NovelToon NovelToon
Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Dicampakkan Suami, Aku Jadi Pengusaha Sukses

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Penyesalan Suami / Orang Disabilitas
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Kania mengira pernikahannya dengan Firman adalah takdir bahagia. Selama dua tahun, Firman menjadi suami sempurna sekaligus pahlawan yang menyelamatkan ekonomi keluarganya.

Meski hidup dengan disabilitas pada kaki kirinya akibat sebuah kecelakaan, Kania tak pernah menyerah menjalani hidup. Ia percaya, selama Firman tetap berada di sisinya, semua kekurangan itu bukanlah penghalang untuk meraih kebahagiaan.

Namun, saat perusahaan Firman bangkrut, badai besar menghantam rumah tangga mereka.

Pria yang pernah berjanji akan terus menggenggam tangannya mendadak berubah dingin. Lalu, seorang wanita dari masa lalu Firman datang menawarkan suntikan dana untuk menyelamatkan perusahaan dengan satu syarat, Firman harus membuang Kania dari hidupnya.

Demi mengembalikan kejayaan dan mempertahankan ambisinya, Firman tak ragu mengkhianati janji suci pernikahan mereka.

Terluka hebat, Kania memutuskan pergi meraih kebahagiaannnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 28 Memaksa

Sebuah map cokelat tebal dilemparkan begitu saja ke atas meja kaca di ruang tamu.

Brak!

Suara itu membuat Firman yang sedang duduk bersandar di sofa refleks terlonjak kaget. Ia menatap map tersebut, lalu mendongak menatap Mawar yang berdiri di hadapannya dengan senyum congkak. Wanita itu bersedekap dada, memamerkan kuku-kuku panjangnya yang bercat merah terang.

"Ini surat pengajuan cerai kamu sama Kania," ucap Mawar dengan nada bangga yang tak ditutup-tutupi. "Semua urusan administrasi pendaftaran gugatan ke pengadilan agama, birokrasi, sampai urusan uang pelicin buat panitera udah aku bereskan semua lewat pengacara keluargaku. Tinggal nunggu jadwal sidang perdana aja."

Mata Firman terbelalak sempurna. Ia segera meraih map itu dan membuka lembaran di dalamnya. Benar saja, stempel resmi dan tanda terima dari pengadilan sudah tertera dengan jelas.

"Secepat ini?" tanya Firman tak percaya, suaranya sedikit bergetar. "Perasaan baru semalam aku mengusir Kania dan menjatuhkan talak tiga ke dia. Bukannya ngurus ginian antrenya panjang banget dan butuh waktu berminggu-minggu sampai bisa masuk pengadilan?"

Mawar tertawa sinis, suaranya melengking meremehkan kepolosan Firman. Ia menghempaskan tubuhnya ke sofa di sebelah pria itu, menyilangkan kaki jenjangnya dengan elegan.

"Namanya juga ada uang, Mas Firman Sayang," cibir Mawar sambil memainkan ujung rambutnya. "Di dunia ini, apa sih yang nggak bisa dipercepat kalau kita berani bayar mahal? Uang keluargaku bisa membungkam birokrasi seribet apa pun. Ya secepat inilah jadinya. Memangnya Kania? Istri miskinmu itu pasti cuma bisa nangis di pojokan nunggu nasib."

Firman menghela napas panjang, menatap kertas di tangannya dengan perasaan campur aduk. Namun, memikirkan investasi miliaran rupiah yang dijanjikan Mawar, ia segera menyingkirkan sedikit rasa bersalah yang mengganjal di hatinya.

Sementara itu, Mawar bangkit dari sofa. Wanita itu berjalan perlahan mengelilingi ruang tengah, matanya menatap tajam ke setiap sudut ruangan dengan ekspresi jijik yang sangat kentara. Ia menyentuh vas bunga di atas meja pajangan, mengusap sandaran kursi, lalu menepuk-nepuk tangannya seolah baru saja terkena debu najis.

"Oh iya, Mas. Aku punya satu syarat lagi yang nggak bisa diganggu gugat," ucap Mawar tiba-tiba, menoleh menatap Firman dengan sorot mata mengintimidasi. "Nanti, semua barang bekas Kania, aku maunya dibuang setelah kita nikah!"

Firman mengernyit. "Maksud kamu... barang-barang pribadi Kania?"

"Ya iyalah! Siapa lagi?!" sentak Mawar kasar. "Baju-bajunya yang ketinggalan di lemari, piring-piring murah yang sering dia pakai masak, sprei di kamar utama, gorden kampungan ini, sampai bunga-bunga jelek yang dia tanam di halaman depan itu! Semuanya harus hancur!"

"Bunga di depan itu kan..." Firman hendak menyela, karena taman kecil itu adalah kesukaannya yang selalu dirawat Kania dengan telaten.

"Kenapa?! Kamu mau membela dia sekarang?!" potong Mawar dengan mata melotot.

"Kamu masih sayang sama tanaman rawatan perempuan gembel itu?! Jijik aku, Mas! Rasanya rumah ini masih bau keringat perempuan miskin itu! Besok aku suruh orang-orang kepercayaanku buat datang ke mari buat beresin, angkut, dan bakar semua barang bekasnya! Aku mau rumah ini steril sebelum aku pindah ke sini!"

Melihat Mawar mulai tersulut emosi, Firman buru-buru mengalah.

"Iya, iya, Sayang. Terserah kamu saja. Buang semuanya kalau itu bikin kamu senang dan nyaman tinggal di sini nanti."

