NovelToon NovelToon
KAISAR HANTU

KAISAR HANTU

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Budidaya dan Peningkatan / Fantasi Timur
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: ikyar

Lin Ye terbatuk memuntahkan darah hitam dan terbangun di tanah pemakaman Sekte Pedang Surgawi.

Dantiannya telah hancur lebur, menjadikannya tumpukan sampah yang selalu dihina oleh para kultivator lain.

Angin malam yang dingin berhembus membawa aroma dupa busuk dan aura kematian yang sangat pekat di sekitarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28

Puluhan tetua itu melesat ke udara, menyebar ke berbagai titik yang membentuk sebuah formasi rasi bintang raksasa di atas langit pegunungan belakang.

Mereka secara serentak merogoh dada mereka dan memuntahkan seteguk esensi darah murni ke atas bilah pedang mereka masing-masing.

"Atas nama keadilan langit, kami memanggil pedang penghukum iblis! Formasi Pedang Pembantai Surgawi, bangkitlah!" seru puluhan tetua itu secara bersamaan.

Seketika itu juga, ribuan pedang cahaya keemasan terbentuk dari udara kosong, menutupi seluruh langit malam bagaikan lautan bintang yang mematikan.

Aura dari Formasi Pedang Pembantai Surgawi ini sangatlah mengerikan, konon mampu membunuh seorang kultivator Alam Inti Emas dengan mudah jika terjebak di dalamnya.

Tekanan pedang yang tak kasat mata turun dari langit, mengunci seluruh ruang dan pergerakan di sekitar Lin Ye.

Tanah berbatu di bawah kaki pemuda itu mulai retak dan hancur menjadi debu akibat tekanan formasi yang belum sepenuhnya dilepaskan tersebut.

Chu Zhen yang masih terluka parah memaksakan dirinya untuk tertawa serak, melihat Lin Ye yang kini telah dikepung oleh formasi terkuat sekte.

"Kau terlalu sombong, iblis! Meskipun kekuatan pribadimu sangat tinggi, kau tidak akan bisa bertahan dari serangan gabungan seluruh petinggi sekte kami!" ejek Chu Zhen dengan mata merahnya.

"Malam ini, aku akan menyaksikan dagingmu diiris menjadi ribuan potongan kecil oleh pedang keadilan ini!"

Namun, di tengah tekanan yang bisa menghancurkan gunung itu, Lin Ye sama sekali tidak menunjukkan ekspresi ketakutan atau kepanikan.

Ia hanya mendongakkan kepalanya, menatap lautan pedang cahaya di langit dengan pandangan yang penuh dengan kebosanan.

"Keadilan yang kalian banggakan ini sangat rapuh, sama seperti nyawa kalian yang tidak berharga," gumam Lin Ye dengan suara pelan yang entah bagaimana bisa didengar oleh semua orang.

Ia perlahan mengangkat kedua lengannya yang terbalut jubah hitam ke udara, membiarkan energi dari Inti Yin Sempurnanya meledak keluar tanpa penahan sedikit pun.

Sebuah pilar energi hitam pekat melesat dari tubuh Lin Ye menembus langit, menabrak lautan pedang cahaya emas dan menciptakan gelombang kejut yang mengguncang surga.

"Kalian pikir kalian memiliki jumlah yang lebih banyak?" tanya Lin Ye dengan senyuman iblis yang melebar di wajah pucatnya.

"Di alam kematian, aku adalah satu-satunya raja, dan pasukanku jauh lebih banyak daripada butiran pasir di dasar samudra."

Lin Ye menghentakkan kaki kanannya ke atas tanah dengan sangat keras, dan seketika itu juga, tanah dalam radius satu mil di sekitarnya berubah menjadi rawa bayangan berwarna hitam pekat.

Pusaran-pusaran energi Yin mulai terbentuk di dalam rawa bayangan tersebut, mengeluarkan suara lolongan dan jeritan yang membekukan darah siapa pun yang mendengarnya.

"Bangkitlah, Pasukan Jenderal Yin! Robeklah tirai langit palsu ini dan tunjukkan kepada mereka keputusasaan yang sesungguhnya!" perintah Lin Ye dengan suara yang menggetarkan jiwa.

Dari dalam rawa bayangan itu, ribuan sosok mengerikan perlahan merangkak keluar menembus alam fisik.

