NovelToon NovelToon
Secon Chance

Secon Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Austrea

Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?

Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.

apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?

guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex¹²

*Flashback on*

"apa salahku sampai-sampai kau ingin mengakhiri hubungan ini Seren?"

"aku tidak bisa memberitahukan hal ini, karena aku telah berjanji pada seseorang"

"apakah dia pria yang kamu maksud?"

Serena terdiam, semakin membuat Dirga terbakar api cemburu.

“apakah pria ini lebih kaya dariku? lebih tampan dariku? hingga kau bersikeras menyembunyikannya dari diriku? MURAHAN!”

Serena menangis saat mendengar perkataan pria tersebut, namun ia tidak memiliki kekuatan untuk mengatakannya.

“Serena, aku rela bertengkar dengan kedua orang tuaku dan mati-matian membelamu, tapi inikah balasan darimu? seharusnya dari dulu aku mendengarkan nasihat dari kedua orang tuaku, Serena”

“aku yang mendonasikan biaya sekolahmu, sampai-sampai aku mendapat masalah di kampusku, karena uang untuk bayar kuliah ku justru aku buat untuk bayar hutang mu di sekolah?”

“Dirga, aku minta maaf"

*Flashback off*

"tuan, anda baik-baik saja?"

Dirga tersadar dari lamunannya, ia menatap asisten Zayn dari meja kerjanya.

Lalu pandangannya tertuju pada sebuah pulpen patah dalam genggamannya.

Ia menghela nafas pelan dan memejamkan matanya sejenak.

"anda bisa istirahat lebih dulu, tuan"

"aku baik-baik saja" gumam Dirga terdengar lebih pelan dari biasanya.

tok

tok

tok

"masuk" jawab Dirga dengan dingin menatap kearah pintu ruangan yang perlahan terbuka menampilkan sosok wanita yang sedari tadi mengganggu pikirannya.

"t-tuan, saya ingin mengantar berkas keuangan bulan ini...." Serena menundukkan kepalanya untuk memilih menatap lantai di bawah daripada menatap sorot tajam dari tatapan Dirga.

"bawa kemari" ucap Dirga penuh intimidasi.

Serena berjalan mendekat kearah meja kerja pria itu lalu menyerahkan berkas padanya.

Dirga langsung mengambil berkas tersebut dan memeriksanya.

Tatapannya mengernyit terlihat tak suka.

"Apa ini? terlihat sangat tidak profesional!"

Dirga membanting berkas tersebut diatas meja hingga mengejutkan Serena dan juga asisten Zayn yang ada di dalam ruangan.

"mengapa ringkasan yang kau buat tidak bisa aku pahami? lihat ini, bahkan dari covernya saja sudah membuatku sakit mata! BUAT ULANG!" bentaknya keras semakin menyudutkan Serena.

"b-baik tuan"

Serena mengambil kembali berkas tersebut dan segera keluar dari ruangan Dirga untuk mencetak ulang.

"bekerja saja tidak becus, pantas saja banyak tempat kerja yang menolaknya, ternyata kinerja nya sangat tidak bagus"

Serena masih sempat mendengar omelan dari Dirga saat gadis tersebut membuka pintu.

Air matanya lolos begitu saja, ia terbiasa dibentak, namun entah mengapa ketika Dirga membentaknya justru terasa begitu menyakitkan.

"Zayn!"

"iya tuan?"

"Apa kau tidak becus menjadi atasan? kalau tidak becus keluar dari perusahaan ku!"

*aku lagi yang kena* batin asisten Zayn hanya menundukkan kepalanya.

"apakah boleh jika saya saja yang mencetak ulang berkasnya untuk anda, tuan?"

"terus wanita itu mau kerja apa? mau makan gaji buta, iya!"

"katakan pada wanita itu, dalam 5 menit berkasnya harus sudah ada dihadapan ku!"

"baik tuan"

Asisten Zayn segera mengirim pesan email pada Serena untuk segera mengantarkan berkas yang baru pada Dirga.

"selain jahat dia juga tidak sabaran, padahal dulu dia tidak seperti ini" lirih Serena menahan air mata saat tengah menyiapkan berkas baru.

beberapa menit kemudian, Serena berhasil menyelesaikan berkas yang baru. Dengan sedikit terburu-buru ia berjalan menuju ruangan Dirga.

"Permisi tuan, ini berkas baru yang anda minta"

Dirga hanya menatap sekilas pada dokumen dalam genggaman Serena, ia menarik nafas dalam semakin membuat Serena gugup.

*apakah aku masih melakukan kesalahan lagi?* batinnya dipenuhi kekhawatiran.

"Zayn, begini kah caramu memperkerjakan seseorang?"

*bukankah tuan yang ingin nona Serena bekerja sebagai sekretaris tuan* batin Zayn menahan rasa kesal dan menunjukkan senyum palsu kearah Serena.

"nona, bukankah saya sudah mengirimi anda logo perusahaan dan juga memberitahu anda tentang map hitam"

Serena teringat pada logo yang dikirim oleh asisten Zayn.

"oh, logo itu..." gumamnya pelan semakin membuat Dirga emosi dan menatapnya tajam.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

Bersambung.....

Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃

1
Lenny Utami
semangat Thor...
Lenny Utami
preeeettt masih ada rasa itu..
Lenny Utami
tahan tahan tahan
Lenny Utami
terkejut kan itu Serena..
Lenny Utami
ikut deh degan ini
Lenny Utami
semangat serena🔥
falea sezi
ini presiden direktur apa presiden negara
Lenny Utami
kannnnn kannnnn kannn bener....🤭 sok galak
Lenny Utami
ahhh masih cinta itu mah.😌
Lenny Utami
ohhh karena patah hati rupanya...
Lenny Utami
dirga...😬
Lenny Utami
sabar Serena. galaknya Abang satu nii...
Lenny Utami
balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah 🤭
Lenny Utami
Serena mau kerja di kebon sawit, dr pada GK dapet² kan..
Lenny Utami
serena😭
Lenny Utami
semangat kaka
Lenny Utami
cantiknya serena
Lenny Utami
dih Dirga emosian🤭
Lenny Utami
sabar dirga sabar, Serena punya alasan tersendiri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!