisa tidur dengan nyenyak karena selama ini aku selalu tidur sendiri sedangkan saat ini aku harus seranjang berdua dengan seorang pria itu membuatku tidak nyaman.
Aku pura-pura masih tidur saat suamiku bersiap untuk ke kantor, seperti nya ia lupa isi dalam poin surat perjanjian bahwa aku melarang dia untuk menyentuh sejengkal rambutku pun tapi rasanya hal besar seperti ini ia lupakan.
"Awas saja berani mencium ku lagi," ucap Amera tertahan.
"Sebelum pergi kekantor ku dengar sayup-sayup suamiku itu bergumam dan berbicara sendiri ia akan membuat permainan dengan ku, apa maksud nya itu? Atau jangan-jangan pria mesum itu akan memaksaku ?
"Astaga kalau benar begitu trus bagaimana ini apa yang harus aku lakukan."pikir Amera yang tiba-tiba panik
Apa perlu aku kabur? Kalau aku kabur pasti semua orang akan bingung mencari ku, terus aku harus apa? Aku bingung memikirkan kan semua ini.
Hingga ponselku bergetar menyadarkan lamunanku.
Kulihat dilayar ponsel ku ternyata Siska yang ingin Vidio call dengan nya.
"Hallo pengantin baru, lama amat angkat telepon nya," kata seseorang di seberang dan tidak lain ia adalah Siska sahabat nya.
"Huh, untung saja kamu menelponku, aku bosan terus di kamar hotel bisakah kamu menjemput ku? Tanya Amera memohon.
"Apa maksudmu dengan menjemputmu dimana suamimu? Apa kalian bertengkar semalam? Atau terlalu banyak Wik wik sehingga suamimu masih tepar sekarang," tanya Siska dengan penuh rasa penasaran.
"Entar kuceritakan cepat jemput aku jangan banyak tanya," tegas Amera memerintah sahabatnya itu ia bergegas untuk pergi ke kamar mandi ingin membersihkan badan yang sudah terasa lengket.
"Jangan lupa bawa baju ganti untuk kupakai, kamu tahu aku datang kemari hanya bergaun putih itu sajakan, please bantu aku kali ini saja, ok ku tunggu kedatanganmu secepatnya."Kata Amera memotong kalimatnya dan menutup sambungan ponselnya setelah mendapat persetujuan.
"Hey ini bukan bermaksud ingin kabur kan? Aku tidak mau dalam masalah kalau membawamu pergi hari ini kamu sekarang istri seorang dari keluarga Hutama kalau sampai aku dituduh menculik mu, wah bisa juga abis seluruh keluarga ku."ucap Siska mulai curiga.
"Hey, kita ke kampus bukan ingin kabur." Ucap Amera meluruskan permasalahan.
Akhirnya Siska mengiyakannya dan berjanji akan sampai dalam empat puluh lima menit sehingga masih ada waktu untuk Amera bersiap.
Salam dari "Sayap Pelindungmu"
#KeceParah
aku mampir!
mampir di novelku ya..
GADIS TIGA KARAKTER
Jangan lupa untuk singgah di novel aku ya
Mari, saling mendukung 🤗