Mendengar kepatuhan Firman, senyum miring Mawar kembali mengembang. Ia berjalan mendekat, lalu duduk di pangkuan Firman, melingkarkan kedua tangannya di leher pria itu dengan tatapan menuntut.

"Nah, karena urusan parasit itu udah beres, sekarang giliran aku yang menuntut hak aku," bisik Mawar tepat di depan wajah Firman. "Kapan kamu mau ajak aku nikah, Mas?!"

Firman tersenyum kaku, mengusap pinggang wanita itu dengan ragu.

"Sabar dong, Sayang. Kan sidangnya juga belum mulai. Kita tunggu sampai surat cerai resmi dari pengadilan keluar, ya? Biar statusku jelas dulu jadi duda, baru kita gelar pesta pernikahan besar-besaran sesuai impian kamu."

Mendengar kata 'sabar', Mawar langsung melepaskan rangkulannya dengan kasar dan berdiri. Wajah cantiknya seketika berubah garang menyerupai singa betina yang marah.

"Sabar kamu bilang?! Kamu pikir aku ini apa, Mas?!" teriak Mawar di depan wajah Firman. "Kamu nyuruh aku sabar terus-terusan jadi simpanan kamu?! Mengendap-endap masuk ke rumah ini kayak maling?!"

"Bukan gitu maksud aku. Kita harus ikuti prosedur hukum—"

"Aku nggak peduli sama sidang atau prosedur hukum sialan itu!" potong Mawar beringas, telunjuknya menuding tepat ke dada Firman. "Kita bisa nikah siri dulu minggu ini, atau sekalian suap orang KUA buat palsuin status kamu pakai uang keluargaku! Yang jelas, aku mau kita nikah secepatnya!"

Firman pucat pasi melihat kemurkaan Mawar. Ia terdiam tak mampu membalas.

"Ingat baik-baik, Mas Firman!" ancam Mawar dengan gigi gemeretak, wajahnya mendekat mengintimidasi. "Napas perusahaan kamu sekarang ada di tangan papaku! Kucuran dana miliaran yang menyelamatkan perusahaanmu dari kebangkrutan itu uang keluargaku! Kalau kamu berani mengulur waktu dan bikin aku malu menanggung status nggak jelas ini, besok juga dana itu aku suruh cabut! Biar kamu hancur dan jadi gembel di jalanan nyusul mantan istrimu itu!"

Keringat dingin sebesar biji jagung mengalir di pelipis Firman. Ancaman itu nyata, dan Mawar tidak pernah main-main dengan ucapannya. Firman menelan ludah susah payah, merasa seolah lehernya sedang tercekik tali tak kasat mata. Ia tak punya pilihan lain selain tunduk.

"Baiklah, Sayang," ucap Firman akhirnya dengan napas putus asa. "Minggu depan. Kita urus pernikahan kita minggu depan secara agama dulu sebelum sidangnya selesai. Besok kita hubungi orang untuk atur semuanya."

Wajah Mawar yang tadinya garang seketika berubah cerah. Ia tersenyum sangat lebar, sorot matanya memancarkan kepuasan yang luar biasa karena berhasil menaklukkan dan menyetir pria itu sepenuhnya.

"Nah, gitu dong. Ini baru calon suamiku yang pintar," ucap Mawar penuh kemenangan.

1
Itin
disini saya melihat seorang kakak yang menyayangi adiknya dan mau mendidiknya. walaupun dengan cara yang menyakitkan.
Itin
nikmatilah pilihanmu....
Deasy Suryandari
wuuiihh mantap
Dede Maesaroh
keren abiyu🥰
tinie
apakah mawar adik tiri🤔🤔
TPI dia bilang adik satu satunya

dari awal fillingku itu menggunakan firman pasti ingin merebut sesuatu dari sang Abang
hemm
Nice1808
bagus abi biar mawar gk sok lagi🤣🤣merebut suaminya kania dan skrg kania bersama kakaknya mawar🤣😂
Nice1808
hahhaha Firman distir oleh mawar mampuskan gara2 uang milyaran buat perusahaannya
Heni Setiyaningsih
/Rose/
Heni Setiyaningsih
dasar suami pecundang
Heni Setiyaningsih
semoga pita suara nya rusak bisr gak bisa teriak lg 🤣🤣🤣🤣
MamDeyh
Lanjuuut
Nice1808
biarkn firman dgn mawar kania, km dgn abngkya si boss abimanyu🤣🤭🤭
tinie
semangaat Kania
kamu pasti bisa bangkit kembali😭😭
MamDeyh
Lanjuuut lagi kak
Ma Em
Semoga Kania jadi sukses setelah diterima kerja , firman kamu pasti akan menyesal karena sdh membuang Kania istri yg baik dan berbakti meskipun selalu dihina dan direndahkan sama Bu Tuti sang mertua .
Nice1808
org tua sinting si tuti, ntar klo kania jd kaya kau ngemis2 krna mawar adiknya abimanyu bossnya kania🤭🤣
tinie
orang tua gila
kamu gak tau KLO mawar ingin menjadikan firman sebagai budak catur
yg harus kerja rodi
siap siap lembur stiap hari dan istri barumu akan menghabiskan uang perusahaan
dan Bu Tuti akan kehilangan jatah bulananmu
ahay
MamDeyh
Lagi kak...

Nah betul nih si 🌹 berduri adiknya si kulkas. Eng ing eng...
Dew666
Syukurlah langsung talak 3, kok aku malah hepi ya wkwk
Dede Maesaroh
amit"😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!