Mereka adalah pasukan hantu dan jiwa penasaran yang selama ini telah ditaklukkan dan diserap oleh Lin Ye, yang kini telah berevolusi menjadi prajurit bayangan yang padat.

Prajurit tengkorak berbalut kabut hitam, ksatria hantu tak berkepala yang menunggangi kuda tulang, dan siluman bayangan yang memegang sabit kematian memenuhi seluruh lereng gunung tersebut.

Jumlah mereka mencapai puluhan ribu, sebuah pasukan kematian yang sangat masif dan memancarkan aura pembunuh yang meredupkan cahaya formasi pedang di langit.

Wajah Pemimpin Sekte Jian Wuji dan para tetua di udara seketika berubah menjadi sangat pucat, seputih kertas yang kehilangan seluruh warna kehidupannya.

"B-bagaimana mungkin satu orang bisa mengendalikan pasukan iblis sebanyak ini?!" gumam salah satu tetua dengan pedang yang bergetar di tangannya.

"Ini bukan sihir iblis biasa... ini adalah kemampuan dari seorang Kaisar Dunia Bawah yang legendaris!" teriak tetua lainnya dengan keputusasaan yang mulai menjalar.

Lin Ye tidak memberikan waktu bagi mereka untuk memulihkan akal sehat mereka.

Ia menunjuk ke arah langit dengan jari telunjuknya, memberikan komando mutlak kepada seluruh pasukannya.

"Bantai mereka semua, jangan sisakan satu pun yang masih bernapas!"

Mendengar perintah tersebut, Jenderal Wu An dan Jenderal Darah Kutukan meraung secara bersamaan, memimpin puluhan ribu prajurit bayangan itu untuk melesat ke udara.

Lautan kegelapan melesat ke atas untuk menyambut lautan cahaya keemasan, menciptakan benturan dua kekuatan yang sangat ekstrem.

Ledakan demi ledakan energi menghancurkan udara malam, suara pedang yang patah dan jeritan hantu berpadu menjadi sebuah simfoni peperangan yang sangat brutal.

Ribuan pedang cahaya emas menghujani pasukan bayangan, menghancurkan ratusan prajurit hantu menjadi kabut hitam.

Namun, setiap prajurit hantu yang hancur akan segera terbentuk kembali dari energi Yin yang terus menerus dipancarkan oleh Inti Sempurna milik Lin Ye.

Sebaliknya, setiap kali prajurit bayangan berhasil menembus pertahanan pedang cahaya dan mendekati para tetua, mereka akan meledakkan diri menjadi racun mayat yang sangat korosif.

Jeritan kesakitan mulai terdengar dari udara ketika beberapa tetua sekte terkena cipratan racun darah dari Jenderal Darah Kutukan yang mengamuk di garis depan.

Pedang gergaji berdarah itu membelah pertahanan spiritual seorang tetua tingkat awal Alam Pembentukan Inti menjadi dua bagian dengan sangat mudah.

Darah segar menyembur ke udara, dan jiwa tetua itu langsung disedot masuk ke dalam pusaran energi Jenderal Darah Kutukan untuk memperkuat kekuatannya.

"Formasi kita mulai goyah! Energi iblis ini terlalu pekat, ia memakan energi cahaya kita!" lapor salah satu tetua yang memegang pusat formasi dengan panik.

Jian Wuji menggertakkan giginya hingga hampir hancur, ia menyadari bahwa jika ini terus berlanjut, seluruh elit pelataran dalam akan musnah malam ini.

Ia mengalihkan pandangannya ke arah Lin Ye yang masih berdiri tenang di darat, tidak ikut campur dalam pertarungan di udara dan hanya bertindak sebagai sumber energi bagi pasukannya.

"Satu-satunya cara untuk menghentikan pasukan iblis ini adalah dengan membunuh pemanggilnya!" batin Jian Wuji dengan tekad yang bulat.

Jian Wuji mengumpulkan seluruh energi dari puncak Alam Inti Emas miliknya, membakar esensi darahnya sendiri untuk meningkatkan kecepatannya hingga melampaui batas fana.

Tubuhnya berubah menjadi seberkas cahaya pedang yang sangat tajam, melesat menembus kekacauan pertarungan di udara dan meluncur langsung ke arah kepala Lin Ye.

Kecepatan serangan ini begitu gila hingga ruang di sekitar ujung pedangnya tampak retak dan bergetar hebat.

