NovelToon NovelToon
CHOSEN HUMAN

CHOSEN HUMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Time Travel / Fantasi Isekai
Popularitas:2
Nilai: 5
Nama Author: Ya'purmansyah

Kisah petualangan seorang pemuda yang dipilih semesta untuk pergi bersama para roh pendampingnya ke dunia lain. Disana mereka akan membantu membereskan semua kekacauan yang di sebabkan oleh para pasukan Iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ya'purmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebelum Perayaan Istana

Semua komplotan pencuri yang berada di hutan tersebut pun di tangkap dan di bawa untuk diamankan agar tidak ada satu pun dari mereka yang dapat kabur.

Lalu di dalam ruangan pusat kendali istana juga terjadi pertempuran yang sengit antara Bangkui dan dua orang pencuri yang menjaga pintu masuk ruangan itu.

Mereka berdua mencoba menyerang Bangkui bersamaan, namun keduanya dapat di tahan oleh Bangkui menggunakan peti mati yang di bawanya.

Lalu kemudian dua orang dari mereka yang di tugaskan untuk mematikan sistem pelindung Mustika yang ada di ruangan itu ingin kabur dari ruangan tersebut, namun dapat di tahan oleh Ipul dan ayah Balui di depan pintu keluar ruangan.

Alhasil mereka pun bertarung dengan sengit di sana sampai semua pasukan kerajaan datang untuk menangkap mereka.

Setelah semua pasukan kerajaan yang sudah di siapkan di dalam istana berkumpul di dalam ruangan pusat kendali dan mengepung mereka, akhirnya semua pencuri yang ada di ruangan tersebut menyerah tanpa perlawanan.

Mereka pun diikat dan di bawa keluar lalu di kumpulkan di halaman istana bersama teman-teman mereka yang tertangkap di dalam hutan.

Setelah mereka semua dikumpulkan, sang raja pun keluar dari istana untuk memberi hukuman kepada semua para pencuri yang tertangkap. Mereka pun dihukum menjadi pekerja paksa ditambang yang ada di kota tersebut seumur hidup mereka.

Setelah titah dari sang raja selesai di umumkan sebagai hukuman untuk mereka, semua para pencuri itu pun dibawa para penjaga kerajaan untuk di masukan ke dalam penjara sampai keadaan mereka benar-benar pulih, baru mereka dapat dibawa ke tambang untuk di pekerja kan.

Karena rencana pencurian mustika kerajaan berhasil di gagalkan dan prajurit yang terluka akibat pertempuran sudah mendapatkan perawatan di istana, sang raja memerintahkan kepada semua yang ada di istana untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada publik.

Cukup yang terlibat dan yang ada di dalam istana saja yang tahu akan peristiwa ini. Jika melanggar titah sang raja maka mereka akan mendapatkan hukuman yang berat.

Serta sang raja juga memerintahkan semua yang terlibat dalam peristiwa ini untuk berkumpul di istana besok malam, karna akan diadakan acara jamuan besar untuk mereka yang telah berjasa melindungi istana dan kota ini.

Keesokan harinya, terlihat di istana sangat sibuk mempersiapkan semua keperluan untuk acara jamuan nanti malam.

Setelah selesai makan siang, Ipul dan teman-temannya pergi ke dalam hutan dipandu oleh gadis yang dibawa sang Elang ke istana tempo hari.

Sepanjang perjalanan si gadis menceritakan bagaimana mereka bisa sampai ke kota ini dan untuk apa Mustika itu jika berhasil mereka rebut. Tanpa terasa mereka semua telah sampai di suatu tempat yang terletak jauh di dalam hutan.

Di tempat itu terlihat air terjun yang sangat besar dan tinggi, di tempat itulah awal mulanya mereka dulu dapat masuk ke kota ini dan memulai rencana pencurian Mustika itu.

Dengan dipandu sang gadis, Ipul dan yang lain menuju sebuah goa dibalik air yang jatuh dengan deras. Lalu mereka pun masuk ke dalam goa yang cukup besar itu dan sampai mereka ke suatu ruangan yang sangat luas di dalam goa tersebut.

Di dalam ruangan itu mereka meletakan alat pencahayaan untuk meneranginya, dan sang gadis itu pun mulai menghidupkan alat pencahayaan yang sudah mereka pasang saat mereka masuk ke kota ini.

Seketika ruangan yang gelap itu pun terang benderang dan terlihatlah sebuah lubang besar di dinding batu yang ada di ruangan itu.

Dari Lubang itulah mereka dulu bisa masuk ke sini dan sampai ke kota gaib ini.

“Lubang itu terhubung dengan dunia luar, dan lewat lubang itulah kami semua dapat masuk ke sini.!” Ujar sang gadis sembari menunjuk lubang yang ada didinding itu.

“Tapi kami tidak dapat kembali ke tempat kami jika tidak diberi akses oleh pimpinan kami.” Lanjut sang gadis menjelaskan.

“Maksudnya gimana.?” Tanya Ipul kepada sang gadis.

Lalu sang gadis itu pun menjelaskan dengan rinci bagaimana kinerja lubang itu bisa berfungsi.

“Lubang itu sengaja dibuat oleh pimpinan kami untuk bisa masuk ke kota gaib ini, karna dibuat olehnya lah kami tidak bisa memakainya untuk kembali ke tempat kami tanpa izin dari mereka.”

“Kami baru bisa pulang ke tempat kami, sampai kami berhasil mendapatkan Mustika yang mereka inginkan. Jika Mustika itu sudah ditangan kami barulah kami dapat menghubungi mereka untuk meminta mereka membuka portal yang ada dilubang tersebut.” jelas sang gadis kepada mereka semua yang ada disana.

“Jadi sekarang gimana cara untuk menutup lubang itu Usang.?” Tanya Ipul

“Hahaha, itu gampang tuanku. Cuma yang saya pikirkan bagaimana nasib gadis ini yang tak bisa kembali ke tempat asalnya.!” Jawab Usang

“Apakah kau ingin kembali ke tempat mu lagi atau kau ingin tetap di sini.?” Tanya Usang kepada gadis itu.

“Kalau bisa aku ingin kembali ke tempat asal ku, tapi kalau tidak bisa mau gimana lagi. Aku harus tinggal di kota ini selamanya.” Jawab sang gadis sembari tersenyum.

“Baiklah Karena kau pun bersedia tinggal di sini selamanya, aku akan segera menutup lubang ini dengan kekuatanku agar nanti tidak dapat digunakan mereka lagi untuk jalan masuk ke kota ini.” Jelas Usang kepada semua yang ada disitu.

Dengan merapal kan mantra khusus, Usang pun menutup lubang yang ada di dinding batu tersebut.

Seketika lubang itu pun hilang dari di dinding tanpa bekas.

“Wah hebat kau Usang.” Ujar Ipul sembari bertepuk tangan.

“Yang seperti ini sih belum bisa menandingi kehebatan tuanku saat mengalahkan Nyaring waktu itu.” Jawab Usang merendahkan diri.

“Hahahaha itu pun karna aku dibantu olehmu dan Bangkui makanya bisa mengalahkan Nyaring.” Ipul menimpali.

“Intinya kalian semua sama-sama hebat kok.” Celetuk Ishah angkat bicara.

Lalu mereka semua pun tertawa. Suasana di sana saat itu pun mencari akibat celetuk Ishah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!