"Mati kau, Raja Iblis! Tebasan Hukuman Langit Tanpa Batas!" raung Jian Wuji dengan seluruh tenaga yang tersisa di tubuhnya.

Serangan yang membawa kekuatan penuh dari Pemimpin Sekte Pedang Surgawi itu berjarak kurang dari satu jengkal dari dahi Lin Ye.

Chu Zhen yang melihat dari kejauhan mengepalkan tangannya dengan penuh harap, menantikan kepala Lin Ye terpisah dari tubuhnya.

Namun, di detik yang paling krusial tersebut, Lin Ye perlahan mengangkat wajahnya dan menatap lurus ke dalam mata Jian Wuji yang memancarkan kebencian.

Sepasang mata hitam Lin Ye tiba-tiba berubah menjadi pusaran galaksi yang terbuat dari darah dan kegelapan, memancarkan ilusi neraka yang tak berujung.

Sistem Pengendali Hantu seketika melepaskan kemampuan pasif terbarunya yang didapatkan dari Inti Yin Sempurna.

"Mengaktifkan Tatapan Penakluk Jiwa, tingkat keberhasilan absolut terhadap target yang mentalnya tidak stabil."

Seketika itu juga, Jian Wuji merasa seolah-olah jiwanya ditarik paksa keluar dari dalam tubuhnya dan dilemparkan ke dalam kuali api penyiksaan abadi.

Konsentrasinya hancur lebur, dan serangan mematikannya langsung kehilangan fokus serta kekuatan utamanya.

Lin Ye dengan sangat santai memiringkan kepalanya sedikit ke kanan, membiarkan pedang giok milik Jian Wuji lewat hanya beberapa milimeter dari telinganya.

Tangan kanan Lin Ye kemudian melesat secepat kilat dan mencengkeram leher Jian Wuji yang sedang terhuyung ke depan akibat kehilangan keseimbangan.

Cengkeraman itu sekeras capit baja dari neraka, langsung memutus aliran pernapasan dan energi spiritual sang Pemimpin Sekte.

Lin Ye mengangkat tubuh pria paruh baya yang merupakan penguasa tertinggi di sekte tersebut ke udara hanya dengan menggunakan satu tangan.

"Apakah ini batas kekuatan keadilan yang kau banggakan, Jian Wuji?" bisik Lin Ye dengan suara yang sangat dingin di depan wajah Pemimpin Sekte yang memerah karena tercekik.

"Ternyata, leher seorang Pemimpin Sekte lurus sama rapuhnya dengan leher seekor anjing pelataran luar."

Mata Jian Wuji melotot lebar, dipenuhi oleh keputusasaan dan kengerian saat ia merasakan energi Yin purba mulai menyusup masuk dan membekukan Inti Emas di dalam dantiannya.

Pemandangan Pemimpin Sekte mereka dicekik seperti anak kecil oleh pemuda berjubah hitam itu langsung meruntuhkan sisa-sisa mental pertahanan para tetua di udara.

Formasi Pedang Pembantai Surgawi seketika hancur berantakan tanpa arah, dan pasukan bayangan Lin Ye langsung melancarkan pembantaian sepihak tanpa ampun.

Malam ini, Puncak Awan Emas telah resmi berubah menjadi rumah jagal bagi mereka yang dulu menyebut diri mereka sebagai wakil dari keadilan langit.

Lin Ye berdiri di tengah hujan darah dan potongan tubuh yang jatuh dari langit, tersenyum menikmati setiap detak jantung terakhir dari sekte yang telah mengkhianatinya.

Pembalasan dendam kaisar baru saja mencapai klimaks berdarahnya yang paling indah.

1
Raffi Aulia
ayo sang jendral
Raffi Aulia
sikatttt....
Raffi Aulia
luar biasa
Raffi Aulia
gassss pol
Yudi Klj
alur pertarungannya seru
kae sang
sangat menarik ceritanya...mantab
Ysya Jeje
ok
Ysya Jeje
penulis sangat pandai mwmbangun suasana
jiko Plo
salah satu novel terbaik yang pernah saya baca
jiko Plo
lanhut
Raikuu 1
lanjut
Raikuu 1
👍
Raikuu 1
bikin penasaran
Raikuu 1
makin seru
Raikuu 1
/Scowl//Scowl//Scowl/
Raikuu 1
ayo
Raikuu 1
seru
Raikuu 1
bagus
Raikuu 1
👍
Raikuu 1
💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!